Anda di halaman 1dari 40

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

MODUL 6 WEB PROGRAMMING : PHP 1


Tujuan : 1. Memahami tentang PHP 2. Memahami instalasi Apache dan PHP 3. Memahami tag-tag dalam PHP 4. Memahami tentang struktur kontrol

PENGENALAN PHP
PHP merupakan akronim dari PHP : Hypertext Presprocessor. PHP merupakan bahasa script yang biasa digunakan untuk web development yang dapat diselipkan dalam HTML. Berbeda dengan script-script lainnya seperti Java Script atau VB script, PHP dieksekusi di lingkungan server, client hanya menerima hasil dari script yang telah dieksekusi, tanpa bisa mengetahui kode yang digunakan. Apa saja yang dapat dilakukan PHP? PHP difokuskan pada scripting server-side, jadi Anda dapat melakukan apa yang bisa dilakukan CGI dengan menggunakan PHP seperti mengambil data inputan form,menggenerate konten halaman dinamis, mengirim dan menerima cookies dan masih banyak lagi. Kemampuan dan supportnya untuk database juga sangat dapat diandalkan. Sekarang ini, PHP bahkan dikembangkan untuk menjadi bahasa pemrograman. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat mencari informasi lebih lanjut di distro-distro Linux keluaran baru. Di lingkungan mana PHP bekerja? Awalnya, PHP bekerja di lingkungan Linux, karena merupakan turunan bahasa PEARL yang merupakan bahasa pemrograman native di lingkungan Linux dan Unix. Namun seiring perkembangan dan kebutuhan maka PHP dibuat secara cross platform. PHP dapat bekerja di lingkungan Windows maupun Linux. PHP mengeksekusi server script lebih cepat dari server script manapun. PHP menempati ranking pertama dalam hal kecepatan eksekusi, diikuti oleh ASP dan JSP. Dengan kemampuannya, apakah PHP gratis? PHP dapat anda Download secara free atau cuma-cuma. Kunjungi saja situs www.php.net, dan download versi terbarunya.
client
ANTARMUKA BERBENTUK FORM isian: ___ pass: * * * *
SUBMIT

Nama Variabel dan Nilai

DATABASE

PROGRAM PEMROSES RESPON (ASP, PHP, CGI)

server

Hasil Form

HTML

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

INSTALASI
Instalasi apache : 1. Jalankan apache_2.0.48-win32-x86-no_ssl.msi 2. Klik next, sampai ada isian seperti berikut dan isikan : domain anda seperti : zensoft.com server name : faruq.zensoft.com administrator email address : admin@zensoft.com

3. Pilih Typical dan klik next. 4. Klik finish, dan di kanan bawah akan muncul tanda ikon apache.

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

5. Test koneksi dengan mengetikkan : http://localhost di internet explorer

Instalasi php : 1.Ekstrak php-4.3.4-Win32.zip ke drive c:/ 2.Ganti nama c:/php-4.3.4-Win32.zip dengan c:/php 3.Copykan file php.ini-dist ke C:/windows 4.Ubah nama file diatas menjadi php.ini 5.Edit httpd.conf di C:/Program Files/Apache Group/Apache2/conf a. Tambahkan script alias berikut ini : ScriptAlias /cgi-bin/ "C:/Program Files/Apache Group/Apache2/cgi-bin/" ScriptAlias /php/ "C:/php/" b. Tambahkan addtype : AddType application/x-compress .Z AddType application/x-gzip .gz .tgz AddType application/x-httpd-php .php Action application/x-httpd-php "/php/php.exe" c. Tambahkan index.php untuk pathnya : DirectoryIndex index.html index.html.var index.php 6. Restart Apache 7. Buat file php, simpan dengan nama phpinfo.php dan masukkan di C:/Program Files/Apache Group/Apache2/htdocs <? phpinfo(); ?>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

8. Test apakah php sudah terinstal dengan baik : http://localhost/phpinfo.php

TAG DALAM PHP


Banyak cara untuk menyisipkan PHP dalam script HTML, ada berbagai macam bentuk tag yang dapat digunakan, antara lain : Cara I <?php menandai awal tag
... ?>

menandai akhir tag menandai awal tag menandai akhir tag menandai awal tag

Cara II
<? ... ?>

Cara III menandai akhir tag Cara ini sama dengan tag pada ASP. Opsi ini bisa dilakukan jika nilai asp_tags pada php.ini bernilai on. Cara IV <script language=php> menandai awal script
... </script> <% ... %>

menandai akhir script Namun untuk lebih mudahnya, kita akan menggunakan cara II mulai sekarang dan seterusnya. 4

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

Ada kalanya kita sebagai pemrogram, karena banyaknya kode program atau variabel dalam program, perlu menandai atau memberi komentar pada program. Komentar pada program merupakan tulisan pada program yang tidak dieksekusi. Pada PHP, ada 3 macam cara penulisannya :
1. /* komentar */

Tulisan apapun yang berada di antara /* dan */ akan dianggap sebagai komentar. Cara seperti ini sangat berguna dan efisien untuk pemberian komentar yang memakan banyak baris.
2. // komentar

Tulisan di baris yang sama setelah // akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.
3. # komentar

Sama seperti //, tulisan di baris yang sama setelah # akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.

VARIABEL DAN TIPE DATA


Dalam PHP, penulisan variabel diawali dengan karakter $, kemudian diikuti dengan huruf sebagai karakter pertama. Setelah itu, dapat dilajutkan dengan kombinasi huruf dan angka. Variabel tidak boleh mengandung spasi maupun tanda baca di dalamnya, kecuali underscore (_). Variabel pada PHP bersifat case sensitif, yang berarti Anda harus memperhatikan penulisan huruf besar dan huruf kecil. Variabel $jumlah berbeda dengan $Jumlah. Contoh penamaan variabel yang benar :
$nama_pemakai $kota_3 $user1

Contoh penamaan variabel yang salah :


$nama pemakai $3kota $us\er1

Tipe Data Tipe data yang dapat diolah menggunakan PHP, antara lain : 1. Boolean Nilai boolean menyatakan nilai kebenaran. Suatu variabel boolean dikatakan salah (FALSE) jika : 1. Variabel boolean bernilai FALSE 2. Variabel integer 0 (nol) 3. Variabel float 0.0 (nol) 4. Varaibel string kosong atau string 0 5. Variabel array dengan nol elemen 6. Variabel objek dengan nol anggota 7. Dan tipe spesial yaitu NULL Selain hal-hal tersebut di atas, maka nilai boolean dianggap TRUE. 2. Integer 5 -9

