Anda di halaman 1dari 23

OSCILLOSCOPE Oscilloscope adalah peralatan elektronik yang dapat menampilkan gelombang maupun signal elektronik yang diukurnya.

Misalkan, kita ingin melihat signal yang dipancarkan oleh handphoneyang kita gunakan. Dengan bantuan Oscilloscope, signal tersebut akan dicitrakan dalam layar, sehingga dapat dilihat bentuk gelombangnya: panjang gelombang, frekuensi gelombang, maupun bentuk menyeluruh gelombangnya.

Oskiloskop untuk mengukur beda fase gelombang

Semua alat ukur elektronik bekerja berdasarkan sample data, semakin tinggi sample data, semakin akurat peralatan elektronik tersebut. Oscilloscope, pada umumnya juga mempunyai sampel data yang sangat tinggi, oleh karena itu oscilloscope merupakan alat ukur elektronik yang mahal. Jika sebuah oscilloscope mempunyai sample rate 10 Ks/s (10 kilo sample/second = 10.000 data per detik), maka alat ini akan melakukan pembacaan sebanyak 10.000 kali dalam sedetik. Jika yang diukur adalah sebuah gelombang dengan frekuensi 2500Hz, maka setiap sampel akan memuat data 1/4 dari sebuah gelombang penuh yang kemudian akan ditampilkan dalam layar dengan grafik skala XY.

This sharing was written in Bahasa Indonesia, for foreign readers please download the English version. English Version Oscilloscope atau kadang disingkat dengan OScope adalah alat ukur yang sangat direkomendasikan bagi para homebrewer. Oscilloscope milik saya saat itu saya beli karena kebutuhan untuk melihat bentuk sinyal pada HF VFO pada rangkaian antenna analyser yang sedang saya kerjakan. Ketika itu saya sempat frustasi, karena alat ukur eksisting yang saya miliki tidak dapat memperlihatkan kepada saya problem apa yang sedang saya hadapi. Frekuensi meter saya bahkan masih memberikan gambaran positif terhadap kinerja VFO saya pada band tertinggi HF, dimana antenna analyser selalu memberikan pengukuran yang salah. Hipotesis saya saat itu adalah sinyal keluaran VFO pada band tersebut pasti bukan sinusoidal sempurna dan tidak bersih, karena memiliki banyak harmonik. Namun, saya sulit membuktikannya hanya dengan peralatan yang saya miliki, akhirnya saya mendapatkan sebuah oscilloscope bekas Kenwood CS-1100A dengan bandwidth 100MHz, dan dengan alat ini hipotesis saya terbukti, lega rasanya.

Homebrew Probe

Cerita tentang oscilloscope, pasti tidak lepas dari aksesoris yang mengiringinya, salah satunya adalah oscilloscope probe. Pada saat saya mendapatkan oscilloscope saya, ia tidak disertai dengan satupun probe, sehingga terpaksa saya harus mencari tahu dan bila perlu membeli probe untuk mengoperasikannya. Sesuai dengan informasi di NET, salah satu tempat yang saya tuju adalah Jaya Plaza LT.2, di sana terdapat sebuah kios yang menjual oscilloscope bekas. Pada saat saya menanyakan probe bekas, saya kaget dengan harga yang dibukannya, yaitu Rp.250.000 sebuah dalam kondisi bekas. Dalam hati, saya mengatakan wow mahal amat !!! Karena tidak mau kehilangan uang banyak hanya untuk probe dan tekad saya untuk membawa probe ke rumah saat itu, akhirnya saya menuju ke LT.1, ke sebuah kios yang biasa menjual mikrokontroler, saya membeli beberapa perlengkapan untuk membuat sendiri sebuah oscilloscope probe, yaitu: Selongsong probe 2 buah Jepit Buaya 2 buah Jack BNC 2 buah Beberapa buah resistor 10K, 1M dan 500K Sebagai kabel penghubung probe, saya gunakan coaxial diameter kecil RG-58, karena memiliki impedansi sekitar 50 Ohm. Biaya yang saya keluarkan semuanya tidak lebih dari Rp.30.000 untuk membuat 2 buah probe 1X dan 10X. Saya sadar bahwa oscilloscope saya tidak akan saya gunakan secara profesional, hanya untuk hobby, sehingga saya tidak begitu membutuhkan akurasi tinggi untuk kedua probe ini, jadi

homebrew oscilloscope probe tersebut telah memenuhi ekspektasi saya, dan saya pergunakan sampai saat ini.

