Anda di halaman 1dari 4

Boat Cruise on the Carang River (Ulu Riau old riau)

Ditepian sungai dapat menyontoh seperti diatas salah satu lokasi wisata di thailand, dimana dibangun Rumah Tradfisional Melayu yang benar-benar member kesan tradisional melayu lama yang deikitari kawasan sungai.

Untuk penataan taman dapatv di buat sebuah replica kapal dari kayu yang dapat menambah kesan Indah Kawasan taman.

Dapat juga dibuat Perahu wisata yang Khusus digunakan untuk menempuh perjalanan Sungai dari Pelabuhan Pulau Penyengat masuk ke kawasan KUALA RIAU yang bersejarah melewati Pulau Bayan dan melihat dari laut perkampungan-perkampungan melayu lama yang berada disepanjang Kuala riau hingga ke Sungai Carang, dengan jarak tempuh perjalanan sekitar 9 KM yang tentunya dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi para pengunjung kawasan ini. Sebagaimana diketahui Sepanjang Kuala Riau dan Sungai Carang merupakan kawasan terpenting ketika dahulu dimasa Kerajaan RIAU JOHOR DAN PAHANG.

ACARA PENDUKUNG TAHUNAN


Pencalang Boat Race .

EVENT PENCALANG/PERAHU PANJANG DI THAILAND

PENCALANG merupakan salah satu Perahu Asli Kawasan Melayu yang telah ada sejak berabad silam, mengenai darimana asalnya tidak ada satupun kawasan melayu termasuk Thailand yang dahulunya adalah kawasan melayu yang bias mengklaim bahhwa Perahu ini adalah Hak Budaya suatu daerah tertentu, hamper seluruh kawasan Melayu dinusantara memiliki Perahu Panjang Seperti ini. Tidak tertlepas juga kawasan Riau atau kini Kepulauan Riau, bahkan berbagai Riset membuktikan tentang asal usul Pencalang adalah dari Kawasan Riau. Buku-buku sejarah melayu Riau banyak mencatat tentang Pencalang tersebut merupakan salah satu kelengkapan perang Kerajaan Melayu Riau. PERAHU ini mulai menghilang dari kawasan Riau ketika Sultan Machmud MUzaffar Syah Sultan LinggaRiau dimakzulkan(DIPECAT) oleh Belanda pada tahun 1857, yang kemudian membawa pemberontakan Panglima Besar Reteh yaitu Tengku Sulung yang melakukan perlawanan besar-besaran kepada belanda. Sejak ditumpaskannya pemberontakan tengku sulung, belanda Melarang orang melayu menggunakan Perahu Panjang yang melebihi muatan 5 s/d 8 orang, maka hari ini yang kita saksikan hari ini tidak ada event melayu di kepulauan riau yang menggunakan Perahu Panjang/Pencalang ini, kecuali Kalangan Teonghua /Chines yang notabenenya bekerjasama dengan Belanda itupun tidak dapat menyamai PENCALANG yang memiliki panjang 29 meter, tinggi 80 cm serta lebar 1,5 meter. Jumlah

pendayung 57 orang, terdiri dari 55 pendayung, 1 pengarah perahu serta 1 tukang timba air. Dengan diangkat kembali PENCALANG MENJADI EVENT di tanaq melayu Kepulauan Riau tentunya akan mampu mengembalikan sedikit demi sedikit sendi asal Kepulauan Riau guna mengembalikan semangat Bunda Tanah Melayu yang merupakan akar asal usul tanah ini, yang sebenarnya diikuti oleh Thailand, Kambodia, dan kawasan-kawasdan pesisir Sumatra.