Anda di halaman 1dari 3

PENGANTAR BIDANG PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT

Pembangunan kesehatan mempunyai visi, misi dan strategi yaitu: Visi: menjadikan masyarakat yang mandiri Misi : membuat rakyat sehat Strategi : 1. Menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat. 2. Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. 3. Meningkatkan sistem surveilans, monitoring dan informasi kesehatan. 4. Meningkatkan pembiayaan kesehatan. Adapun nilai yang diharapkan yaitu berpihak pada rakyat, bertindak cepat dan tepat, kerjasama tim, intregitas yang tinggi, transparasi dan akuntabilitas. PROGRAM PRIORITAS BID.KES 2009-2014 1. Penanggulangan gizi buruk 2. Penurunan AKI dan AKB dalam rangka MDGS 3. Penanganan penyakit ATM, kusta, diare dan ISPA 4. Jaminan yankes maskin 5. Peningkatan mutu pelayanan kesehatan 6. Penyehatan lingkungan

Gizi Masyarakat: Sasaran Keluaran Pembinaan Gizi Masyarakat: 100% gizi buruk mendapat perawatan 100% balita 6-59 bln gakin mdpt MP ASI 80% bayi 0-6 bln mendapat ASI Esklusif 90% RT mengkonsumsi garam beryodium 85% balita 6-59 bulan mendapat kapsul Vit. A 85% ibu hamil mendapat tablet besi 85% balita ditimbang berat badannya

PROMOSI KESEHATAN Sasaran Keluaran Program Promosi Kesehatan: 1. Pengembangan media promosi dan informasi sadar hidup sehat sesuai target. 2. Puskesmas menyusun profil kegiatan promkes dan pengembangan UKBM. 3. Semua PUSKESMAS memiliki posyandu puri minimal. 4. Desa kelurahan siaga aktif nasional (pusat). 5. Capaian Rumah Tangga Sehat ( PHBS dengan 10 Indikator ). 6. Pondok Pesantren di wilayah Puskesmas mempunyai Poskestren sesuai Standart. 7. Kecamatan/Puskesmas membentuk dan membina Kwaran SBH

PERAN SERTA KESEHATAN MASYARAKAT (PSKM) Sasaran Keluaran Program PSKM : 1. Terbentuknya Puskesmas Santun Usila : a. Poli Lansia. b. Posyandu Usila. 2. Puskesmas Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) : a. Poli Remaja. b. Sekolah UKS : TK/RA, SD/MI, SMP/MTs DAN SMU/MA 3. Puskesmas melaksanakan Upaya Kesehatan Kerja (UKK). 4. Puskesmas melaksanakan Upaya Kesehatan Olah Raga (Kesorga). 5. Puskesmas melaksanakan Pengobatan Tradisional (Batra). 6. Pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin kuota dan non kuota.