1X & 10X Probe

Cara membuat Oscilloscope Probe 1X dan 10X sangat sederhana. Dimulai dari informasi impedansi input pada oscilloscope saya, yaitu 1M 22pf (nilai ini umum untuk jenis oscilloscope lainnya). Menurut literatur yang saya baca, bahwa kabel coax memiliki nilai kapasitansi sebesar 20-30 pf/foot, sehingga makin panjang maka nilai kapasitansinya juga makin besar, pada saat digunakan pada frekuensi radio, maka impedansi tersebut akan dapat membebani rangkaian yang sedang kita ukur, untuk mengurangi hal tersebut digunakan sebuah rangkaian resistor sederhana pada ujung probe. 1X Oscilloscope Probe Untuk membuat sebuah 1X OScope Probe, pada ujung probe cukup ditambahkan resistor sebesar 10K secara serial. Nilai resistor ini dipilih cukup jauh dibandingkan impedansi input Oscope yang sebesar 1M, sehingga penguatan OScope ini mendekati 1X, yaitu dihitung dengan rumus pembagi tegangan sbb: Vscope = Vin * Rscope / (Rscope + Rseri) = Vin * 1M / (1M + 10K) Vin / Vscope = 1.010.000 / 1.000.000 = 1,01 atau hampir mendekati 1X 10X Oscilloscope Probe Masih dengan memanfaatkan rumus pembagi tegangan diatas, untuk mendapatkan efek redaman tegangan sebesar 1/10, maka dua buah resistor dengan nilai 5M dan 1.25M digunakan sebagai pembagi tegangan. Resistor 1.25M diinstal secara paralel dengan input OScope, sehingga resistansi resultannya adalah Rparalel = 1 / (1/1M + 1/1.25M) = 555.555,556 Ohm. Kemudian sebuah resistor Rserial = 5M diinstal secara seri, dengan demikian bila direpresentasikan ke rumus pembagi tegangan menjadi: Vscope = Vin * 555.555,556 / (555.555,556 + 5M) Vin / Vscope = (555.555,556 + 5M) / 555.555,556 = 10X Jadi kita memiliki sebuah 10X Oscope Probe. Untuk membuat sebuah resistor 5M, saya menserikan 5 buah resistor 1M 1%. Untuk mendapatkan resistansi 1.25M, pertama saya memparalel 2 buah resistor 500K 1% sehingga resultannya menjadi sebesar 250K, dan kemudian menserikannya dengan 1 buah resistor 1M 1%, sehingga sekarang saya punya resultan sebesar 1.25M. Mudah bukan hehehe. Dengan persamaan serupa, anda dapat mendesign sendiri Oscope Probe dengan perbandingan yang lain, misalkan 100X. Biasanya sebuah OScope profesional selalu dilengkapi sebuah trimpot capacitor diujung probe untuk memperbaiki/ mengkoreksi bentuk gelombang khususnya pada frekuensi tinggi. Disini saya tidak

menambahkannya, namun anda bisa menambahkannnya sebagai optional, yaitu sebuah trimpot capacitor 2-5 pf paralel dengan resistor seri, yaitu paralel dengan resistor 10K untuk 1X Oscope Probe atau pada resistor 5M pada 10X Oscope Probe. Jadi semuanya tergantung dengan kebutuhan kita, bila mau perfect anda dapat membelinya jadi, namun dengan pengorbanan uang yang lebih besar. Mau homebrew, silakan have a nice day. Cholis YD1CHS.

OSCILLOSCOPE

Oscilloscope adalah alat untuk mengukur dan melihat gelombang frekuensi dan tegangan dari suatu obyek pengukuran. Ada beberapa tombol yang perlu diperhatikan : ILLUMINATION : Lampu Latar belakang FOCUS : Untuk mengatur ketajaman gambar POSITION : Untuk mengatur posisi gambar VOLTS/DIV : Mengatur besaran tegangan dalam satu kotak(DIV) TIME/DIV : Mengatur besaran waktu dalam satu kotak(DIV) TRIGGER : Untuk memberhentikan/menset tampilan agar terlihat Hubungan antara TIME (Waktu) dan Frekuensi (Gelombang) : F= _1_ F = Frekuensi (Hz) T T = Time (s) s = second(detik) 1 KHz = 1 Kilo Hertz = 1000 Hz 1 Mhz = 1 Mega Hertz = 1000 Khz = 1.000.000 Hz 1 mS = 0,001 S = 1 Khz 1 S = 0,000001 S = 1 Mhz Kalo pake Oscilloscope setel ke DC kalo mo ngukur Tegangan Batt, Power SUpply, dan teg. searah lainnya. Tapi kalo mo ngukur tegangan PLN, gelombang frekuensi pada HP spt Gelombang sinus, gigi gergaji pakai yg AC. Probe Tester setel saja ke 1 X. Saya pake Oscilloscope ada 6 Buah. yg di gbr 40 Mhz udah lama pakenya jadi udah butut, tapi masih akurat karena merk LEADER dari Jerman. Yg lain merk Kenwood dari Japan, Goodwill dari Taiwan dan CALTEX dari Zhong Quo. Sebelum dipake, dikalibrasi dulu tusuk probe di lobang CAL. Lubang CAL ini akan mengeluarkan Teg 1Vpp dan frekuensi 1 Khz. Setel Volt/DIV pd 0,5 Volt dan Time/Div pd 1ms (karena 1Khz = 1/1ms) Hasil yg bagus akan terbentuk gelombang linear (berbentuk kotak2). perhatikan tinggi gelombang harus sebanyak 2 kotak(DIV) karena 1V=0,5 x2 DIV. dan Frekuensi gelombang (Puncak dan lembah) harus sebanyak 1 kotak. (karena 1/1ms x 1 DIV = 1 Khz). Time/DIV dan Volt/DIV dpt dipindah2 setelannya sehingga gelombang tsb berubah ukurannya. Jika gbr tdk sesuai dpt di trigger pake tombol trigger. Posisi tombol CAL VOLT/DIV dan CAL Time/DIV pd posisi mentok ke kanan. Jika ingin mengukur Crystal 13 atau 26 Mhz TIME/DIV mentokkin ke kanan.

