Anda di halaman 1dari 11

BAB I PEKERJAAN PERSIAPAN

1.1. LATAR BELAKANG


1.1.1. Lokasi Pekerjaan

Letak administrator daerah pekerjaan berada di .

1.2. KONDISI CUACA Iklim di lokasi proyek terdiri dari dua musim: musim hujan terjadi dari bulan septembaer sampai dengan maret dan musim kemarau biasa terjadi mulai bulan april sampai dengan September hujan rata-rata tahunan sekitar 196 mm dan 80% nya adalah 157 mm jatuh pada bulan nopember sampai dengan maret.

1.3. LINGKUP PEKRJAAN DALAM KONTRAK penyedia harus memnuhi kebutuhan Semua tenaga kerja, material, peraltan pelaksanaan. Penyedia harus melaksanakan pekerjaan dengan baik dan lengkap serta merawat seperti yang yang diminta dalam gambar dan spesifikasi teknik atau petunjuk Direksi. Pekrjaan yang harus dilaksanakan menurut Kontrak mencakup dibawah ini: a. b. Pelaksanaanpekerjaansalurandanbangunanmeliputiseluruhskuppekerjaansesuai yang tercakupdalamkontrak. Pelaksanaan pekerjaan, operasi, perawatan dan bongkaran bangunan-bangunan sementara antara lain : Jalan akses masuk sementara berikut jembatan dan fasilitas lainnya. Saluran pengelak, bangunan sementara termasuk pembelian, pemancangan, pembongkaran dan penyeerahan steel sheet pile sebanyak yang diperlukan untuk pelaksanaan cofferdam sementara. Fasilitas kerja penyedia seperti kantor lapangan, gudang dan lain-lain. Tempat penyimpanan semen berikut material beton danperalatan pengolah beton. Generator termasuk jaringan listriknya yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. Perlengkapan komunikasi radio/ telepon dari lokasi pekerjaan ke kantor proyek termsuk peralatan lainnya yang perlu.

1.4. KETENTUAN DAN PERSYARATAN

1.4.1. Program Pelaksanaan 1) Pejabat pembuat komitmen/ PPK menyiapkan jadwal pelaksanaan untuk semua pekerjaan yang termasuk dalam kontrak. Jadwal pelaskanaan tersebut untuk membantu para penawar dan penyedia didalam menyiapkan jadwal pelaksanaan yang lebihterperinci. 2) 30 puluh hari setelah menerima surat penunjukan, penyedia harus menyerahkan jadwal pelaksanaan kepada Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK berisi jadwal pelaksanaan semua pekrjaan dan pekerjaan sementara yang harus dikerjakan berdasarkan kontrak, dengan kurva S. Jadwal pelaksanaan ini harus sesuai dengan hari kalender, jangka waktu yang diperlukan, tanggal mulai paling awal, tanggal selesai paling awal dan paling lambat, lama pelaksanaan dan sebagainya. 3) Jadwal tersebut diatas diserahkan sesuai dengan modifikasi dan perubahan yang diperlukan oleh pejabat pembuat komitmen/ PPK di dalam waktu yang logis. Jadwal pelaksanaan yang direvisi yang sudah disetujui dan sudah ditandatangani oleh penyedia dan Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK haus dianggap merupakan jadwal Pelaksanaan yang mengikat dan menjadi bagian dari dokumen Kontark. 4) Jadwalpelaksanaan yang sudah mengikat tersebut harus diperbaharui oleh penyedia pada setiap jangka waktu 4 bulan jika diminta oleh pejabat Pembuat Komitmen/ PPK dan jadwal pelaksanaan yang diperbaharui harus disetujui oleh penyedia dan pejabat Pembuant Komitmen/ PPK, dan termasuk dalam Dokumen Kontrak. 5) Jika selama pelaksanaan pekerjaan, rata-rata kecepatan pekerjaan ternyata dibawah yang disetujui menurut pendapat Pejabat pembuat Komitmen/ PPK, penyedia harus dapat menyelesaikan setiap bagian pekrejaan pada waktu yang disetujui, maka Direksi akan memerintahkan penyedia untuk menambah pekerja dan atau peralatan pelaksanaan ke lokasi pekerjaan untuk mengejar ketinggalan pada bagian pekerjaan tersebut.

1.4.2. Aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan Pekerjaan 1) Aspek keselamatan kerja Penyedia pekerjaan konstruksi harus memperhatikan ketentuan kesehatan dan undang-undang Keselamatan kerja. Ketentuan-ketentuan tersebut hatus diadopsi oleh pelaksana pekerjaan dalam prosedur/ manual pekerjaan secara menyeluruh untuk setiap tahapan pekerjaan, mulai dari tahap pekrjaa persiapan hingga pemeliharaan setelah penyerahan pekerjaan. 2) Aspek administrasi

Penyedia pekerjaan konstruksi harus memiliki prosedur dan tata cara administrasi yang baku dalam bentuk surat menyurat, surat pengumuman, surat undangan dan sirat-surat lainnya untuk menunjang seluruh kegitan pekerjaan. Seluruh dokumen pekerjaan mulai dari pekerjaan persipan, pelaksanaan, serah terima, dan pemeliharaan harus didokumentasikan secara sistematis sesuai dengan kelompok pekerjaan, urutan waktu, atau kategori lain yang diangap penting. Dokumentasi ini diperlukan guna menunjang laporan proyek (laporan mingguan dan bulanan). 3) Aspek Ekonomi Penyedia pekerjaan wajib memperhatikan efektifitas dan efisiensi pelakasaan. Termasuk dalam hal ini aspek SDM, peralatan, dan pengadaan bahan. SDM yang digunakan harus secara efektif dapat memenuhi kebutuhan jadwal dan kualitas pekerjaan. Jumlah dan jenis peraltanperalatan pendukung pekerjaan harus diperhitungkan dengan seksama sesuai jadwal pekerjaan terutama bila peralatan-peraltan tersebut diadakan dengan sewa. Pengadaan bahan/ material harus diupayakan efektif sesuai pekerjaan yang di jadwalkan. 4) Aspek Sosial dan Budaya Penyedia pekerjaan konstruksi berkewajiban memperhatiakan kondisi sosial dan budaya masyarakat di lokasi pelaskanaan pekerjaan. Hal-hal yang cukup sensitif, seperti gangguann kebisingan pada waktu ibadah, waktu istirahat, hal-hal yang disebutakan, atau lokasi-lokasi yang diangap suci oleh masyarakat setempat sedapat mungkin dihindarkan dari gangguan pekerjaan atau personil yang telibat dalam pekerjaan. 1.4.3. SUMBER BAHAN PELAKSANA 1) penyedia bertanggung jawab atas pengadaan material beton, pasangan, bronjong dan sebagainya dengan jumlah yang cukup dan berkualitas baik. Direksi akan memberi petunjuk beberapa sumber bahan pelaksanaan yang ada untuk timbunan dan material beton berikut jarak dari lokasi pekerjaan. 2) Jika penyedia akan mengambil material untuk beton dan batu dari sumber lain, penyedia harus mengatur sedemikian hinggamendapatkan ijin dari instansi terkait dan membayar semua biaya dan kompensasi yang diperlukan. 1.4.4. PEKERJAAN PENGERINGAN Daerah galian harus dikeringkan secukupnya dan dijaga jangan sampai ada air tergengan. Pengeringan air harus dilakukan selama pelaksanaan pekerjaan saluran, drainase dan bangunan. Penyedia harus memasang, memelihara semua

pipa dan peralatan lain yang diperlukan untuk pengerinagna air agar lokasi pekerjaan bebas dari air sehingga pekerjaan konstruksi dapat dilakukan sesuai dengan syarat-syarat. Penyedia bertanggung jawab untuk memperbaiki kerusakan akibat banjir atau kegagalan pengeringan air atau pekerjaan pengamanan. Cara pengeringan air yang dilakukan oleh penyedia harus mndapat persetuuan Direksi,dan tidak boleh menggangu jalannya air yang dibutuhkan untuk pengairan pada jaringan pengairan yang ada. Apabila pelaksanaan pekrejaan berada dibawah muka air tanah, air tersebut supaya dipompa dahulu sebelum dilakukan penggalian. Pengeringan air dilakukan sedemikian rupa, sehingga dapat dipelihara kestabilan dari dasar dan sisi miring yang digali sehingga semua pelakanaan konstruksi dikerjakan pada keadaa kering. Kisdam, semua tanggull atau pengeringan air sementara harus segera dibongkar atau diratakan sehingga kelihatan baik dan tidak menganggu kelancaran aliran air setelah pekrejaan perbaikan bangunan dan saluran selesai dan disetujui Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK.

