Anda di halaman 1dari 15

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20

Analisis Permasalahan
1. a. Bagaimana fisiologi dari berkemih ? Keseimbangan cairan tubuh (pada kasus) ? jawab :

b. Apa makna akral dingin, gelisah, tidak BAK sejak 12 jam lalu ? Jawab : Akral dingin dan gelisah menandakan bahwa Gandis mengalami shock dan Gandis yang tidak BAK sejak 12 jam lalu menandakan bahwa telah terjadi penurunan produksi urine. Normal Produksi urine harian sebagai berikut : Volume urine yang dikeluarkan sangat bervariasi. Usia Jumlah / hari a. Hari pertama & kedua dari kehidupan 15 60 ml b. Hari ketiga kesepuluh dari kehidupan 100 300 ml c. Hari kesepuluh 2 bulan kehidupan 250 400 ml d. Dua bulan 1 tahun kehidupan 400 500 ml e. 1 3 tahun 500 600 ml f. 3 5 tahun 600 700 ml g. 5 8 tahun 700 1000 ml h. 8 14 tahun 800 1400 ml i. 14 tahun dewasa 1500 ml j. Dewasa tua 1500 ml / kurang

c. Apa kemungkinan penyebab dari tanda yang ditemukan pada Gandis ? Jawab : Kemungkinan penyebab dari tanda yang ditemukan pada Gandis adalah Gandis telah mengalami Dengue Shock Syndrome

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Halaman 1

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20


d. Bagaimana hubungan usia dan BB dengan tanda yang ditemukan pada Gandis ? Jawab : Dengue Shock Syndrome lebih sering terjadi pada anak dibawah usia 10 tahun Diani dan alham tidak ada hubungan

2. a. Apa makna dari siklus demam pada Gandis ?Jelaskan fase-fase penyakit pada kasus ini ? Jawab :Demam pada Gandis memiliki siklus demam yang khas terjadi pada Demam Berdarah Dengue. Demam pada DBD mempunyai siklus demam disebut Siklus Pelana Kuda (lihat gambar)

Demam Pelana Kuda Ciri-ciri Demam DBD atau Demam Pelana Kuda Hari 1 3 Fase Demam Tinggi Demam mendadak tinggi, dan disertai sakit kepala hebat, sakit di belakang mata, badan ngilu dan nyeri, serta mual/muntah, kadang disertai bercak merah di kulit.
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Halaman 2

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20


Hari 4 5 Fase Kritis Fase demam turun drastic dan sering mengecoh seolah terjadi kesembuhan. Namun inilah fase kritis kemungkinan terjadinya Dengue Shock Syndrome Hari 6 7 Fase Masa Penyembuhan Fase demam kembali penyembuhan. tinggi sebagai bagian dari reaksi tahap

b. Apa makna demam menurun disertai mimisan ? Jawab : Demam menurun sejak 1 hari yang memberikan informasi bahwa Gandis memasuki fase kritis. Gandis yang mengalami mimisan sejak 1 hari yang lalu menandakan Gandis mengalami trombositopenia sehingga terjadi perdarahan spontan. Gejala mimisan atau perdarahan spontan diklasifikasikan dalam Derajat II DBD

c. Apa penyebab gejala yang ditemukan pada Gandis ? Jawab :

DBD terjadi apabila seseorang setelah terinfeksi dengue pertama kali mendapat infeksi ulangan dengan tipe virus yang berbeda maka reinfeksi ini menyebabkan reaksi anamnestik dari antibodi yang berasal dari infeksi primer (Antibody dependent enhacment / ADE ) sehingga kosentrasi kompleks antigen-antibodi meningkat dan akan mengakibatkan : teraktifasinya sistem komplemen dilepaskan anafilaktoksin C3a dan C5a meningkatnya permeabilitas dinding pembuluh darah ekstravasasi cairan plasma dari intra ke ekstravaskuler volume plasma intravaskuler menurun homokosentrasi renjatan
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Halaman 3