VOLT/DIV +- pakai 0,2 atau 0,5V atau atur yg sesuai. PCB diberikan tegangan dari Power Supply. Lalu probe tempelkan pd Kaki Output 26 Mhz Crystal dan tekan saklar, maka akan terbentuk gelombang sinus RF CLock tsb. Utk mengukur RXI/Q (gunanya menentukan kerusakan ada pd bagian RF atau bagian Baseband) Tempelkan pd testing Point RX I/Q akan muncul gelombang tinggi lalu menukik seperti perosotan. Aturt gbr agar hasilnya jelas dgn memutar2 tombol Time/Div dan Volt/div sampai cocok. Utk mengukur gelombang frekuensi operator butuh : Signal generator Test BOX Oscilloscope + frequency Counter atau Spectrum Analyzer Dan s/w Wintesla DCT3 atau Phoenix DCT4 utk mengunci gelombang RX/TX Saat kita mau Kalibrasi, kita Stel ke DC atau AC yah, Kalau lobang Cal saya 0,5 Volt dan untuk setel Volt/Div dan Time/Div cocoknya diangkat berapa. 2. Untuk mengukur frekuesi, kita apa harus perlu : signal generator ( Alat ini apa wajib atau gimana, apa alat ini ganti HP bisa, untuk sebagai signal generator ) Test Box (udah ada) Oscilloscope+Frekwensi Counter (udah ada) S/W Wintesla DCT3 atau Phonix DCT4 ( ini software dipakai untuk apa yah, Apa cuma untuk tuning signal kayak di Software diego atau flasher PBB. 1. karena teg. 0,5 Vpp ya jelas setel ke AC donnnk (pp=teg. bolak balik) kalo Output CAL=0,5V ya biar gbrnya bagus setel saja Volt/DIv=0,1V. nanti hasil vertikalnya harus ada 5 kotak. dan output CAL=1Khz (ingat 1 Khz >< 1mS) ya setel aja Time/Div misalnya=0,2mS nanti horizontalnya gbr puncak & lembah (Peak&Valley)harus ada 5 kotak. Kalo diset 0,5mS, peak&valleynya ya 2 kotak 2. Signal generator untuk menggantikan signal dari operator ditempel ke connector antenna diset +-947 Mhz. S/W WIntesla/Phoenix ini diset utk mengunci gelombang yg masuk dari RF Generator. Sehingga dpt diukur besaran gelombangnya. Tapi alat2 ini biasanya utk mengukur signal problem saja. Pendeteksian jadi mudah.

Oscilloscope
oleh Chris Woodford . Last updated: 10, Maret 2009.

bibir ... blip ... blip ... blip ... woooooooooooooooo ...."Perawat

Cepat, dia jatuh ... yang dayung ! " Tidak ada drama TV rumah sakit akan lengkap tanpa melihat dan suara monitor jantung oleh sebuah tempat tidur pasien. Kita semua menyaksikan jejak orang terang melompat ke atas dan bawah-tetapi apakah Anda pernah berhenti bertanya-tanya bagaimana mereka bekerja? Hati monitor seperti ini didasarkan pada jenis mesin grafik-gambar elektronik disebut osiloskop , yang bekerja banyak seperti televisi kuno-tua. Mari kita melihat lebih dekat pada instrumen ini berguna dan mencari tahu bagaimana mereka bekerja!
Foto: Sebuah khas analog osiloskop menunjukkan jejak gelombang persegi pada layar. Foto oleh Ed McKenna milik dari US Department of Energi Terbarukan Nasional / Energy Laboratory (DOE / NREL) .

Apa itu osiloskop?