1.4.5. PEMAGARAN LOKSAI PEKERJAAN Jika tidak ditentukan lain, maka penyedia harus membuat dan merawat pagar yang sesuai dan disetujui Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK untuk menutup semua areal pekerjaan-pekerjaan pelaksanaan. Bila pagar dibuat di sepanjang jalan umum dan lain-lain, harus dibuat tipe yang sesuai dan cukup baik untuk daerah tersebut.

1.4.6. MATERIAL DAN PERALATAN-PERALATAN DISEDIKAN OLEH PENYEDIA

YANG

HARUS

1) Umum Penyedia harus menyediakan bahan/ material dan peralatan yang memnuhi syarat untuk menyelesaikan pekerjaan kecuali yang sudah disediakan di dalam kontrak. Semua peraltan dan mateial yang merupakan bagian dari pekerjaan harus sesuai dengan standar yang tercantum dalam spesifikasi atau standar yang ditunjukkan jika penyedia mengusulakn pengadaan peraltan atau mineral yang tisak sesuai dengan standar yang disebutkan diatas harus memberi tahu dan mendapatkan persetujuan tertulis dari Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK terlebih dahulu. 2) Perlatan untuk pelaksanaan Penyedia harus mendatangkan semua peraltan yang memnuhi syarat dalam jumlah yang cukup untuk pelaksanaan pekerjaan sasmpai selesai. Pejabat

Pembuat Komitmen/ PPK dapat memerintahkan Penyedia untuk menambah peraltan, jika menurut pertimbangan perlu mencapai progress sesuai dengan kontrak. Penyedia harus mendatangkan semua mesin dan peralatan, lengkap dengan suku cadangannnya yang cukup, untuk menjamin kelancaran pelaksanaan pekerjaan. 3) Material pengganti penyedia harus berusaha untuk mendaptakan bahan matreial yang ditentukan dalam spesifikasi teknik atau gambar, tapi jika material tersebut tidak dapat diperoleh dengan alasan diluar kemampuan penyedia, boleh memakai material pengganti dengan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK. Tidak boleh ada matrial pengganti tanpa persetujuan tertulis dari Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK/ 4) Pemeriksaan Peralatan dan Material Peralatan dan material yang ditandatangani oleh penyedia harus diperiksa dan sesuai dengan kontrak pada saat dilokasi berikut ini atau seperti ayng ditentukan oleh Pejabat pembuat Komitmen/ PPK : i. Tempat produksi atau pabrik ii. Pengangkutan iii. Lokasi proyek Penyedia harus menyerahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK semua spesifikasi peralatan dan material yang diperlukan oleh Pejabat pembaut Komitmen/ PPK untuk tujuan pemeriksaan. Pemeriksaan peraltan dan material termasuk tempat dimana berasal tidak berarti melepasakan Penyedia dari Tanggungjawabnya untuk mengadakan peraltan dan material yang tercantum dalam spesifikasi teknik. 5) Progaram dan Catatan pengangkutan Bersama denga penyerahan jadwal pelaksanaan , penyedia harus menyerahkan program pengankutan peraltan dan material secar rinci, dengan urutan pengankutan dan pengiriman di lapangan sesuai dengan rencana jadwal Pelaksanaan tersebut kepada Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK, penyedia harus memberitahu Pejabat Pembaut Komitmen/ PPK kedatangan peraltan, material dan pemsangan peraltan di lapangan. 6) Spesifikasi, brosur dan data yang harus diserahkan oleh penyedia Penyedia harus menyerahakan 3 set spesifikasi lengkap, brosur dan data mengenai material dan peraltan yang akan didatangkan sesuai kontrak kepada Pejabat Pembuat komitmen/ PPK untuk disetujui, dalam jangka waktu paling lambat 14 hari sejak diterimanya surat perintah mulai kerja. Bagaimanapun juga persetujuan terhadap spesifikasi, brosur dan data tersebut tidak akan melepaskan penyedia dari tanggungjawabnya sesuai dengan kontrak.

