Anda di halaman 1dari 1

Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 8, No 2, September 2013 Analisis perubahan UUD 1945....

(Lodi H Inoh) 90-95

ANALISIS PERUBAHAN UUD 1945


DALAM SISTEM KETATANEGARAAN

Oleh : Lodi H Inoh


Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya
e-mail: lodi_h_inoh@yahoo.com

Abstrak: Perubahan konstitusi pada dasarnya oleh George Jellinek dibagi menjadi dua,
yaitu; pertama, melalui prosedur formal (verfassungsanderung) dan kedua, melalui cara-
cara informal (verfassungswandlung). Perubahan formal adalah perubahan yang
mekanismenya telah diatur di dalam konstitusi suatu negara sedangkan perubahan di
luar ketentuan konstitusi disebut sebagai perubahan informal atau melalui kondisi yang
disebut Djokosutono secara onbewust (lambat-laun). Menurut Soehardjo
Sastrosoehardjo, verfassungsanderung dimaknai sebagai bentuk perubahan yang
sesungguhnya, di mana terjadi perubahan terhadap pokok-pokok pikiran, asas-asas,
bentuk negara, sistem pemerintahan dan lainnya. Semenara itu, verfassungswandlung
adalah perubahan makna ataupun penafsiran ketentuan dalam konstitusi yang tidak
menyimpang dari ketentuan pokok serta asas-asas yang termaktub di dalamnya. Dalam
literature-literatur ketatanegaraan modern pembahasan mengenai proses perubahan
formal dari konstitusi begitu banyak. Secara teori hukum tata negara, posisi perubahan
konstitusi melalui cara formal pun tidak menimbulkan banyak perbedaan pendapat.
Selama implementasi proses perubahan berkesesuaian dengan aturan dalam konstitusi,
maka pasal-pasal perubahan konstitusi berlaku tanpa banyak perdebatan. Walaupun
perubahan konstitusi tersebut masih menjadi perdebatan, namun perubahan konstitusi
tetap legal.

Kata Kunci: Perubahan UUD 1945 dan Sistem Ketatanegaraan

Dalam rangka perubahan konstitusi, satu dengan naskah yang sama sekali
kita mengenal beberapa istilah, yaitu (i) berbeda, (b) perubahan dalam arti dalam
pergantian atau penggantian, (ii) naskah UUD dengan menambahkan,
perubahan, (iii) amandemen, (iv) mengurangi, atau merevisi sesuatu
pembaruan, (v) revisi, (vi) dan lain rumusan dalam naskah UUD itu menurut
sebagainya. Dalam bahasa Inggeris juga tradisi negara-negara Eropah Kontinental,
dikenal adanya istilah change, revision, (c) perubahan dengan cara melampirkan
amendment, reform, alteration, dan naskah perubahan itu pada naskah UUD
sebagainya. Yang paling umum dipahami yang sudah ada, dan inilah yang biasa
adalah pengertian umum tentang disebut dengan istilah amandemen menurut
perubahan konstitusi itu mencakup tradisi Amerika Serikat. Dalam bahasa
pengertian (a) penggantian naskah yang Indonesia, semua bentuk perubahan itu

ISSN : 2085-4757 90