Anda sudah hampir pasti diambil grafik di sekolah dan melihat mereka di koran. Banyak dari mereka menunjukkan bagaimana kuantitas tertentu dari sesuatu (seperti detak jantung, harga korporasi saham, atau yang nilai tukar negara) berubah dari waktu ke waktu: mereka memiliki jumlah yang diplot dalam arah vertikal (dikenal sebagai sumbu y ) dan jangka waktu diplot dalam arah horisontal (dari -x sumbu ).Masalah dengan grafik

seperti ini adalah bahwa mereka dapat mengambil lama untuk plot-kecuali, tentu saja, Anda berada osiloskop!Ini berguna sedikit gadget yang menarik grafik secara otomatis menggunakan sinyal anda memberi makan ke dalamnya dari probe dihubungkan ke sebuah sirkuit elektronik, instrumen ilmiah, atau sepotong peralatan pemantauan medis.
Foto: Sebuah grafik khas / grafik. Yang satu ini menunjukkan pertumbuhan yang mantap ecommerce dalam beberapa tahun terakhir. X-axis (waktu) berjalan horizontal di seluruh halaman, y-axis (pendapatan) berjalan vertikal ke atas halaman. Dengan courtesy of US Census Bureau .

Apa yang bisa kita gunakan osiloskop untuk?

Kita dapat menggunakan osiloskop untuk melihat semua jenis sinyal dalam segala macam cara. Jika Anda pernah belajar elektronik , Anda akan menggunakan osiloskop untuk melihat bagaimana perubahan sinyal sirkuit dari waktu ke waktu, Anda juga bisa mereka untuk mencari kesalahan pada televisi rusak, radio, dan segala macam peralatan serupa. Probe pada osiloskop khas membiarkan Anda makan dalam arus listrik melalui kabel koaksial-tapi itu tidak berarti osiloskop hanya dapat mengukur listrik. Tancapkan sebuahtransduser (yang mengubah satu jenis energi ke yang lain) dan Anda dapat menggunakan osiloskop untuk mengukur hampir semua hal. Sebagai contoh, Anda bisa menggunakan mikrofon (sejenis transduser yang mengubah energi suara menjadi sinyal listrik) untuk belajar sinyal suara dengan osiloskop, Anda bisa menggunakantermokopel (suatu transduser yang mengubah panas menjadi listrik) untuk mempelajari perubahan suhu; atau Anda bisa menggunakan transduser piezoelektrik (yang menghasilkan listrik ketika Anda menekan itu) untuk mempelajari getaran-seperti orang detak jantung.

Foto: Dua teknisi Angkatan Udara AS menggunakan osiloskop untuk menemukan kesalahan dengan sirkuit elektronik di dalam pesawat tempur. Foto oleh Jesse milik Villalobos M. US Air Force dan Pertahanan Pencitraan .

Bagaimana osiloskop bekerja


Sebuah osiloskop tradisional bekerja dalam cara yang hampir sama persis seperti a) tradisional sinar katoda (tabung televisi, memang, Anda kadangkadang akan melihat oscillocopes disebut sebagai sinar katoda osiloskop atau CROs. Dalam TV, elektron balok dibuat untuk scan bolakbalik melintasi layar dilapisi di bagian belakang dengan bahan kimia khusus yang disebut fosfor . Setiap kali balok hits layar, itu membuat cahaya fosfor up. Dalam waktu kurang dari yang dibutuhkan untuk berkedip mata, elektron balok menyapu seluruh layar dan membangun gambar Anda dapat melihat. Lalu mereka melakukannya lagi. Dan lagi. Dan lagi. Jadi Anda melihat gambar bergerak bukannya masih satu. (Ambil cepat melihat kami televisi artikel untuk diagram menunjukkan kepada Anda bagaimana semua ini bekerja dalam prakteknya.) Pada osiloskop, elektron balok bekerja dengan cara yang sama tapi bukannya membangun gambaran mereka menggambar grafik. Ketika Anda menonton garis yang ditarik pada layar osiloskop, apa yang Anda benarbenar melihat adalah sebuah berkas elektron bergoyang-goyang naik turun! Berikut ini sesuatu yang perlu diperhatikan: sinyal listrik makan ke dalam x dan y koneksi efektif menjadi x dan nilai y pada grafik di layar Anda. Sejak ada-ke-satu korespondensi satu antara dua hal, sebuah osiloskop tradisional adalahanalog perangkat. (Cara lain untuk melihat hal itu adalah untuk mengatakan jejak pada layar merupakan analogi dari hal Anda belajar atau mengukur.)

