Anda di halaman 1dari 14

SATUAN ACUAN PENYULUHAN

PERILAKU JAJAN ANAK SEKOLAH


Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Promosi Kesehatan

Disusun Oleh:
Vinda Astri Permatasari
NIM P07120112080

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN YOGYAKARTA
JURUSAN KEPERAWATAN
2013

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Di kecamatan Margosubur, desa Margomakmur terdapat sebuah SD yang
bernama SD Sukajajan 2. Jumlah murid SD Sukajajan 2 kurang lebih sejumlah
236 siswa. Sewaktu istirahat para siswa banyak yang lari keluar lingkungan
sekolah untuk membeli jajan di tepi sekolah. Hal ini didukung dengan banyaknya
pedagang-pedagang yang datang berjejer menjajakan barang dagangan maupun
makanan jajanannya. Hampir 75% anak-anak SD Sukajajan 2 membeli jajan di
luar lingkungan sekolah. Walaupun sudah disediakan kantin sekolah, hanya
terlihat 3-4 anak yang membeli jajan di kantin sekolah. 3 hari yang lalu 10 orang
siswa dibawa ke puskesmas lantaran keracunanan makanan jajan yang mereka
konsumsi di sekolah. Setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata 10 siswa tersebut
keracunan lantaran telah memakan tempura yang mereka beli di pedagang depan
sekolah.
B. Predispocing factors ( Faktor pencetus )
1. Riwayat kesehatan : Siswa siswi SD Sukajajan 2 akhir-akhir ini banyak
yang mengeluh terkena diare dan sakit perut. Bahkan 3 hari yang lalu
sebanyak 10 siswa dibawa ke puskesmas akibat keracunan makanan
jajan yang mereka konsumsi di sekolah. Sebagian besar siswa siswi
SD Sukajajan 2 lebih senang jajan di luar lingkungan sekolah. Siswa
siswi mengatakan bahwa jajanan yang dijual di luar lingkungan
sekolah lebih enak, gurih, murah dan menarik daripada di kantin
sekolah.
2. Kondisi fisik : Siswa siswi SD Sukajajan 2 banyak yang mengeluh sakit
perut, diare bahkan akhir-akhir ini banyak yang keracunana jajanan
yang mereka konsumsi. Banyak diantara mereka menderita sakit perut,
mual-mual, muntah, pusing, berak encer, sehari selama 3 kali lebih dan
lemas.

3. Motivasi belajar : Dengan banyaknya kasus diare, sakit perut dan


keracunan, maka siswa siswi SD Sukajajan 2 ingin mengetahui cara
mencegah terjadinya diare, sakit perut dan keracunan dan bagaimana
cara memilih jajanan yang sehat dan bergizi.
4. Kesiapan belajar : Waktu jam belajar di SD Sukaanak 2 berbeda-beda
tergantung dari tingkatan kelas nya. Karena banyak dari kasus
keracunan adalah siswa siswi kelas 3, maka penyuluhan akan
diprioritaskan untuk anak-anak kelas 3. Agar tidak mengganggu proses
belajar mengajar, maka penyuluhan akan dilakukan setelah anak-anak
kelas 3 SD Sukajajan 2 telah selesai melakukan proses pembelajaran,
yaitu pada waktu siang hari jam 12.00- 13.00.
5. Kemampuan membaca : Anak-anak kelas 3 SD Sukajajan sudah bisa
untuk membaca menulis dan berhitung.
C. Enabling Factors ( Faktor pemungkin )
Di SD Sukajajan 2 terdapat sebuah aula dan juga ruang-ruang kelas
yang siap digunakan untuk dilaksanakannya penyuluhan. Di ruang kelas 3A
terdapat 33 kursi, sebuah LCD, sebuah layar putih, 19 meja. Di puskesmas
juga ada petugas puskesmas yang siap untuk melakukan penyuluhan. Di
sekolah dasar Sukajajan 2 juga terdapat sebuah fasilitas kesehatan berupa
UKS (Usaha Kesehatan Sekolah).
D. Reinforcing Factors ( Faktor penguat )
Kepala sekolah, para guru SD Sukajajan 2, siswa siswi SD Sukajajan
2, petugas UKS dan orang tua murid menyetujui dan mendukung diadakannya
penyuluhan tentang perilaku jajan yang tidak sehat, sehingga kejadian diare,
sakit perut dan keracunan tidak terulang kembali.

