Anda di halaman 1dari 8

DISKUSI KASUS

I. IDENTIFIKASI Nama Usia Jenis Kelamin Status Agama Pekerjaan Bangsa Alamat : Tn. ZH : 72 tahun : Laki-laki : Sudah menikah : Islam : Pengsiunan : Indonesia : Komplek garuda putra sukarami

Kunjungan pertama ke Poli IKKK RSMH, tanggal 10 April 2013

II. ANAMNESIS (autoanamnesis) Keluhan utama : Bercak merah diperut bagian depan sejak 1 tahun yang lalu

Keluhan tambahan : Gatal pada bercak

Riwayat perjalanan penyakit : Sejak 1 tahun yang lalu pasien mengeluh timbul bercak merah diperut bagian depan kira-kira sepanjang 3 cm. Keluhan ini disertai gatal yang hilang timbul, tidak bertambah bila basah atau berkeringat. Tidak ada keluhan panas, pedih atau rasa seperti terbakar. Pasien mengaku tidak mengeluhkan adanya gigitan nyamuk atau serangga pada daerah bercak tersebut. Pasien memakai celana pendek yang terbuat dari karet di bagian pinggang celana tersebut dengan waktu yang lama (lebih dari 3 jam). Pasien tidak berobat.

Sejak 3 minggu lalu pasien mengeluh bercak merah di perut bagian depan semakin melebar kira-kira sepanjang 7 cm Keluhan gatal bertambah sehingga pasien sering perutnya sampai kadang sampai berdarah. Pasien tidak berobat, hanya mengoleskan Balsem Geliga. Setelah menggunakan Balsem Geliga tersebut pasien merasa gatal berkurang tapi bercak merah masih ada. Pasien tidak meneruskan memakai Balsem Geliga dengan teratur. Pasien masih memakai celana yang terbuat dari karet di bagian pinggang celana tersebut. Sejak 1 minggu lalu pasien mengeluh bercak merah yang disertai bintilbintil kecil di di perut bagian depan dan semakin memanjang kira-kira sepanjang 11 cm, muncul sisik-sisik putih dan kulit terasa menebal. Gatalnya juga terasa semakin bertambah sehingga pasien makin sering menggaruk perutnya. Kemudian pasien datang berobat ke Poli IKKK Rumah Sakit Muhammad Hoesin.

Riwayat penyakit dahulu : - Riwayat timbul gatal dan bercak merah bila menggunakan memakai celana pendek yang terbuat dari karet di bagian pinggang celana - Riwayat alergi makanan disangkal. - Riwayat sesak napas disertai mengi disangkal. - Riwayat sering bersin pagi hari dan pilek disangkal. - Riwayat darah tinggi ada, kontrol teratur.

Riwayat penyakit dalam keluarga : - Riwayat penyakit dengan keluhan yang sama pada keluarga pasien disangkal.

Riwayat higiene : - Pasien mandi dua kali sehari dengan air PAM dan menggunakan sabun. - Pasien mengganti pakaian setiap hari. - Pasien menggunakan handuk dan pakaian sendiri, tidak bercampur dengan orang lain.

- Pasien sehari-hari mengenakan sepatu tertutup, terkadang memakai sendal. Kesan: status higiene baik

Riwayat sosial ekonomi : Pasien adalah seorang pengsiunan dari karyawan kodam dan 3 orang anak yang sudah menikah. Kesan: sosial ekonomi menengah.

III. PEMERIKSAAN FISIK Status Generalikus Keadaan Umum : tampak sakit ringan Kesadaran Tekanan Darah Nadi Suhu Pernapasan Tinggi Badan Berat Badan IMT Keadaan Spesifik Kepala Wajah Mata : pucat dan eritem tidak ada. : konjungtiva palpebra tidak anemis, sklera tidak ikterik, tidak ada edema palpebra. Hidung : bagian luar tidak ada kelainan, septum dan tulangtulang dalam perabaan baik. Selaput lendir dalam batas normal. Telinga : nyeri tekan processus mastoideus tidak ada, selaput pendengaran tidak ada kelainan, pendengaran baik. : kompos mentis : 130/80 mmHg : 84 x/menit : 36,5 C : 20 x/menit : 158 cm : 54 kg : 21,63 (normoweight)

Mulut

: tidak ada stomatitis, tidak ada rhagaden, lidah tidak pucat, tidak ada atrofi papil, gusi tidak berdarah.

Tenggorokan Leher

: faring tidak hiperemis, tonsil tidak ada pembesaran : tekanan vena jugularis (5-2) cmH2O, kelenjar tiroid pada inspeksi dan palpasi tidak ada pembesaran, kaku kuduk tidak ada.

Thoraks

: bentuk dada simetris, sela iga tidak melebar, retraksi dinding dada tidak ada.

