Anda di halaman 1dari 21

SITI HAWA BINTI RAMLEE

DEFINISI PENGUKURAN DAN PENILAIAN

PENGUKURAN
Alwasilah et al.(1996), measurement (pengukuran)

merupakan proses yang mendeskripsikan performa siswa dengan menggunakan suatu skala kuantitatif (sistem angka) sedemikian rupa sehingga sifat kualitatif dari performa siswa tersebut dinyatakan dengan angka-angka Arikunto dan Jabar (2004) menyatakan pengertian pengukuran (measurement) sebagai kegiatan membandingkan suatu hal dengan satuan ukuran tertentu sehingga sifatnya menjadi kuantitatif.

Cangelosi, James S. (1995), pengukuran adalah

proses pengumpulan data secara empiris yang digunakan untuk mengumpulkan informasi yang relevan dengan tujuan yang telah ditentukan. Sridadi (2007) pengukuran adalah suatu prose yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh besaran kuantitatif dari suatu obyek tertentu dengan menggunakan alat ukur yang baku.

PENILAIAN
Sudiono, Anas (2005) mengemukakan bahwa secara harfiah kata

evaluasi berasal dari bahasa Inggris evaluation, dalam bahasa Indonesia berarti penilaian. Akar katanya adalah value yang artinya nilai. Jadi istilah evaluasi menunjuk pada suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai dari sesuatu. Frey, Barbara A., and Susan W. Alman. (2003): Evaluation The systematic process of collecting, analyzing, and interpreting information to determine the extent to which pupils are achieving instructional objectives. (Artinya: Evaluasi adalah proses sistematis pengumpulan, analisis, dan interpretasi informasi untuk menentukan sejauh mana siswa yang mencapai tujuan instruksional).

Mardapi, Djemari (2003), penilaian adalah

kegiatan menafsirkan atau mendeskripsikan hasil pengukuran. Zainul, Asmawi dan Noehi Nasution (2001), mengartikan penilaian adalah suatu proses untuk mengambil keputusan dengan menggunakan informasi yang diperoleh melalui pengukuran hasil belajar baik yang menggunakan tes maupun nontes.

DEFINISI PENGUKURAN DAN PENILAIAN DALAM PENDIDIKAN

PENGUKURAN
Measurement (pengukuran) merupakan

proses yang mendeskripsikan performance siswa dengan menggunakan suatu skala kuantitatif (system angka) sedemikian rupa sehingga sifat kualitatif dari performance siswa tersebut dinyatakan dengan angka-angka (Alwasilah et al.1996)

E. Gronlund (1971) secara sederhana

merumuskan pengukuran sebagai Measurement is limited to quantitative descriptions of pupil behavior. Menurut Cangelosi (1995) yang dimaksud dengan pengukuran (Measurement) adalah suatu proses pengumpulan data melalui pengamatan empiris untuk mengumpulkan informasi yang relevan dengan tujuan yang telah ditentukan.

PENILAIAN
Menurut Angelo (1991: 17) Classroom Assessment is a

simple method faculty can use to collect feedback, early and often, on how well their students are learning what they are being taught. (Penilaian Kelas adalah suatu metode yang sederhana dapat menggunakan fakultas (sekolah) untuk mengumpulkan umpan balik, awal dan setelahnya, pada seberapa baik para siswa mereka belajar apa yang mereka ajarkan.)

Menurut Suharsimi yang dikutip oleh

Sridadi(2007) penilaian adalah suatu usaha yang dilakukan dalam pengambilan keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik-buruk bersifat kualitatif. Menurut Rusli Lutan (2000:9) assessment termasuk pelaksanaan tes dan evaluasi. Asessment bertujuan untuk menyediakan informasi yang selanjutkan digunakan untuk keperluan informasi.

