Anda di halaman 1dari 27

LAPORAN

PRAKTIK KERJA INDUSTRI

PERAKITAN PC (PERSONAL COMPUTER)

Disusun Oleh :

Nama : Defry Natalius


Nomor Induk Siswa : 7913/0458.RP
Kelas : 2 RPL B
Progran Keahlian : Rekayasa Perangkat Lunak

SMK PGRI 03 Malang


Jl. Raya Tlogomas Gg. IX No. 29
Telp : ( 0341 ) 554383 Fax : ( 0341) 574755 Malang 65144
Email: smkpgri3mlg@Yahoo.com
Web : Http://www.smkpgri3-mlg.sch.id

Tahun Diklat 2008/2009


LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
Nama : Defry Natalius
NIS : 7913/0458.RP
Kelas : 2 RPL B
Program Keahlian : Rekayasa Perangkat Lunak
Tempat Prakerin : Perum Jasa Tirta I Malang
Alamat Prakerin : Jl. Surabaya 2A Malang
Waktu Pelaksanaan : 2 Juli 2008 s/d 3 Juli 2009

Perakitan PC ( Personal Computer )


Malang,…………………….2009.
Menyetujui,
Pembimbing Sekolah Pembimbing DU/DI

Joko Mulyono, A.md Ir. Ulie.M.Dewanta, M.T


Mengetahui,
BKA/PRAKERIN Pimpinan DU/DI

M. Lukman Hakim, S.T Ir. Adi Santosa, Dipl. HE


KATA PENGANTAR

Puji syukur penyusun panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat
rahmat dan karunia-nya penyusun dapat menyelesaikan Laporan Praktek Kerja Industri
( PRAKERIN ) di Perusahaan Umum ( Perum ) Jasa Tirta I Malang. Laporan ini
penyusun ajukan sebagai salah satu syarat mengikuti Ujian Akhir Nasional tahun
ajaran 2009/2010. Pada kesempatan ini penyusun mengucapkan terima kasih sebesar-
besarnya kepada :
1. Bapak Santur Hidayat, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Malang
2. Bapak M. Nurullah, S.T selaku Ka. Bidang ETIK SMK PGRI 3 Malang
3. Bapak M.Lukman Hakim,S.T dkk selaku Staf PRAKERIN
4. Ibu Ivayanti Maysarah, A.md selaku Guru Wali saya
5. Bapak Ir. Ulie.M.Dewanta, M.T selaku Pembimbing Prakerin di Perum Jasa
Tirta I Malang
6. Bapak Joko Mulyono, A.md selaku Guru Pembimbing Sekolah
7. Orang tua dan Keluarga
8. Teman –teman yang sudah membantu serta semua pihal yang telah
membantu saya
Penyusun menyadari bahwa laporan ini jauh dari sempurna baik dari segi materi
maupun penyusunnya. Mengingat keterbatasan ilmu yang penyusun miliki. Oleh sebab
itu kritik dan saran dari pembaca sangat penulis harapkan. Akhirnya penyusun
harapkan agar laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan warga SMK PGRI 3
MALANG khusunya.
Malang, Juli 2008

Penyusun
RECORDING HARIAN SISWA
PRAKERIN TAHUN 2009

No. Tanggal Keterangan Paraf


1 23/07/2008 Pemilihan Kepala Daerah
2 30/07/2008 Isra Mu’raj Nabi Muhammad SAW
3 18/08/2008 Hari Kemerdekaan RI
4 29/09/2008 Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri
s/d
30/09/2008
5 01/10/2008 Idul Fitri
s/d
02/10/2008
6 03/10/2008 Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri
7 31/10/2008 Sakit
8 08/12/2008 Idul Adha
9 25/12/2008 Natal
10 26/12/2008 Cuti Bersama Hari Raya Natal
11 29/12/2008 Tahun Baru Hijriyah
12 01/01/2009 Tahun Baru Masehi
14 02/01/2009 Cuti Bersama Tahun Baru Masehi
15 23/01/2009 Sakit
16 26/01/2009 Tahun Baru Imlek
17 09/03/2009 Maulid Nabi Muhammad SAW
18 26/03/2009 Nyepi
19 09/04/2009 Pemilu Legistatif
20 10/04/2009 Wafat Isa Almasih
21 21/05/2009 Waisak
22 15/06/2009 Alpha

