Anda di halaman 1dari 15

SISTEM KERJA MESIN PENCARI ATAU SEARCH ENGINE Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah

Sistem Pengambilan Keputusan

Disusun Oleh: Mochamad Fathul Hanan PTIK B/7

STKIP MUHAMMADIYAH KUNINGAN

ABSTRAK

KATA PENGANTAR Puji serta syukur saya panjatkan kepada Allah SWT, yang karena-Nya saya bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Sistem Kerja Search Engine dengan sebaik-baiknya. Makalah ini membahasa tentang bagaimana sistem kerja search engine atau mesin pencari dalam sebuah web seperti contohnya google, yahoo dan lain-lain. Dalam proses pembuatan makalah ini, ada beberapa kendala yang dihadapi namun berkat bantuan dari teman-teman dan orangorang yang terlibat dalamnya serta referensi yang cukup, membuat saya bisa menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini adalah hasil terbaik yang bisa saya lakukan. Tapi karena manusia tempatnya salah dan lupa. Maka bagi rekan-rekan ataupun siapapun yang membaca makalah ini, diharapkan untuk memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun guna meningkatkan kemampuan serta perbaikan dalam pembuatan makalah kedepannya. Akhir kata, saya sangat berterima kasih terhadap siapaun yang membaca makalah ini, semoga makalah ini membawa manfaat bagi saya khususnya dan pembaca umumnya.

26 September 2013

Penulis

DAFTAR ISI ABTRAK KATA PENGANTAR .................................................................................................................... i DAFTAR ISI.................................................................................................................................. ii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang .......................................................................................................................2 B. Tujuan.....................................................................................................................................2 C. Rumusan Masalah ..................................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Sistem ...................................................................................................................5 B. Pengertian Search Engine atau Mesin Pencari .......................................................................5 C. Komponen-komponen Yang ada dalam Sistem Mesin Pencari .............................................5 D. Cara Kerja Mesin Pencari atau Search Engine .......................................................................5

BAB II PENUTUP A. Kesimpulan.............................................................................................................................5 B. Saran .......................................................................................................................................5

DAFTAR ISI.................................................................................................................................. ii

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Search Engine atau yang sering disebut juga dengan mesin pencari adalah program komputer yang dirancang untuk melakukan pencarian atas berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www, ftp, publikasi milis, ataupun news group dalam sebuah ataupun sejumlah komputer peladen dalam suatu jaringan. Untuk melakukan hal tersebut Search Engine Memiliki sebuah sistem yang membuatnya bisa melakukan pencarian berkasberkas dengan sangat cepat. Murdick dan Ross (1993) mendefinisikan sistem sebagai seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainnya untuk suatu tujuan bersama. Untuk sebuah search engine seperangkat elemen tersebut terbagi kedalam beberapa bagian. Dari mulai aplikasi pencari berkas kemudian ke databasenya dan yang terakhir tampilan webservernya yang ditujukan untuk pengguna untuk melakukan sebuah query. Query tersebut bisa diartikan dengan kata kunci yang user pakai untuk mencari berkas yang dimaksudnya. Dengan fakta di atas, alangkah baiknya kita untuk mengetahui bagaimana sistem search engine atau mesin pencari bekerja, agar sedikit banyaknya bisa membantu kita dalam sebuah pencarian berkas di internet dan menambah wawasan yang lebih luas lagi. B. Tujuan Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mandiri mata kuliah Sistem Pengambilan Keputusan.. C. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka penulis menentukan rumusan masalah sebagai a. Apa itu sistem? b. Apa itu Search Engine atau Mesin Pencari dalam web? c. Bagaimana komponen atau elemen apa yang ada di balik Search engine? d. Bagaimana cara kerja Search engine? berikut:

BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Sistem B. Pengertian Mesin Pencari atau Search Engine C. CARA KERJA SEARCH ENGINE (MESIN PENCARI) syafiudin101192 - Mesin

pencari atau Search engine adalah program komputer yang dirancang untuk melakukan pencarian atas berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www, ftp, publikasi milis, ataupun news group dalam sebuah ataupun sejumlah komputer peladendalam suatu jaringan. Search engine merupakan perangkat pencari informasi dari dokumen-dokumen yang tersedia. Hasil pencarian umumnya ditampilkan dalam bentuk daftar yang seringkali diurutkan menurut tingkat akurasi ataupun rasio pengunjung atas suatu berkas yang disebut sebagai hits. Informasi yang menjadi target pencarian bisa terdapat dalam berbagai macam jenis berkas seperti halaman situs web, gambar, ataupun jenis-jenis berkas lainnya. Cara kerja mesin pencari Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan informasi tentang banyak halaman web, yang diambil langsung dari WWW. Halaman-halaman ini diambil dengan web crawler browser web otomatis yang mengikuti setiap pranala/link yang dilihatnya. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara indeks-nya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri. Selain halaman web, Mesin pencari juga menyimpan dan memberikan informasi hasil pencarian berupa pranala yang merujuk pada file, seperti file audio, file video, gambar, foto dan sebagainya, serta informasi tentang seseorang, suatu produk, layanan, dan informasi beragam lainnya yang semakin terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.

Ketika seseorang mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan kadang-kadang sebagian teksnya. Ada jenis mesin pencari lain: mesin pencari real-time, seperti Orase. Mesin seperti ini tidak menggunakan indeks. Informasi yang diperlukan mesin tersebut hanya dikumpulkan jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks yang digunakan mesin-mesin seperti Google, sistem real-time ini unggul dalam beberapa hal: informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada pranala mati, dan lebih sedikit sumber daya sistem yang diperlukan. (Google menggunakan hampir 100.000 komputer, Orase hanya satu.) Tetapi, ada juga kelemahannya: pencarian lebih lama rampungnya. Manfaat mesin pencari bergantung pada relevansi hasil-hasil yang diberikannya. Meskipun mungkin ada jutaan halaman web yang mengandung suatu kata atau frasa, sebagian halaman mungkin lebih relevan, populer, atau autoritatif daripada yang lain. Kebanyakan mesin pencari menggunakan berbagai metode untuk menentukan peringkat hasil pencarian agar mampu memberikan hasil terbaik lebih dahulu. Cara mesin menentukan halaman mana yang paling sesuai, dan urutan halaman-halaman itu diperlihatkan, sangat bervariasi. Metode-metode nya juga berubah seiring waktu dengan berubahnya penggunaan internet dan berevolusinya teknikteknik baru. Sebagian besar mesin pencari web adalah usaha komersial yang didukung pemasukan iklan dan karenanya sebagian menjalankan praktik kontroversial, yaitu membolehkan pengiklan membayar agar halaman mereka diberi peringkat lebih tinggi dalam hasil pencarian. Proses Pencarian Melakukan pencarian dokumen yang dimuat pada suatu situs bisa begitu mudah dan kelihatannya mungkin sulit juga. apalagi mengignat begitu menyebarnya informasi dimanamana, bahkan University of Calofornia menyebutkan saat ini telah terdapat lebih dari 50 milyar halaman web di internet, meskipun tidak ada ada satupun yang benar-benar tahu jumlah persisnya.

kesulitan yang mungkin terjadi adalah karena WWW tersebut tidak terdata dalam bentuk yang terstandardisasi isinya. tidak sama halnya dengan katalog yang ada di perpustakaan, yang memiliki standardisasi secara mendunia berdasarkan subjek dari judul buku, meskipun jumlahnya juga tidak sedikit. Dalam pencarian di web, pengguna selalu memperkirakan kata apa yang di kira-kira terdapat pada halaman yang ingin anda temukan. atau kira-kira apa subjek yang dipilih oleh seseorang untuk mengelolah halaman situs yang mereka kelola, topik apa saja kira-kira yang di bahas. Jika pengguna melakukan apa yang dikenal dengan pencarian pada halaman web, sebenarnya tidaklah melakukan pencarian. tidak mungkin melakukan pencarian di WWW secara langsung. Pada web benar-benar terdiri dari banyak sekali halaman web yang ingin disimpan dari berbagai server diseluruh dunia. Komputer pengguna tidak langsung melakukan pencarian kepada seluruh komputer tersebut secara langsung. Apa yang mungkin pengguna lakukan hanyalah melalui komputer untuk mengakses satu atau lebih perantara yang disebut dengan alat bantu pencarian yang ada saat ini. Melakukan pencarian pada alat bantu itu tadi ke database yang dimiliki. data base tersebut mengkoleksi situs-situs yang ditemukan dan simpan. alat bantu pencarian ini menyediakan hasil pencarian dalam bentuk hypertext link dengan URL menuju halaman lainnya. ketika anda klik link ini, dan menuju ke alamat tersebut maka dokumen, gambar, suara dan banyak lagi bentuk lainnya yang ada pada server tersebut disediakan, sesuai dengan informasi yang terdapat di dalamnya. layanan ini bisa menjangkau ke manapun di seluruh dunia. Prinsip Umum Dari mesin pencari Sistem kinerja mesin ini ada beberapa hal yang perlu di perhatikan terutama keterkaitannya dengan masalah arsitekrut dan mekanismenya. Spider

