Anda di halaman 1dari 4

1. Kenapa gel mudah dicuci dengan air? 2. Bedanya xerogel dan organo gel?

Xerogel : - konsentrasi pelarutnya rendah - Dihasilkan oleh evaporas - Contoh: gelatin kering, tragakan ribbons, acacia tears, sellulosa kering dan polystyrene. Organo gel : - (pelarut bukan air/pelarut organik). Contoh : plastibase (suatu polietilen dengan BM rendah yang terlarut dalam minyak mineral dan didinginkan secara shock cooled), dan dispersi logam stearat dalam minyak. 3. Viscolam merupaka basis yang sintesisi atau bukan? Viscolam merupakan basis gel sintesis, karena Viscolam Mengandung sodium polyacrylatdimetyl taurate,hidrogeneted polidecene, dan tridecet 10yang dapat digunakan sebagaiemulgator. -

4. Kenapa gel tidak menutupi pori? Gel tidak menutupi pori Karena ketika penggunaan pada permukaan kulit gel dapat membentuk lapisan film yang tipis sehingga tidak akan menutupi pori. 5. Apa tujuan penggunaan surfaktan? Untuk menurunkan tegangan permukaan 6. Mekanisme air masuk ke permukaan ? Sineresis 7. Pengawet yang digunakan dalam gel? metil paraben,gel yang dibuat adalah gel hidrogel yang menggunakan air sebagai pelarut, oleh karena itu dicari pengawet yang larut dalam air. Metil paraben larut dalam 500 bagian air. 8. Viscolam? VISCOLAM MAC 10 BULETIN TEKNIS VISCOLAM MAC 10 adalah polimer emulsi alkali-dapat mengembang khusus dirancang untuk memberikan penebalan dan menstabilkan semua atraksi produk berbasis surfaktan dan meninggalkan-on produk.

Sangat cocok untuk digunakan baik dalam proses dingin dan panas. 1. IDENTIFIKASI PRODUK Kimia description: Kopolimer etil akrilat dan asam metakrilat dalam air Nama INCI: Acrylates Copolymer EINECS / ELINCS nomor: tidak berlaku: polimer 2. KARAKTERISTIK UMUM Penampilan pada 25 C: cairan susu Bau: akrilik ringan Isi padat (%): 30% approx. Massal Viskositas pada 25 C (mPa * s): 100 max. Massal pH pada 25 C: 3 approx. Viskositas mPa * s (1,5% am disp air @ pH = 7,5, 20 rpm, 25 C).: 6500-18000 Pelestarian: unpreserved 3. GUNAKAN dan APLIKASI Gunakan: VISCOLAM MAC 10 dosis dapat bervariasi dalam berbagai konsentrasi: biasanya 5 - 8% sebagaimana dipasok. Dalam rangka untuk mencapai kinerja yang diinginkan prosedur berikut harus diperhatikan: -terionisasi dengan pengadukan moderat

tralkan pH 6,5-7,0 approx. dalam rangka membengkak polimer -bahan

aplikasi:

4. KEMASAN VISCOLAM MAC 10 tersedia dalam 125 Kg bersih drum plastik berat. 5. PENYIMPANAN dan PENANGANAN Untuk melestarikan sifat produk, kami sarankan untuk menyimpan dalam suhu antara +5 dan +40 C, terlindung dari cahaya matahari langsung dan dicegah dari pembekuan. Dalam kondisi seperti ini kehidupan rak VISCOLAM MAC 10 adalah dua belas bulan. 9. Dosis terapi dan dosis lazim lidokain HCl?

10. Apa pengaruh pengawet ,konsentrasi pengawet terhadap exp date sediaan yang dibuat?

11. Evaluasi gel?


1. Organoleptis Evalusai organo leptis menggunakan panca indra, mulai dari bau, warna, tekstur sedian, konsistensi pelaksanaan menggunakan subyek responden ( dengan kriteria tertentu ) dengan menetapkan kriterianya pengujianya ( macam dan item ), menghitung prosentase masing- masing kriteria yang di peroleh, pengambilan keputusan dengan analisa statistik. 2. Evaluasi pH Evaluasi pH menggunakan alat pH meter, dengan cara perbandingan 60 g : 200 ml air yang di gunakan untuk mengencerkan , kemudian aduk hingga homogen, dan diamkan agar mengendap, dan airnya yang di ukur dengan pH meter, catat hasil yang tertera pada alat pH meter. 3. Evaluasi daya sebar Dengan cara sejumlah zat tertentu di letakkan di atas kaca yang berskala. Kemudian bagian atasnya di beri kaca yang sama, dan di tingkatkan bebanya, dan di beri rentang waktu 1 2 menit. kemudian diameter penyebaran diukur pada setiap penambahan beban, saat sediaan berhenti

menyebar ( dengan waktu tertentu secara teratur ). 4. Evaluasi penentuan ukuran droplet Untuk menentukan ukuran droplet suatu sediaan krim ataupun sediaan emulgel, dengan cara menggunakan mikroskop sediaan diletakkan pada objek glass, kemudian diperiksa adanya tetesan tetesan fase dalam ukuran dan penyebarannya. 5. Uji aseptabilitas sediaan. Dilakukan pada kulit, dengan berbagai orang yang di kasih suatu quisioner di buat suatu kriteria , kemudahan dioleskan, kelembutan, sensasi yang di timbulkan, kemudahan pencucian. Kemudian dari data tersebut di buat skoring untuk masing- masing kriteria. Misal untuk kelembutan agak lembut, lembut, sangat lembut.