Anda di halaman 1dari 19

WAWASAN DALAM PROSES PERUBAHAN

Apakah Anda Memilih Untuk Berubah Atau Memilih Mati ?

Satu kata yang dapat menyimpulkan tentang PERUBAHAN adalah MOTIVASI. Karena tujuan dari PERUBAHAN adalah untuk mengetahui dalam keadaan seperti apa orang terdorong untuk berubah (karena kita berbicara tentang pembaharuan sistem secara keseluruhan).

Wawasan berkaitan dengan fakta yang berasal dari tindakan reflektif. Hal ini menjelaskan penemuan yang terkait, tetapi intuisi menjelaskan bahwa : 1. perilaku dan emosi sebelum perubahan keyakinan kita perlu bertindak dengan cara baru sebelum kita mendapatkan wawasan dan perasaan yang terkait dengan keyakinan baru 2. ukuran dan keindahan dari dokumen perencanaan yang terbalik terkait dengan jumlah dan kualitas tindakan, dan pada gilirannya terhadap prestasi belajar siswa ( Reeves , 2006) 3. visi atau kepemilikan bersama (yang unquestion - cakap diperlukan untuk sukses ) lebih merupakan hasil dari proses perubahan kualitas daripada prasyarat untuk sukses

Semua wawasan ini kompatibel dengan mengejar makna melalui tindakan reflektif ( lihat juga Pfeffer & Sutton , 2000, dan Mintzberg , 2004)

MISTERI PERUBAHAN

Deutschman memetik kata-kata John Kotter dari Harvard Business School bahwa, Isu Utama bukanlah perkara tentang strategi atau struktur tetapi perkara tentang usaha mengubah tingkah laku manusia .

UNSUR DARI SUKSESNYA PERUBAHAN


1.

2.
3. 4. 5.

6.

Defenisi tutup celah seperti menutupi gol Memberi perhatian awal kepada tiga dasar Digerakan demi (Muruah)harga diri dan rasa hormat sesama manusia Memastikan orang terbaik yang menangani masalah Mengenal pasti bahwa semua strategi yang sukses adalah berdasarkan sosial dan berorientasikan perubahan dengan perbuatan, bukan dengan merincikan perencanaan Mengendalikan kekurangan kapasitas sebagai masalah awal dan menanganinya secara terusmenerus

7.

8.

9. 10.

Teruskan perjalananan yang berkesinambungan kearah yang baik oleh dengan peningkatan kepemimpinan Membina sifat tanggung jawab dalam kedalam yang dihubungkan dengan kebertanggung jawaban luar Mendirikan kondisi untuk evolusi dari tekanan positif Gunakan sebelumnya 9 strategi diatas untuk membangun kepercayaan masyarakat

Untuk Agenda Perubahan Yang Seimbang Kita Memerlukan Kesepuluh Unsur Untuk Suksesnya Sebuah Perubahan.

DEFENISI TUTUP CELAH SEPERTI MENUTUPI GOL

Menaikkan batang dan menutup celah bukan sekedar menjadi satu semboyan.
Ini merupakan hal yang paling penting tentang keberfungsian masyarakat, karena banyak terdapat faktor2 sosial yang menyadari hakikat usaha menutupi celah anatra pelaksana.

Dicontohkan pada komponen pendidikan, berupa hasil kerjayang bertumpu pada dan sekolah dalam semua kategori di Ontario.

MEMBERI PERHATIAN AWAL KEPADA TIGA DASAR Kita perlu menyelesaikan masalah secara serentak,tetapi ada sepatutnya yang kita mahir adalah memastikan tiga dasar pada anak usia 12 tahun. Tiga dasarnya meliputi : 1. Melek Huruf 2. Melek Angka 3. Kesejahteraan Pelajar (Kecerdasan Emosional, kewarganegaraan, Pendidikan Karakter, Selamat sekolah Kesejahteraan memikul dua tugas secara langsung; menyokong melek huruf dan melek angka, yaitu kesehatan emosi berkaitan keteguhan dengan pencapaian kognitif. Secara tidak langsung pula kesejahteraan juga menjadi bagian berpengaruh pencapaian dari pendidikan dan masyarakat yang mengawali dengan kesan emosi dan sosial lantaran kegagalan dan berstatus sosial rendah.

