Anda di halaman 1dari 4

Glikolisis

Siklus Krebs
Pada keadaan aerob, hasil akhir glikolisis adalah piruvat. Piruvat yang semula berada ekstra mitokondria kemudian akan memasuki mitokondria melalui suatu piruvat transporter, lalu mengalami dekarboksilasi oksidatif dengan bantuan enzim piruvat dehidrogenase kompleks dan diubah menjadi asetil KoA kemudian baru masuk Siklus Krebs. Berlangsung intra-mitokondria, dimana terjadi oksidasi asetil KoA dan dihasilkan sejumlah energy +H2O + CO2 . siklus krebs menghasilkan 12 ATP.

Enzim :1. Sitrat sintetase; 2. Akonitase; 3. Isositrat dehidrogenase; 4. a-ketoglutarat dehidrogenase kompleks ;5. Suksinat tiokinase ; 6. Suksinat dehidrogenase; 7. Fumarase ; 8. Malat dehidrogenase.

Glikogenesis dan Glikogenolisis


Glukosa dalam tubuh selain akan disintesis menjadi glikogen untuk kemudian disimpan didalam hepar dan otot dalam proses yang disebut glikogenesis, dan glikogenolisis akan memecah kembali glikogen menjadi glukosa untuk mengalami glikolisis. Glikogen dibentuk terutama di hepar dan otot. Glikogen otot berperan sebagai sumber glukosa untuk proses glikolisis, sedangkan glikogen hepar berfungsi untuk mempertahankan kadar glukosa dalam darah.

Glukoneogenesis
Adalah proses sintesis glukosa dari zat-zat yang bukan karbohidrat dan berlangsung bila tubuh membutuhkan glukosa dalam jumlah banyak namun tidak dapat dipenuhi hanya oleh sumber karbohidrat dalam makanan. Glukosa hasil glukoneogenesis tersebut sangat dibutuhkan oleh jaringan saraf (otak) dan sel darah merah, sebab kedua jaringan tersebut amat sensitif terhadap keadaan hipoglikemi.