1.5. PELAKSANAAN PEKERJAAN 1.5.1. Ketentuan Umum Pelaksanaan pekerjaan harus dilakukan sesuia ukuran/ dimensi yang tertera dalam gambar atau sesuai dengan volume yang tertera dalam BoQ atau sesuia dengan arahan Pejabat PembuatKomitmen/ PPK. Semua bahan dan mutu pekerjaan harus mempergunakan dan sesaui dengan ketentuan-ketentuan dari standar Nasional Indonesia (SNI) dari edisi/ revisi terakhir atau standar internasional yang secara substantial setara atau lebih tinggi dari standar nasional yang disyaratkan. Semua bahan dan mutu pekerjaan yan tissak sepenuhnya diperinci disini atau dicakup oleh Standar Nasional indosesia (SNI) haruslah bahan dan mutu pekerjaan kels utama. Direksi akan menetapkan apakah semua atau sebagian yang dipesan atau diantarkan untuk pengguanaan dalam pekerjaan sesuai untuk pekerjaan tersebut, dan keputusan direksi dalam hal ini pasti dan menentukan. Apabila ada perbedaan antara standar yang disyaratkan dengan standar yang diajukan oleh penyedia, maka penyedia harus menjelaskan secara tertulis kepada Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK, sekurang-kurangnya 7 hari sebelum Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK menetapkan setuju atau tidak terhadap pekerjaan yang akan dilaksanakan. Standar satuan ukuran yang dipergunakan pada dasarnya MKS (Meter Kologram Second), sedangkan penggunaan standar satuan lain dapat dipergunakan sepanjang hal tesebut tidak dapat dielakkan. 1.5.2. Pekerjaan persiapan Pekerjaan persiapan adalah semua kegaitan yang perlu dilaksanakan baik sebelum, selama berlangsungnya kontrak dan setelah berakhirnya kontark. Item pekerjaan yang termasuk/ dimasukkan dalam pekerjaan persiapan ini secara detail disajikan berikut ini : 1) Mobilisasi dan demobilisasi Yang dimaksud dengan mobilisasi dan demobilisasi adalh semua kegiatan ytang berhubungan dengan transportasi peralatan yang akan dipergunakan dalam melaksanakan paket pekerjaan. Penyedia harus sudah bis amemperhitungkan semua biaya yang diperlukan dalam rangkaian kegitan untuk mendatangkan peralatan dan mengembalikannya nanti bila pekerjaan telah selesai. Penyedia harus menyiapkan dan menyerahkan rencana mobilisasi perlatan yang akan dipergunakan, termasuk rencana demobilisasinya. Sebelum dilaksakanakan, rencana ini harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Direksi. Penyedia harus meminta persetujuan direksi terlebih dahulu atas setiap perubahan pada jadwal peraltan yang telah dimasukkan dalam penawaran. Mara pembayaran yang ditetapkan dalam kegiatan mobilisasi dan demobilisasi adalah lumpsum.