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20


Agregasi trombosit melepaskan ADP trombosit mengalami metamorfosis trombosit rusak dimusnahkan sel RES terutama terjadi di hai trombositopenia hebat perdarahan spontan Agregasi trombosit akan menyebabkan : a. Lepasnya vasoaktif amin sehingga terjadi peningkatan

permeabilitas vaskuler b. Lepasnya trombosit faktor III sehingga terjadi pembekuan

intravaskuler Aktivasi faktor Hageman (faktor menjadi dan XII) yang akan Plasmin fibrin menyebabkan merangsang Fibrin menjadi

perubahan pelepasan

plasminogen anafilaktoksin

plasmin.

perubahan

Degradation Product (FDP). Faktor Hageman juga akan mengaktifkan sistem kinin sehingga permeabilitas vaskuler meningkat (Hendrawanto, 1994)

3. a. Apa interpretasi keadaan umum dan mekanisme ? Cara mengukur Capillary Refilled ? Tanda-tanda syok ? Penyebab Syok ? Fase syok dalam keadaan klinis pada kasus ? jawab : Meyla rosalita , Interpretasi dari keadaan umum Gandis yaitu Gandis mengalami Syok. Syok adalah suatu keadaan gawat darurat dimana tubuh tidak mendapat perfusi yang adekuat. Syok terjadi akibat berbagai keadaan yang menyebabkan berkurangnya aliran darah, termasuk kelainan jantung (misalnya serangan jantung atau gagal jantung), volume darah yang rendah (akibat perdarahan hebatt atau dehidrasi) atau perubahan pada pembuluh darah (misalnya karena reaksi alergi atau infeksi) Tanda-tanda syok : - Nadi cepat dan halus ( > 112x/menit)
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Halaman 4

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20


- Menurunnya tekanan darah (diastolik <60 mmHg) - Pernafasan cepat (Repisrasi >32x/menit) - Pucat (terutama pada konjungtiva palpebra, telapak tangan dan bibir) - Berkeringat, gelisah, apatis, bingung / pingsan / tidak sadar. Sumber : Syok, FKUI.

b. Apa interpretasi keadaan spesifik dan mekanisme ? Cara rumple leed ? Jawab : Interpretasi keadaan spesifik pada Gandis menandakan bahwa Gandis mengalami trombositopenia berat.Maria Ulva , Indah Septiana kutis marmorata, peradarahan kompenassi simpatis, warna kulit tidak seragama, Mario perbedaan suhu, kapiler tidak merata,

c. Dari keseluruhan gejala, tanda dan hasil pemeriksaan, apa kemungkinan diagnosis pada kasus Gandis ? wiwit, meyla rosalita Jawab : Hypovolemic Shock, Dengue Haemorhagic Fever ,Dengue Shock Syndrome 1. dengeu shock syndrome (syok hipovolemik)

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Halaman 5

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20

d. Bagaimana penegakkan diagnosis pada kasus ? Jawab : A. Secara Laboratoris 1. Presumtif Positif (Kemungkinan Demam Dengue) Apabila ditemukan demam akut disertai dua atau lebih manifestasi klinis berikut; nyeri kepala, nyeri belakang mata, miagia, artralgia, ruam, manifestasi perdarahan, leukopenia, uji HI >_ 1.280 dan atau IgM anti dengue positif, atau pasien berasal dari daerah yang pada saat yang sama ditemukan kasus confirmed dengue infection. 2. Corfirmed DBD (Pasti DBD) Kasus dengan konfirmasi laboratorium sebagai berikut deteksi antigen dengue, peningkatan titer antibodi > 4 kali pada pasangan serum akut dan serum konvalesens, dan atau isolasi virus. B. Secara Minis 1. Kasus DBD 1. Demam akut 2-7 hari, bersifat bifasik. 2. Manifestasi perdarahan yang biasanya berupa uji tourniquet positif petekia, ekimosis, atau purpura Perdarahan mukosa, saluran cerna, dan tempat bekas
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

suntikan
Halaman 6

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20


Hematemesis atau melena 3. Trombositopenia < 100.00/pl 4. Kebocoran plasma yang ditandai dengan Peningkatan nilai hematrokrit >_ 20 % dari nilai baku sesuai umur dan jenis kelamin. Penurunan nilai hematokrit >_ 20 % setelah pemberian cairan yang adekuat Nilai Ht normal diasumsikan sesuai nilai setelah pemberian cairan. Efusi pleura, asites, hipoproteinemi 2. S S D Definisi kasus DBD ditambah gangguan sirkulasi yang ditandai dengan : Nadi cepat, lemah, tekanan nadi < 20 mmHg, perfusi perifer menurun Hipotensi, kulit dingin-lembab, dan anak tampak gelisah.