Merupakan program yang men-download halaman-halaman yang mereka temukan, mirip dengan browser. Perbedannya adalah bahwa browser menapilkan secara langsung informasi yang ada (baik tekas, gambar, dll). Untuk kepentingan manusia yang menggunakannya pada saat itu, sedangkan spider tidak melakukan untuk menampilkan dalam bentuk yang terlihat seperti itu, karena kepentingannya adalah untuk mesin, bukan untuk manusia, spider pun dijalankan oleh mesin secara otomatis. Kepentingannya adalah untuk mengambil halaman-halaman yang dikunjunginya untuk disimpan kedalam database yang dimiliki oleh search engine. Crawler Merupakan program yang dimiliki search engine untuk melacak dan menemukan link yang terdapat dari setiap halaman yang ditemuinya. Tugasnya adalah untuk menentukan spoder harus pergi kemana dan mengevaluasi link berdasarkan alamat yang ditentukan dari awal. Crawler mengikuti link dan mencoba menemukan dokumen yang belum dikenal oleh search engine. Indexer Komponen ini melakukan aktifitas untuk menguraikan masing-masing halaman dan meneliti berbagai unsur, seperti teks, headers, struktur atau fitur dari gaya penulisan, tag HTML khusus, dll. Database Merupakan tempat standar untuk menyimpan data-data dari halaman yang telah dikunjungi, didownload dan sudah dianalisis. kadang kala disebut juga dengan index dari suatu search engine. Result Engine Mesin yang melakukan penggolongan dan penentuan peringkat dari hasil pencarian pada search engine. Mesin ini menentukan halaman mana yang menemui kriteria terbaik dari hasil pencarian berdasarkan permintaan penggunanya, dan bagaimana bentuk penampulan yang akan ditampilkan.

Proses ini dilaksanakan berdasarkan algoritma perangkingan yang dimiliki oleh search engine tersebut, mengikuti kaidah perangkingan hakaman yang dipergunakan oleh mereka adalah hak mereka, para peneliti mempelajari sifat-sifat yang mereka gunakan, terutama untuk meningkatkan pencarian yang dihasilkan oleh serach engine tersebut. Web Server Merupakan komponen yang melayani permintaan dan memberikan respon balik dari permintaan tersebut. Web Server ini biasanya menghasilkan informasi atau dokumen dalam format HTML. Pada halaman tersebut tersedia layanan untuk mengisikan kata kunci pencarian yang diinginkan oleh usernya. Web Server ini juga bertanggung jawab dalam menyampaikan hasil pencarian yang dikirimkan kepada komputer yang meminta informasi. Beginilah Cara Kerja Mesin Pencari Google

Google baru saja meluncurkan sebuah situs baru yang dinamakan How Search Works. Melalui situs ini, pengguna dapat menemukan berbagai grafik dan juga animasi yang menarik. Melalui animasi ini, Google berhasil menjelaskan proses pencarian dengan cara yang sangat mudah untuk dipahami.

Secara garis besar, ada tiga langkah yang dilakukan oleh sistem pencarian Google. Ketiga langkah tersebut adalah Crawling & Indexing, Algoritma, dan Fighting Spam. Sistem Google akan memulai proses pencarian dengan mencari kata yang diinginkan oleh pengguna ke sekitar 30 triliun halaman situs yang ada di dunia maya. Setelah selesai mencari, kata-kata tersebut akan dibuatkan indeks. Saat proses indexing selesai dikerjakan, proses algoritma super-rumit akan mulai bekerja memilah-milah konten mana yang diprediksi paling sesuai dan akhirnya sistem akan menampilkan hasilnya kepada pengguna.

Hebatnya, semua proses pencarian tersebut dilakukan dengan waktu supercepat, yaitu sekitar 1/8 detik saja.

Selain proses tersebut, Google juga menghadirkan beberapa slide yang mengungkapkan bagaimana sistem mampu melawan situs berisikan spam atau pesan sampah. Dalam slide ini, Google membeberkan cara mereka menghapus dan bagaimana cara mereka bertarung dengan spam. Ingin tahu secara detail bagaimana Google Search bekerja? Simak tautan berikut ini untuk menemukan jawabannya.

Search engine (mesin pencari) memiliki dua faktor utama, crawling (mencari) dan membuat indeks (daftar kata/petunjuk), dan menyediakan jawaban dengan memperhitungkan relevansi dan hasil. Merayap Dan Mengumpulkan Bayangkan dunia internet sebagai suatu jaringan/jalan raya di sebuah kota besar bawah tanah. Dan di setiap jaringan/jalan raya terdapat halte di titik-titik tertentu. Masing-masing halte memiliki dokumen khasnya tersendiri. Biasanya berupa halaman web, kadang PDF, JPG dsb. Mesin pencara (search engine) membutuhkan jalan untuk merayapi penjuru kota untuk mendapatkan halte-halte tersebut. Untuk itulah search engine menggunakan jalur terbaik yang tersedia, yang disebut link. Lewat link itulah robot pencarian otomatis, yang disebut crawler atau spider, dapat mencapai jutaan dokumen yang saling berhubungan. Ketika mesin pencari menemukan halaman yang dimaksud, kemudian mereka mengurai kode yang ada di halaman itu dan menyimpan bagian-bagian yang terseleksi ke dalam driver penyimpan yang cukup besar untuk dipanggil lagi ketika mesin pencari membutuhkannya. Di dalam driver penyimpanan raksasa itu terdapat ratusan mesin yang memproses informasi dalam jumlah besar. Ketika seseorang melakukan pencaraian lewat mesin-mesin pencari, mereka akan langsung disuguhi hasil semakin cepat hasil ditampilkan, maka akan semakin memuaskan pihak-phak yang melakikan pencarian. maka dari situlah mesin-mesin pencari bekerja keras untuk memberikan jawaban secepat munngkin. Menyuguhkan Jawaban Ketika seseorang melakukan pencarian sesuatu di internet, ia membutuhkan mesin pencari untuk menjelajahi tubuh jutaan dokumen. Lalu melakukan dua hal, pertama menampilkan jawabanjawaban yang relevan atau berguna bagi si pencari. Kedua, memberi peringkat berdasarkan kegunaan/kepentingan. Keduanya berhubungan dengan relvansi (hubungan) dan kepentingan yang menjadikan proses SEO begitu penting.

Dalam mesin pencari modern sekarang ini, relevansi bukan sekadar menemukan halaman web dengan kata yang cocok. Perubahan dalam mesin pencari tak pernah berhenti. Para perancang mesin pencari terus mengembangkan cara-cara yang lebih baik untuk mendapatkan hasil demi kepuasan si pencari. Saat ini, ada ratusan faktor yang mempengaruhi hasil pencarian. Bagaimana mesin pencari menentukan tingkat penting/kurang penting dari suatu hasil pencarian Yang menentukan apakah suatu dokumen disebut penting atau kurang penting adalah popularitas. Semakin populer suatu web/dokumen, maka akan semakin disebut penting informasi yang disajikan di dalamnya. Popularitas dan relevansi tidak ditentukan secara menual. Dengan persamaan matematis (algoritma) (mari kita pakai istilah pertanian), digunakan untuk memilah gandum dan padi, lalu menentukan ranking berdasarkan rasanya. Algoritma terdiri dari ratusan komponen. Di area pencarian, kita sering menjumpai rangking faktor. Kita akan berdiskusi tentang itu lain kali.

DAFTAR PUSTAKA Anwari dkk. 2010. 10 Mesin Pencari Paling Dahsyat. Jakarta: PT Elex Media Komputindo Syaffi. 2013. Cara Kerja Search Engine (Mesin Pencari). (Online). (http://syafiudin101192.wordpress.com/2013/04/28/cara-kerja-search-engine-mesin-pencari. diakses 24 September 2013)