Anda di halaman 1dari 22

Rahadian Yudo H., M.Sc.

Vision
Penglihatan merupakan hal yang sangat penting dalam kemampuan bertahan hidup.

Stereoskopik
Terdapat dua tipe penglihatan yakni monoskopik dan stereoskopik.
Owl Burung

Primata

Kuda

Stereoskopik
Tipe penglihatan stereoskopis ditunjang dengan letak organ penglihatan dibagian frontal kepala menjadikan primata memiliki kemampuan memperkirakan jarak dengan tepat (Heesy, 2009).

Anatomi superfisial Mata


Rambut mata Terdapat pleksus/ ujung

saraf (reseptor) yang sangat peka gerak refleks Terdapat kelenjar sebaceus, disebut kelenjar Zeis

Kelopak mata (Palpebra): Merupakan perpanjangan kulit . Pada bag tepi terdapat kelenjar tarsal (kelenjar Meibomian) mensekresikan cairan kaya lipid.

Anatomi Mata
Terdiri dari 3 lapisan: Epitel squamosa Jaringan ikat (tarsal plate) Lapisan otot (musculus levator palpebra dan musculus orbicularis oculi) Konjungtiva (penghubung) : epitel squamosa berlapis mukus

Anatomi Mata
Kelenjar lakrimalis mensekresikan air mata. -- Membasahi kornea -- Menyapu debu/kotoran -- Mengandung lisozim
-Lisozim = enzim pendegradasi

peptidoglikan (dinding sel bakteri) mekanisme pertahanan tubuh


-Lakrimal kanal = pembuangan

air mata

Anatomi mata

Anatomi Mata
Ruang anterior Aqueus humor

Ruang posterior Vitreus humor

Iris dan pupil

Retina

Sel fotoreseptor

Khiasma optik

Fotoreseptor
Sinar atau foton datang dengan panjang gelombang dan intensitas tertentu ditangkap oleh sel fotoreseptor yang mengandung pigmen warna. Terdapat dua macam sel fotoreseptor yakni sel batang (rod) dan sel kerucut (cone) (Martini, 2012).

Pemrosesan sinyal visual


Informasi visual disalurkan

melalui N. Opticus (N II) Di daerah khiasma optica, setengah serabut syaraf kiri menuju ke arah kanan. Di Lateral geniculate body terjadi switching sinyal ke arah brain stem atau kortex cerebrum.

Colour vision
kemampuan penglihatan warna yang berpengaruh terhadap tingkah laku dalam mencari dan memilih makanan berwarna (Rowe, 2002)

Colour vision

Tiga macam sel kerucut sensitif terhadap panjang gelombang berbeda (Sherwood, 2010)

Pigment
Penglihatan warna pada primata modern dikode oleh kelompok gen LWS dan SWS1 (Jacobs, 2008).

COLOR BLIND

Munculnya sifat resesif yang mengkode fotoreseptor

Variasi
Kemampuan melihat warna secara trikromatik hanya dimiliki oleh beberapa primata (Surridge et al., 2003)