Anda di halaman 1dari 6

PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE FARMASI INDONESIA (OFI ) IV TAHUN 2012 A.

PESERTA Peserta OFI dikelompokkan atas kelompok bidang lomba, yaitu: 1. Kelompok Farmaseutika/Sains Farmasi 2. Kelompok Farmakologi/Farmasi Klinis Masing-masing perguruan tinggi boleh mengirim peserta lebih dari 1 orang untuk tiap-tiap bidang lomba. Persyaratan peserta adalah mahasiswa S1-Farmasi yang masih aktif dan terdaftar pada semester berjalan, tidak terikat dengan dengan semester dan Indeks Prestasi (IP), asal dapat menguasai materi lomba seperti di atas B. DEWAN JURI Dewan juri OFI terdiri dari dosen farmasi yang kompeten dari PT (Perguruan Tinggi) anggota APTFI (Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi se-Indonesia) serta praktisi yang ditetapkan melalui SK KOFI. Dewan juri terdiri dari seorang ketua dan dua anggota untuk masing-masing bidang lomba. Dewan juri bertugas melakukan penilaian baik pada babak penyisihan maupun pada babak final serta mengumumkan hasil tiap tahapan lomba. C. TIM PEMBUAT SOAL Soal OFI dibuat oleh sebuah tim independent yang berasal dari dosen farmasi yang kompeten dari PT anggota APTFI yang ditetapkan melalui SK KOFI. Jumlah anggota tim pembuat soal sebanyak 3-5 orang tiap bidang lomba. D. TEKNIS LOMBA Lomba dilaksanakan dalam 2 babak yaitu: 1. Babak penyisihan dilaksanakan pada hari I a. Berupa menyelesaikan soal-soal tertulis, berupa essay.

b. Meteri soal pada OFI IV ini adalah sebagai berikut: 1) Bidang farmasetika/sains farmasi a) Formulasi/evaluasi sediaan padat (tablet) termasuk aspek CPOB b) Formulasi/evaluasi sediaan semipadat (krim) termasuk aspek CPOB c) Formulasi/evaluasi sediaan cair I (suspensi) termasuk aspek CPOB d) Formulasi/evaluasi sediaan cair II (aerosol) termasuk aspek CPOB e) Formulasi/evaluasi sediaan steril (infus) termasuk aspek CPOB f) Sistem Penghantaran Obat (transdermal) g) Stabilitas obat h) Farmakokinetik (BABE) i) j) Obat tradisional Wawasan umum/IPTEK Farmasi

2) Bidang farmakologi/farmasi klinis a) Farmakologi obat sistem saraf otonom b) Farmakologi antibiotik c) Farmakologi golongan hormon d) Farmakologi golongan kardiovaskular e) Farmakoterapi Gastritis f) Farmakoterapi Stroke g) Farmakoterapi infeksi saluran kemih h) Farmakoterapi gagal ginjal i) j) Obat tradisional Wawasan umum/IPTEK Farmasi

c. Nilai masing-masing item soal maksimal 10. Alokasi waktu 120 menit. d. Lima orang peserta dengan nilai tertinggi, akan maju ke babak final dengan catatan nilai yang diperoleh pada babak penyisihan ini akan digunakan dalam menghitung nilai akhir pada penentuan juara 1, 2 dan 3 per bidang lomba. 2. Babak final dilaksanakan pada hari II Pada babak final ini, lomba diadakan dalam 3 tahap yaitu:

a. Tahap I : Simulasi farmasi apotik 1) Masing-masing peserta mendapat satu resep yang sama 2) Khusus peserta bidang farmasetika, melakukan: a) Skrining resep (nilai 10): Aspek administrasi (kelengkapan resep) Aspek farmasetika (perhitungan dosis, ketepatan bentuk sediaan, signa, dll) Jika dalam kenyataan ditemukan hal yang perlu minta persetujuan dokter, maka peserta dapat menghubungi dokter yang diperankan oleh juri. b) Membuat etiket obat (nilai 5) c) Menghitung harga obat (nilai 5) 3) Khusus peserta bidang farmasi klinis, melakukan: a) Skrining dari aspek klinis seperti interaksi obat atau OTT (nilai 5). Jika dalam kenyataan ditemukan hal yang perlu minta persetujuan dokter, maka peserta dapat menghubungi dokter yang diperankan oleh juri b) Membuat kopi resep (nilai 5) c) Dispensing dan konseling resep secara langsung kepada pasien secara bergantian (ketika satu peserta melakukan dispensing dan konseling, maka peserta lain yang belum melakukannya, diberi penutup telinga). (Nilai 10). Pasien diperankan oleh orang lain yang ditunjuk oleh panitia. b. Tahap II : Bedah kasus 1) Terdapat 5 kasus yang dibedah pada tahap ini. 2) Bidang farmasetika, topik kasus farmasi industri: a) Disain sedian obat lepas lambat b) Sistem Penghantaran Obat c) Sedian steril d) Stabilitas Obat e) Disolusi Obat