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

1500 0123 octal 0xfb hexadecimal 3. Floating Point 0.8998 23e2 4. String Teks menggunakan aphostof ...menggunakan tanda petik tunggal Teks menggunakan quote ...menggunakan tanda kutip Pada tipe data string, terdapat escape character, yaitu karakter khusus yang digunakan mewakili karakter ASCII dengan fungsi khusus. Untuk mendefinisikan karakter yang akan ditampilkan jika karakter tersebut merupakan escape character yaitu dengan mengawali karakter tersebut dengan tanda \ (backslash). Daftar escape character : \n linefeed (LF or 0x0A (10) in ASCII)
\r \t \\ \$ \" \[07]{1,3}

carriage return (CR or 0x0D (13) in ASCII) horizontal tab (HT or 0x09 (9) in ASCII) backslash dollar sign double-quote the sequence of characters matching the regular expression is a character in octal notation

\x[0-9Athe sequence of characters matching the regular expression is a Fa-f]{1,2} character in hexadecimal notation

5. Array Tipe data array akan dibahas pada suatu bab tersendiri. 6. Object Ini merupakan pengembangan PHP berorientasi objek. Tipe data objek merupakan tipe data yang didalamnya mempunyai data dan method. Data tersebut didefinisikan sebagai class terlebih dahulu. Operator Operator merupakan suatu tool/alat untuk keperluan manipulasi data. Operator dapat dibedakan menjadi : 1. Operator Aritmetika Contoh Nama Hasil $a + $b $a - $b $a * $b $a / $b Penjumlahan Jumlah $a dan $b. Pengurangan Selisih $a dan $b. Perkalian Pembagian Hasil kali $a dan $b. Quotient dari $a dan $b.

$a % $b Modulus Remainder dari $a dibagi $b. 2. Operator String Menggunakan . (tanda titik) 6

BENGKEL INTERNET PENS-ITS


$a = "Hello "; $b = $a . "World!"; // sekarang $b berisi "Hello World!"

Menggunakan .= (tanda titik dan sama dengan)


$a = "Hello "; $a .= "World!"; // sekarang $a berisi "Hello World!"

3. Operator Increment/Decrement Contoh Nama Keterangan ++$a $a++ --$a $a-Preincrement Postincrement Predecrement Postdecrement Increment $a dengan 1, mengembalikan $a. Mengembalikan $a, lalu increments $a dengan 1 Decrements $ dengan 1, lalu mengembalikan $a. Mengembalikan $a, lalu decrements $a dengan 1 Hasil
TRUE jika $a dan $b TRUE. TRUE jika $a atau $b TRUE. TRUE jika salah satu dari $a atau $b TRUE TRUE jika $a bukan TRUE. TRUE jika $a dan $b TRUE.

4. Operator Logika Contoh Name $a and $b $a or $b $a xor $b ! $a $a && $b And Or Xor Not And

TRUE jika $a atau $b TRUE. $a || $b Or 5. Operator Ternary Menggunakan tanda ?, dengan syntax : (ekspresi1) ? (ekspresi2) : (ekspresi3) Operator ternary malakukan pengujian pada ekspresi1, jika hasilnya TRUE, maka ekspresi 2 yang dijalankan, jika hasil ekspresi1 FALSE, maka ekspresi3 yang dijalankan. Contoh : <? $a = 2; $hasil = ($a<4) ? ($a*2) : ($a*3) echo $hasil; ?>

Dari contoh di atas, maka hasil yang terlihat adalah 4, namun jika nilai $a diganti 5, maka hasilnya adalah 15. 6. Operator Perbandingan Contoh Nama $a == $b $a === $b Equal Identical

Hasil
TRUE jika $a sama dengan $b. TRUE jika $a sama dengan $b, dan

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

Contoh

Nama

Hasil mempunyai tipe yang sama (hanya di PHP 4)

$a != $b $a <> $b $a !== $b $a < $b $a > $b $a <= $b $a >= $b

Not equal Not equal Not identical Less than

TRUE jika $a tidak sama dengan $b. TRUE jika $a tidak sama dengan $b. TRUE jika $a tidak sama dengan $b, atau

mempunyai tipe yang berbeda (hanya di PHP 4)


TRUE jika $a kurang dari $b.

Greater than TRUE jika $a lebih dari $b. Less than or TRUE jika $a lebih kecil sama dengan $b. equal to

Greater than TRUE jika $a lebih besar sama dengan $b. or equal to 7. Operator Assignment Contoh :
$a = 4; $a += 5; //$a diisi dengan nilai 4 //sama dengan $a = $a + 5;

8. Operator Kontrol Error Dengan memberikan tanda @ pada ekspresi PHP, maka pesan error yang dihasilkan oleh suatu ekspresi akan diabaikan. Jika fitur track_error enable, maka setiap pesan error yang diterima akan disimpan dalam variabel global $php_errormsg. Contoh :
<?php $my_file = @file ('non_existent_file') or die ("Failed opening file: error was '$php_errormsg'"); ?>

9. Operator Eksekusi Operator ini hanya bekerja di lingkungan sistem operasi Linux dan Unix, dengan webserver yang digunakan adalah Apache. Operator eksekusi menggunakan karakter `...perintah...` (perintah di antara backticks), dimana hasilnya ditampung pada sebuah variabel dan kemudian ditampilkan di halaman web. Lingkup Variabel 1. Variabel Global Variabel global adalah variabel dan data di dalamnya dikenali oleh seluruh bagian script. Suatu variabel yang dibuat pada bagian utama script bukan pada bagian suatu fungsi, , variabel-variabel ini akan bersifat global. Untuk fungsi yang menggunakan variabel global, maka nama variabel pada fungsi harus dideklarasikan global. Contoh :
function test() { global $var; echo $var;

BENGKEL INTERNET PENS-ITS


} $var = 2; test();

2. Variabel Lokal Variabel lokal merupakan variabel yang dideklarasikan pada suatu fungsi, dan hanya dapat digunakan oleh fungsi tersebut. 3. Variabel Static Variabel static merupakan variabel lokal dalam fungsi yang memungkinkan nilai terakhir di dalamnya dipertahankan. Sintaks untuk deklarasi variabel statik :
function namafungsi() { static $namaVariabel = InitValue; perintah perubaan $namaVariabel; ... }

4. Variabel Web Variabel web merupakan variabel yang dihasilkan oleh PHP secara otomatis, ketika ada request (permintaan) ke server yang mendukung PHP. Contoh variabel web yaitu form isian dari user, baik dengan metode POST maupun GET, selain itu ada pula SESSION, COOKIES dan lain sebagainya. Topik ini akan dibahas nanti pada pengolahan data form. Untuk menampilakan data dapat digunakan print maupun echo. Sintaks yang digunakan antara lain :
print(data);

atau
print data;

atau
echo(data);

atau
echo data;