e. Apa diagnosis kerja pada kasus ? Jawab : Dengue Shock Syndrome

f. Bagaimana patofisologi pada kasus ? Jawab :

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Halaman 7

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20

Sumber : Suvate, 1977. Dikutip dalam Tatalaksana DBD, Depkes RI Dijelaskan fase syok termaruk dalam fase syok apa ? fase 2 syok dekompensasi. Ulfa , frekuensi nafas sudah menurun.

4. a. Bagaimana anatomi jalan napas pada anak usia 4 tahun ? Jawab : b. Apakah tindakan dokter memposisikan posisi hirup telah benar ? Bagaimana tindakan yang seharusnya dilakukan oleh dokter ? c. Berapa lamakah seharusnya Golden hour dalam

penatalaksanaan kasus ini ? d. Apa makna akses vena sulit dapat dan bagaimana tindakan lanjut yang dapat dilakukan ? Apa cairan resusitasi yang tepat ? Bagaimana cara pemberiannya ? Bagaimana cara menentukan kebutuhan cairan pada kasus ?

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Halaman 8

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20


Jawab : Tatalaksana Demam Berdarah Dengue dengan Syok a. Perlakukan hal ini sebagai gawat darurat. Berikan oksigen 2-4 L/menit secarra nasal. b. Berikan 20 ml/kg larutan kristaloid seperti Ringer laktat/asetat secepatnya. c. Jika tidak menunjukkan perbaikan klinis, ulangi pemberian kristaloid 20 ml/kgBB secepatnya (maksimal 30 menit) atau pertimbangkan pemberian koloid 10-20ml/kgBB/jam maksimal 30 ml/kgBB/24 jam. d. Jika tidak ada perbaikan klinis tetapi hematokrit dan hemoglobin menurun pertimbangkan terjadinya perdarahan tersembunyi; berikan transfusi darah/komponen. e. Jika terdapat perbaikan klinis (pengisian kapiler dan perfusi perifer mulai membaik, tekanan nadi melebar), jumlah cairan dikurangi hingga 10 ml/kgBB/jam dalam 2-4 jam dan secara bertahap diturunkan tiap 4-6 jam sesuai kondisi klinis dan laboratorium. f. Dalam banyak kasus, cairan intravena dapat dihentikan setelah 36-48 jam. Ingatlah banyak kematian terjadi karena pemberian cairan yang terlalu banyak daripada pemberian yang terlalu sedikit.

Sumber : Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit, WHO, Depkes dan IDAI

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Halaman 9

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20


e. Apa makna kondisi menurun, kesadaran menurun, RR 10x/menit, nadi tidak teraba ? Jawab : f. Bagaimana tindakan seharusnya yang dokter dapat dilakukan sebelum kondisi Gandis semakin memburuk ? Jawab : ABCD Posisikan posisi hirup Oksigenisasi Resusitasi cairan

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Halaman 10

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Halaman 11

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Halaman 12

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Halaman 13

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20

g. Bagaimana tindakan saat kondisi memburuk ? h. Apa makna Gandis tidak dapat tertolong ? i. Bagaimana cara menentukan seseorang telah meninggal ? j . Bagamana pandangan islam pada kasus ? k. Jika pasien ini tertolong, penatalaksanaan apa yang dilakukan terhadap Gandis ?

Kerangka Konsep

DHF

Rumple Leed (+) Kutis

Syok Hipovole

Capillary Refilled > 3 detik RR meningkat Nadi Filiformis TD tidak terukur

Kesadaran menurun

Belum sempat dilakukan pertolongan

Kondisi memburu

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Halaman 14

Laporan Tutorial 4 Skenario D Blok 20


Hipotesis
Gandis, perempuan usia 4 tahun tidak dapat tertolong dikarenakan mangalami syok hipovolemik akibat DBD

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Halaman 15