Malang, .... Juli 2009


Pembimbing DU/DI

Ir. Ulie.M.Dewanta, M.T


DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN.…....………………………………....................................ii

KATA PENGANTAR…………..…………………………………….........……...........ii

RECORDING HARIAN SISWA...................................................................................iv

DAFTAR ISI.......……………………………………………………………........….....v

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang...................................................................................1

1.2. Tujuan..………………………………………….........................1

1.3. Waktu Pelaksanaan……………………………………………..1

BAB II KAJIAN PUSTAKA

2.1 Sejarah Komputer ..............................................................................2

BAB II PERAKITAN PC INTEL CORE 2 DUO

2.1. Persiapan Merakit………………………………………………

2.2 dst ( tulis sendiri)!!!!!!KESEL BOS NULIS'E


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang masalah


Perum Jasa Tita I Malang merupakan sebuah perusahaan umum yang bergerak
dalam bidang pengelolahan dan jasa air. Untuk dapat melaksanakan semuanya itu
dengan baik, maka Perum Jasa Tirta I Malang haruslah memiliki segala fasilitas yang
memadai, terutama computer yang memiliki spesifikasi tinggi untuk dapat mejalankan
tugas dengan baik
Salah satu computer yang memiliki spesifikasi tinggi adalah computer yang
menggunakan porosesor intel core 2 duo. Jadi dalam mejalankan setiap tugas dan
kewajibannya, masing – masing karyawan Perum Jasa Tirta I Malang hdiharapkan
menggunakan computer yang menggunakan intel core 2 duo
1.2 Tujuan
Karena setiap karyawan pada Perum Jasa Tirta I Malang harus menyelesaikan
setiap tugas dan kewajiban sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Dengan adanya
computer yang menggunakan prosesor intel core 2 duo dapat membantu
menyelesaikan pekerjaan tersebut tepat pada waktunya.
1.3 Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Waktu yang diperlukan untuk melakukan perakitan PC adalah sekitar ± 2,5 jam
BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1 Sejarah dan Perkembangan Komputer


Pada awal peradaban, manusia sudah mengenal sistem pengelolahan data. Pada
awalnya mereka hanya menggunakan jari untuk menghitung angka. Pada
perkembangannya muncullah alat hitung manual pertama kali yaitu abakus atau
sempoa. Pada tahun 1642 Blaise Pascal menemukan sebuah alat hitung mekanik
yang ia beri nama kalkulatoer roda numerik ( numerical wheel calculator ). Pada
perkembangan selanjutnya penemua Blaise Pascal terus mengalami
penyempurnaan.
Awal mula tercipatnya komputer terjadi pada tahun 1822, ketika seorang
profesor matematika Inggris mencipatakan sebuah mesin yang dapat menyimpan
sebuah program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara
otomatis, mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Setelah 10 tahun lamanya
ia menggunakan mesin tersebut, dia menyempurnakannya menjadi sebuah mesin
yang lebih kompleks.
Pada masa perang dunia II perkembangan komputer semakin pesat. Karena
negara – negara yang terlibat perang melakukan pegembangan - pengembangan
komputer. Pada awal 1960 terciptalah sebuah komputer yang menggunakan
transistor. Pada tahun 1958 pengembangan IC mulai dilakukan. Melalui
perkembangan IC, pada tahun 1980 ditemukanlah sebuah komponen yang bernama
chip yang digunakan untuk menyimpan ribuan komponen.