Kedua perintah baik print maupun echo adalah sama saja, tergantung kebiasaan atau kesukaan Anda dalam menggunakannya. Yang perlu diperhatikan di sini adalah bahwa untuk data string gunakanlah aphostophe (petik tunggal ) atau quote (petik ganda ). Namun untuk pencetakan variabel, agar ditampilkan isinya, gunakan quote. Seperti pada contoh di bawah ini. Contoh :
<? $a = $b = echo echo echo echo ?> 10; test; Dengan quote -> ; nilai $b ku $a ; Dengan aphostrophe -> ; nilai $b ku $a

Hasil dari script di atas adalah :


Dengan quote -> nilai test ku 10Dengan aphostrophe -> nilai $b ku $a

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

STRUKTUR KONTROL
Struktur kontrol merupakan inti dari logika pemrograman. Secara mendasar ada 3 struktur kontrol yaitu : Sequence atau urutan Selection atau pilihan Iteration atau pengulangan if / if else Sintaks untuk stuktur kontrol menggunakan if else/ifelse :
if (ekspresi) { perintah1; perintah2; ... }

Struktur kontrol if memeriksa isi ekspresi, dimana jika terpenuhi atau bernilai benar, maka ia akan menjalankan perintah-perintah yang ada dalam blok. Untuk banyak kondisi, bisa dilakukan dengan sintaks :
if (ekspresi1) { perintah1; perintah2; ... } elseif(ekspresi2) { perintah3; perintah4; ... } else { perintah5; perintah6; ... }

Dimana jika ekspresi1 tidak tercapai, maka struktur kontrol akan memeriksa apakah ekspresi berikutnya tercapai, hingga ia mencapai struktur else sebagai pilihan default atau terakhir. switch Dapat dikatakan kalu switch adalah merupakan penyederhanaan dari bentuk if else ataupun ifelse. Sintaks dari struktur kontrol menggunakan switch antara lain :
switch($variabel) { case nilai1 : perintah_jika_nilai1; break; case nilai2 : perintah_jika_nilai2; break; case nilai3 : perintah_jika_nilai3; break; [default : perintah_untuk_nilai_default; ] }

Untuk nilai default, tidaklah harus ada. 10

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

while Sintaks :
while(ekspresi) { perintah1; perintah2; ... }

do .. while Sintaks :
do { perintah1; perintah2; ... } while (ekspresi);

for Sintaks :
for(nilai_awal ;syarat_terjadinya_loop ; inc_atau_dec) { perintah1; perintah2; ... }

foreach Struktur kontrol foreach digunakan untuk pengulangan terhadap variabel array. Struktur kontrol foreach akan melakukan loop mulai dari awal indeks array hingga indeks terakhir array tersebut, meskipun array itu bersifat assosiatif. Sintaks :
foreach (var_array as value) { perintah1; perintah2; }

Untuk array asosiatif :


foreach (var_array as key => value) { perintah1; perintah2; }

break Perintah break digunakan untuk keluar dari suatu pengulangan/loop. Contoh :
for($a = 0; $a < 100 ; $a++) { if($a == 30) { break; } else echo $a ,; }

Pada contoh di atas, akan memunculkan tulisan berupa nilai variabel a, mulai dari 0,1,2,3...hingga ketika mencapai nilai 30 maka loop akan berhenti karena perintah break.

11

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

continue Perintah continue digunakan untuk menuju step atau iterasi berikutnya dari suatu loop. Contoh :
for($a = 0; $a<10; $a++) { if($a%2==0) continue; echo $a ; }

Pada contoh di atas, hasil yang akan didapat adalah 1 3 5 7 9 LATIHAN LATIHAN : 1. Pemakaian Variabel
<HTML> <HEAD> <TITLE> Contoh Skrip PHP </TITLE> <BODY> <? $nama = "Muhammad Faruq"; echo "$nama berkata \"Katakan namamu!\""; ?> </BODY> </HTML>

2. Operator Penugasan
<? $a = 3; $b = 7; $a += 5; $b = ($c = 11) + 3; echo "Nilai variabel a adalah = $a"; echo "<BR>"; echo "Nilai variabel b adalah = $b"; echo "<BR>"; echo "Nilai variabel c adalah = $c"; ?>

3. Operasi Aritmatika
<? $a=10; $b=3; echo "\$a = $a <BR>"; echo "\$b = $b <BR>"; echo '$a + $b = '; print $a+$b; echo "<BR>"; echo '$a - $b = '; print $a-$b; echo "<BR>"; echo '$a * $b = '; print $a*$b; echo "<BR>"; echo '$a / $b = '; print $a/$b; echo "<BR>"; echo '$a % $b = '; print $a%$b; ?>

12

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

4. Operator Logika
<? $b = $c = $a = echo $a = echo $a = echo $a = echo $a = echo $a = echo ?> 4!=4; 3+7 == 10; ($b and $c); "\$a=$a <BR>"; ($b or $c); "\$a=$a <BR>"; ($b xor $c); "\$a=$a <BR>"; (!$b or $c); "\$a=$a <BR>"; $b && $c; "\$a=$a <BR>"; $b || $c; "\$a=$a <BR>";

5. Operator Pembandingan
<? $x = $a = echo $b = echo $c = echo $d = echo $e = echo $f = echo $g = echo $h = echo ?>

4; ($x == 4); "\$a = $a <BR>"; ($x === "4"); "\$b = $b <BR>"; ($x != 4); "\$c = $c <BR>"; ($x !== "4"); "\$d = $d <BR>"; ($x < 5); "\$e = $e <BR>"; ($x > 5); "\$f = $f <BR>"; ($x <= 4); "\$g = $g <BR>"; ($x >= 5); "\$h = $h <BR>";

6. Struktur Kontrol : If
<? $a = 5; $b = 7; if ($a < $b) { echo "\$a lebih kecil daripada \$b"; } ?>

13

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

7. Struktur Kontrol : If - else


<? $a = 5; $b = 3; echo "\$a = $a <BR>"; echo "\$b = $b <BR>"; if ($a < $b) { echo '$a lebih kecil daripada $b'; } else { echo '$a lebih besar daripada $b'; } ?>

