Anda di halaman 1dari 2

Nama NPM Jurusan

: Kevin Aditya Pratama : 1016021060 : Ilmu Pemerintahan

Tugas Mata Kuliah MIPP

Kurangnya Variasi Tema Judul Skripsi Mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIP Unila
Oleh : Kevin Aditya Pratama

Artikel ini berisi tentang judul judul skripsi mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unila yang dianalisis sesuai dengan tugas yang diberikan oleh dosen pembimbing mata kuliah MIPP. Data yang saya ambil adalah judul judul mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unila sepanjang tahun 2012, yaitu sebanyak 84 judul skripsi. Sekitar 70% dari judul skripsi mahasiswa yang lulus pada tahun 2012, fokus kajiannya adalah sektor pemerintah. Sedangkan 30% lainnya membahas tentang masyarakat, sektor swasta, dan politik.

Melihat contoh artikel yang diberikan oleh dosen pembimbing, mengenai pergeseran tema skripsi mahasiswa JPP, saya membandingkan dengan judul judul skripsi mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unila. Dapat kita lihat bahwa mahasiswa JPP semakin lama semakin kreatif dalam membuat judul skripsi, sedangkan judul judul mahasiswa IP Unila hampir tidak ada perubahan ketika saya lihat data judul skripsi tahun tahun sebelumnya (tidak hanya ditahun 2012). Ini membuat mahasiswa IP terlihat tidak memiliki pemahanan dan kreatifitas dalam hal menentukan judul skripsi. Sehingga tidak ada variasi pada judul judul skripsi mahasiswa IP. Sebagian besar judul skripsi mahasiswa IP terfokus pada salah satu bagian dari negara yaitu pemerintahan, sedangkan yang namanya negara itu tidak hanya berbicara tentang sektor pemerintahan nya saja. Ada perusahaan sebagai sektor swasta, wilayah, masyarakat, budaya, kepercayaan/agama, politik, dan lainnya.

Namun, terkait hal ini bukan berarti mahasiswa IP tidak kreatif ataupun tidak bisa mengembangkan dirinya dalam menyusun skripsi. Menurut saya, ini dikarenakan oleh kurikulum akademik yang menurut saya membatasi ruang gerak mahasiswa. Contohnya mata kuliah Kapita Selekta Pemerintahan yang ada di semester 7. Dalam mata kuliah ini dosen memberikan tema untuk membuat judul skripsi kepada mahasiswa, sehingga sebagian besar mahasiswa terpaku pada tema yang diberikan ketika akan menentukan judul

ataupun masalah yang ingin diteliti sebagai skripsi. Tema tema yang saya tahu yang diberikan dosen dalam mata kuliah ini adalah 1. Konflik Internal Politik; 2. Kepemimpinan Pemerintahan; 3. Transisi Demokrasi; 4. Good Governance;

Bagaimana jika mahasiswa mendapat tema yang tidak sesuai dengan apa yang sudah ia pahami dan ia persiapkan sejak awal? Ini akan membuat mahasiswa bingung karena tidak tahu apa yang akan ia susun didalam skripsinya. Contohnya, mahasiswa sudah memiliki ide untuk membahas tentang relasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mengatasi masalah pengangguran, tetapi ketika mengambil mata kuliah Kapita Selekta Pemerintahan mendapatkan tema mengenai konflik internal partai politik. Tentu saja ini membuat mahasiswa bingung karena sudah menguasai atau bahkan telah mempersiapkan materi Good Governance.

Dalam hal ini saya tidak menyalahkan mata kuliah ataupun dosen pembimbing mata kuliah tersebut, namun bukankah itu membuat mahasiswa tidak bisa mengangkat topik topik kekinian yang menjadi masalah di negara ini. Sehingga selama ini judul judul skripsi mahasiswa IP memiliki perubahan seperti yang dilakukan oleh mahasiswa JPP.

Dari tulisan diatas saya ambil kesimpulan bahwa mahasiswa IP dari tahun ke tahun menyusun skripsi dengan judul yang bisa dikatakan monoton atau itu itu saja. Mereka tidak diberi kebebasan untuk menentukan tema dan judul dalam penyusunan skripsi. Ada baiknya jika dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menentukan sendiri tema dan judul yang akan mereka jadikan skripsi kemudian mengarahkan dan membimbing agar mahasiswa dapat mengembangkan ide ide kreatifnya dalam menyusun skripsi.