Anda di halaman 1dari 6

Lampiran IV : DATA KHUSUS No. I. Variabel Masukan A.

Tenaga Dokter Bidan Perawat Koordinator P2M diare Kader terlatih Petugas Administrasi B. Dana APBD Swadana masyarakat C.Sarana Medis : 1. Tensimeter 2. Stetoskop 3. Termometer 4. Antibiotik : a. Kotrimosakzol b. Trimetoprim c. Ampisilin d. Tetrasiklin. 5. Obat Diare & Antispasmodik a. Diaform b. Papaverin c. Ekstrakbelladone 6. Oralit, larutan gula garam Ada Ada Ada Ada
Cakupan

Cakupan 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 57 orang 1 orang

Cukup Cukup

3 buah 4 buah 2 buah Ada Ada Ada Ada

No.

Variabel 7. Cairan infus 8. Giving set 10. Peralatan untuk rectal swab (lidi kapas, botol) Non medis : 1. Rg. pendaftaran, Rg. tunggu, Rg. Periksa, Rg. Obat 2. Tempat tidur 3. Meja, Kursi, Bangku tunggu 4. Lemari obat 5. Kartu status, buku, alat tulis 6. Alat Penyuluhan (poster, brosur, pamflet, papan tulis, mikrofon) 7. Tempat sampah, sabun, toilet. 8. Ruang pojok oralit D. Metoda - Penemuan kasus penderita diare secara pasif. - Diagnosis : seorang dinyatakan diare apabila buang air besar lebih sering dari biasanya atau tiga kali atau lebih dengan konsistensi tinja lembek dan bisa sampai encer. - Pengobatan kasus diare - Penanggulangan KLB

Ada Ada Ada

Ada 3 buah Cukup Cukup Cukup Poster : ada ; brosur, pamflet, papan tulis, mikrofon : tidak ada Ada Ada

121 kasus Melalui anamnesis dan pemeriksaan fisis

121 kasus tidak terjadi KLB

No.

Variabel - Distribusi logistik - Pelatihan kader - Penyuluhan baik perorangan maupun kelompok, kepada : a. penderita diare saat datang ke puskesmas b. ibu-ibu di posyandu c. masyarakat - Laboratorium - Pojok oralit - Pencatatan dan pelaporan

Cakupan 5-6 saccet 1x / tahun 50 % 0% 3 / 12 x 100 % = 25 % 3 / 12 x 100 % = 25 % Tidak ada Tidak ada Ada (laporan harian, mingguan, bulanan)

II.

Proses A. Perencanaan Ada perencanaan tertulis mengenai : 1. Pencatatan umum yang mencakup data geografi dan data demografi 2. Pencatatan kasus diare di puskesmas 3. Pengumpulan laporan kasus diare dari posyandu 4. Pencatatan keberhasilan diagnosis 5. Pengobatan kasus-kasus diare 6. Penyuluhan kepada masyarakat 7. Penanggulangan KLB 8. Penyusunan Anggaran 9. Pemantauan dan evaluasi kegiatan Setiap ditemukan kasus baru Ada Ada Ada Ada
Cakupan

Ada

Setiap hari kerja Ada Setiap hari kerja

No.

Variabel

B. Pengorganisasian

Tidak terdapat pembagian tugas secara teratur dan tertulis (hanya ada bagan struktur organisasi puskesmas : lampiran V)

C. Pelaksanaan 1. 2. 3. 4. Pengisian formolir pencatatan kasus diare Mengaktifkan pojok oralit Laporan Posyandu Peningkatan kegiatan 5. 6. 7. 8. P2 pelaksanaan melalui 6 x / tahun tidak ada ke 3 x / tahun 3 x / tahun Setiap hari kerja Bila ada kasus Bila ada kasus 12x / tahun 1x / tahun Diare dari kader Tidak ada Tidak ada data Ada Ada

pelatihan dan pendidikan kader. Penyuluhan penderita puskesmas ibu-ibu posyandu masyarakat Pengobatan kasus diare Rujukan penyakit diare Penanggulangan KLB diare perorangan saat dan kelompok, kepada :

D. Pengawasan 1. Pencatatan dan pelaporan yang lengkap kasus diare 2. Penilaian untuk No. mengenai seluruh program hasil kegiatan yang digunakan menentukan tahun depan. 3. Supervisi kepala Puskesmas

1x pertahun Cakupan

Variabel III. Keluaran 1. Pelaporan waktu. 2. Angka kesakitan diare 3. Angka kematian diare 4. KLB diare 5. Kader terlatih 6. Penderita kader. 7. Oralit tersedia di kader minimal 10 sacchet @ 200 ml. 8. Pengobatan diare di Puskesmas 9. Persentase kesembuhan penderita diare 10.Mempunyai diare 11.Masyarakat terlayani air bersih 12.Penyuluhan perorangan dan kelompok mengenai PHBS dan Diare 13.Pojok oralit. IV Lingkungan 1. Fisik - Lokasi - Transportasi - Fasilitas dan sarana kesehatan Strategis Transportasi umum : bajaj, mikrolet, ojek motor untuk mencapai Puskesmas. Bekerja sama dengan Puskesmas untuk melakukan kegiatan P2 diare Tidak ada 100 % 50 % protap tatalaksana Ada 100 % Tidak ada data 50 % diare tertangani oleh 6/1000 penduduk 0% Tidak terjadi KLB 100 % Tidak ada data. kasus diare tepat Sebelum tanggal 10 tiap bulannya

No. 2. Non fisik

Variabel

Cakupan

- Tingkat Pendidikan - Sosial Ekonomi V. - Sosial budaya Umpan Balik

Tingkat pendidikan yang terbanyak adalah pendidikan rendah 52,56 % 38,80 % bekerja sebagai Buruh Tidak merupakan hambatan 1. Ada pertemuan bulanan antara kepala puskesmas, koordinator P2 diare dan pelaksanaan harian. 2. Tidak ada rapat kerja bulanan membahas laporan dari masyarakat atau instansi lain

VI.

Dampak 1. Langsung 2. Tidak langsung Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai