Anda di halaman 1dari 13

SENSORI DAN PERSEPSI

1B S1 KEPERAWATAN
KELOMPOK 1 RESA ARIANSYAH HIPNI MAULANA F DESI CHS DWI RESTI UTAMI IRMAN GUMELAR SITI MUTHIA HADI ABDILLAH M.ASRIKI

PROSES SENSORIS
Proses sensoris adalah proses masuknya rangsang melalui alat indera ke otak (serebral) kemudian kembali melalui saraf motoris dan berakhir dengan perbuatan. Disebut juga pengamatan yaitu gejala mengenal bendabenda sekitar dengan mempergunakan alat indera.

SIFAT UMUM MODALITAS SENSORIK


Ambang Mutlak, adalah besaran minimum stimulus

yang dapat dibedakan dari ada/tidak stimulus Mendeteksi perubahan intensitas, adalah mendeteksi perbedaan besar-kecilnya suatu nada.

Indera penglihatan (visual)


Indera visual, untuk penglihatan energi fisiknya

adalah cahaya( radiasi elektro magnetik) Mata kita hanya sensitive pada panjang gelombang kira 400-700 nanometer(nm) Mata memiliki 2 sistem yaitu membentuk citra dan menstransduksikan citra ke impuls listrik Retina terdapat 2 sel reseptor 1. sel batang 2. Sel kerucut

Indera pendengaran (auditorik)


Telinga mengandung 2 sistem yaitu salah satu

sistemnya adalah memperkuat dan mentransmisikan suara ke reseptor dimana sistem lain mengambil alih tugas dan mentransduksikan suara menjadi impuls saraf. Sistem transmisi mencakup telinga luar (daun telinga dan kanalis auditorius Sistem transduksi mencakup bagian dalam yang dinamakan koklea yang berisi reseptor suara

Faktor-faktor yang mempengaruhi


a) Keadaan indera yang sehat dan sempurna yang akan

mempengaruhi kesempurnaan proses sensoris b) Perhatian yang tertuju pada objeknya yang memudahkan persepsi dan apabila perhatian kurang akan menggangu konsentrasi sehingga proses sensoris tidak sempurna c) Rangsangan yang sangat lemah ataupun sangat kuat akan mengganggu proses sensoris d) Saraf dan pusat saraf salam keadaan baik dan sehat

Pengertian persepsi
Persepsi adalah suatu proses pengenalan atau

identifikasi sesuatu dengan menggunakan panca indera (Dreverdalam Santi, 2003). Sabri (1993), mendefinisikan sbg aktivitas yang memungkinkan manusia mengendaliakna rangsangan yg sampai kpdnya melalui alat indera. Marat (1981), suatu proses pengamatan seseorang berasal dari suatu kognisi secara terus menerus dan dipengauhi oleh informasi baru dari lingkungannya.

Macam-macam persepsi
Eksternal perception, yaitu persepsi yang terjadi

karena adanya rangsangan yang datang dari luar individu. Self perception, yaitu persepsi yang terjaid karena adanya rangsangan yang berasal dari dalam diri individu(diriya sendiri).

Fungsi persepsi
Manusia dapat memandang dunianya melalui

persepsi. 5 Fungsi persepsi visual 1. Koordiansi visual motor (visual-motor Coordination 2. Persepsi figure ground (figure ground perception) 3. Ketetapan peseptual (perseptual constancy) 4. Persepsi posisi dalam ruang (perception of position space) 5. Persepsi hubungan keruangan (perception of spatial relationships)

Perkembangan
Persepsi merupakan suatu keterampilan yang dipelajari, maka proses pengjaran dapat memberikan dampak langsung terhadap kecakapan perseptual. Strategi pengembangan persepsi 1. Persepsi visual 2. Persepsi auditoris 3. Persepsi heptik 4. Persepsi sistem perseptual

Gangguan persepsi
Halusinasi adalah suatu persepsi yang salah oleh

panca indera tanpa adanya rangsangan (stimulus) eksternal. Klasifikasi halusinasi: a) Halusinasi pendengaran b) Halusinasi penglihatan c) Halusinasi penghidu d) Halusinasi peraba e) Halusinasi pengecap f) Halusinasi sinestetik

Proses persepsi
Alport(dlm marat,1991) proses persepsi merupakan suatu proses

kognitif yang dipengaruhi oleh pengalaman, cakrawala,dan pengetahuan individu. Walgito(dlm hamka, 2002) ada 4 tahap: 1) Tahap pertama(proses fisik) 2) Tahap fisiologis 3) Tahap psikologik 4) Tahap yang merupakan hasil dari proses persepsi berupa tanggapan dan perilaku
Menurut para ahli ada 3 tahap :

1) Tahap penerimaan stimulus 2) Tahap pengolahan stimulus sosial 3) Tahap perubahan stimulus yang diterima individu