Elektronik grafik
Bagaimana osiloskop sebenarnya menggambar jejak?Bayangkan Anda osiloskop! Bayangkan memegang pensil di tangan Anda di titik nol pada selembar kertas grafik.Sekarang anggaplah tangan anda diikat ke dua motor listrik , salah satu yang dapat bergerak itu dengan jumlah yang tepat dalam arah (y) vertikal (yaitu, atas dan bawah halaman), sedangkan yang lainnya dapat bergerak dalam horizontal (x ) arah (di halaman dari sisi ke sisi). Motor yang terhubung ke sirkuit elektronik yang dapat sampel sinyal dari berbagai jenis. Sebagai permulaan, mari kita misalkan kita menghubungkan sirkuit-x ke elektronik jam kuarsa . Setiap kali jam kutu, ia akan mengirimkan sinyal ke motor x yang menggerakkan tangan Anda sedikit ke kanan. Jadi, selama beberapa detik, tangan Anda bergerak secara bertahap ke kanan menggambar garis horizontal sebagai kelanjutannya. Sekarang anggaplah kita menghubungkan y-sirkuit untuk beberapa jenis alat elektronik yang mendeteksi detak jantung seseorang. Jika x dan y sirkuit yang terhubung pada saat yang sama, tangan anda akan bergerak melintasi halaman, seperti sebelumnya, tapi melompat secara vertikal setiap kali jantung berdetak, gambar detak jantung klasik jejak Anda lihat di rumah sakit drama TV. Ganti pensil dan kertas grafik dengan berkas elektron dan layar TV dan Anda dapat melihat persis bagaimana osiloskop jejak yang menarik. Setiap kali sinyal masuk melalui sirkuit y, sinar elektron melompat. Sementara itu, sinyal waktu membuat jejak bergerak dari kiri ke kanan sepanjang horisontal (x) sumbu.

Foto: Sebuah osiloskop menarik jejak (grafik) dari beberapa kuantitas (diplot pada sumbu-y) yang bervariasi dengan waktu (diplot pada sumbu x-). Satu pola umum yang akan Anda lihat adalah ini lancar bergelombang naik-turun jejak, yang disebut gelombang sinus atau gelombang sinusoidal (ditampilkan lebih jelas pada gambar di bawah). Foto milik US Air Force dan Pertahanan Pencitraan .

Bagaimana Anda menggunakan osiloskop?


Sederhana! Anda menghubungkan sinyal yang Anda ingin belajar ke sirkuit-y dan menggunakan circuit-x (kadang-kadang disebut basis waktu) untuk mempelajari bagaimana sinyal bervariasi dari waktu ke waktu. Atau, Anda dapat menyambungkan sinyal kedua untuk rangkaian-x dan kemudian mempelajari bagaimana y dan x sinyal bervariasi bersamasama. Dengan osiloskop dinyalakan dan terhubung ke sinyal, Anda akan melihat jejak yang membentuk latar belakang layar-on "kertas grafik" (yang dikenal sebagai graticule , ditandai dalam kotak yang disebut divisi ). Jika jejak terlalu kecil untuk dilihat dengan benar, anda perlu menyesuaikan kalibrasi sumbu x dan y-sama dengan menggunakan skala ukuran yang berbeda ketika Anda merencanakan grafik di atas kertas. Jika Anda memutar Waktu / kontrol Divisi (sering ditandai Sisa / Div atau Secs / Div), Anda mengubah masing-masing divisi x-sumbu layar sehingga sinyal yang masuk membutuhkan lebih banyak waktu untuk bergerak di seluruh. Misalnya, jika detak jantung yang membuat denyut nadi setiap detik dan layar diatur ke satu detik per divisi, Anda akan mendapatkan pulsa muncul pada setiap divisi (garis) dari layar. Jika Anda memutar Waktu / kontrol Divisi jadi set ke 0,5 detik per divisi, pulsa akan menyebar keluar untuk mengambil dua kali lebih banyak ruang horisontal (karena satu detik waktu sekarang repesented oleh dua divisi layar). Anda dapat mengatur kontrol y-axis (sering dicap Volts / Divisi atau Volts / Div) dengan cara yang sama. Secara umum, idenya adalah untuk membuat jejak menyebar dan mengisi seluruh layar sehingga Anda dapat menggunakan graticule untuk membuat pengukuran yang akurat.

Jenis osiloskop
Seperti yang telah kita lihat, osiloskop pada awalnya didasarkan pada tabung sinar-katoda (CRT), yang relatif besar, berat, haus kekuasaan, tidak dapat diandalkan, dan mahal. Sama seperti CRT televisi sekarang sebagian besar telah digantikan oleh lebih nyaman LCD teknologi, CRT osiloskop banyak sehingga telah diganti oleh panel LCD layar-datar. Alihalih menggunakan elektron bergerak balok untuk menarik jejak, osiloskop LCD menggunakan elektronika digital untuk menggambar jejak-efektif bukan meniru apa yang terjadi dengan teknologi yang lebih tua. osiloskop LCD cenderung jauh lebih murah dan lebih kompak: Anda bahkan dapat menempatkan mereka di saku Anda!

Tidak seperti osiloskop tradisional, yang menggunakan sepenuhnya analog teknologi (menampilkan sinyal bervariasi pada layar yang bertepatan persis dengan sinyal anda memberi makan ke mereka), LCD osiloskop umumnya menggunakandigital teknologi untuk mengkonversi sinyal yang masuk ke dalam bentuk angka dan kemudian plot angka-angka di layar, bukan .