8. Struktur Kontrol : Syntax if else yang lain


<? $a = 5; $b = 7; echo "\$a = $a <BR>"; echo "\$b = $b <BR>"; if ($a == $b): echo '$s sama dengan $b'; elseif ($a > $b): echo '$a lebih besar daripada $b'; else: echo '$a lebih kecil daripada $b'; endif; ?>

9. Struktur Kontrol : Switch


<? $a = 5; switch ($a) { case 0: echo '$a break; case 1: echo '$a break; case 2: echo '$a break; default: echo '$a } ?>

sama dengan 0';

sama dengan 1';

sama dengan 2';

tidak sama dengan 0, 1, atau 2';

14

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

10. Struktur Kontrol : while


<? echo "<H3> Cara 1 </H3>"; $i = 1; while ($i <= 10) { print $i++; } echo "<BR>"; echo "<H3> Cara 2 </H3>"; $i = 1; while ($i <= 10): print $i; $i++; endwhile; ?>

11. Struktur Kontrol : do...while


<? $i = 2; do { echo "\$i = $i <BR>"; $i++; } while ($i < 5); ?>

12. Struktur Kontrol : for


<? for ($i=1;$i<=10;$i++) { print $i; } ?>

13. Struktur Kontrol : break


<? for ($i = 1; $i <= 10; $i++) { if ($i == 6) { break; } echo "\$i = $i <BR>"; } ?>

15

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

14. Struktur Kontrol : continue


<? for ($i = 1;$i <= 10;$i++) { if (!($i%2)) { continue; } echo "\$i = $i <BR>"; } ?>

TUGAS : 1. Buatlah program php untuk menyelesaikan tes psyko berikut ini : a. 4 6 9 13 18 ? ? b. 2 2 3 3 4 ? ? c. 1 9 2 10 3 ? ?

16

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

MODUL 7 WEB PROGRAMMING : PHP (2)


Tujuan : 1. Memahami tentang Array di PHP 2. Memahami penggunaan Fungsi dalam PHP 3. Memahami tentang Modularisasi dalam PHP

I. ARRAY
Array merupakan variabel yang berisi lebih dari 1 variabel, atau dapat dikatakan sebagai variabel jamak. Sebagai analogi, ketika kita mempunyai banyak nama buah (kita anggap ini sebagai variabel), maka daripada kita menyatakan tiap nama buah dengan variabel $buah1, $buah2, $buah3, ...dst. Maka akan lebih baik dan efisien jika kita menggunakan variabel $buah yang berupa array. Variabel array pada PHP, kadang tidak perlu kita definisikan. Namun untuk indeks array, kita menggunakan indeks mulai dari 0 hingga sejumlah elemen array dikurang 1. Assignment Array Ada beberapa cara untuk memberi nilai pada suatu variabel array, antara lain : Contoh 1 :
$buah[0] = nanas; $buah[1] = mangga; $buah[2] = jambu;

Contoh 2 :
$buah[] = nanas; $buah[] = mangga; $buah[] = jambu;

Pada contoh ini, PHP secara otomatis akan memberi indeks sesuai nilai indeks terakhir dari array. Maka pada variabel $buah indeks 0 berisi nanas, indeks 1 berisi mangga dan indeks 2 akan berisi jambu. Contoh 3 :
$buah = array(nanas, mangga, jambu);

Pada contoh ini, suatu array dideklarasikan dengan memberi nilai secara langsung. Hasilnya akan sama dengan contoh-contoh sebelumnya. Array Asosiatif Array asosiatif tidak menggunakan integer sebagai indeks, namun menggunakan string sebagai indeks. Contoh 1: $hobi[nanang] = renang; $hobi[eko] = merokok; Contoh 2 : $hobi = array(nanang => renang, eko => merokok);

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

II. FUNGSI
Fungsi terbagi menjadi 3 : 1. Built-in 2. User Defined Function (UDF) 3. External Fungsi Built-in Fungsi yang sudah disediakan oleh PHP dan pemrogram dapat langsung memakainya. Contoh : Fungsi Matematika : sin, cos, tan, asin, deg2rad, dll. Fungsi Tanggal & waktu : date, checkdate Fungsi String : strlen, strpos, strtolower, strtoupper, substr, dll. Fungsi UDF Fungsi yang dibuat sendiri oleh pemrogram. Dapat diletakkan dimana saja dalam script PHP, tapi sebaiknya diletakkan paling atas agar memudahkan dalam proses debugging dalam tahap pembuatan dan pengembangan program. Deklarasi UDF : function namafungsi([parameter]) { Statement; Statement; . } Pemanggilan UDF Sintaks : $varhasil = &namafungsi ([parameter]); Penggunaan tanda & tidak mutlak, karena PHP secara otomatis akan menganggap sebagai fungsi karena tidak didahului dengan tanda $. Fungsi External (Tidak dibahas dalam bab ini) Daftar fungsi yang belum diaktifkan dalam keseluruhan modul PHP, untuk mengaktifkannya secara otomatis dengan meregistrasikan pada file PHP.INI. III. MODULARISASI Modularisasi dalam pemrograman umum dilakukan dan sangat diperlukan untuk mempermudah debugging dan pengembangan program. Modularisasi berarti melakukan pembuatan program berdasarkan modul-modul. Setiap modul dikembangkan untuk tujuan atau fungsi khusus. Modul dibuat secara general (umum). Modul dapat berupa fungsi atau prosedur. Require Statement Require digunakan untuk membaca nilai variable dan fungsi-fungsi dari sebuah file lain. Cara penulisan statement Require adalah: require(namafile);

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

Teknik ini cocok untuk membuat template (pola) yang memudahkan proses pengembangan aplikasi dengan menggunakan pola tampilan. Misal dalam membuat design web yang dilakukan dengan kerja tim, pola dan gambar-gambar yang dibutuhkan dapat dibuat dengan teknik ini. Statement Require ini tidak dapat dimasukkan diadalam suatu struktur looping misalnya while atau for. Karena hanya memperbolehkan pemangggilan file yang sama tersebut hanya sekali saja. Include Statement Include akan menyertakan isi suatu file tertentu. Include dapat diletakkan di dalam suatu looping misalkan dalam statement for atau while. Syntak penulisan : include (namafile);

LATIHAN LATIHAN : 1. Menampilkan Array dengan menunjuk nomor indeksnya


<? $anak[0] = "Faruq"; $anak[1] = "Alya"; $anak[2] = "Zahro"; echo "Isi array \$anak[0] adalah $anak[0]"; echo "<br>"; echo "Isi array \$anak[1] adalah $anak[1]"; echo "<br>"; echo "Isi array \$anak[2] adalah $anak[2]"; echo "<br>"; ?>