2) Pembuatan jalan sementara dan Pemeliharaan jalan Desa Untuk memperlancar kegiatan pelaksanaan konstruksi maka perlu dibuat jalan yang sifatnya dipakai sementara selama pelaksanaan kontark. Penyedia harus sudah bisa membuat rencana jalan sementara sesuia dengan kondisi lapangan. Disamping itu jalan-jalan yang sudah ada baik berupa jalan desa yang akan dipergunakan oleh Penyedia selama pelaksanaan kontrak, terlebih dahulu harus mendapat izin penggunaan dari aparat/ pemilik jalan tersebut, dan kondisi jalan harus terpelihara dengan baik. Segala biaya yang diperlukan untuk pembuatan jalan sementara maupun pemeliharaan jalan desa selama masa kontrak harus sudah diperhitungkan dalam item pekerjaan ini. Satuan pembayaran yang diterapkan adalah biaya lumpsum. Jalan masuk ke dan melalui daerah kerja ialah menggunakan jalan-jalan setempat yang ada yang berhubungan dengan jalan raya yang berdekatan dengan daerah proyek. Penyedia hendaknya berpegang pada semua peratauran dan ketentuan hukum yan gberhubunagn dengan penggunaan jalan dan arah angkutan umum dan bertanggung jawb terhadap keruskan akibat penggunaan jalan tersebut. Penyedia harus memperbaiaki atan memperlebar jalan yang ada, memperbaiki dan memperkuat jembatan beton sehingga memenuhi kebbutuhan pengankutan, sejauh yang dibutuhkan unutk pekerjaannya. Semua pekerjaan yang dimaksudkan penyedia untuk dikerjakan dalam hubungannya denganjalan dan jembatan harus mendapat persetujuan Direksi dan perlu pengaturan sebaik-baiknya dengan pemerintah setampat dan Badan Swasta bila diperlukan. Penyedia dapat menggunakan tanah yang ada dengna sepengatuhan Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK untuk keprluan jalan masuk ke daerah kerja, apabila penyedia membutuhkan jalan masuk demi kemajuan pekerjaan. Dalam hal ini penyedia diminta membuat permohonan tertulis kepada Direksi jauh sebelumnya, sehingga rencana kompensasi tanah dapat dilakukan. Pejabat Pembuat komitmen/ PPK tidak bertanggungjawab terhadap pemeliharaan jalan masuk atau bangunan yang digunakan oleh penyedia selama pelaksanaan pekerjaan. Apabila penyedia membutuhakan jalan lain yang tidak ditentukan oleh direksi harus dikerjakan oleh penyedia atas bebannya sendiri dan haraga untuk semua pekerjaan tesebut sudah termasuk dalam Haraga Kontrak. Semua hal yang berkaitan dengan pekerjaan jalan sementara ini mengacu pada SNI-03-3843-1992 : tentang tata cara pelaksanaan Survey Kondisi Jalan tanah/ Kerikil. 3) Laboratorium dan alat pengujian lapangan

Ketentuan dan persyaratan untuk laboratorium bahan dan alat pengujian lapangan adalah sebagi berikut : a. Penyedia didalam hal ini tidak diperkenankan melakukan pengujian laboratorium. Pengujian dilakukan oleh laboratorium yang ditunjuk oleh Pejabat Pembuat komitmen/ PPK. b. Penyedia harus menyediakan peralatan pengetesan lain yang diperlukan seperti yang disebutkan dalam spesifikasi teknik untuk mengeontrol material pelaksanaan dan tanah. c. Paling lambat 14 hari sejak diterimanaya surat perintah kerja, penyedia harus menyerahkan jadwal pengujian kepada Pejabat pembuata Komitmen/ PPK untuk mendapatkan persetujuannya. Jadwal pengujian harus mncakup semua pengujian material beton, pengujian pemadatan tanah triaxial dan pengujian alat-alat laboratorium yang kana dipakai. Laboratorium yang disediakan Penyedia harus diataur dan dirawat penyedia. Pengadaan listrik dan air untuk keperluan laboratorium harus disediakan oleh penyedia. 4) Kantor, gudang dan bengkel untuk penyedia Penyedia harus menyediakan, memelihara dan memindahkan bangunan sememntara seperti kantor, gudang, bengkel, dan memindahkan bangunan sementra lainnya setelh selesai pekerjaan. Kecuali ditentukan lain dalam kontrak, peyedia harus menyediakan sebuah bangunan (bisa sewa) dilengkapi dengan peralatan secukupnya serta satu toilet dan kamar mandi untuk kperluan diatas. 5) Perumahan dan brak untuk staf dan Tenaga Penyedia Jika tidak ditentukan lain, penyedia harus menyediakan, merawt dan membongkar semua bangunan sementara dimana pekerjaan atau Pejabat pembuat komitmen/ PPK, staf penyedia dan sub penyedia akan berada termasuk perabot, penerangan, air minum, saluran, jalan, tempat parker, tempat buangan dan akomodasi yang bersifat sementara. Sekurangkurangnya 7 hari sebelum penanganan pekerjaan iani. Penyedia harus mengirimkan rencana dan detail usulan banguanan termsuk fasilitasnya kepada pejabat Pembuat Komitmen/ PPK. 6) Air kerja Penyedia harus menyediakan/ membuat sumber air baku untuk tempat tinggal staf Penyedia, pekerja, Laboratorium, bengkel dan tempat lain yang perlu dilokasi pekerjaan. 7) Sumber Listrik untuk Pelaksanaan Pekerjaan Penyedia harus mengatur kebutuhan penerangan listrik di lokasi pekerjaan, perumahan staf penyedia, barak, laboratorium , bengkel, gudang dan kantor.