3) Bidang farmasi klinis, topik kasus farmasi klinik/rumah sakit: a) DBD b) Thypoid c) Hipertensi d) ISPA e) Diabetes 4) Tiap peserta diberi satu kasus yang berbeda dan masing-masing diberi kesempatan untuk menjawab pertama kali sesuai urutan. Misalnya, kasus ke-1 dibacakan oleh juri, kemudian kesempatan menjawab pertama diberikan kepada peserta pertama dan kemudian dimintai tanggapan secara berurutan kepada peserta kedua, ketiga, keempat dan kelima. Kasus ke-2 ditanggapi pertama oleh peserta kedua, kemudian baru diikuti oleh peserta ketiga, keempat, kelima dan pertama. Begitu seterusnya. 5) Aturan penilaian tiap kasus sbb: Kriteria Penilaian Jawaban peserta pertama Sanggahan/Tanggapan peserta berikutnya terhadap jawaban peserta pertama Sanggahan/Tanggapan peserta berikutnya terhadap jawaban peserta pertama Sanggahan/Tanggapan peserta berikutnya terhadap jawaban peserta pertama c. Tahap III : Presentasi Jurnal. 1) Tiap peserta diberi 1 buah jurnal internasional. Benar Nilai

Nilai peserta pertama maksimal 20 Benar, tapi mengulang Nilai peserta 0 jawaban peserta sebelumnya (tidak ada perbaikan secara substansial) Benar, tapi melengkapi Nilai peserta maksimal secara substansial meskipun 10 mengulang jawaban peserta sebelumnya Salah sama sekali Nilai 0

2) Peserta diberi kesempatan untuk membaca selama maksimal 5 menit dan kemudian dari jurnal tersebut, peserta membuat rangkuman dalam bentuk skema yang memuat sekurang-kurngnya tujuan penelitian, metode penelitian dan kesimpulan penelitian, di atas kertas/chart yang disediakan oleh panitia. Selanjutnya peserta mempresentasikan secara lisan maksimal 5 menit. 3) Juri akan memberikan pertanyaan kepada tiap peserta sesuai apa yang dipresentasikan dan terkait isi jurnal, untuk mengetahui sejauh mana peserta dapat menjelaskan secara teori hubungan sebab akibat yang terdapat dalam penelitian di dalam jurnal tersebut. 4) Aturan penilaian tahap presentasi jurnal adalah sbb: Kriteria penilaian Resume presentasi: Tujuan, metode dan kesimpulan Tanya jawab: Penguasaan teori E. Penentuan Pemenang 1. Pemenang masing-masing kelompok atau bidang OFI adalah berupa juara 1, 2 dan 3 2. Penentuan pemenang tiap bidang diperoleh berdasarkan perhitungan NILAI AKHIR dengan rumusan: [ NILAI BABAK PENYISIHAN + (2 X NILAI BABAK FINAL)] : 3 Misalkan, nilai babak penyisihan 50, nilai babak final 60, maka NILAI AKHIR = [50 + (2 X 60)] : 3 = 170/3 = 56,67 3. Penentuan juara umum dilihat dari perolehan poin. Bagi perguruan tinggi yang memperoleh point tertinggi berdasarkan kumulatif nilai dari 2 bidang lomba (Juara 1 bernilai 5, juara 2 bernilai 3 dan juara 3 bernilai 1), akan diberi tropi bergilir juara umum dari Dirjen DIKTI. Jika masih terdapat nilai yang sama, pemenang ditentukan berdasarkan jumlah peserta yang masuk final kedua bidang untuk kedua bidang. Jika masih ditemukan sama, dilihat dari jumlah total nilai akhir yang diperoleh peserta untuk Nilai Maksimal nilai 10 Maksimal nilai 10

F. Penutup Demikianlah juknis ini dibuat untuk dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaannya. Padang, 28 Agustus 2012 Ketua KOFI

Syofyan, S.Si., M.Farm, Apt