PC USB osiloskop
Karena komputer Anda sudah memiliki atau LCD layar CRT, ada yang sebenarnya tidak perlu membeli osiloskop lagi untuk digunakan hobi sesekali. Anda sekarang dapat membeli murah, plug-in USBosiloskop yang

mensimulasikan sirkuit dalam osiloskop tradisional dan menampilkan jejak pada layar komputer Anda.Bagaimana nyaman itu!

Cara Menggunakan Oscilloscope Oscilloscope Oscilloscope adalah alat ukur yang mana dapat menunjukkan kepada anda 'bentuk' dari sinyal listrik dengan menunjukkan grafik dari tegangan terhadap waktu pada layarnya. Itu seperti layaknya voltmeter dengan fungsi kemampuan lebih, penampilan tegangan berubah terhadap waktu.Sebuah graticule setiap 1cm grid membuat anda dapat melakukan pengukuran dari tegangan dan waktu pada layar (sreen). Simbol diagram rangkaian untuk sebuah oscilloscope Cathode Ray Oscilloscope (CRO) Sebuah grafik, biasa disebuttrace /jejak, tergambar oleh pancaran electron menumbuk lapisan phosphor dari layar menimbulkan pancaran cahaya, biasanya berwarna hijau atau biru. Ini sama dengan pengambaran pada layar televisi. Oscilloscope terdiri dari tabung vacuum dengan sebuah cathode (electrode negative ) pada satu sisi yang menghasilkan pancaran electron dan sebuah anode ( electrode positive ) untuk mempercepat gerakannya sehingga jatuh tertuju pada layar tabung. Susunan ini disebut dengan electron gun. Sebuah tabung juga mempunyai elektroda yang menyimpangkan pancaran elektron keatas/kebawah dan kekiri/kekanan. Elektron-elektron disebut pancaran sinar katoda sebab mereka dibangkitkan oleh cathode dan ini menyebabkan oscilloscope disebut secara lengkap dengan cathode ray oscilloscope atau CRO . Sebuah oscilloscope dual trace dapat menampilkan jejak rangkap/dua pada layarnya, untuk mempermudah pembandingan sinyal input dan output dari sebuah amplifier sebagai contohnya. Maka dibutuhkan biaya tambahan untuk kemampuan tersebut.

Setting up sebuah oscilloscope Ini semua yang perlu dilihat setelah setting up, saat dimana tidak ada sinyal masukan yang dihubungkan Oscilloscopes adalah instruments kompleks dengan berbagai pengatur dan memerlukan penanganan pengaturan untuk keberhasilan pemakaiannya. sangat mudah kehilangan tampilan jejak/trace jika terdapat pengaturan yang salah! Terdapat berbagai variasi susunan dan penandaan dari berbagai pengaturnya sehingga dibutuhkan mengikuti petunjuk untuk membiasakan dengan perangkat anda. Switch on oscilloscope untuk pemanasan (berkisar satu menit atau dua menit). Jangan menghubungkan masukan pada tingkat ini. Set switch AC/GND/DC (dengan masukan Y ) ke DC. Set SWP/X-Y switch ke SWP (sweep). Set Trigger Level ke AUTO. Set Trigger Source ke INT (internal, masukan y ). Set Y AMPLIFIER ke 5V/cm (nilai moderat). Set TIMEBASE ke 10ms/cm (kecepatan moderat). Putar timebase VARIABLE control ke 1 atau CAL. Atur geseran Y (atas/bawah) dan geser X (kiri/kanan) untuk memenuhi jejak pada tengah layar, seperti tergambar. Atur INTENSITY (kecerahan) dan FOCUS untuk kecerahan, ketajaman trace/jejak. oscilloscope sekarang siap digunakan! Penyambungan oscilloscope Susunan dari sebuah sambungan ujung co-axial kit pemandu dan ujung penduga Oscilloscope Sebuah pemandu masukan Y oscilloscope selalu terdiri dari pemandu co-axial dan susunannya ditunjukkan oleh diagram. Bagian tengah kabel mengalirkan sinyal dan

