Anda di halaman 1dari 4

Aplikasi Fotometri

Dalam optik, fotometri adalah pengukuran kecerahan cahaya, atau intensitas cahaya. Fotometri sering berfokus pada kecerahan dirasakan oleh mata manusia. Dengan demikian, memperhitungkan sensitivitas mata untuk berbagai tingkat cahaya dan berfokus terutama pada spektrum cahaya tampak. Dalam astrofisika & kosmologi, fotometri adalah istilah yang digunakan untuk studi cahaya yang dipancarkan oleh bintang atau benda astronomi lainnya. Kecerahan ini umumnya didefinisikan secara absolut. Karena obyek astronomi sering memancarkan radiasi elektromagnetik dalam panjang gelombang non-terlihat, istilah yang lebih tepat untuk ini adalah radiometri. Berikut ini adalah beberapa penerapan fotometri yang biasa diaplikasikan kesehariannya. 1. Fotometer / light meter Pada Kamera. Fotometer digunakan untuk menentukan eksposur yang tepat dalam fotografi. Pada kamera modern, fotometer biasanya fitur ini built in sebagai penerangan bagian yang berbeda dari gambar bervariasi, fotometer canggih mengukur intensitas cahaya di berbagai bagian dari gambaran potensial dan menggunakan algoritma untuk menentukan eksposur yang paling cocok untuk gambar akhir, mengadaptasi algoritma dengan jenis gambar yang diinginkan (lihat Metering mode). Secara historis, fotometer yang terpisah dari kamera dan dikenal sebagai meteran eksposur.

Fotometer-fotometer canggih kemudian dapat digunakan baik untuk mengukur cahaya dari gambar tersebut sebagai suatu keseluruhan, untuk mengukur dari unsur gambar untuk memastikan bahwa bagian-bagian yang paling penting dari gambar secara optimal terkena, atau untuk mengukur cahaya insiden ke objek dengan adaptor.

2. Spectrofotometer Spektrofotometri merupakan suatu metoda analisa yang didasarkan pada pengukuran serapan sinar monokromatis oleh suatu lajur larutan berwarna pada panjang gelombamg spesifik dengan menggunakan monokromator prisma atau kisi difraksi dengan detektorfototube. Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Sedangkan pengukuran menggunakan spektrofotometer ini, metoda yang digunakan sering disebut dengan spektrofotometri.

Spektrofotometri dapat dianggap sebagai perluasan suatu pemeriksaan visual dengan studi yang lebih mendalam dari absorbsi energi. Absorbsi radiasi oleh suatu sampel diukur pada berbagai panjang gelombangdan dialirkan oleh suatu perkam untuk menghasilkan spektrum tertentu yang khas untuk komponen yang berbeda. Absorbsi sinar oleh larutan mengikuti hukum Lambert-Beer, yaitu :

A=

log ( Io / It )

= abc

Keterangan : Io = Intensitas sinar datang It = Intensitas sinar yang diteruskan a = Absorptivitas b = Panjang sel/kuvet c = konsentrasi (g/l) A = Absorban 3. Light dan Infrared Iradiasi dalam Sistem CCTV Selama beberapa tahun terakhIR kita telah menyaksikan penampilan dari Kamera CCTVhari malam, semua menampilkan ajaib? kemampuan untuk memperkuat oleh banyak seratus lipatan penerangan minimal kamera? dengan pengangkatan filter IR dan dipotong dengan mematikan sirkuit warna. Lux dan daya Inframerah tidak sama. Lux adalah satuan fotometri yang mengukur titik ke titik penCahayaan (tergantung pada kuantitas cahaya teradiasi dan jarak antara sumber cahaya dan obyek diterangi) sementara daya Inframerah adalah unit radiometrik diukur dalam Watt. Iluminasi memungkinkan bagi kita untuk melihat saat iradiasi inframerah tidak terlihat mata manusia.

Salah satu perangkat untuk mengukur iluminasi dalam lux meter pencahayaan, juga dikenal sebagai pengukur cahaya. Pengukur cahaya termasuk filter dan dikalibrasi untuk mengukur hanya unit cahaya dalam spektrum optik visual sebagai didefinisikan

oleh CIE. Filter ini mirip dengan filter IR dipotong mencegah semua radiasi inframerah dari lewat untuk menjaga mengukur akurat. Itu sebabnya semua eksposur meter diketahui, meter cahaya dan peralatan iluminasi lain yang berukuran akan membaca 0 lux atau beberapa nilai sisa bila terkena radiasi inframerah. Dalam CCTV meter cahaya yang digunakan untuk mengukur pencahayaan adegan diamati oleh kamera keamanan, tetapi tidak boleh digunakan untuk mengukur radiasi inframerah, karena membaca nya akan 0 lux, atau membaca sisa seperti 0,001 lux, meskipun adegan mungkin terkena dengan kuantitas yang cukup besar radiasi IR.