2. Menampilkan Array tanpa menunjuk nomor indeksnya


<? $nama[] = "Muhammad"; $nama[] = "Faruq"; $nama[] = "Zakiuddin"; echo "Hallo"; echo "Isi array \$anak[0] adalah $nama[0]"; echo "<br>"; echo "Isi array \$anak[1] adalah $nama[1]"; echo "<br>"; echo "Isi array \$anak[2] adalah $nama[2]"; echo "<br>"; ?>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

3. Menampilkan Array dengan foreach


<? $anak[0] = "Faruq"; $anak[1] = "Alya"; $anak[2] = "Zahro"; foreach ($anak as $value) { echo "Nama anak : $value"; echo "<br>"; } ?>

4. Menampilkan Array secara Asosiatif


<? $telpon["Farid"] = "5982345"; $telpon["Fikri"] = "7782345"; $telpon["Nida"] = "4562345"; echo "Telpon Farid : ".$telpon ['Farid']; echo "<br>"; echo "Telpon Fikri : ".$telpon ['Fikri']; echo "<br>"; echo "Telpon Nida : ".$telpon ['Nida']; echo "<br>"; ?>

5. Pemakaian Fungsi Built-in : Matematika


<? $a = $b = $c = $d = echo echo echo echo ?> pow(2,10); //Fungsi perpangkatan sqrt(100); //Fungsi akar ceil(4.25); //Pembulatan keatas floor(4.25); //Pembulatan kebawah "2 pangkat 10 = $a <br>"; "akar 100 = $b <br>"; "ceil(4.25) = $c <br>"; "floor(4.25) = $d <br>";

6. Pemakaian Fungsi Built-in : Date & Time


<? $skr = date("d/m/Y"); echo "Sekarang adalah $skr <br>"; $waktu = date("h:i:s A"); //A menunjukkan AM atau PM echo "Jam menunjukkan pukul : $waktu"; ?>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

7. Pemakaian Fungsi Built-in : String


<? $str = "Belajar PHP ternyata Menyenangkan"; echo strtolower($str); //Ubah huruf ke kecil semua echo "<br>"; echo strtoupper($str); //Ubah huruf ke besar semua echo "<br>"; echo str_replace("Menyenangkan","mudah lho",$str); //Mengganti string ?>

8. Pemakaian Fungsi UDF : Tanpa Nilai Balik


<? function psgpjg ($pjg, $lbr) { $luas = $pjg * $lbr; echo "$luas <br>"; } $bil1 = 5; $bil2 = 3; echo "Luas persegi panjang dengan pjg 5 dan lebar 3 ="; psgpjg($bil1,$bil2); ?>

8. Pemakaian Fungsi UDF : Berisi Nilai Balik menggunakan return


<? function psgpjg ($pjg, $lbr) { $luas = $pjg * $lbr; return $luas; } $bil1 = 5; $bil2 = 3; echo "Luas persegi panjang dengan pjg 5 dan lebar 3 ="; echo psgpjg($bil1,$bil2); ?>

9. Pemakaian Fungsi : Tanpa nilai parameter


<? function garis() { echo "<hr>"; } echo "Ini contoh fungsi yang tanpa parameter <br>"; garis(); echo "Lihat perbedaan dengan fungsi yang dengan parameter <br>"; garis(); ?>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

10. Modularisasi menggunakan require a. Simpan file berikut dengan nama : contoh_require.php
<?php $a="Saya sedang belajar PHP"; function tulistebal($teks) { echo "<b>$teks</b>"; } ?>

b. Buat file untuk memanggil file php diatas.


<?php require("contoh_require.php"); //Akan dipanggil 1x saja //dalam file php ini tulistebal("Ini adalah tulisan tebal"); echo "<br>"; echo $a; //Mengambil nilai dari require ?>

11. Modularisasi menggunakan include a. Simpan file berikut dengan nama : contoh_include.php
<?php echo("--------------------------------------<br>"); echo("Lab. Komunikasi Digital PENS ITS <br>"); echo("--------------------------------------<br>"); echo("<br>"); ?>

b. Buat file untuk memanggil file php diatas.


<?php for ($b=1; $b<5; $b++) { include("contoh_include.php"); //Include bisa dipanggil lbh dari 1x } ?>

TUGAS : 1. Buatlah program dengan menggunakan array untuk menghitung penjumlahan antara 2 matriks dimensi 2x2. 2. Buatlah program untuk mencari nilai max dari 3 buah nilai, gunakan fungsi dengan 3 nilai tsb dikirimkan sebagai parameter ke fungsi. 3. Modifikasi program no 2, jadikan fungsi yang telah anda buat menjadi sebuah file dan panggil dengan file yang lain (pakai require).

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

MODUL 8 WEB PROGRAMMING : PHP 3


Tujuan : 1. Memahami tentang penggunaan Form 2. Memahami tentang perbedaan antara metode GET & POST 3. Memahami tentang pemrosesan file upload dengan nama yang sama 4. Memahami tentang pemrosesan file upload dengan nama yang berbeda

PENGOLAHAN DATA DARI FORM


Web menerima input dari user atau pengunjung menggunakan metode GET dan POST. GET akan mengirimkan data bersama dengan URL, sedangkan POST mengirimkannya secara terpisah. User mengirimkan data input dengan mengisi teks atau pilihan pada attribut form html. Apa saja yang merupakan komponen form html diantaranya :

Form
<FORM <FORM <FORM <FORM <FORM ACTION=action base> form tags </FORM> METHOD=method> form tags </FORM> ENCTYPE=media type> form tags </FORM> ACTION=action base TARGET="target window name"> form tags </FORM> SCRIPT=URL> form tags </FORM>

Note : target window name diisikan berupa: _blank _self _parent _top

Form Input Check Box


<INPUT TYPE=CHECKBOX NAME=name VALUE=value> <INPUT TYPE=CHECKBOX NAME=name VALUE=value CHECKED>

Form Input File


<INPUT TYPE=FILE NAME=name ACCEPT=mime type list>

Form Input Hidden


<INPUT TYPE=HIDDEN NAME=name VALUE=value>

Form Input Image


<INPUT TYPE=IMAGE NAME=name SRC="URL"> <INPUT TYPE=IMAGE NAME=name SRC="URL" ALIGN="alignment">

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

Form Input Password


<INPUT <INPUT <INPUT <INPUT TYPE=PASSWORD TYPE=PASSWORD TYPE=PASSWORD TYPE=PASSWORD NAME=name> NAME=name MAXLENGTH=length> NAME=name SIZE=size> NAME=name VALUE=value>

Form Input Radio Button


<INPUT TYPE=RADIO NAME=name VALUE=value> <INPUT TYPE=RADIO NAME=name VALUE=value CHECKED>

Form Input Range


This is not supported in many browsers. <INPUT TYPE=RANGE NAME=name MIN=min MAX=max> <INPUT TYPE=RANGE NAME=name MIN=min> MAX=max VALUE=value>

Form Input Reset


<INPUT TYPE=RESET>

Form Input Submit


<INPUT TYPE=SUBMIT> <INPUT TYPE=SUBMIT NAME=name> <INPUT TYPE=SUBMIT VALUE=value>

Form Input Button


<INPUT TYPE=BUTTON> <INPUT TYPE=BUTTON NAME=name> <INPUT TYPE=BUTTON VALUE=value>

Form Input Text


<INPUT <INPUT <INPUT <INPUT TYPE=TEXT TYPE=TEXT TYPE=TEXT TYPE=TEXT NAME=name> NAME=name MAXLENGTH=length> NAME=name SIZE=size> NAME=name VALUE=value>

Form Select
<SELECT NAME=name> option entries </SELECT> <SELECT NAME=name MULTIPLE> option entries </SELECT> <SELECT NAME=name SIZE=size> option entries </SELECT> <SELECT NAME=name SRC=URL WIDTH=width HEIGHT=height UNITS=units> option entries </SELECT> <OPTION> content <OPTION SELECTED> content <OPTION VALUE=value> content <OPTION SHAPE=shape>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

Form Text Area


<TEXTAREA NAME=name COLS=#

columns

ROWS=#

rows> content

</TEXTAREA>

UPLOAD FILE
Upload merupakan proses penyalinan data yang ada dari komputer client ke komputer server. Faslilitas upload memungkinkan aplikasi web misalnya pendaftaran keanggotaan yang menggunakan foto, atau lainnya. Namun biasanya upload digunakan untuk mempermudah administrasi.

LATIHAN LATIHAN : 1. Proses Form menggunakan metode : GET a. Untuk membuat inputan, dan beri nama file : metodeget.php
<html> <head> <title> Form method GET </title> </head> <body> <h1>Input</h1> <form action="methodgetproses.php" method="get"> Masukkan nama : <input type"text" name="nama" size="25"> <input type="submit" value="Proses"> </form> </body> </html>

b. Buat file untuk memproses variabel yang diberikan oleh file metodeget.php, beri nama filenya : methodgetproses.php
<html> <head> <title> Method GET proses </title> </head> <body> Data nama yang diinputkan adalah : <?echo $_GET["nama"]?> </body> </html>

Data yang diinputkan akan ditampilkan


3

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

Keterangan : Dengan metode GET maka data yang dikirimkan ke file php yang berikutnya akan ditampilkan, cara ini tidak cocok bila data yang dimasukkan berupa password. 2. Proses Form menggunakan metode : POST a. Untuk membuat inputan, dan beri nama file : metodepost.php
<html> <head> <title> Form method GET </title> </head> <body> <h1>Input</h1> <form action="methodpostproses.php" method="post"> Masukkan nama : <input type"text" name="nama" size="25"> <input type="submit" value="Proses"> </form> </body> </html>

b. Buat file untuk memproses variabel yang diberikan oleh file metodepost.php, beri nama filenya : methodpostproses.php
<html> <head> <title> Method POST proses </title> </head> <body> Data nama yang diinputkan adalah : <?echo $_POST["nama"]?> </body> </html>

Data yang diinputkan akan disembunyikan Keterangan : Dengan metode POST, maka data yang dikirimkan akan disembunyikan, hal ini sangat cocok bila dipakai untuk inputan berupa password. Untuk selain password, pemakaian GET & POST tergantung pada kebutuhan. 4

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

3. Proses input data dengan password menggunakan metode : POST a. Untuk membuat inputan, dan beri nama file : metodepost.php
<html> <head> <title>Contoh Form dengan POST</title> </head> <body> <form action="proc_login.php" method="post"> <h1>Only for authorized user</h1> <hr> Username : <input type="text" name="username"> <br> Password : <input type="password" name="password"> <br> <input type="submit" value="login"> </form> </body> </html>

b. Buat file untuk memproses variabel, beri nama filenya : proc_login.php


<html> <head> <title>Proses Input</title> </head> <body> <? $username=$_POST["username"]; $password=$_POST["password"]; ?> Username : <?echo $username?> <br> Password : <?echo $password?> <br> </body> </html>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

4. Perbandingan 2 bilangan menggunakan metode : POST a. Untuk membuat inputan, dan beri nama file : bandingnilai.php
<html> <head> <title>Contoh Form dengan POST</title> </head> <body> <form action="proc_post.php" method="post"> Bil I : <input type="text" name="bil1"> <br> Bil II: <input type="text" name="bil2"> <br> <input type="submit" value="Bandingkan"> </form> </body> </html>

b. Buat file untuk memproses variabel, beri nama filenya : proc_post.php


<html> <head> <title>Proses Input</title> </head> <body> <? $bil1=$_POST["bil1"]; $bil2=$_POST["bil2"]; ?> <h1>Perbandingan Bilangan </h1> <hr> Bil I : <?echo $bil1?> <br> Bil II: <?echo $bil2?> <br> <? if ($bil1<$bil2){ echo "$bil1 lebih kecil dari $bil2"; } elseif($bil1>$bil2){ echo "$bil1 lebih besar dari $bil2"; } else{ echo "$bil1 sama dengan $bil2"; } ?> </body> </html>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

5. Pemrosesan Buku Tamu dengan metode : POST a. Untuk membuat inputan, dan beri nama file : bukutamu.php
<html> <head> <title>Contoh Form dengan POST</title> </head> <body> <h1>Buku Tamu</h1> Komentar dan saran sangat kami butuhkan untuk meningkatkan kualitas situs kami. <hr> <form action="proc_bukutamu.php" method="post"> <pre> Nama anda : <input type="text" name="nama" size="25" maxlength="50"> Email address : <input type="text" name="email" size="25" maxlength="50"> Komentar : <textarea name="komentar" cols="40" rows="5"> </textarea> <input type="submit" value="kirim"> <input type="reset" value="ulangi"> </pre> </form> </body> </html>

b. Buat file untuk memproses variabel, beri nama filenya : proc_bukutamu.php


<html> <head> <title>Buku Tamu</title> </head> <body> <? $nama=$_POST["nama"]; $email=$_POST["email"]; $komentar=$_POST["komentar"]; ?> <h1>Data Buku Tamu </h1> <hr> Nama anda : <?echo $nama?> <br> Email address : <?echo $email?> <br> Komentar : <textarea name="komentar" cols="40" rows="5"><?echo $komentar?> </textarea> <br> </body> </html>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