bagian selubung (pelindung) terhubung ketanah (0V) untuk melindungi sinyal dari gangguan listrik (biasa disebut dengan noise /derau). Sebagian besar oscilloscopes mempunyai socket BNC untuk masukan y dan pemandu bagian ujung dengan susunan tekan putar, untuk melepas adalah putar dan tarik. Oscilloscopes yang digunakan disekolahan menggunakan sockets 4mm merah dan hitam 4mm nyatanya, tidak tercadar, ujung tancapan 4mm dapat digunakan jika diperlukan. Dalam pemakaian profesional sebuah ujung rancangan khusus kit jarum penduga hasil terbaik saat sinyal frekuensi tinggi dan saat menguji rangkaian dengan resistansi tinggi, tetapi tidak diperlukan untuk pekerjaan pengukuran sederhana semisal untuk audio (sampai 20kHz). Sebuah oscilloscope dihubungkan layaknya sebuah voltmeter tetapi perlu disadari bahwa screen/cadar (hitam) cadar ujung masukan terhubung pada pentanahan utama pada oscilloscope! Ini berarti harus terhubung pada 0V rangkaian yang diukur. Mengukur tegangan dan perioda Jejak pada layar osciloskope adalah grafik tegangan terhadap waktu. Bentuk grafik mengejawantahkan gambaran sinyal asli masukan. Penandaan batasan grafik, adalah frekuensi atau jumlah getar perdetik. Diagram menampilkan sebuah gelombang sinus tetapi batasan dikenakan pada bentuk sinyal yang tetap. Amplitude adalah tegangan maksimum yang dapat dicapai sinyal. diukur dalam volts, V. Teganagn Puncak merupakan nama lain untuk amplitudo . Teganagn puncak ke puncak adalah dua kali tegangan puncak (amplitudo). Biasanya pembacaan pada osciloskope saat pengukuran adalah tegangan puncak ke puncak. Perioda adalah waktu yang diperlukan untuk membentuk satu sinyal penuh. diukur dalam detik (s), tetapi perioda dapat sependek millidetik (ms) dan microdetik (s) biasa digunakan juga. 1ms = 0.001s dan 1s = 0.000001s. Frekuensi banyaknya putaran/getar per detik. diukur dalam hertz (Hz), tapi frekuensi dapat setinggi kilohertz (kHz) dan megahertz (MHz) maka digunakan. 1kHz = 1000Hz dan 1MHz = 1000000Hz. frekuensi = 1 dan

perioda = 1 Perioda frekuensi

Osiloskop adalah sebuah perangkat atau alat bantu yang biasa digunakan untuk menganalisa frekuensi yang terdapat didalam perangkat elektronika, dan biasanya yang sering digunakan oleh para teknisi pesawat televisi, namun Osiliscop ini juga dapat dipergunakan dalam menganalisa frekuensi handphon, walaupupun jika dilihat dari sisi fungsi kurang efisien dalam melakukan analisa pada perangkat ponsel, namun banyak para teknisi dan lembaga pelatihan teknisi handphone menggunakan perangkat osiloskop tersebut, akan tetapi untuk para teknisi yang memang tidak cukup dana untuk membelinya, maka tidak harus pesimis dengan kondisi tersebut, karena memang tanpa Osiloscop kita masih sangat dapat memperbaiki perangkat handphone.

Sedangkan untuk para pengguna perangkat Osiloskop, disini kami akan memberikan petunjuk dalam menggunakan perangkat tersebut : Fungsi dari tiap-tiap bagian: 1. POSITION : Untuk mengatur posisi berkas signal arah vertical untuk channel 1. 2. DC. BAL : Untuk menyeimbangkan DC vertical guna pemakaian channel 1 (atau Y ), Penyetelan dilakukan sampai posisi gambar diam pada saat variabel diputar. 3. INPUT : Terminal masukan pada saat pengukuran pada CH 1 juga digunakan untuk Kalibrasi. 4. AC ? GND ? DC Posisi AC = Untuk megukur AC, objek ukur DC tidak bisa diukur melalui Posisi ini, karena signal DC akan terblokir oleh kapasitor.

Posisi GND = Terminal ini terbuka dan berkas merupakan garis nol/lived nol. Posisi DC = Untuk mengukur tegangan DC dan masukan-masukan yang lain. 5. VOLT/DIV : Sakelar putar untuk memilih besarnya tegangan per cm (volt/div) pada layar CRT, ada II tingkat besaran tegangan yang tersedia dari 0,01 v/div s.d 20V/div 6 VARIABLE : Untuk mengontrol sensitifitas arah vertical pada CH 1 (Y). pada putaran maksimal Ke arah jarum jam (CAL) gunanya untuk mengkalibrasi mengecek apakah Tegangan 1 volt tepat 1 cm pada skala layar CRT. 7 MODE (CH 1, CH 2, DUAL, ADD, SUB) CH 1 : Jika signal yang diukur menggunakan CH 1, maka posisi switch pada CH 1 dan berkas yang nampak pada layar hanya ada satu. CH 2 : Jika signal yang diukur menggunakan CH 2, maka posisi switch pada CH 2 dan berkas yang nampak pada layar hanya satu. DUAL : Yaitu suatu posisi switch apabila hendak mengunakan CH 1 dan CH 2 Secara bersamaan, dan pada layar pun akan tampak dua berkas. ADD : Bentuk gelombang dari kedua channel masukan yang dapat dijumlahkan Secara aljabar dan penjumlahannya dapat dilihat dalam bentuk satu Gambar. SUB : Masukan dengan polaritas terbaik pada CH 2, ditambah masukan CH 1, Maka perbedaan secara aljabar akan tampak satu gambar pada layar. Apabila CH 1 tidak diberi signal masukan, maka bentuk gelombang Dengan polaritas terbaik dari channel 2 akan tampak. 8. LED PILOT LAMP : Lampu indicator untuk power masuk, apabila switch ILLUM diputar ke on. 9. ILLUM : Bila diputar berlawanan jarum jam maksimum, maka power AC akan mati dan jika Ke kanan, maka power AC akan masuk dengan ditandai LED pilot lampu menyala. 10. INTENSITY : Untuk mengatur gelap atau terangnya berkas sinar supaya enak pada penglihatan.