Pada tahun – tahun selanjutnya perkembangan komputer semakin pesat hingga


pada tahun 1970 dibuatlah komputer untuk dapat digunakan oleh orang awam.
Pada tahun 1981 IBM memperkenalkan PC (Personal Computer) untuk
penggunaan pada rumah, kantor dan sekolah. Pada tahun – tahun selanjutnya
komputer kembali berevolusi menjadi semakin kecil ukuranya, yang semula berada
di atas meja (dekstop computer) menjadi yang dapat di masukkan dalam ta (laptop)
hingga dapat digenggam (palmtop).
BAB III
PROSES PENGERJAAN

Pada dasarnya merakit PC itu cukup mudah, hanya saja dibutuhkan ke


telitian saat mengerjakanya.. sehingga hasilnya cukup memuaskan diri kita.
Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas
dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis
komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan. Tahapan
dalam perakitan komputer terdiri dari:

3.1. Persiapan

Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta


menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam
persiapan meliputi: Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard
menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot
berbeda.Jenis socket

1. Penentuan Konfigurasi Komputer


2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3. Pengamanan
3.1.1 Penentuan Konfigurasi Komputer

Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur


dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah
sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis
prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau
kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena
setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O
bus yang berbeda-beda.

3.1.2. Persiapan Komponen dan Perlengkapan

Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan


dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan
perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

• Komponen komputer
• Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan
sebagainya
• Buku manual dan referensi dari komponen
• Alat bantu berupa obeng pipih dan philips

Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.


Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram
posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi
(jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk
komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall
Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer
yang selesai dirakit.

3.1.3. Pengamanan

Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti


kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau
tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

• Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada


casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
• Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur
rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat
pada komponen.
3.2. Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

3.2.1. Penyiapan motherboard

Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper


untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke
motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper
tegangan dapat merusak prosessor.
3.2.2. Memasang Prosessor

1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di


motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan
titik, segitiga atau lekukan.
2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan
posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan
hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4. Turunkan kembali tuas pengunci. Jenis Slot
5. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard
sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di
motherboard
6. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan
hingga tepat masuk ke lubang slot.
3.2.3. Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor


lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan
pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas
prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak
pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan
fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada
motherboard.

3.2.4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket


terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap
jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan
posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap
jenis modul memori sebagai berikut.

 Jenis SIMM
2 Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
3 Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
4 Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis
mengunci modul.

 Jenis DIMM dan RIMM

Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu
cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan.
Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan

1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot


2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada
slot. lalu masukkan modul ke slot.
3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul
sudah tepat terpasang.
3.2.5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan


(standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk
dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap
lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari
lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan
logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci
dengan sekerup.
3.2.6. Memasang Power Supply

1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke


empat buah sekerup pengunci.
2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor
power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan
terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka
kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang
pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel
daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
3.2.7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah


memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.

9. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di
motherboard
10. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada
motherboard.
11. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada
konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
12. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan
jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port
lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup
kembali.
13. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor
mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada
motherboard.
14. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker
internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard.
Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

3.2.8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau


DVD adalah sama sebagai berikut: Cara memasang adapter:Komputer yang
baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara
melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting
jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup
penahan drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard
(konektor primary dipakai lebih dulu)
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper
keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai
slave.
7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk
menghubungkan dua drive tambahan.
8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
3.2.9. Memasang Card Adapter

Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive. Card


adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan
SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card
adapter lainnya.

1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau


rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot
ekspansi di motherboard
2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

3. Penyelessaian Akhir
1. Pasang penutup casing dengan menggeser
2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3. Pasang konektor monitor ke port video card.
4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse
atau poert serial (tergantung jenis mouse).
6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan
microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter
untuk memastikan lokasi port.

