Anda di halaman 1dari 1

Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 8, No 2, September 2013 Analisis yuridis penerapan....

(Joanita Jalianery) 41-52

ANALISIS YURIDIS PENERAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL


PERUSAHAAN PERKEBUNAN SAWIT DI DESA TAKARAS
(Berdasarkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal
dan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas)

Oleh : Joanita Jalianery


Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya
e-mail:joanitajalianery@yahoo.co.id

Abstrak: Tulisan ini membahas tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Perkebunan
Sawit di Desa Takaras. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif .
Hasil penelitian menyarankan Pemerintah perlu melakukan pengawasan terhadap
pemenuhan kewajiban perusahaan untuk melakukan tanggung jawab sosial kepada
masyarakat setempat. Pemerintah juga perlu melibatkan masyarakat sebelum
memberikan ijin pembukaan lahan perkebunan sawit. Masyarakat perlu mengetahui apa
saja manfaat dan kerugian adanya perusahaan sawit di daerah mereka. Ini disebut juga
sebagai hak informed consent. Artinya hak untuk diberi informasi, jadi bukannya
masyarakat yang wajib mencari informasi, akan tetapi pemerintah yang wajib
memberikan informasi tersebut.

Kata Kunci: Tanggung Jawab Sosial

LATAR BELAKANG MASALAH Di propinsi Kalimantan Tengah,


perkebunan sawit merupakan salah satu
Indonesia sebagai salah satu negara bidang yang menjadi sumber utama
berkembang, giat melakukan pendapatan ekonomi daerah. Luasnya
pembangunan di segala bidang untuk lahan, jumlah penduduk yang relatif
meningkatkan kesejahteraan sedikit, dan iklim yang mendukung,
masyarakatnya. Sesuai dengan pasal 33 menjadikan perusahaan perkebunan sawit
ayat (3) Undang undang Dasar (UUD) meningkat jumlahnya dari waktu ke waktu.
Negara Republik Indonesia tahun 1945, Bertambahnya investor baik dari dalam
yang menyatakan Bumi dan air dan maupun luar negeri yang menanamkan
kekayaan alam yang terkandung di modal di Propinsi Kalimantan Tengah,
dalamnya dikuasai oleh negara dan menyebabkan peningkatan pendapatan asli
dipergunakan untuk sebesar-besarnya daerah dan selanjutnya juga berefek pada
kemakmuran rakyat, maka Pemerintah pertumbuhan ekonomi propinsi ini. Bagi
sebagai wakil dari negara berkewajiban pemerintah daerah, ini berarti penambahan
untuk mensejahterakan rakyat demi devisa dan pembukaan lapangan kerja
meningkatkan harkat dan martabat bangsa. baru. Hal ini juga ditunjang dengan

ISSN : 2085-4757 41