Penyedia harus membuat jaringan Listriknya, mengoperasikan dan merawat sampai dengan akhir masa perawatan atau lebih cepat sesuai dengan pengarahan Pejabat Pembuat Komitmen/ PPK dan kemudian membongkar semua fasilitas listrik sementara yang ada antara lain : generator, kawat, alat-alat penyambung dan lain sebagainya. 1.5.3. Pekerjaan Survey dan Pengukuran Yang termasuk pekerjaan Survey dan pengukuran adalah pemasangan bench mark dan pelaksanaan pengukuran itu sendiri. Sebelum melakukan pekerjaan pengukuran, maka pihak penyedia diminta untuk mengajukan request kepada Direksi untuk pekerjaan pengukuran ini. Penarikan/ penentuan titik-titik elevasi dilakukan Dari patok elevasi yang telah disetujui/ ditentukan oleh direksi. Jika tidak ada patok elevasi yang dpat dipakai, biasa digunakan elevasi lokasl yang dipindahkan ke patok Bantu elevasi (PBE) dari ukuran 4/6, dengan persetujuan direksi. Semua alat ukur topografi yang digunakan harus dikalibrasi dan disetujui oleh Direksi. Pada saat pelaksanaan pengukuran alat ukur harus dilindungi dari terik matahari/ hujan. Semua pemasangan Patok bantu elevasi (PBE) harus diikatkan pada titik atau diletakkan pada bangunan yang sifatnya tetap/ tidak berubah. Identifikasi PBE harus dilakukan agar fungsi patok tersebut dalam pekerjaan pengukurn mudah digunakan. Pekerjaa ini diantaranya meliputi : pemberian nomor, pengecatan dan pemberian catatan lian yang perlu, sehubungan denga jenis pekerjaan pengukuran yang dilakukan. Tiap patok bench mark (BM) tambahan yang dipasang penyedia harus dibuat dari beton bertulang klas K-175, denga ukuran 0,20 x 0,20 x 1,00 m sesaui dengan gambar dari album Standar perencanaan Irigasi, atau menurut petunjuk lain dalam gambar. Tiap BM harus dilengkapi dengan paku kuningan tanda elevasi dan plat nama dari marmer ukuran 0,12 x 0,12 m pada sau sisi. Patok-patok BM harus dipasang vertical dalam galin, kemudian denga hati-hati diurug kembali sampai tinggal 0,20 m diatas permukaam tanah. Penempatan patok-patok BM dilaksanakan penyedia sesauia dengan petunjuk Direksi. 1.5.4. Gambar-gambar pelaksanaan (Shop Drawing) Dalam memulai, mengerjakan dan mengevaluasi pekerjaan baik untuk saluransaluran, bangunan air dan bendung, harus berdasarkan data ketinggian dan posisi yang pasti sesuai dengan kondisi lapangan. Untuk ini penyedia harus menyediakan serangkaian alat ukur berikut tenaga kerjanya untuk keperluan ini. Gambar-gambar yang harus disiapkan penyedia adalah : 1) Gambar-gambar pekerjaan tetap a. Umum