Jantung Paru-paru

: HR=84x/menit, murmur tidak ada, gallop tidak ada. : vesikuler (+) normal, ronchi tidak ada, wheezing tidak ada.

Abdomen

: datar, lemas, nyeri tekan tidak ada, hepar dan lien tak teraba, bising usus dalam batas normal.

Ekstremitas atas

: eutoni, eutrofi, gerakan ke segala arah, kekuatan +5, nyeri sendi tidak ada, pitting edema tidak ada, refleks fisiologis normal, turgor normal.

Ekstremitas bawah

: eutoni, eutrofi, gerakan ke segala arah, kekuatan +5, nyeri sendi tidak ada, pitting edema tidak ada, varises tidak ada, refleks fisiologis normal, turgor normal.

Kulit Kelenjar Getah Bening

: Lihat status dermatologikus. : pada inspeksi dan palpasi tidak ada pembesaran kelenjar getah bening submandibula, leher, axilla, dan inguinal, tidak ada nyeri tekan.

Status Dermatologikus:

Regio abdomen anterior: Papul, plak eritem, dua buah di kiri dan kanan, ukuran 11 cm dan 10 cm, multipel, irreguler, lentikuler sampai plakat, diskret sebagian konfluen, sebagian ditutupi krusta hemoragik dan skuama putih sebagai pelapis, sebagian terdapat patch menempel.

V. PEMERIKSAAN PENUNJANG -Scratch test: tampak ada skuama

VI. RESUME Seorang laki-laki, 72 tahun, alamat dalam kota datang ke Poli IKKK RSMH pada tanggal 10 April 2013 dengan keluhan bercak merah diperut bagian depan kirakira sepanjang 3 cm sejak 1 tahun yang lalu. Dari anamnesis diketahui terdapat lesi eritematosa pada regio abdomen anterior disertai gatal yang hilang timbul. Pasien memakai celana pendek yang terbuat dari karet di bagian pinggang celana tersebut dengan durasi waktu 3 jam lebih. Pasien tidak berobat. Sejak 3 minggu lalu pasien mengeluh bercak merah di perut bagian depan semakin melebar kira-kira sepanjang 7 cm Keluhan gatal bertambah sehingga pasien sering perutnya sampai kadang sampai berdarah. Pasien tidak berobat hanya mengoleskan Balsem Geliga. Setelah menggunakan Balsem Geliga tersebut pasien merasa gatal berkurang tapi bercak merah masih ada. Pasien tidak meneruskan memakai balsem geliga dengan teratur. Pasien masih memakai celana yang terbuat dari karet di bagian pinggang celana tersebut. Sejak 1 minggu lalu pasien mengeluh bercak merah yang disertai bintil-bintil kecil di di perut bagian depan semakin memanjang kira-kira sepanjang 11 cm, muncul sisik-sisik putih dan kulit terasa menebal. Gatalnya juga terasa semakin bertambah sehingga pasien makin sering menggaruk perutnya. Pasien memiliki riwayat alergi terhadap celana berbahan bahan karet jika di pakai dalam waktu lebih dari 3 jam. Status higiene pasien baik, sosioekonomi menengah. Pada pemerikdaan status generalikus tidak ada kelainan. Pada status dermatologikus di regio abdomen anterior didapatkan papul, plak eritem, dua buah di kiri dan kanan, ukuran 11 cm dan

10 cm, multipel, irreguler, lentikuler sampai plakat, diskret sebagian konfluen, sebagian ditutupi krusta hemoragik dan skuama putih sebagai pelapis, sebagian terdapat patch menempel. Pada pemeriksaan penunjang scratch test tampak ada skuama.

VII. DIAGNOSIS BANDING Dermatitis kontak alergi ec susp celana karet Dermatitis kontak alergi ec balsem geliga Dermatitis kontak iritan ec susp celana karet Dermatitis kontak iritan ec susp balsem geliga

VIII. DIAGNOSIS KERJA Dermatitis kontak alergi ec susp celana karet

IX. PEMERIKSAAN ANJURAN Pemeriksaan KOH 10% Tes tempel

X.

PENATALAKSANAAN Umum : Memberikan informasi kepada pasien bahwa penyakitnya disebabkan oleh proses imunologis dan bukan penyakit menular. Mengingatkan pasien untuk tidak mengenakan celana berbahan karet di bagian pinggangnya yang bersifat alergik. Menasehati pasien untuk tidak menggaruk lesi. Khusus : Sistemik : o Loratadin tablet 1x10mg/hari/peroral

Topikal

o Krim desoksimetason 0,25%, 2 kali sehari

XI. PROGNOSIS Quo ad vitam Quo ad functionam Quo ad sanationam : bonam : bonam : dubia ad bonam