Anda di halaman 1dari 2

TATA CARA DAN TATA KRAMA BERDOA Semua pekerjaan memiliki tata cara.

Pekerjaan yang dilakukan dengan mematuhi tata cara yang benar, pasti akan memberikan hasil terbaik. Sebaliknya, jika sebuah pekerjaan dilakukan dengan asal-asalan, tidak menggunakan tata cara yang benar, maka hasilnyapun akan asal-asalan. Demikian juga dalam berdoa. Agar doa kita lebih maqbul, kita harus menggunakan tata cara berdoa yang benar sesuai petunjuk Allah dan Rasulnya sbb: 1.Membaca basmalah 2.Memuji Allah "Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya" (An Nashr:3). Dalam ayat ini, Allah memberikan petunjuk agar kita memuji-Nya sebelum menyampaikan maksud doa yang kita panjatkan. Memuji Allah ialah dengan mungucapkan "Alhamdu lillaahi robbil aalamiin" (segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam). 3.Bershalawat untuk Nabi Dari Annas bin Malik: Tidaklah seseorang berdoa, kecuali antara dia dan langit ada hijab, sampai dia bershalawat kepada nabi. Jadi, bershalawat kepada Nabi sangat penting untuk membuka hijab (tirai) doa sampai pada Allah azza wa jalla. Bershalawat atas Nabi adalah membaca "Allahumma sholli ala sayyidinaa Muhammad" 4.Membaca asmaul husna "Dan Allah memiliki asmaul husna, maka berdoalah dengan menyebut asmaa-ul husna itu"(QS Al Araf : 180). Contoh membaca asmaul husna dalam berdoa: - Ya Allah, ya RAHMAN - Ya GHOFUR... ampunilah kami - Robbanaa innaka anta SAMIIUL 'ALIIM 5.Menyebutkan maksud yang diminta Point ke-5 ini adalah inti dari doa (permintaan) kita Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan adalah: - Mendekatkan diri kepada Allah - Berdoa dengan sungguh-sungguh dan optimis - Tidak bosan berdoa sampai doa terkabul - Pada tempat & waktu mustajabah

- Lebih baik menggunakan redaksi doa yang ada dalam Quran/ hadits - Berusaha keras untuk meraih yang kita inginkan - Sabar & tawakkal Sdr/i Budi Waskito Dwi Purnomo Dalam meminta sesuatu kepada manusia, tentu perlu menggunakan tata cara dan tata krama yang benar dan sopan, bukan? Coba kita bayangkan seandainya tiba-tiba ada orang mendatangi kita, dan langsung meminta sesuatu dengan cara yang tidak sopan, bagaimana perasaan kita? Nah, jika kita berdoa (meminta) kepada Allah langsung to the point ke-5 (langsung menyebut maksud yang diminta), maka berarti kita sama sekali tidak menggunakan tata cara dan tata krama dalam berdoa. Mungkin inilah sebab mengapa doa-doa kita selama ini tidak terkabul.

Wassalam,