E. Analisa Data
NO

DATA
DO :

PENYEBAB
Informasi yang

MASALAH
Kurang

1.

Banyak siswa siswi SD Sukajajan

tidak adekuat

pengetahuan

2.

2 terlihat lemas

tentang perilaku

75% siswa SD Sukajajan 2 jajan

jajan yang tidak

sembarangan di luar lingkungan

sehat

sekolah
3.

10 siswa SD Sukajajan 2 dibawa


ke puskesmas karena keracunan
DS :
Siswa siswi SD Sukajajan
mengatakan :
1. Merasakan sakit perut, mual-mual,
muntah, pusing, berak encer,
sehari selama 3 kali lebih dan
lemas
Lebih suka jajan di luar
2.

lingkungan sekolah daripada di


kantin
Ingin mengetahui cara mencegah

3.

diare, sakit perut dan keracunan


dan bagaimana cara memilih
jajanan yang sehat dan bergizi.

F. Diagnosa Keperawatan :
Kurang pengetahuan tentang perilaku jajan yang tidak sehat berhubungan
dengan informasi yang tidak adekuat ditandai dengan banyak siswa siswi SD
Sukajajan 2 terlihat lemas, 75% siswa SD Sukajajan 2 jajan sembarangan di luar
lingkungan sekolah, 10 siswa SD Sukajajan 2 dibawa ke puskesmas karena
keracunan, siswa siswi SD Sukajajan mengatakan : merasakan sakit perut, mualmual, muntah, pusing, berak encer, sehari selama 3 kali lebih dan lemas; lebih

suka jajan di luar lingkungan sekolah daripada di kantin; ingin mengetahui cara
mencegah diare, sakit perut dan keracunan dan bagaimana cara memilih jajanan
yang sehat dan bergizi.
G. Perencanaan :
Berkaitan Diagnosa Keperawatan di atas masalah :
Kurang pengetahuan tentang perilaku jajan yang tidak sehat berhubungan
dengan informasi yang tidak adekuat
Akan dilakukan Penyuluhan Kesehatan dengan topik/ pokok bahasan :
perilaku hidup bersih dan sehat
Yang akan dilaksanakan pada :
Hari / Tanggal

: Jumat, 18 Oktober 2013

Waktu

: 12.00-12.30 WIB

Tempat

: Ruang kelas 3A SD Sukajajan 2

BAB II

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik/Pokok Bahasan

: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Sub Pokok Bahasan

: Perilaku Jajan Anak Sekolah

Sasaran

: Siswa kelas 3 SD Sukajajan 2

Hari,Tanggal

: Jumat, 18 Oktober 2013

Penyuluh/Promotor

: Vinda Astri Permatasari

--------------------------------------------------------------------------------------------------A. Tujuan Instruksional Umum

: Setelah dilakukan penyuluhan selama

1x30 menit diharapkan siswa siswi SD Sukajajan 2 memahami tentang


jajanan sehat dan bergizi.
B. Tujuan Instruksional Khusus : Setelah dilakukan penyuluhan selama
1x30 menit siswa kelas 3 SD Sujajajan 2 mampu :
1. Menjelaskan pengertian jajanan sehat
2. Menyebutkan jenis jajanan
3. Menyebutkan cara memilih jajanan sehat
4. Menyebutkan akibat jajan sembarangan
5. Menyebutkan jajanan yang tidak sehat
6. Menyebutkan cara agar tidak jajan sembarangan
C. Garis Besar Materi

Materi penyuluhan meliputi (terlampir) :


1. Pengertian jajanan sehat
2. Jenis jajanan
3. Cara memilih jajanan sehat
4. Dampak jajan sembarangan
5. Contoh jajanan yang tidak sehat
6. Cara agar tidak jajan sembarangan

D. Metode Penyuluhan

: Ceramah dan tanya jawab

E. Media dan Alat

1. Leaflet
2. Laptop
3. Roll kabel
4. Powerpoint
5. LCD beserta layar putih
6. Meja 19 buah beserta kursi 33 buah
7. Microphone 1 buah beserta 1 buah speaker
F. Alokasi Waktu

Hari, tanggal : Sabtu, 12 Oktober 2013


Pukul

: 12.00 12.30 WIB

NO KEGIATAN
1.
Pembukaan

2.

