Anda di halaman 1dari 2

Diskusi Ilmiah Peran Mahasiswa ITB Dalam Menghadapi Krisis Energi

Latar Belakang Apa yang kita sumbangkan? Krisis Energi menjadi Topik hangat pada dekade ini. Brian Hicks dan Chris Nelder mengatakan bahwa era puncak minyak sudah hampir habis di penghujung tahun 2005. Tidak dapat dipungkiri lagi Indonesia sangat terpengaruh oleh dampak krisis energy ini.Beberapa saat lalu kita dihebohkan dengan isu wacana pencabutan subsidi BBM. Baru saja isu ini bergulir serempak aksi demo bergulir dimana-mana. Masyarakat kita belum siap dengan pencabutan subsidi tersebut. Padahal isu tentang krisis energy telah lama bergulir di kancah internasional. Dengan semakin tingginya rencana pemerintah untuk menumbuhkan ekonomi sebesar 7% di tahun 2014, maka sudah dapat dipastikan neraca energi masa depan Indonesia pasti akan ikut membesar. Berbagai teknologi dan energy alternative sudah dikembangkan untuk menopang kebutuhan energy masa depan. Sejak tahun 1970, Brazil telah memiliki program bahan bakar etanol yang menjadikan negara tersebut penghasil etanol kedua terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dan eksportir terbesar dunia. Program etanol Brazil menggunakan peralatan modern dan bahan baku tebu yang murah sebagai bahan baku, dan residu yang dihasilkan dari proses tersebut digunakan sebagai sumber energi untuk proses berikutnya. Saat ini tidak ada lagi kendaraan pribadi di Brazil yang dijalankan denganbensin murni. Di akhir tahun 2008 Brazil telah memiliki sedikitnya 35.000 stasiun pengisian bahan bakar dengan sedikitnya satu pompa etanol. Di Amerika Serikat misalnya, terdapat kebijakan pemerintah yang mengharuskan setengah dari kebutuhan energi di Negeri Paman Sam itu harus dipenuhi oleh energi terbarukan pada tahun 2025. Pun dibelahan benua Eropa, telah terbentuk juga kesepakatan Uni-Eropa terhadap peningkatan pemakaian energi terbarukan menjadi 20% dalam energi 2020 guna mempersiapkan bekal energi beberapa tahun yang akan datang. Bulan mei lalu pemerintah mencanangkan lima gerakan penghematan energi Untuk mendukung upaya pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Lima langkah itu terdiri dari ketentuan semua kendaraan dinas pemerintah, termasuk BUMN, tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi. Kemudian, konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG) terus disiapkan, perusahaan pertambangan dan perkebunan tidak diperbolehkan menggunakan BBM bersubsidi, serta larangan bagi PLN mengunakan pembangkit listrik yang menggunakan BBM. Langkah kelima adalah penghematan listrik di gedung-gedung pemerintah. Selanjutnya Apakah yang bisa kita lakukan untuk berkontribusi dalam menghadapi krisis energy ini? Sebagai salah satu Institut terbaik di Negri ini harusnya banyak yang bisa kita berikan dalam permasalahan ini. Apalagi ITB adalah Institusi pendidikan yang sarat dengan Teknologi harusnya bisa memberikan solusi solusi konkret dan inovasi baru bagi masa depan energy Indonesia. Beberapa waktu yang lau Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro, Semarang berhasil mengembangkan sumber energi alternatif berupa biodiesel dari biji alpukat melalui proses

transesterifikasi. Setidaknya mereka telah membuktikan bahwa mereka mampu berkontribusi untuk negri ini dalam masalah energy. Banyak sekali energi alternatif yang dapat digali. Panas bumi, ombak, angin, matahari, dan masih banyak sumber energi lainnya. Sumber bahan bakar fosil sudah mulai habis dan menipis, jika kita tetap mengandalkannya , maka kita akan tunggu masa-masa kejayaannya hilang. Energi fosil harus segera ditinggalkan. Selain Energi alternatif kendaraan hemat energy juga dapat menjadi salah satu solusi dari krisis energy dunia terkususnya Indonesia. Seperti mobil listrik dan inovasiinovasi lainnya yang bisa dikembangkan oleh anak negri ini. Tema Diskusi Peranan keluarga mahasiswa ITB untuk menghadapi krisis Energi Indonesia Tujuan Diskusi Dalam diskusi ini akan akan dikaji mengenai dampak krisis energy bagi Indonesia dan solusi solusi yang dapat diberikan oleh keluarga mahasiswa ITB dalam bentuk Inovasi dari kaca mata kepropesian masing masing Himpunan. Waktu Diskusi : 23 september 2012 jam 15.00.