6. Penyimpanan file yang di-Upload, dengan nama file yang tersimpan sama semuanya. Sebelum menjalankan program dibawah ini, maka register_globals yang ada di php.ini harus di-on-kan terlebih dahulu. a. Untuk membuat inputan, dan beri nama file : fileupload.php
<html> <head> <title>Form untuk input nama file</title> </head> <body> <h1>Input nama file untuk Upload</h1> <br>Klik Browse untuk memilih ! <form enctype="multipart/form-data" method="post" action="do_upload.php"> <input type="hidden" name="MAX_FILE_SIZE" value="10000"> Nama File : <input type="file" name="file1" size="30"> <br> <input type="submit" value="Upload"> </form> </body> </html>

b. Buat file untuk memproses variabel, beri nama filenya : do_upload.php, hasil upload bisa dilihat di direktori tempat menyimpan file php.
<html> <head> <title></title> </head> <body> <h1>Simpan file yang diupload</h1> <br> <? if ($file1!="none") { copy("$file1","hasilupload.txt") or die ("No files"); } else { die("Tidak ada file yang diupload"); } ?> </body> </html>

KETERANGAN : Pada tag form_upload atribut enctype=multipart/form-data harus ada. Atribut ini akan digunakan untuk memberitahu browser dan server bahwa yang dikirim bukan hanya data nama file, namun juga isi dari nama file. Diperlukan juga sebuah variabel dengan nama MAX_FILE_SIZE dengan tipe hidden, yang harus disediakan untuk mengendalikan besar file maksimum yang diupload ke

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

server. Variabel ini harus diletakkan sebelum input dengan type file, nilai pada atribut value menunjukkan jumlah byte maksimum. 7. Cara lain untuk memproses file upload dengan nama file yang berbeda -> $HTTP_POST_FILES Ganti program 5.b. dengan program dibawah ini, dengan terlebih dahulu membuat folder dengan nama files di directory tempat menyimpan file php.

<html> <head> <title></title> </head> <body> <h1>Simpan file yang diupload</h1> <? $namafile = $HTTP_POST_FILES['file1']['name']; ?> <p>Nama File : <?echo $namafile;?></p> <br> <? if ($file1!="none") { copy("$file1","files/$namafile") or die ("No files"); } else { die("Tidak ada file yang diupload"); } ?> </body> </html>

TUGAS : 1. Buatlah program untuk melakukan proses perhitungan dibawah ini, dengan GET.

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

MODUL 8.1 WEB PROGRAMMING : PHP 4


Tujuan : 1. Memahami tentang penggunaan Session 2. Memahami tentang fungsi-fungsi session 3. Memahami tentang operasi file 4. Memahami tentang pembacaan dan penulisan sebuah file A. SESSION PHP mempunyai session (catatan aktivitas) yang digunakan untuk menjaga / memelihara informasi akses dari seorang pengakses / pemakai aplikasi web. Session memungkinkan pelacakan akses pemakai, pangaturan pemakaian aplikasi oleh pemakai dan meningkatkan layanan situs web. Setiap pengunjung akan diberi sebuah id yang unik, yang disebut dengan id session (session_id). ID ini dapat disimpan dalam suatu cookie pada sisi user atau disertakan dalam URL. Session koneksi antara klien dan server akan hilang atau putus apabila browser ditutup. Apabila browser dijalankan kembali dan koneksi ke server dilakukan maka dianggap sebagai koneksi baru. Fungsi-fungsi session : 1. session_start(), untuk memulai session. 2. session_destroy(), untuk mengakhiri session. 3. session_id(), untuk mengambil atau menentukan identitas sebuah session (session id). 4. session_register(), untuk mendaftarkan variabel ke sebuah session. B. OPERASI FILE Secara umum format file dibedakan menjadi file teks (ASCII) dan file biner (binary). Contoh file teks adalah file-file dokumen HTML, termasuk didalmnya file script PHP, sedangkan file biner adalah file-file program atau file yang disimpan dalam format biner lainnya. Secara umum bekerja dengan file selalu mempunyai pola sebagai berikut : Buka file Sintaks : $fp = fopen(namafile, mode) Mode akses : r, r+, w, w+, a, a+, b (binary, agar tidak dibedakan sebagai teks atau biner). Proses File Berisi perintah-perintah yang digunakan untuk melakukan pemrosesan file, bisa menulis ke file atau membaca data dari file. Menutup File Sintaks : fclose ($fp)

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

Baca Data dari File fgets() $var = fgets (fp, jumlahdata) Membaca data file sebagai baris per baris string (line per line), sejumlah jumlahdata byte. Setiap baris ditandai dengan adanya karakter ganti baris (newline). Jumlah data digunakan untuk membatasi jumlah byte yang harus dibaca. fread() $var = fread(fp, jumlahdata) Melakukan pembacaan file dalam mode binary dalam mode yang aman (safe mode) dengan jumlah data yang dibaca per sekali baca adalah jumlahdata. fgetc() $var = fgetc(fp) Membaca data file per karakter (satu karakter satu karakter). Menuliskan Data ke dalam File fputs() fputs(fp,data) Menuliskan data file sebagai string data. fwrite() fwrite(fp,string,jumlahdata) LATIHAN : A. SESSION 1. Untuk menghitung berapa kali pengunjung mengakses web kita <?php Session_start(); Session_register(count); $count++; ?> <html> <head> <title>Demo session 1 </title> </head> <body> <h1> Demo Session 1 </h1> <? Echo Anda telah mengakses halaman ini sebanyak : $count kali; ?> </body> </html>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

2. Untuk mereset nilai di session dan menampilkan no ID session. <?php Session_start(); $idsession = session_id(); Session_destroy(); $count++; ?> <html> <head> <title>Demo session destroy </title> </head> <body> <h1> Demo Session reset nilai </h1> <? echo <br> ID Session : .$idsession; echo <br> Anda mengakses sever ini sebanyak : .$count; ?> </body> </html>

3. Untuk mengirim nilai dari satu halaman web ke hal. web berikutnya. a. Buat form awal dengan nama data.htm
<HTML> s <HEAD> <TITLE> Form </TITLE> <SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"> function pesan() { var ceknama = document.forms[0].elements[0].value; var cekumur = document.forms[0].elements[1].value; var cekemail = document.forms[0].elements[2].value; if (ceknama.length == 0) { window.alert("Anda belum memasukkan nama Anda"); } else { if ((cekumur < 0) || (isNaN(cekumur)) || (cekumur.length == 0)) { window.alert("Input umur Anda salah"); } else { if ((cekemail.length == 0) || (cekemail.indexOf("@",1) == -1)) { window.alert("Periksa kembali alamat email Anda"); } else { document.forms[0].submit(); } } } }