Semua gambar-gambar yang disipakan oleh penyedia haruslah gambargambar yang telah ditanda tangani oleh direksi, dan apabila ada perubahan harus diserahkan kepada Direksi untuk mendapat persetujuan sebelum program pelaksanaan dimulai. b. Gambar-gambar pelaksanaan Penyedia harus menggunakan gambar kontrak sebgai dasar untuk mempersiapakan gambar Pelaksanaan. Gamabr itu dibuat lebih detail untuk pekerjaan tetap dan dimana mungkin dapat memperlihatkan penampang melintang dan memanjang dari beton, padangan batu, pengaturan batang pembesian termasuk rencana pembengkokan, pemotongan dan daftar besi beton, tipe bahan yang digunakan, mutu, tempat dan ukuran yang tepat. c. Gambar-gambar bengkel/ Gedung Gambar-gambar bengkel tau gedung disiapkan oleh penyedia untuk keperluan penyimpanan peralatan dan bahan-bahan milik penyedia. d. Penyedia harus menyediakan 1 (satu) set gambar-gambar lengkap dilapangan. Apabila ada pekerjaan dilaksanakan sebelu ada persetujuan Direksi adalah menjadi resiko penyedia. Persetujuan direksi terhadap gambargamabr tersebut tidak akan meringankan tangggung jawab penyedia atas keenaran gamabr tesebut. 2) Gambar-gamar pekerjaan sementara a. Umum Semua gamabra yang disiapakan oleh penyedia harus terperinci, dan diserahakan kepada Direksi sebelum tanggala pelaksanaan pekerjaan atau dalam waktu yang telah ditentukan dlam kontrak. Gambar gambar harus menunjukkan detail dari pekerjaan sementra seperti cofferdam, tanggul sementara, pengalihan aliran dan sebagainya. Gambar perencanaan uang disusulkan penyedia yang dipakai dalam pelaksanaan konstruksi (sah) juga harus diserahkan kepada Direksi sebanyak 3 rangkap. b. Gambar-gambar untuk pekerjaan Sementara yang ditinggalkan. Penyedia hendaknya mengusulkan pekerjaan sementra yang berkaitan denganpekerjaan tetap secara lebih mendetail dan diserahkan kepada Direksi untuk mengubah dan mendapat persetujuan sebelum tanggal dimulainya pelaksanaan. c. Gambar-gambar Purnalakasana/ terlaksana.

Selama masa pelaksanaan, penyedia harus memlihara satu set gambar yang dilaksanakan paling akhir untuk tiap-tiap pekerjaan. Padda gambar yang memperlihatkan perubahan yang sudah diberikan sesuai dengan kontrak, sejauh gamabr tersebut sudah dilaksanakan dengan benar kemudian dicap SUDAH DILAKSANAKAN. Gambar-gambar yang dilaksanakan akan dipeiksa tiap bulan di lapangan oleh Direksi dan tiap hari oleh pengawas lapangan, dan apabila ditemukaan hal-hal yang tisak memuaskan dan tidak dilaksanakan, paling lambat harus diperiksa kembali selama 6 haru kerja. Dalam waktu 1 (satu) bulan setelah penandatanganan serah terima ke 1 (PHO), penyedia harus sudah menyerahkan gambar terlaksana (As Built drawing) yang terdiri dari 1 (satu) set gambar dengan ukuran A1 dan A3, dalam bentuk kalkir minimum 80 garam yang telah ditandatangani oleh direksi dan pejabat pembuat Komitmen/ PPK, beserta copy A3 sebanyak 4 (empat) set, semua gambar disimpan dalam bentuk softcopy/ CD. Semua hal yang berkaitan denga pekerjaan penggambaran mengacu pada KP-07, SK DJ pengairan No. 185/ KPTSA/ A/ 1986, tentang kriteria perencanaan bagian Standar Penggambaran, BI-01 dan Bi-02 Dj Pengairan No. No. 185/ KPTSA/ A/ 1986. Tidak ada pembayran terpisah untuk pekerjaan persipan yang termasuk dalam lingkup 1 s/d 2 diatas, dan harus sudah diperhitungkan oleh penyedia dalam perhitungan biaya hraga satuan pekerjaan lainnya, keculai ditunjukkan lain di dalam Daftar Kuantitas dan harga. Cara pembayaran pekerjaan Lumpsum : 60% apabila peralatan telah berada di lapngan. 40% apabila pekerjaan telah selesai seluruhnya. Nomor Satuan pengukuran Uraian Pembayaran 1.1 Mobilisasi dan demobilisasi Ls 1.2 Pemutan jalan sementara dan pemeliharaaan jalan desa, Ls