Anda di halaman 1dari 3

Pengertian

Fotometri adalah titrasi untuk mengukur kandungan suatu zat dalam campuran dengan mengukur absorbs. Fotometri merupakan peralatan dasar dilaboratorium klinik untuk mengukur intensitas atau kekuatan cahaya suatu larutan. Sebagian besar laboratorium klinik menggunakan alat ini karena alat ini dapat menentukan kadar suatu bahan didalam cairan tubuh seperti serum atau plasma. Prinsip dasar fotometri adalah pengukuran penyerapan sinar akibat interaksi sinar yang mempunyai panjang gelombang tertentu dengan larutan atau zat warna yang dilewatinya.

Jenis- jenis Fotometri


1) Fotometri ZENIX 188 Fotometri dengan Type ZENIX-188 . Photometer ZENIX-188 ini karena kualitasnya sudah terbukti dan populasinyapun hampir diseluruh indonesia. Fotometri ini sangat cocok digunakan untuk keperluan Laboratorium, Klinik,dan juga RS.

2) Fotometri ZENIX-288
Fotometri ZENIX-288 yang memiliki kualitas terbaik. Fotometri Zenix288 adalah alat check dengan skala parameter yang banyak dan sangat cocok digunakan untuk Laboratorium, Klinik, Dan RS. Dengan didukung komponen-kompenen terbaik menjadikan Semi auto analyzer (sebutan lain) ini maksimal dalam kinerjanya.
3) Fotometri BS 3000 M Fotometri BS 3000 M adalah Fotometri yang dilengkapi dengan Sistem Serat dan Cuvvet. Sehingga memudahkan percampuran sample dan mengeluarkan hasil yang akurat dan lengkap dengan kadar-kadar pemerikasaan. Produk ini juga biasa di sebut Photometri OPTIVA, karena banyak Customer yang kadang belum tahu dan sebenarnya BS 3000 M ini Photometer OPTIVA. Fotometri ini bagus dan cocok di gunakan untuk pelengkap penting untuk Laboratorium, Klinik, dan juga Rumah Sakit.

Penggunaan Fotometri Pada Bidang Analisis Medis a) Penggunaan Metode Fotometri pada Penetapan Kadar Protein Kepentingan penetapan kadar protein dalam analisis medis adalah: 1) Untuk mengindikasikan adanya suatu penyakit dan gangguan fungsi ginjal. 2) Untuk mengetahui kinerja suatu enzim. b) Penggunaan Metode Fotometri untuk Analisis Bentuk Wajah Para ahli bedah plastik menyukai metode fotometri dalam menganalisis proporsi jaringan lunak, menentukan perbandingan preoperatif dan hasil postoperatif. Dalam bidang ilmu kedokteran gigi, metode fotometri juga sering digunakan untuk

mengevaluasi konfigurasi fasial baik dalam arah frontal dan lateral. Kita dapat menganalisis proporsi wajah, simetri wajah, konveksivitas jaringan lunak wajah, bentuk wajah dengan menggunakan metode ini. Analisis Fotometri (Photometric Analysis): Pemeriksaan dan pengukuran pada foto profil dan foto fasial pasien, meliputi :

c) Penggunaan fotometri untuk mengukur kadar obat-obatan dari satu macam obat. ekurangannya alat ini memerlukan penanganan oleh teknisi yang terlatih. PENERAPAN FOTO METRI Spektrofotometer / fotometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur absorbansi dengan cara melewatkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu pada suatu obyek kaca atau kuarsa yang disebut kuvet. Sebagian dari cahaya tersebut akan diserap dan sisanya akan dilewatkan. Nilai absorbansi dari cahaya yang dilewatkan akan sebanding dengan konsentrasi larutan di dalam kuvet. Spektrofotometri IR Spektrofotometri merupakan suatu metoda analisa yang didasarkan pada pengukuran serapan sinar monokromatis oleh suatu lajur larutan berwarna pada panjang gelombamg spesifik dengan menggunakan monokromator prisma atau kisi difraksi dengan detektor fototube. Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang.Sedangkan pengukuran menggunakan spektrofotometer ini, metoda yang digunakan sering disebut dengan spektrofotometri. Spektrofotometri dapat dianggap sebagai perluasan suatu pemeriksaan visual dengan studi yang lebih mendalam dari absorbsi energi.Absorbsi radiasi oleh suatu sampel diukur pada berbagai panjang gelombangdan dialirkan oleh suatu perkam untuk menghasilkan spektrum tertentu yang khas untuk komponen yang berbeda. Sensor cahaya adalah alat yang digunakan untuk mengubah besaran cahaya menjadi besaran listrik. Prinsip kerja dari alat ini adalah mengubah energi dari foton menjadi elektron. Idealnya satu foton dapat membangkitkan satu

elektron. Sensor cahaya sangat luas penggunaannya, salah satu yang paling populer adalah kamera digital. Pada saat ini sudah ada alat yang digunakan untuk mengukur cahaya yang mempunyai 1 buah foton saja. Resistor Cahaya / Resistor peka cahaya atau fotoresistor adalah komponen elektronik yang resistansinya akan menurun jika ada penambahan intensitas cahaya yang mengenainya. Fotoresistor dapat merujuk pula pada light-dependent resistor (LDR), atau fotokonduktor. Fotoresistor dibuat dari semikonduktor beresistansi tinggi yang tidak dilindungi dari cahaya. Jika cahaya yang mengenainya memiliki frekuensi yang cukup tinggi, foton yang diserap oleh semikonduktor akan menyebabkan elektron memiliki energi yang cukup untuk meloncat ke pita konduksi. Elektron bebas yang dihasilkan (dan pasangan lubangnya) akan mengalirkan listrik, sehingga menurunkan resistansinya.