DEFINISI PENGUKURAN DAN PENILAIAN DALAM PENDIDIKAN JASMANI

PENGUKURAN
Didefinisikan sebagai menentukan bilangan

permarkahan keputusan ujian atau lain-lain kaedah penilaian berdasarkan peraturan tertentu. Cth: satu proses mengutip maklumat berangka tahap ciri-ciri tertentu yang dipunyai oleh seseorang murid

PENILAIAN
Didefinisikan sebagai suatu proses untuk mengumpul, menganalisis dan mentafsir data yang dikumpul.

Cth: proses mengesan perkembangan, kebolehan, kemajuan dan pencapaian murid secara pemerhatian, penulisan dan lisan

FUNGSI/KONSEP PENGUKURAN DAN PENILAIAN DALAM PENDIDIKAN

PENGUKURAN
Pengukuran merupakan umpukan atau

pemberian angka-angka atau nombor kepada sesuattu objek atau perkara mengikut satu set peraturan yang telah ditetapkan.

PENILAIAN

Penilaian merupakan satu proses di mana satu

pertimbangan atau pembuatan keputusan dibuat berdasarkan permerhatian yang lalu dan latar belakang orang yang membuat penilaian. Penilaian Formatif : Dijalankan secara bertreusan semasa pengajaran dan pembelajaran. Penilaian Sumatif : Ujian yang dikendalikan di akhir sesuatu program atau unit sebelum guru meneruskan unit yang lain.

HUBUNGAN ANTARA PENGUKURAN DAN PENILAIAN DALAM PJ DENGAN PBS DALAM KSSR PJ

PBS dirancang dan dilaksanakan oleh guru

secara berterusan dalam proses pengajaran dan pembelajaran harian. Maklumat tentang perkembangan murid yang diperoleh dari semasa ke semasa melalui penilaian berterusan dapat membantu guru mengambil tindakan susulan yang sewajarnya jika perlu. berpusat.

PBS boleh menilai kemajuan murid dalam

pelbagai aspek termasuk aspek aspek yang tidak dapat dinilai secara PBS dilaksanakan untuk mendapatkan gambaran tentang kemajuan pembelajaran murid di samping memberi maklum balas tentang keberkesanan pengajaran guru.

REFERENCE

Alwasilah, et al. (1996). Glossary of educational Assessment Term. Jakarta: Ministry of Education and Culture. Anas sudiono, Pengantar Evaluasi Pendidikan, Jakarta:PT.Grafindo persada, 2001. Angelo, T.A., (1991). Ten easy pieces: Assessing higher learning in four dimensions. In Classroom research: Early lessons from success. New directions in teaching and learning (#46), Summer, 17-31. Arikunto, S & Jabar. 2004. Evaluasi Program Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Calongesi, James S. 1995. Merancang Tes untuk Menilai Prestasi Siswa. Bandung : ITB Frey, Barbara A., and Susan W. Alman. (2003). Formative Evaluation Through Online Focus Groups, in Developing Faculty to use Technology, David G. Brown (ed.), Anker Publishing Company: Bolton, MA. Kizlik, Bob. (2009). Measurement, Assessment, and Evaluation in Education. Online : http://www.adprima.com/measurement.htm diakses tanggal 20-01-2013. Mardapi, Djemari (2003). Desain Penilaian dan Pembelajaran Mahasiswa. Makalah Disajikan dalam Lokakarya Sistem Penjaminan Mutu Proses Pembelajaran tanggal 19 Juni 2003 di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Overton, Terry. (2008). Assessing Learners with Special Needs: An Applied Approach (7th Edition). University of Texas - Brownsville Palomba, Catherine A. And Banta, Trudy W. (1999). Assessment Essentials: Planning, Implementing, Improving. San Francisco: Jossey-Bass Sridadi. (2007). Diktat Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran Penjas. Yogyakarta: FIK UNY. Wayan Nurkencana. (1993). Evaluasi Pendidikan. Surabaya : Usaha Nasional. Zainul, Asmawi dan Noehi Nasution. 2001. Penilaian Hasil Belajar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional