Anda di halaman 1dari 35

Sri Mutarsih, SPd.

SMA Negeri 1 Boja Kendal

MENU UTAMA

SK / KD

SUMBER BELAJAR
MATERI PEMBELAJARAN

EVALUASI
Exit

Memahami manfaat keanekaragaman hayati.

Mendeskripsikan ciri-ciri divisio dalam dunia tumbuhan dan peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi.

Mendeskripsikan ciri-ciri tumbuhan paku. Menjelaskan dasar pengelompokkan tumbuhan paku. Membedakan berbagai tumbuhan paku berdasarkan ciri-ciri morfologinya Menjelaskan cara perkembangbiakan pada tumbuhan paku. Menjelaskan metagenesis pada tumbuhan paku. Membuat charta siklus hidup pada tumbuhan paku. Menyajikan data contoh peran tumbuhan paku bagi kehidupan

Menu

SUMBER MATERI
BUKU :
Gunawan Susilowarno, dkk. Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Grasindo. Hal : 169 174. Slamet Prawirohartono. Sains Biologi SMA/MA 1. Bumi Aksara. Hal : 156 - 164

Menu

MATERI
CIRI KLASIFIKASI SPORA REPRODUKSI DAUR HIDUP

PERANAN
Menu

CIRI TUMBUHAN PAKU


Bersel banyak Merupakan tumbuhan kormus, memiliki akar, batang dan daun sejati Akar serabut, batang berbentuk rhizoma, daun beranekaragam Macam daun : tropofil, sporofil, troposporofil Daun muda umumnya menggulung Memiliki jaringan pengangkut (xylem dan floem) Habitat di tempat lembab

Back

KLASIFIKASI
Pengelompokan tumbuhan paku :
1. Psilophytinae 2. Lycopodinae 3. Equisetinae 4. Filicinae

Back

1. Psilophytinae
Merupakan tumbuhan paku yang paling sederhana. Memiliki batang yang beruas dan berbuku nyata. Pada batang tumbuh daun-daun kecil berbentuk sisik. Sporangium terletak di ketiak daun disebut sinangium. contoh : Psilotum sp.
Back

2. Lycopodinae
Dunnya berbentuk sisik dan terletak tersebar pada batang yang padat. Spora tidak berflagel. Sporangium berkumpul membentuk strobilus di ujung batang/cabang. Contoh :
Selaginella caudata Lycopodium clavatum

Back

3. Equisetinae
Batang bercabang dan cabang pada umumnya berkarang pada buku-buku batang. Daun kecil berbentuk sisik tumbuh pada buku batang secara berkarang. Sporofil berbentuk perisai dengan sporangium pada sisi bawahnya. Strobilus pada ujung batang/cabang Contoh : Equisetum sp.

Back

4. Filicinae
Memiliki daun ukuran lebih besar Duduk daunnya pada batang membentuk sayap. Sporangium tersusun dalam bentuk sorus di permukaan daun. Letak sorus di permukaan daun (atas, bawah), di ujung/di tepi. Contoh :
Suplir (Adiantum sp) Simbar menjangan (Platycerium coronarium) Dryopteris sp, Pteris sp, Marsilea crenata.

Back

MACAM SPORA
Berdasarkan ukuran spora yang dihasilkan tumbuhan paku dibedakan: 1. Paku Homospora (Isospora) adalah tumbuhan paku yang menghasilkan satu macam spora berukuran sama. contoh : Lycopodium sp (Paku kawat)

2. Paku Heterospora (Anisospora) adalah tumbuhan paku yang menghasilkan dua macam spora dengan ukuran yang berbeda. - spora kecil (mikrospora) : jantan - spora besar (makrospora): betina contoh : Selaginella (Paku Rane), Marsilea crenata (semanggi)

3. Paku Peralihan adalah tumbuhan paku yang dapat menghasilkan spora dengan bentuk dan ukuran sama, tetapi sebagian spora jantan dan spora bertina. contoh : - Equisetum debile (Paku ekor kuda).

Back

REPRODUKSI
Selain dengan spora, reproduksi vegetatif pada tumbuhan paku dapat dilakukan dengan cara: 1. Fragmentasi : dengan cara pemisahan rhizoma dari koloni induk. contoh : - Pteridium aquillinum, - Dryopteris rigida.

2. Membentuk kuncup (tunas) dibentuk : a. Di sisi bawah helaian daun, contoh: Asplenium buldiferum. b. Di atas helaian daun, contoh: Asplenium viviparum, Displazium celtidifolium. c. Di pangkal daun, contoh: Cystopteris bulbifera

3. Membentuk tunas di ujung daun.


Dibentuk oleh ujung daun bersifat embrional. Bila ujung daun menyentuh tanah kemudian membentuk tunas dan akar. contoh : Asplenium pentifidum.