DIGERAKAN DEMI (MURUAH)HARGA DIRI DAN RASA HORMAT SESAMA MANUSIA

MEMASTIKAN ORANG TERBAIK YANG MENANGANI MASALAH


Minthrop (2004) dan Kanter (2004) menunjukan bahwa apabila ada masalah dan Cuma sedikit memberikan bantuan dari pihak luar. Kita juga punya bukti yang beberapa yang paling berbakat jangan memperlihatkan pada pokoknya karena kebijakan dan pekerjaan praktek melawan aliran yang dalam kesulitan. kesulitan (Levin, Mulhern, & Schunck, 2005) Tugas fundamental dari para pemimpin adalah ke mengembangkan kepercayaan sebelumnya kemenangan, agar menarik investasi itu kemenangan perbuatan possibl e uang, bakat, dukungan, empati, untuk perhatian, upaya, atau orang-orang terbaik pemikirannya.

MENGENAL PASTI BAHWA SEMUA STRATEGI YANG SUKSES ADALAH BERDASARKAN SOSIAL DAN BERORIENTASIKAN PERUBAHAN DENGAN PERBUATAN, BUKAN DENGAN MERINCIKAN PERENCANAAN

Hakekatnya bahwa semua strategi akan sukses ialah yang berazazkan sosial diperkukuhkan sepanjang masa apabila kami membina komunitas pembelajaran profesional (KPP) yang sebelumnya tidak terwujud (Dufour,2005)

Kanter menyatakan bahwa mengembalikan keyakinan seseorang memerlukan 4 tindakan :


1. 2. 3. 4.

Menjalinkan hubungan dengan memperbaharui pembicaraan Melakukan pekerjaan penting secara bersama-sama Menunjukan sikap saling menhormati Melibatkan dalam pekerjaan ( setiap orang penting dalam usaha ).

MENGENDALIKAN KEKURANGAN KAPASITAS SEBAGAI MASALAH AWAL DAN MENANGANINYA SECARA TERUS-MENERUS

Petunjuk yang lain adalah berdasarkan tindakan/aksi yang berkesan ialah upaya pembinaan. Penekanan disini adalah untuk mengekang sikap mengadili pada awal usaha pebaikan dalam upaya pembinaan.

TERUSKAN PERJALANANAN YANG BERKESINAMBUNGAN KEARAH YANG BAIK OLEH DENGAN PENINGKATAN KEPEMIMPINAN

Dalam situasi buruk, menguatkan tumpuan melalui kawalan yang lebih besar ( tetapi rendah pertimbangannya) yang diperlukan pada permulaan proses pemulihan.

MEMBINA SIFAT TANGGUNG JAWAB DALAM KEDALAM YANG DIHUBUNGKAN DENGAN KEBERTANGGUNG JAWABAN LUAR

Richard Elmore (2004b) definisikan tanggungjawab internal dalam kaitan dengan keadaan dimana tanggungjawab individu, harapan kolektif, dan data tanggung-jawab pada sekolah adalah dibariskan.

MENDIRIKAN KONDISI TEKANAN POSITIF

UNTUK

EVOLUSI

DARI

Tekanan positif ialah tekanan yang mendorong yang berfungsi pada kedua - dua arah kerajaan kepada sekolah dan sebaliknya dan dilihat keadilan dan masuk akal. Melahirkan tekanan positif bermaksud mengeyampingkan semua alasan.

GUNAKAN SEBELUMNYA 9 STRATEGI DIATAS UNTUK MEMBANGUN KEPERCAYAAN MASYARAKAT

Kanter (2004) menggelar kehadiran keyakinan luaran sebagai Jaringan yang menyediakan sumber. Delapan faktor yang dikendalikan pasti olehnya yang memberi kesan kapada motivasi dan prestasi para guru keseluruhannya amat bersesuaian dengan perbincangan kita. 1. Rasa kecekapan profesional secara individu 2. Rasa keberkesanan profesional secara kolektif 3. Iltizam secara organisasi 4. Kepuasan kerja 5. Tekanan dan kehabisan tenaga 6. Semangat 7. Penglibatan dan tiada penglibatan dg pihak sekolah dan kesuksesan 8. Ilmu kandungan pedagogi