3.3 Pengujian

1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari
speaker.
2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang
terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong
dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi
kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan
yang dimaksud oleh kode beep.
3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari
program POST. Tekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk
masuk ke program setup BIOS.
4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa
seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot
sequence.
5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan
urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau
CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

3.4 Penanganan Masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan


penanganannya antara lain:

1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch


atau kabel daya belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas
ke slot.
BAB IV
HASIL PEKERJAAN

1. Daftar Harga
No. Nama Barang / Komponen Harga
1 Motherboard Intel DB43LD Rp. 1.493.500,00
2 Memory DDR2 PC 6400 1 GB Rp. 196.000,00
3 Prosesor Intel Core 2 Duo E7300 Rp. 1.164.000,00
4 Hardisk Mastor HDD IDE 160 GB Rp. 546.000,00
5 CD RW Sony CRX-230AD/K Rp. 234.000,00
6 Casing PC Powerlogic Futura 220 450 W Rp. 243.000,00
7 Monitor HP S5502 Rp. 917.000,00
8 Keyboard Sturdy Classic Rp. 25.000,00
9 Mouse Optik Dmouse Rp. 35.000,00
10 UPS Reillo WP 60U Rp. 938.000,00
11 Printer Canon IP 1980 Rp. 578.000,00
Total Harga Rp. 6.369.500,00
Pembulatan Harga Rp. 6.370.000,00

2. Biaya di Tempat Lain


a. Biaya install Sistem Operasi
b. PPN 10%
c. Total Biaya
Jumlah total yang harus dibayar oleh konsumen untuk perakitan pc
secara keseluruhannya adalah :
Biaya instal Sistem Operasi Rp. 45.000,00
PPN 10% Rp. 4.500,00
Total Biaya Rp. 49.500,00
Pembulatan Biaya Rp. 50.000,00
Total Harga Rp. 6.370.000,00

Total yang Harus Dibayar Rp. 6.420.000,00


BAB V

PENUTUP

5.1. Kesimpulan
Dengan adanya perkembangan industri yang semakin pesat menuntut kita
untuk memiliki kemampuan daya saing yang tinggi. Dengan adanya Praktek Kerja
Industru ( Prakerin ) pada siswa SMK, diharapkan setiap siswa mampu memiliki
daya saing yang tinggi dari lulusan dari SMA biasa karena siswa SMK telah
merasakan bagaimana ketatnya persaingan pada dunia industri melalui prakerin ini.
Sehingga lulusan yang dihasil sekolah SMK memiliki kualitas yang jelas dan
mampu bersaing dalam dunia industri.
Dengan dilaksanakannya Prakerin selama 1 tahun pada SMK PGRI 03 Malang
diharapkan siswa mampu mengetahui dan paham bagaimana ketatnya persaingan
pada dunia industri, sehingga lulusan dari SMK PGRI 03 Malang mampu bersaing
dengan lulusan – lulusan dari SMK maupun SMA lainnya serta mampu bersaing
dengan lulusan – lulusan dari perguruan tinggi.
5.2. Saran
Prakerin yang telah dilaksanakan selama 1 tahun memberikan banyak manfaat
bagi penyusun. Penyusun juga mengharapkan untuk tahun mendatang staf dari
BKA mampu menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga prakerin yang
silaksanakan tahun mendatang juga mampu memberikan mafaat yang baik bagi
siswa – siswi yang mengikuti prakerin.
DAFTAR PUSTAKA

http://dedenthea.wordpress.com
http://scribd.com
http://ilmukomputer.com
http://bhineka.com
LEMBAR ASISTENSI

Nama : Defry Natalius


NIS : 7913/0458.RP
Program Keahlian :Rekayasa Perangkat Lunak
Judul Laporan : Perakitan PC ( Personal Computer )
Tanggal Catatan Paraf
15/07/2009 Hal.Judul, Lemb. Pengesahan, Recording Siswa, Kata
Pengantar, Daftar Isi, Kajian Pustaka, Rincian Biaya,
Daftar Pustaka, Lemb. Asistensi
17/07/2009 Kata Pengantar, Recording Siswa, Daftar Pustaka, Lemb.
Asistensi

Malang, .... Juli 2009


Pembimbing,

Joko Mulyono,A.md