Anda di halaman 1dari 18

Assalamualaikum wr.

wb

ANALISIS PERBANDINGAN HASIL INVESTASI PADA BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL DI KOTA BANDA ACEH
(Studi Kasus Pada Bank Aceh dan Bank Syariah Mandiri Di Kota Banda Aceh)

AFRINA 0501103010056

Latar Belakang Masalah

Bank syariah

Perbankan
Bank Konvensional

Minat Nasabah berinvestasi

Investasi Tabungan

Rumusan Masalah
Apakah ada perbedaan hasil investasi antara Bank Syariah Mandiri dengan Bank Aceh di Kota Banda Aceh jika dilihat dari segi minat nasabahnya.

Tujuan Penelitian
Memberikan bukti empiris mengenai perbandingan hasil investasi pada Bank Syariah Mandiri dan bank konvensional Aceh di Kota Banda Aceh.

Manfaat penelitian
Bagi Pihak Bank

Manfaat Penelitian

Bagi Pihak peneliti Bagi Akademik

Bagi penelitian selanjutnya

Ruang Lingkup Penelitian


Permasalahan dalam penelitian ini dibatasi pada perbandingan hasil investasi yang diberikan oleh Bank kepada nasabahnya pada Bank Mandiri syariah dan Bank Aceh di Kota Banda Aceh.

Kerangka Pemikiran

Bagi Hasil Minat Nasabah Berinvestasi Bunga

Penelitian Sebelumnya
No Nama Peneliti Muhammad Ghafur W. (2003) Judul Penelitian Hasil Penelitian

1.

Pengaruh Tingkat bagi 1. Tingkat Bagi hasil secara signifikan hasil, suku bunga dan tidak berpengaruh pendapatan terhadap terhadap simpanan simpanan mudharabah mudharabah
2. Tingkat suku bunga secara signifikan tidak berpengaruh terhadap simpanan mudharabah 3. Pendapatan berpengaruh signifikan dan positif terhadap simpanan mudharabah

Lanjutan
No Nama Peneliti Judul Penelitian Hasil Penelitian

2.

Assriwijaya Raditiya

Pengaruh Tingkat Suku Bunga Dan Bagi Hasil Terhadap Deposito Mudharabah (Bank Syariah Mandiri)

Bahwa sifat nasabah untuk mendepositokan dananya di bank adalah karena keuntungan semata. Dilihat dari keuntungan yang menjanjikan oleh setiap bank, kalau pada bank konvensional sendiri dilihat dari tingkat suku bunga tersebut, jika tingkat suku bunga bank konvensional lebih tinggi dari bagi hasil, maka nasabah memilih untuk menyimpan danaya di bank konvensional. Terlihat dari penelitian ini dimana terbukti suku bunga berpengaruh negatif pada volume deposito mudharabah Bank Syariah Mandiri. Dan untuk tingkat bagi hasil sendiri tidak mempengaruhi nasabah untuk mendepositokan dananya di bank syariah, karena dipengaruhi oleh faktor lain yaitu aksesibilitas, kredibilitas, profesionalisme, fasilitas pelayanan bank itu sendiri. keuntungan tingkat bagi hasil berpengaruh tidak signifikan terhadap simpanan mudharabah di Bank Syariah Mandiri (BSM), sedangkan variabel suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap simpanan mudharabah di BSM.

3.

Dewi Rohma Pengaruh Tingkat Bagi Hasil Fadhila dan Suku Bunga Bank (2004) Konvensional Terhadap Simpanan Mudharabah

Metode Penelitian
Data primer

Sumber Data
Data sekunder

Metode Analisa Data

Deskriptif kualitatif

Teknik Pengumpulan Data

Observasi (Pengamatan) Wawancara (Interview)

Operasional Variabel
Variabel Dimensi Indikator Skala

Adalah

merupakan

suatu

investasi tidak terikat (ITT)

bagi hasil tabungan mudharabah yang diterima nasabah

nasabah
syariah.

kepada
Disebut

bank
investasi

karena menggunakan prinsip

Tabungan Mudharabah

mudharabah,

yaitu

kerja

likert

sama untuk membuat suatu usaha (berarti berinvestasi) dan tidak terikat karena

menggunakan mutlaqah.

mudharabah

Continue
Variabel Dimensi Indikator Skala

Pendapatan

Adalah hasil yang di -Tingkat suku bunga -berdasarkan pada peroleh nasabah atas jumlah uang (modal) rekening tabungan yang dipinjamkan. berdasarkan bunga tersebut pada system bank

likert

Minat Nasabah Berinvestasi

seseorang mengalokasikan sebagian dari anggarannya untuk investasi, yaitu menanamkan pada sektor produktif. Dengan investasi, maka seseorang rela mengorbankan konsumsinya sekarang dengan harapan akan mendapatkan hasil (return) dimasa datang.

Jumlah nasabah yang berinvestasi pada bank

likert

HASIL PENELITIAN
Bank
2008

Hasil Investasi
2009 2010

Bank Syariah Mandiri

147.888.000.000

150.270.000.000

172.146.000.000

Bank Aceh

1.928.834.761.984

2.484.402.098.419

2.680.256.713.901

ANALISA DAN EVALUASI


Jumlah penabung dan hasil Investasi Bank syariah Mandiri dan Bank Aceh Di Kota Banda Aceh Periode 2008-2010

JUMLAH PENABUNG NAMA BANK 2008 2009 2010 2008

JUMLAH NOMINAL

2009

2010

Bank Aceh Bank Syariah Mandiri

489.055

635.284

715.549

1.928.834.761.984

2.484.402.098.419

2.680.256.713.901

23.364

26.321

32.595

147.888.000.000

150.270.000.000

172.146.000.000

KESIMPULAN
. Bank syari'ah yang ada di Kota Banda Aceh menganggap bahwa

kedudukan sistem bagi hasil di dalam perbankan syari'ah merupakan sebuah usaha bersama antar pemodal dan pelaksanaan bisnis dengan perjanjian bahwa bila ada untung, maka keuntungannya itu yang dibagi sesuai kesepakatan, bagi hasil disini bertujuan untuk mensejahterakan
masyarakat dengan sama-sama mendapat kebajikan dunia dan akhirat Sedangkan Pada Bank Aceh jika hasil usaha semakin tinggi maka

semakin besar pula keuntungan yang dibagikan bank kepada nasabahnya. Namun jika keuntungannya kecil otomatis semakin kecil pula keuntungan yang dibagikan bank kepada nasabahnya.

Saran
1. Untuk lebih meningkatkan dan mengetahui lebih jauh tentang bagi hasil, maka disarankan agar penelitian selanjutnya juga melibatkan musyarakah yang mempunyai nasabah lebih dominan dibandingkan mudharabah. Dan juga melibatkan bank umum konvensional yang ada di Kota Banda Aceh. Sebaiknya para nasabah maupun pegawai pada bank syariah dan konvensional yang ada di kota Banda Aceh lebih memahami maksud dari hasil investasi sehingga dapat mengetahui pentingnya investasi pada perbankan. Menyikapi dari kondisi yang terjadi pada masyarakat dan juga pada bank syariah dan konvensional, dibutuhkan dari semua unsur, baik lembaga ataupun perorangan yang berkepentingan dengan berkembangnya ekonomi dan keuangan syariah, untuk lebih jauh memperkenalkan pada semua lapisan masyarakat secara terus menerus dan berkesinambungan. Disamping, dari pihak praktisi keuangan dan bisnis untuk mempersiapkan sistem, jaringan dan manajemen bank yang mengacu pada profesionalisme yang lebih baik

2.

3.