4. Membentuk umbi batang, contoh : Marsilea crenata.

5. Membentuk tunas akar, contoh : Platycerium, Asplenium, Ophioglosum.

Back

DAUR HIDUP

DAUR HIDUP
Mengalami metagenesis atau pergiliran keturunan antara fase sporofit dan fase gametofit Fase gametofit adalah protalium, menghasilkan gamet, hidupnya tidak lama Protalium sel-selnya haploid, sebab tumbuh langsung dari spora Fase sporofit adalah tumbuhan paku, menghasilkan spora, dominan, hidupnya lebih lama daripada gametofit Tumbuhan paku sel-selnya diploid, sebab tumbuh dari zygot

Spora

Anteridium
Protalium Gametofit Arkegonium

Sperma
Zygot Ovum

Spora

Sporangium

Sporofil

Tumb. Paku Sporofit


Back

PERANAN TUMBUHAN PAKU


1.Bahan obat-obatan - Lycopodium clavatum (paku kawat), Dryopteris felix mas untuk obat batuk, sesak napas penyakit bisul pada kulit. - Equisetum debile (paku ekor kuda): - obat sakit otot/tulang dalam bentuk parem. - obat diuretik karena mengandung asam kersik dan kalsium tinggi. - alat pembersih pisau, garpu, sendok karena kandungan silikanya tinggi.

PERANAN TUMBUHAN PAKU


2. Sebagai tanaman hias - Asplenium nidus (paku sarang burung) - Adiantum cuneatum (paku suplir). - Selaginella (paku rane). - Platycerium (simbar menjangan) - Lycopodium cernum (paku kawat).

3. Sebagai sayuran - Marsilea crenata (semanggi) - Alsophia glauca (paku tiang)

PERANAN TUMBUHAN PAKU


4. Sebagai pupuk hijau Azolla pinnata dan Anabaena azollae (ganggang biru) dapat memfiksasi nitrogen.

5. Moto Iwak (Azolla sp) Paku yang hidup di air dapat untuk sebagai makanan ikan dan pengganti pupuk buatan.

Back

EVALUASI
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat !

SOAL-SOAL PILIHAN GANDA

Kembali menu Utama

1.
Beberapa ciri kormofita berspora adalah sebagai berikut: 1) berklorofil 2) daun muda menggulung 3) akar serabut 4) reproduksi vegetatif dengan spora 5) memiliki pembuluh angkut Faktor yang membedakan antara paku dan lumut adalah. A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 4
Next

D. 2 dan 5 E. 3 dan 4

2.
Berikut adalah ciri tumbuhan: 1) sporofit dominan dari gametofit 2) berkembangbiak dengan spora 3) memiliki berkas pengangkut. 4) mengalami metagenesis 5) ujun daun muda menggulung. Ciri-ciri tersebut merupakan ciri tumbuhan. A. Lumut B. Paku C. Marchantia polymorpha
Prev Next

D. Spermatophyta E. Sphagnum acutifolium

3.
Tumbuhan paku di bawah ini yang termasuk jenis paku homospora adalah A. Selaginella B. Lycopodium

C. Marchantia
D. Marsilea crenata E. Equisetum

Prev

Next

4.
Selaginella dan Lycopodium clavatum merupakan contoh tumbuhan paku pada kelas. A. Psilophytinae B. Equisetinae C. Lycopodinae

D. Spenophytinae
E. Filicinae

Prev

Next

5.
Di bawah ini yang tidak menunjukkan ciri-ciri fase sporofit tumbuhan paku yaitu A. usia panjang B. menghasilkan spora

C. set kromosom diploid (2n)


D. keturunan vegetatif E. ketrurunan generatif

Prev

Next

6.
Spora tumbuhan paku bila jatuh di tempat yang sesuai akan tumbuh menjadi A. protonema

B. sporogonium
C. protalium D. Tanaman paku. E. Sporofil

Prev

Next

7.
Fungsi tropofi adalah..

A. menghasilkan spora
B. hanya berfungsi untuk fotosintesis C. Menghasilkan spora dan melakukan fotosintesis.

D. berperan dalam reproduksi


E. Tidak memiliki fungsi khusus

Prev

Next

8.
Urutan metagenesis tumbuhan paku yang benar adalah.

A. Spora tumbuhan paku protalium gamet


B. Protalium spora tumbuhan paku gamet C. Spora gamet tumbuhan paku protalium D. Tumbuhan paku protalium gamet spora E. Tumbuhan paku spora protalium gamet

Prev

Next

9.
Tumbuhan paku yang kita jumpai di lingkungan adalah tumbuhan dalam fase. A. Gametofit

B. Spermatofit
C. talofit D. sporofit E. arkeogoniofit

Prev

Next

10.
Paku tanduk rusa (Plathycerium cernuum) dimanfaatkan orang untuk. A. tanaman hias B. bahan makanan C. tanaman pelindung

D. obat-obatan
E. media tanam

Prev

Back