Anda di halaman 1dari 3

DUA AIKIDKA INDONESIA IKUT SERTA DALAM WORLD COMBAT GAMES 2013

Jakarta, 17 Oktober 2013 - Yayasan Indonesia Aikikai (YIA) memberangkatkan dua Aikidka-nya guna berpartisipasi pada cabang bela diri Aikid dalam World Combat Games 2013 di St. Petersburg, Rusia, tanggal 18-26 Oktober 2013. Albertus Nugroho (Dan IV) dan Merdi A. Murti (Dan III) akan bergabung bersama 78 Aikidka lainnya dari 32 negara, yang pemilihannya dikelola oleh International Aikid Federation (IAF). World Combat Games merupakan kesempatan yang sangat baik bagi Indonesia untuk unjuk gigi. Selain itu, kami berharap kesertaan kami ini juga akan semakin meningkatkan minat masyarakat akan Aikid di Indonesia, ujar Witjaksono Abadiman, ketua Badan Pengurus Yayasan Indonesia Aikikai. Aikid memiliki dasar keharmonisan ( aiki). Atas dasar ini pula, sebagai seni bela diri, Aikid tidak memiliki konsep pertandingan karena pertandingan dianggap menjauhkan manusia dari keharmonisan. Keharmonisan juga dapat ditemui pada berbagai teknik Aiki d. Berbagai teknik yang ada pada Aikid, seperti teknik-teknik lemparan dan kuncian, salah satunya, dilakukan dengan menyesuaikan atau mengharmoniskan diri dengan serangan yang datang. Setiap serangan diterima dengan memanfaatkan berbagai teknik olah tubuh (tai sabaki) yang membuat seorang Aikidka bisa menempatkan dirinya pada posisi yang strategis. Kemudian serangan tadi dihilangkan bahayanya dengan berbagai teknik (waza) yang ada. Berbagai teknik yang ada memungkinkan Aikidka untuk menghilangkan bahaya dari serangan yang datang tanpa menciderai siapa pun. Dalam World Combat Games, Aikid merupakan satu-satunya cabang yang tidak dipertandingkan dan hanya menggelar demonstrasi, sesuai dengan filosofi Aikid itu sendiri. Walau tidak dipertandingkan, kami tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam acara ini, guna menunjukkan keunikan dari Aikid dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional , tandas Albertus Nugroho. World Combat Games 2013 adalah yang kedua kalinya dilaksanakan, setelah sukses diselenggarakan di Beijing pada tahun 2010 untuk pertama kalinya.

World Combat Games sendiri merupakan acara pertandingan olahraga internasional untuk martial arts dan combat sports, yang menonjolkan nilai-nilai pengendalian diri, keteguhan dan penguasaan teknis, dipadu dengan elemen budaya, filosofi, dan persahabatan. Selain Aikid, cabang bela diri yang dipertandingkan lainnya di WCG adalah Tinju, Anggar, Jd, Ju-jitsu, Karate, Kend, Kickboxing, Muaythai, Sambo, Savate, Sumo, Taekwond, Gulat, dan Wushu. Acara ini diselenggarakan oleh SportAccord, yaitu persatuan federasi olahraga internasional, yang sebelumnya bernama General Association of International Sports Federations (GAISF). TENTANG KEDUA ATLET Mulai berlatih Aikid sejak Oktober 1993 di Dj Slipi, Jakarta Barat, Albertus Nugroho kini telah mencapai Dan IV. Albertus mendapati bahwa berbagai misteri yang menyelimuti Aikid tampaknya tidak ada habisnya digali. Selain berpengalaman melatih Aikidka muda dan institusi militer Indonesia, Albertus juga berprofesi sebagai pengusaha. Merdi Anggriono Murti mulai berlatih Aikid sejak 1996 di Dj Bulungan, Jakarta Selatan. Tertarik Aikid karena gerakannya yang halus, Merdi pernah mengalami cedera tulang belakang pada tahun 2003, namun dapat terus berlatih Aikid dengan selalu menjaga postur tubuh yang benar. Sehari-harinya bekerja sebagai legal counsel di perusahaan multinasional, saat ini Merdi telah mencapai Dan III dan berpengalaman melatih Aikid ka muda, juga institusi militer Indonesia.

Informasi lebih lanjut: Albertus Nugroho Tel: +628121092660 Email: dwiyono.nugroho@gmail.com Witjaksono Abadiman Tel: +62818110363 Email: w.abadiman@gmail.com www.worldcombatgames.com

Merdi A. Murti Tel: +62818693125 Email: merdi_murti@yahoo.com.sg

Keterangan foto: Aikidka Indonesia, Merdi A. Murti (Dan III), tengah mendemonstrasikan teknik Koshinage. Merdi merupakan satu dari dua Aikidka Indonesia yang akan berpartisipasi dalam World Combat Games 2013 di St. Petersburg, Rusia, tanggal 18-26 Oktober 2013.