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

</SCRIPT> </HEAD> <BODY> <H1> Selamat Datang di Situs Kami </H1> Silakan isi identitas Anda <BR> <FORM NAME="identity" METHOD="post" ACTION="proses.php"> <PRE> Nama : <INPUT TYPE="text" NAME="nama"> Umur : <INPUT TYPE="text" NAME="umur"> tahun Email : <INPUT TYPE="text" NAME="email"> <INPUT TYPE="button" VALUE="Submit" onClick=pesan()> </PRE> </FORM> </BODY> </HTML>

b. Buat file dengan nama proses.php, untuk menampilkan data dari 3.a menggunakan session. <? session_start(); session_register("nama","umur","email","waktu"); ?> <HTML> <HEAD> <TITLE> Proses </TITLE> </HEAD> <BODY> <? Echo "<H1> Hallo $nama </H1>"; ?> <H2> Selamat Datang Di Situs Kami </H2> <? echo "Umur Anda saat ini adalah "; echo "$umur tahun <BR>"; echo "Alamat email Anda adalah "; echo "$email <BR>"; $waktu = date("h:i"); echo "Anda login pada jam $waktu"; ?> <BR> <A HREF="http://localhost/next.php"> Klik di sini </A> untuk menuju ke halaman berikut. </BODY> </HTML>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

c. Buat file : next.php, untuk menampilkan data dari 3.b, bandingkan dengan 3b, di 3c tidak perlu menuliskan kembali session_register. <? session_start(); ?> <HTML> <HEAD> <TITLE> Proses </TITLE> </HEAD> <BODY> <? Echo "<H1> Hallo $nama </H1>"; ?> <H2> Anda memasuki halaman kedua </H2> <? echo "Umur Anda saat ini adalah "; echo "$umur tahun <BR>"; echo "Alamat email Anda adalah "; echo "$email <BR>"; echo "Anda login pada jam $waktu"; session_destroy(); ?> </BODY> </HTML>

B. OPERASI FILE Sebelum melakukan praktikum tentang operasi file, ketikkan terlebih dahulu data berikut dan simpan sebagai : data_mhs.txt Ali Andi Bari Faruq Setyo 7209040501 7209040502 7209040503 7209040504 7209040505

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

1. Membaca data menggunakan fgets()


<HTML> <HEAD> <TITLE>Membaca file data mahasiswa </TITLE> </HEAD> <BODY> <H1> Membaca Data Mahasiswa dengan fgets() </H1> <? $fp = fopen(data_mhs.txt,r); while ($isi = fgets($fp, 25)) { echo $isi.<BR>; } ?> </BODY> </HTML>

2. Membaca data menggunakan fread()


<HTML> <HEAD> <TITLE>Membaca file data mahasiswa </TITLE> </HEAD> <BODY> <H1> Membaca Data Mahasiswa dengan fread() </H1> <? $fp = fopen(data_mhs.txt,r); while ($isi = fread($fp, 25)) { echo $isi.<BR>; } ?> </BODY> </HTML>

3. Membaca data menggunakan fscanf()


<HTML> <HEAD> <TITLE>Membaca file data mahasiswa </TITLE> </HEAD> <BODY> <H1> Membaca Data Mahasiswa dengan fread() </H1> <? $fp = fopen(data_mhs.txt,r); while (list($nama, $nrp) = fscanf($fp, %s\t%s\n)) { echo $nama. . .$nrp.<BR>; } ?> </BODY> </HTML>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

4. Membaca data menggunakan fgetc() <HTML> <HEAD> <TITLE>Membaca file data mahasiswa </TITLE> </HEAD> <BODY> <H1> Membaca Data Mahasiswa dengan fgetc() </H1> Statistik file : data_mhs.txt <BR> <? $fp = fopen(data_mhs.txt,r); $huruf = 0; $baris = 1; while (!feof($fp)) { $ch = fgetc($fp); if (($ch != ) && ($ch != \n) && ($ch != \t)) $huruf++; if ($ch == \n) $baris++; } echo <BR>; echo Jumlah huruf : $huruf; echo <BR>; echo Jumlah baris : $baris; ?> </BODY> </HTML>

5. Membaca data menggunakan readfile() <HTML> <HEAD> <TITLE>Membaca file data mahasiswa </TITLE> </HEAD> <BODY> <H1> Membaca Data Mahasiswa dengan readfile() </H1> <? $isi = readfile(data_mhs.txt); echo $isi; ?> </BODY> </HTML>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

6. Menulis data menggunakan fputs() <HTML> <HEAD> <TITLE>Menulis data </TITLE> </HEAD> <BODY> <H1> Menulis Data dengan fputs() </H1> <? $namafile = coba.txt; $data = Lab. Kom. Digital, PENS ITS, Surabaya \n; //coba hilangkan tanda \n dan lihat pengaruhnya $fp = fopen($namafile, w); fputs ($fp, $data); echo <BR> Berhasil menulis : $data; fputs ($fp, $data); echo <BR> Berhasil menulis : $data; fclose ($fp); ?> <hr> Sukses membuat file teks dengan nama : <? echo $namafile; ?> <br> </BODY> </HTML>

7. Memeriksa file dengan file_exists() <HTML> <HEAD> <TITLE>Demo Periksa File </TITLE> </HEAD> <BODY> <H1> Demo Periksa File </H1> <? $namafile = "coba_file.txt"; if (file_exists($namafile)) echo "$namafile SUDAH ADA !"; else echo "$namafile BELUM ADA !"; ?> </BODY> </HTML>

BENGKEL INTERNET PENS-ITS

TUGAS : 1. Dengan menggunakan session buatlah sebuah program untuk membedakan login antara admin dan user biasa. Petunjuk : Gunakan : header (Location: namafile.php); Contoh : header(Location: admin.php) dan header(Location: user.php); 2. Buat sebuah buku tamu yang terdiri dari nama, email dan komentar, kemudian submit ke form berikutnya dengan menyimpan datanya pada sebuah file. 3. Dari soal no. 2, kembangkan dengan membuat sebuah file C untuk membaca data yang disimpan dan tampilkan hasilnya di layar. Petunjuk : Gunakan : system(namafile_c.exe $parameter_nilai); Contoh : system(cobafilec.exe);