Anda di halaman 1dari 2

Sistem Ekonomi Indonesia

Judul buku : Cara Menguatkan Rupiah Penerbit : Elex Media Computindo Tahun Terbit: 2004 Pengarang : Winarno MT Dalam kebijakan yang di terapkan di Indonesia sistem negara kita menganut sistem yang banyak disebut sebagian Negara besar sebagai faham Kapitalisme. Mengapa demikian bahwa kebanyakan negara kita banyak di bantu oleh Negara adidaya seperti Amerika serikat dan Negara Eropa. Pastinya pendapat dari para ekonom-ekonom dunia melihat dari sisi sektor keuangan dan bangsa Indonesia menilai kebijakan ini sangat mencoreng nama baik perekonomian Indonesia yang totalitasnya masih bersifat tidak terlalu mengharapkan bantuan lagi serta ingin hidup mandiri secara optimal. Pada dasarnya Indonesia dulu masih menganut Sistem Soko guru kedaerahan yang biasa disebut Koperasi sistem ini dulunya sangat baik untuk dijadikan dasar perekonomian karena mampu menghasilkan pendapatan daerah maupun pendapatan Negara, semenjak digantinya mandat Soekarno ke tangan Soeharto semua kebijakan perekonomian dirubah dengan kebijakan baru dan secara gencar melakukan berbagai macam pinjaman ke berbagai Negara maju yang pada akhirnya sistem perkoperasian yang dulu dapat berdiri sendiri menjadi terhapuskan. Para tokoh nasional berpendapat bahwa kita sudah salah arah dalam menetapkan aturan sistem keuangan Negara, Kebijakan yang diambil oleh Soeharto memang ada baik dan buruknya, Kebaikan yang diambil ketika pada masa orde baru ialah dengan berbagai harga kebutuhan bahan pokok mengalami kestabilan yang tidak memberatkan masyarakat banyak. Serta keburukannya tidak dapat dipertahankan karena pinjaman demi pinjaman tidak dapat terealisirkan berapa jumlah bunga dan utang yang akan dibayar, dari sini pamor Soeharto menjadi turun akibat tidak dapat membendung hutang Negara dan banyak terjadi demontrasi oleh para mahasiswa dan kalangan masyarakat

menuntut

Soeharto mundur

serta bangsa kita mengalami krisis moneter

berkepanjangan. Dari sini kita mengharapkan sikap para pejabat dan organisasi sosial untuk dapat setidaknya mengambil kebijakan lebih matang lagi dalam menangani masalah perekonomian dan sebagai hal positifnya kita sudah tidak lagi mengadakan bantuan pinjaman kepada CGI dalam membantu masalah kekurangan biaya dalam membayar hutang kepada Negara adidaya dan eropa Penulis : _Farhan Asyhadi_ _Faisal_