Anda di halaman 1dari 24

Pr, 36 thn, 64 kg, G5P3A1

KU : Mules mules mau melahirkandan Tekanan darah tinggi Telaah : pasien kiriman RSU daerah dengan keluhan Mules mules sudah dialami sejak 16/09/2013 pada pagi hari, dengan keluar lendir bercampur darah (+) pada Pukul 16.00 (16/09/2013) dan keluar air air dari kemaluan pukul 23.00 (16/09/2013) dan pembukaan lengkap Pukul 02.30 (17/09/2013) dan Keluhan Tekanan darah tinggi di keluhkan pasien sejak 1 bulan S, riw. nyeri kepala frontal (-), riw. mual-muntah (-), riw. pandangan kabur (-), RPT : RPO : RL + MgSO4 40% (30cc) 14 gtt/I

HPHT TTP

: ? 12 2012 : ? 09 2013

ANC : Bidan 3 x, Riwayat Persalinan : 1. LK, Aterm, 4kg, pervaginam , 8thn, sehat 2. PR, Aterm, 3,5 kg , pervaginam , 5 thn, sehat 3. LK, Aterm, 3 kg, pervaginam , 2,5 thn, sehat 4. Kehamilan sekarang

17/09/2013 Jam 21.20 WIB Masuk RSHAM 17/09/2013 jam 21.30 WIB Konsul anestesi 17/09/2013 jam 21.45 WIB Operasi

Pemeriksaan fisik pkl 21. 30 WIB di VK


B1 : Airway clear, RR: 20 x/men, SP: vesikuler ka=ki, ST: -/-. Riw. asma(-), batuk(-), alergi(-), sesak(-), snoring(-), gurgling(-), crowing(-), MLP I, JMH >6cm, GL: bebas. B2 : Akral H/M/K, TD: 150/100 mmHg, HR: 100 x/men, t/v : kuat/cukup, reg B3 : Sens: CM, pupil isokor, 3 mm/3mm, RC +/+, sakit kepala(-). kejang(-), pandangan kabur (-) B4 : UOP(+), vol. 50 cc/jam, warna kuning keruh B5 : Abdomen membesar asimetris, teregang kiri, terbawah kepala, TFU pusat processus xiphoideus (38cm), gerak(+), His(-), DJJ : 124 x/men, reg. MMT: pukul 14.00 WIB (tgl. 17/09/2013), Pembukaan Lengkap dengan caput 5x5 m B5 : Oedem pretibial kanan dan kiri (-)

Kondisi pasien di VK
O2 2l/I dengan nasal canule O2 simple mask 6l/i Sudah terpasang IV line dua jalur dengan bor besar, dan pastikan iv line lancar Tidur posisi miring ke kiri s/d ke ruang operasi Periksa DJJ ulang Pemberian Nifedipine 3 x 10 mg Persiapan: pasien, obat, dan alat untuk operasi dan resusitasi Inj MgSO4 20% Cek urinalisa +++

Hb/Ht/Leu/Tromb : 13/37,7/14.850/231.000 Ur/Cr : 14,9/1,24 Albumin : 3,2 GDS : 89,4 Na/K/Cl : 130/3,6/109 PT/INR/APTT/TT :14,6(13,5)/1,14/38,5(32,5)/17,8(17,1) Protein uria : (+++)

TINDAKAN ANESTESI ASA POSISI

: SECTIO CAESARIA + KONTAP : RA-SubArahnoid :2E : SUPINE

Pemeriksaan fisik jam 20. 40 WIB di KB.


B1 : Airway clear, RR: 18 x/men, SP: vesikuler ka=ki, ST: -/-. Riw. asma(-), batuk(-), alergi(-), sesak(-), snoring(-), gurgling(-), crowing(-), MLP I, JMH >6cm, GL: bebas. B2 : Akral H/M/K, TD: 145/100 mmHg, HR: 98 x/men, t/v : kuat/cukup, reg B3 : Sens: CM, pupil isokor, 3 mm/3mm, RC +/+, sakit kepala(-). kejang(-), pandangan kabur (-) B4 : UOP(+), vol. 50 cc/jam, warna kuning keruh B5 : Abdomen membesar asimetris, teregang kiri, terbawah kepala, TFU pusat processus xiphoideus (38cm), gerak(+), His(-), DJJ : 128 x/men, reg. MMT: pukul 14.00 WIB (tgl. 17/09/2013), Pembukaan Lengkap dengan caput 5x5 m B5 : Oedem pretibial kanan dan kiri (+)

Persiapan Alat

Spinal Set Intubasi set dewasa Intubasi set bayi, Infus set mikro ETT 6,5 , 7.0 ETT 2,5 non cuff 2 buah Suction set bayi, nasal canul dan ambu bag bayi Persiapan Obat GA ETT Persiapan obat emergensi

Persiapan Alat

Problem List
Masalah Pre operatif: Pasien hamil dengan PEB dan Pembukaan lengkap dan his yang terus menerus akan tetapi kepala bayi tidak turun Prinsip anestesi: safe mather,safe baby,safe uterus terjadi gawat janin Pemecahan Pilihan anestesi dengan RA SAB Terminasi kehamilan segera

Ibu miring kiri dan diberikan oksigen sebelum dilakukan terminasi Rehidrasi cukup volume intravaskular & urin output per jam

Problem List (lanj..)


Masalah Pemecahan

Durante op: Pasien hamil dengan PEB Potensial terjadi penurunan tekanan darah setelah anestesi neuroaxial (target MAP turun tidak lebih dari 25%)
Pasien dengan kehamilan Kemungkinan terjadi supine hypotension syndrome

Beri cairan pre loading cairan , kurangi dosis anestesi lokal & beri adjuvan opioid intratekal Siapkan vasopresor Beri oksigen pada ibu, Ganjal panggul kanan,preloading RL 500 ml , siapkan koloid, siapkan efedrin, (target MAP turun tidak lebih dari 25% Siapkan alat dan obat resusitasi bayi baru lahir

Potensial bayi lahir dengan APGAR scor rendah (resusitasi janin )

Problem List (lanj..)


Masalah Post op: Pasien PEB Postensial terjadi eklampsia dan udem paru sampai hari ke 3 Terjadi back flow ke intravaskular hipervolumia edema interstisial Nyeri post op memicu TD meningkat Potensial terjadi PPH Pemecahan

pemberian MgSO4. Monitoring ketat terhadap tanda-tanda impending eklampsi, monitoring hemodinamik dan balans cairan, cek Elektrolit (Na,K,Cl,Ca,Mg) Beri analgetik multimodal (NSAID + Opioid) Monitoring tanda-tanda PPH

Tehnik anestesi
O2 simple mask 6 l/i Preload 500 ml gelofusin Posisi LLD Identifikasi spase L3-4 Desinfeksi dengan bethadin, alkohol 70% Insersi Jarum spinal 25 G CSF (+),darah(-),Inj. Bupivacaine 10 mg + Fentanyl 25 mcgposisi kembali supine. Atur tinggi blok sampai Th 4 monitoring hemodinamik target MAP turun tidal lebih dari 25% Ganjal panggul kanan

HEMODINAMIK PRE ANESTESIA

HEMODINAMIK DURANTE OPERASI

TD : 115-140 / 80 99 mmHg HR : 74 110 x/I Cairan : PO 500 cc gelofusin


DO RL 400 cc, gelofusin 200cc

Perdarahan : + 200 cc Penguapan : + 390 cc UOP : 150 cc/ /2 jam AS : 5/10 anak perempuan, 3,8 kg Delivery time 1 5 menit Lama operasi 1 jam 45 menit

RM 11,6

APGAR SCORE 9/10

B1: Airway: clear , RR: 18 x/I , Suara pernafasan: vesikuler, ST : (-), SpO2 98-100% B2: Akral: H/M/K, TD: 137/75 mmHg, HR: 75 x/men, t/v kuat/cukup, reg. B3: Sens: CM, pupil isokor 3 mm/3 mm, RC +/+, VAS 2-3. B4: UOP (+), vol. 80 cc/jam, warna kuning jernih. B5: Abdomen soepel, peristaltik (+), luka operasi tertutup verband, mual(-), muntah(-) B6: Oedem pretibial (-)

Planning Terapi Post Operasi


Bed rest, head up 30 Diet MSS bila os sadar penuh / peristaltik (+) kuat IVFD RL + Oxytocin 10 IU 20 tts/men IVFD RL + MGSO4 40% 30 cc 14 tts/men Inj Ceftriaxon 1 gr/ 12 jam Inj Ketorolac 30 mg/6 jam/IV Tramadol 50 mg 3x1 tab. R/ monitoring hemodinamik, cek elektrolit (Na,K,Cl,Ca,Mg),tanda-tanda impending eklampsi paska operasi R/ Mobilisasi 2-3 paska operasi

terimakasih