Anda di halaman 1dari 3

Pengantar Kemacetan lalu lintas sangat mengganggu kenyamanan sekaligus mempercepat kerusakan kompnonen mobil terutama kopling.

Kalau sudah macet mobil akan bergerak perlahan-lahan seperti berjalan langkah demi langkah. Hal ini akan membuat pengemudi menjadi lelah, karena sebentar-sebentar tangannya harus memindahkan tongkat transmisi dan kakinya menekan dan melepas pedal kopling terus menerus. Anda dapat mengetahui tentang kopling dengan mengklik:

A. Letak Kopling B. Prinsip Kerja Kopling C. Komponen Kopling D. Tips

Letak Kopling Kopling terletak diantara mesin dan transmisi, merupakan peralatan otomotif yang berfungsi sebagai perantara. Fungsi kopling untuk mendukung kerja transmisi terhadap pengaruh putaran mesin yang berhubungan dengan kecepatan mobil.

Prinsip Kerja Kopling Dalam keadaan normal dimana kopling berfungsi dengan baik, ketika pedal kopling ditekan penuh, maka kopling akan memutuskan putaran roda-roda gigi transmisi. Kemudian ketika pedal kopling dilepas, tenaga putaran mesin dipindahkan keroda-roda gigi transmisi yang menyesuaikan kecepatan lajunya kendaraan.

Pada keadaan posisi pedal kolping setengah tekan, maka tenaga putaran mesin yang dipindahkan keroda-roda gigi transmisi tidak maksimum. Hal ini terjadi karena kopling menggantung sehingga tidak bekerja dengan maksimum memindahkan putaran mesin, namun demikian kendaraan masih tetap jalan.

Komponen Kopling Satu set kopling (gambar) terdiri dari clutch disc (plat kopling, gambar2), cover clutch (tutup kopling/matahari, gambar 3), release fork dan release bearing (mekanisme pengontrol). Yang semuanya itu saling mendukung fungsi kopling sebagai perantara antara mesin dan transmisi.

Tips Kopling merupakan bagian yang penting dari kendaraan anda, karena itu perlu anda perhatikan tips berikut ini: I. Merawat kopling II. Tanda-tanda kopling selip I. Merawat Kopling Untuk menjaga agar kopling anda tetap baik dan awet ikutilah tips berikut ini: 1. Gantilah minyak kopling setiap 20.000km 2. Jangan Terlalu kasar ketika menginjak dan melepas pedal kopling, karena sentuhan pelat akan keras yang mempercepat keausan. 3. Jangan terlalu pedal kopling terlalu lama, agar pelat kopling tidak cepat aus akibat gesekan dengan tutup kopling.

4. Sebaiknya jangan melakukan setengah kopling ketika berada ditanjakan atau


menunggu antrian ketika macet, hali ini akan memacu kerusakan kopling. Mesin juga akan bergetar yang akan merusak fungsi karet dudukan mesin.

5. Hindari genangan air/lumpur, sebab sebagian besar mobil dirancang ada celah
terbuka dibagian atas kopling. Hingga dapat menyebabkan berkarat. II. Tanda-tanda kopling selip Gejala -gejala terjadinya kopling selip dapat diketahui sbb: 1. Kecepatan tidak mau bertambah ketika diakselari atau pindah kegigi yang lebih tinggi 2. Bau hangus pelat kopling 3. Mesin kurang bertenaga ketika mendaki 4. Pemakaian bahan bakar boros