Anda di halaman 1dari 5

TUGAS AL-QURAN HADITS

TANGGUNG JAWAB MANUSIA TERHADAP KELUARGA DAN MASYARAKAT.


A. Q.S. Huud [11] : 117-119
a. Ayat

b. Arti Kata-Kata
umat yang satu tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat kecuali orangorang yang diberi rahmat dan untuk itulah Allah menciptakan mereka dan telah sempurna (telah ditetapkan) kalimat Tuhanmu sesungguhnya Aku akan memenuhi dan sekali-kali tidak akan Tuhanmu membinasakan negeri-negeri secara zalim

dan penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan jikalau menghendaki tentu Dia menjadikan manusia

yang durhaka semuanya

neraka jahannam dari jin dan manusia

c. Terjemahan
Artinya : 117. Dan tuhanmu sekali-sekali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan. 118. Jika tuhanmu menghendaki, tentulah dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat. 119. Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.

B. Hadits Tentang Tanggung Jawab Keluarga dan Masyarakat


a. Hadits b. Arti Kata-Kata
dan dia harus bertanggung jawab seorang istri adalah pemimpin di lingkungan rumah tangga suaminya dia harus bertanggung jawab pembantu adalah pemelihara terhadap harta tuannya pada harta anak milik orang tuanya kamu semua adalah pemimpin dan harus bertanggung jawab atas kepemimpinannya seseorang imam adalah pemimpin dan harus bertanggung jawab seorang suami adalah pemimpin bagi istrinya (keluarganya) dan seseorang anak adalah pemelihara

c. Terjemahan
Artinya : Dari Abdullah bin Umar RA ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: Kamu semua adalah pemimpin dan harus bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Seseorang imam adalah pemimpin dan harus bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Seorang suami adalah pemimpin bagi istrinya

dan Harus bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Seorang istri adalah pemimpin di lingkungan rumah tangga suaminya, dia harus bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Pembantu adalah pemelihara terhadap harta tuannya, dia harus bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Abdullah berkata: Saya kira (Rasulullah) bersabda juga dan seseorang anak adalah pemelihara milik orang tuanya, dia harus bertanggung jawab atas pemeliharaannya itu. Dan kamu semua adalah pemimpin dan harus bertanggung jawab atas kepemimpinannya. (HR. Bukhari)

C. Kandungan QS. Huud [11] : 117-119 D. Kandungan Hadits Tentang Tanggung Jawab Keluarga dan Masyarakat
(117) dan tuhanmu sekali-kali akan membinasakan negari-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan. Yakni siksa allah dan azab-nya tidak akan menimpa suatu negeri, sadangkan penduduknya senantiasa berbuat kebaikan. Siksa dating manakala mereka berbuat zalim. Penggalan ini sejalan dengan firman allah,tidaklah kami menzalimi mereka, tetapi merkalah yang menzalimi dirinya sendiri. (118) kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh tuhanmu. Dan, untuk itulah allah menciptakan mereka. Kalimat tuhanmu telah diterapkan: sesungguhnya aku akan memenihi neraka jahanam dengan jin dan manusia, semuanya.(119) Allah taala menerangkan bahwa dia maha kuasa untuk menjadikan seluruh manusia sabagai umat yang satu: beriman semua atau kafir semuanya. Hal ini salaras dengan firman allah, jika rabb-mu berkehendak, niscaya berimanlah seluruh pengguhi bumu, semuanya. (yunus:99) tetapi mereka senantiasa selisih pendapat . kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh tuhanmu. Yakni, perbedaan agama dan keyakinan dalam syariat, aliran , dan mahzab senantiasa terjadi diantara manusia.akramah menafsirkan dengan,mereka senantiasa berbeda-beda keinginan. kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh tuhanmu.yakni kecuali orang-orang yang dirahmati,yaitu para pengikut rasul yang berpegang teguh pada perintah agama allah yang disampaikan oleh para rasul kepada mereka. Mereka termasuk kelompok yang selamat. Qatadah berkata, yang berhak mendapat rahmat allah ialah yang menyukai persatuaan,walaupun negari dan tubuh mereka berjauhan. Sadangkan orang-orang yang mendurhakai-mya ialah mereka yang bercerai-berai, walaupun negari dan jasad mereka bersatu. dan untuk itulah allah menciptakan mereka. Ibnu wahab meriwayatkan dari tahwus bahwa ada dua orang yang mengadu persoalan mereka kepada thawus. Pertengkaran keduanya menjadi-jadi. Thawus berkata,kalian bersalisih dan menjadi-jadi.salah seorang keduamya berkata,kamu bohong.dia berkata, bukankah allah talah berfirman,dan mereka senantiasa berselisih kecualiorang-orang yang diberi rahmat kepada tuhanmu. Untuk itulah dia menciptakan mereka,thawus berkata,allah tidak menciptakan mereka supaya berselisih.namun dia menciptakan mereka untuk bersatu dan berkasih sayang.hal ini sebagaimana dikemukakan oleh al-hakam bin haban, dari akramah, dari ibnu abbas,supaya berkasih sayang dia menciptakan mereka. Dia tidak menciptakan mereka untuk menerina azab. Hal senada juga dikemukkan oleh mujahid,adh-dhahak, dan qatadah. Makna pendapat ini merujuk pada firman allah,dan tidaklah aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-ku. (adz-dzaariyat:56) Sehubung dengan firman allah,dan mereka senantiasa berselisioh pendapat kecuali orang-orang yang diberirahmat oleh tuhanmu untuk itulah allah menciptakkan mereka,hasan bashri berkata,manusia

berbeda-beda dalam menganut aneka agama. kecuali orang yang diberi rahmat kepada tuhanmu maka dia tidak berselisih. Hasan bashri ditanya,untuk itukan mereka diciptakan?dia menjawab,ada yang diciptaan untuk mengisi surganya dan ada yang diciptakan untuk mengisi neraka.hal itu pun dikemukakan oleh atha dan al-amasy. Ibnu wahab berkata,aku bertanya kepada malik tentang firman allah, dan mereka senantiasa berselisih pendapat kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh tuhanmu dan untuk itulah allah menciptakan mereka.malik menjawab, sakelompok orang berada disurga dan sekompok lagi dinaraka. kalimat tuhanmu telah ditetepkan:sesungguhnya aku akan memenuhi neraka jahanam dengan jin dan manusia, semuanya. Allah taala memberitahukan bahwa telah ditetapkan dalam ilmi-nya yang sempurna ihwal mahluk-nya: diantara mereka ada yang berhak masuk surga dan ada yang berhak masuk neraka. Dan,telah ditetapkan pula bahwa jahanam kan dipenuhi dengan golongan jin danb manusia. Kepunyaan allahlah hujan yang kuat dan hikmah yang sempurna. Sebuah hadis dalam shahihain menerangkan(404),maka allaaazza wa jalla berfirman kepada surge,kamu merupakan rahmat-ku aku merahmati orang yang akku kehendaki denganmu.dia berfirman kepada neraka,kamu merupakan azab-ku. Aku menyiksa orang yang aku khendaki denganmu. Masing-masing kamu akan diisi dengan panuh.

Jadi dapat disimpulkan pada surah huud:117-119 :