Pemaparan materi

URAIAN
a. Salam pembuka
b. Penjelasan tujuan

c. Kontrak waktu
a. Ceramah
20 menit
1) Pengertian jajanan sehat
2) Jenis jajanan
3) Cara memilih jajanan sehat
4) Dampak jajan sembarangan
5) Contoh jajanan yang tidak
sehat
6) Cara

3.

Penutup

WAKTU
5 menit

b.
c.
d.
e.
a.

agar

tidak

jajan

sembarangan
Demonstrasi
Diskusi
Merangkum
Evaluasi
Penyampaian rencana tindak 5 menit

lanjut
b. Salam penutup

G. Setting Tempat

: Ruang kelas 3A SD Sukajajan 2


Penyuluh

Keterangan :
: Kursi

Audiens

: LCD
: Meja

H. Evaluasi
NO
1
2

ASPEK
Kognitif
Afektif

:
WAKTU
3 menit
2 menit

METODE
Tanya jawab

ALAT
Daftar

EVALUATOR
Vinda Astri

Wawancara

pertanyaan
Daftar

Permatasari
Vinda Astri

wawancara

Permatasari

Vinda Astri P

I. Daftar pertanyaan dan Jawaban

Pertanyaan :
1. Apa itu jajanan sehat ?
2. Sebutkan cara memilih jajanan sehat ! 3 saja !
3. Sebutkan akibat jajan sembarangan ! 3 saja !
4. Bagaimana cara agar tidak jajan sembarangan ?
Jawaban :

1. Jajanan sehat adalah jajanan yang bergizi dan tidak mengandung zat-zat
berbahaya.
2. Cara memilih jajanan sehat adalah :
a. Bersih
b. Jauh dari tempat sampah, got, debu dan asap kendaraan bermotor
c. Tertutup
d. Tidak bekas dipegang-pegang orang
e. Tidak terlalu manis dan berwarna mencolok
f. Masih segar
g. Tidak digoreng dengan minyak goreng yang sudah keruh
h. Tidak mengandung zat pemanis, zat pengawet, zat penyedap, dan
zat pewarna buatan
i. Bau tidak apek atau tengik
j. Tidak dibungkus dengan kertas bekas atau Koran
k. Dikemas dengan plastik atau kemasan lain yang bersih dan aman
l. Lihat tanggal kadaluwarsa
3. Akibat jajan sembarangan
a. Kanker kandung kemih
b. Pertumbuhan lambat, gelisah
c. Demam, kerusakan ginjal, diare, mual, muntah, pingsan, kematian
d. Pusing, selera makan terganggu, mual, kematian
e. Sakit perut, kejang-kejang, muntah, kencing darah, tidak bisa
kencing, muntah darah, hingga akhirnya menyebabkan kematian.
f. Pikiran kacau, pingsan, lemah, tidak ingin bermain, sulit bicara,
mual, muntah
g. Gangguan berfikir
h. Sakit perut, diare
4. Cara agar tidak jajan sembarangan :
a. Sarapan di rumah
b. Kurangi jajan
c. Jajan di kantin sekolah

d. Membawa bekal dari rumah

BAB III
MATERI PENYULUHAN
PERILAKU JAJAN ANAK SEKOLAH
A. Lampiran Materi Penyuluhan.
1. Pengertian makanan jajanan
Makanan jajanan adalah makanan dan minuman yang di olah oleh
pengrajin makanan di tempat penjualan dan atau di sajikan sebagai