Diputar ke kiri untuk memperlemah sinar dan apabila diputar ke kanan akan membuat terang 11. FOCUS : Untuk memperkecil/menebalkan berkas sinar atau garis untuk mendapatkan Gambar yang lebih jelas. 12. ASTIG : Pengaturan astigmatisma adalah untuk memperoleh titik cahaya yang lebih baik Ketika menyetel FOCUS 13. EXT-TRIG : Terminal dari sinkronisasi eksternal tegangan eksternal yang lebih dari IV peak To peak harus menggunakan switch SOURCE di set pada posisi EXT. 14. SOURCE : Sakelar dengan tiga posisi untuk memilih tegangan sinkronisasi. CH 1 : Huruf akan sinkron dengan masukan gelombang dari CH 1. Jika menggunakan CH 1 hendaklah switch source ditetapkan pada CH 1. CH 2 : Sweep akan sinkron dengan masukan gelombang dari CH 2. apabila Menggunakan CH 2 hendaknya switch source diletakkan pada CH 2. Sweep CH 1 dan CH 2 akan sikron pula pada saat menggunakan DC/AC. EXT : Sweep akan sikron dengan masukan signal dari luar melalui Terminal EXT + TR 16 (19). 15. SYNC : Sakelar pemisah sinkronisasi. 15. LEVEL; Meengontrol sync level adalah mengatur phase sync untuk menentukan bentuk titik awal gelombang signal. 16. PULL AUTO Dengan mencabut pemutar level sweep akan sedikit terganggu.bentuk gelombang tidak diam selama tidak menggunakan signal trigger,yang nampak hanyalah garis lurus dan ini akan terjadi bila signal teriger masuk. 17 POSITION.

Untuk menyetel kekiri dan kekanan berkas gambar ( posisi arah horizontal) Switch pelipat sweep dengan menarik knop ,bentuk gelombang dilipatkan 5 Kali lipat kearah kiri dan kearah kanan usahakan cahaya seruncing mungkin. 18. SWEEP TIME /DIV; Yaitu untuk memilih skala besaran waktu dari suatu priode atau pun square trap Cm (div ) sekitar 19 tingkat besaranyang tersedia terdiri dari 0,5 s/d 0,5 second.pengoperasian X-Y didapatkan dengan memutar penuh kearah jarum jam.perpindahan Chop-ALT-TVV-TVH.secara otomatis dari sini.Pembacaan kalibrasi sweep time/div juga dari sini dengan cara variabel diputar penuh se arah jarum jam. 19. VARIABEL; Digunakan untuk menyetel sweeptime pada posisi putaran maksimum arah jarum jam. ( CAL ) tiap tingkat dari 19 posisi dalam keadaan terkalibrasi . 20. CAL IV PP Yaitu terminal untuk mengkalibrasi voltage frequency chanel 1 dan chanel 2 Dimana untuk frequency 1 Khz tegangan harus 1 volt P-P. 21. AC VOLTAGE SELECTOR ; Untuk menyetel tegangan listrik 110 Volt atau 220 Volt. 22. INT MOD Teminal intensitas Brightness OSILOSKOP Osiloskop berguna untuk: melihat tingkah laku tegangan gelombang secara visual, ada beberapa jenis tegangan gelombang yang akan diperlihatkan pada layar monitor osiloskop . 1) Gelombang sinusoida 2) Gelombang blok 3) Gelombang gigi gergaji 4) Gelombang segitiga. Untuk dapat menggunakan osiloskop, harus bisa memahaami tombol-tombol yg ada pada pesawat perangkat ini,seperti telah diutarakan diatas.

Secara umum osiloskop hanya untuk circuit osilator ( VCO ) disemua perangkat yg menggunakan rangkaian VCO. Walau sudah berpengalaman dalam hal menggunakan osiloskop, kita harus mempelajari tombol instruksi dari pabrik yg mengeluarkan alat itu. Untuk mengukur: Volt dari (tiap jenis tegangan gelombang.) Besaran gelombang frequency Betuk gelombang frequency. W a k t u ( time ) Fasa Tegangan tinggi maksimum Tegangan tinggi minimum. Lengkung dan cacat modulasi ( audio ) Cara menghitung frequency tiap detik. Dengan rumus sbb ; F = 1/T F = freq T = waktu Untuk menggunakan osiloskop haruslah berhati-hati, bila terjadi kesalahan sangat fatal akibatnya?.