Anda di halaman 1dari 18

ANALISIS LOBBY K

FAHMA NURIKA AISYAH FEBRIANTO HEDIADRIE PRAMONO LUTHFIANI SHABRINA MELLA SETYOWATI

Apakah Lobi K ? Dimanakah Lobi K ? Kapan Lobi K digunakan? Bagaimanakah (fisik) Lobi K ? Mengapa Lobi K ? Siapa yang menggunakan Lobi K ?

MANUSIA
KEGIATAN POSISI DUDUK POLA DUDUK

KUALITAS RUANG
KEBERSIHAN PENGHAWAAN PENCAHAYAAN

KONTEKS LAIN
WAKTU TEKNOLOGI CUACA

UTILITAS
MATERIAL WARNA BENTUK

KOMERSIAL

KEGIATAN
MENGERJAKAN TUGAS MENGGUNAKAN INTERNET MENGOBROL BERTEMU ORANG

POSISI BERAKTIVITAS
DUDUK SILA DUDUK KAKI LURUS (SELONJOR) DUDUK KAKI TEKUK TENGKUREP BADAN MIRING DENGAN MENUMPU KEPALA BERDIRI

POLA DUDUK
INDIVIDU (BERDASARKAN WAKTU) Karena lantai yang keras, seseorang senantiasa mengubah posisi duduknya setelah jangka waktu tertentu. KELOMPOK Berdasarkan posisi duduk antar individu. - 2 orang : berselahan, berhadapan (ngobrol) - Lebih dari 2 orang : melingkar, sebelahan (max 3orang)

Kebersihan - Ketika hujan, banyak ditemukan jejak alas kaki. Hal tersebut membuat orang sulit menemukan tempat yang bersih di Lobi K.

Pencahayaan
Cahaya di Lobi K temaram sehingga mempengaruhi aspek psikologis manusia yang beraktivitas di lobi K

Aspek warna
warna cokelat menonjolkan sisi lembut serta kehangatkan sehingga membuat orang-orang yang berada di lobi k merasa nyaman untuk berkumpul.

Penghawaan
Banyak faktor yang mempengaruhi penghawaan di lobi k

Utilitas
Tersedianya sejumlah stop kontak menjadi faktor yang cukup penting dalam berlangsungnya aktifitas pengguna lobi k. Adanya penyediaan air minum pada lobi K. Namun, karena kurang terjamin kebersihan dan kesehatannya, utilitas tersebut jarang digunakan. Adanya telepon umum namun jarang digunakan karena mahasiswa/karyawan pada umumnya memiliki telepon genggam.

Material
Material dinding terdiri dari susunan bata bertekstur kasar dan pada bagian naat menjorok ke dalam, mempengaruhi orang-orang yang duduk disana. Mereka cenderung lebih sulit dalam menentukan posisi punggung yang sesuai terhadap permukaan dinding bata ketika bersandar. Mereka pun lebih sering bergerak untuk membenarkan posisi punggung. Material dinding berupa semen yang diberi finishing cat yang membuat permukaan dinding menjadi halus, mempengaruhi orang yang duduk disana. Mereka akan cenderung lebih nyaman (karena permukaan rata) ketika bersandar.

Kaca pada sudut ruangan membuat Lobi K menciptakan ruang yang terasa lebih luas karena memantulkan sisi Lobi K. Lantai terbuat dari granit, memiliki permukaan yang rata dan licin. Memantulkan cahaya yang datang dari luar Lobi K ke dalam Lobi K sehingga Lobi menjadi lebih terang.

Bentuk
Bentuk lobi k dengan denah berbentuk tanda plus mempengaruhi sirkulasi manusia.
Dari/ke Selasar Lobi K Dari/ke Rotunda Dari/ke Dept.Arsitektur, EC Dari/ke Dekanat Dari/ke Dept.Elektro Dari/ke lantai 2 Dari/ke WC

Dari/ke NET IC
Dari/ke R. Hot Spot

Sirkulasi manusia tersebut akan berpengaruh pada kenyamanan pengguna Lobi K. Dalam variabel yang sama, orang-orang akan cenderung mencari area yang lebih jauh dari kemungkinan banyaknya dan dekatnya orangorang yang akan lewat di depannya.

Komersil & Event


kehadiran NET IC memunculkan dampak positif, yaitu memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk: 1. Mencetak/print (komersil)

2. Menggunakan komputer (tidak komersil) 3. Serta kebutuhan membeli sesuatu yang terkait teknologi (komersil) Namun, di sisi lain keberadaan dari NET IC berpengaruh terhadap aktivitas yang ada di sekelilingnya yaitu berkurangnya konsentrasi pengguna lobi k yang duduk di sekitar pintu NET IC akibat intensitas gerak manusia dari dan ke NET IC lebih besar.

Pada waktu tertentu, ada beberapa aktivitas yang muncul yaitu: 1. Tempat diadakannya Shalat Jumat. 2. Tempat melakukan presentasi atau tugas skala besar. 3. Tempat diadakannya acara-acara tertentu, pada umumnya membutuhkan perhatian banyak manusia. 4. Mahasiswa yang memanfaatkan Kantin teknik yang jauh dengan menjual makanan/minuman kepada mahasiswa yang berada di Lobi K.

Waktu