makanan siap santap untuk dijual bagi umum selain yang disajikan jasa
boga, rumah makan/restoran, dan hotel.
Makanan jajanan adalah semua makanan yang dapat langsung
dimakan yang dibeli dari penjual makanan, baik yang diproduksi oleh
penjual tersebut atau diproduksi orang lain, tanpa diolah lagi
(Heryana,2004)
2. Pengertian jajanan sehat
Jajanan sehat adalah jajanan yang bergizi dan tidak mengandung
zat-zat berbahaya.
3. Jenis jajanan
Jenis-jenis jajanan
a. Makanan berat, misal hamburger, mie goreng, mie bakso
b. Makanan cemilan, seperti berbagai jenis kue, kering
maupun basah
c. Makanan semi basah, seperti berbagai jenis bubur
d. Minuman, seperti sirup
4. Cara memilih jajanan sehat
Cara memilih jajanan sehat :
a. Bersih
b. Jauh dari tempat sampah, got, debu dan asap kendaraan bermotor
c. Tertutup
d. Tidak bekas dipegang-pegang orang
e. Tidak terlalu manis, gurih dan berwarna mencolok
f. Masih segar
g. Tidak digoreng dengan minyak goreng yang sudah keruh
h. Tidak mengandung zat pemanis, zat pengawet, zat penyedap, dan zat
pewarna buatan
i. Bau tidak apek atau tengik
j. Tidak dibungkus dengan kertas bekas atau Koran
k. Dikemas dengan plastik atau kemasan lain yang bersih dan aman
l. Lihat tanggal kadaluwarsa

5. Dampak sering memakan jajanan yang tidak sehat bagi tubuh


Dampak jajan sembarang :
a. Pemanis buatan : kanker kandung kemih
b. Pewarna tekstil : pertumbuhan lambat, gelisah
c. Bahan pengenyal : demam, kerusakan ginjal, diare, mual, muntah,
pingsan, kematian
d. Penambah rasa (MSG) : pusing, selera maka terganggu, mual,
kematian
e. Bahan pengawet: formalin : sakit perut, kejang-kejang, muntah,
kencing darah, tidak bisa kencing, muntah darah, hingga akhirnya
menyebabkan kematian.
f. Timah : pikiran kacau, pingsan, lemah, tidak ingin bermain, sulit
bicara, mual, muntah
g. Makanan tidak bergizi : Gangguan berfikir
h. Makanan mengandung mikroba, basi atau beracun : sakit perut, diare
6. Contoh jajanan tidak sehat
Beberapa contoh jajanan tidak sehat :
a. Es mambo berwarna mencolok dan terlalu manis : pemanis buatan dan
pewarna pakaian
b. Permen : pemanis buatan dan pewarna pakaian
c. Bakso : bahan pengenyal
d. Chiki atau makanan ringan : menggunakan MSG sebagai penambah
rasa, zat pewarna dan pemanis buatan
e. Gorengan : pakai minyak goreng bekas dipakai berkali-kali sehingga
minyak sudah berwarna sangat keruh
f. Cakwe, cilok dan bakso goreng : pakai saus atau sambal berwarna
merah cerah dan terbuat dari bahan-bahan yang telah busuk
g. Kue berwarna mencolok : pewarna pakaian
h. Es sirup atau minuman berwarna mencolok : tidak higienis, memakai
air mentah, dan terdapat zat pewarna pakaian.
7. Cara agar tidak jajan sembarangan :

Cara agar tidak jajan sembarangan antara lain :


a. Sarapan di rumah
b. Kurangi jajan
c. Jajan di kantin sekolah
d. Membawa bekal dari rumah

DAFTAR PUSTAKA

klubpompi.pom.go.id
Saiders, Raini Rahmania. 2011. Laporan Penyuluhan Jajan. Diunduh tanggal
10 Oktober 2013. http://www.scribd.com/doc/58785127/Laporanpenyuluhan-jajan

Permatasari, Vinda Astri. 2013. 89809847-jajan.pdf. Diunduh tanggal 10


Oktober 2013 ml.scribd.com/doc/173852207/89809847-jajan-pdf
Anonimus.
Diunduh
tanggal
10
Oktober
www.library.upnvj.ac.id/pdf/4s1keperawatan/207312087/BAB
%20VI.pdf
Ervina.

2013.

Yuk, Kurangi Jajan. Diunduh tanggal 10 Oktober 2013.


www.kidnesia.com/Kidnesia/Sekitar-Kita/Pengetahuan-Umum/YukKurangi-Jajan