Anda di halaman 1dari 9

STARTER MOTOR INDUKSI ROTOR SANGKAR DENGAN STAR (Y) DELTA ()

1. Tujuan
Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan anda mampu : 1.1 Menjelaskan tujuan dan cara kerja pengasutan (starting) star-delta 1.2 Mengidentifikasi terminal motor untuk starter star-delta 1.3 Membaca gambar dan menggambar diagram sirkit starter star-delta 1.4 Memasang dan mengoperasikan starter star-delta

2. Introduksi
2.1 Pengasutan dengan cara star-delta hanya dapat digunakan pada motor induksi
tiga fasa yang mempunyai 6 buah terminal, dimana ujung-ujung belitan statornya dihubungkan ke terminal-terminal tersebut untuk hubungan star atau delta.

2.2 Sebuah motor yang menggunakan starter delta, motornya diasut (distart)
dengan hubungan bintang (star) dan kemudian dihubungkan segitiga (delta) ketika motor sudah berjalan (run). Pada saat start, belitan motor dihubungkan bintang, tegangan pada belitan sama dengan tegangan sumber dibagi dari tegangan nominalnya, arus asutnya diturunkan menjadi dari arus nominal. dari torsi

2.3 Torsinya turun sebanding dengan kuadrat tegangannya, yaitu

starting normal (DOL). Oleh karena itu starting star-delta cocok untuk mesinmesin yang diasut pada kondisi tanpa beban atau pada beban ringan seperti kipas angin, blower, kompresor dsb.

3. Langkah Kerja
3.1 Lengkapi diagram sirkit daya dan sirkit kendali starter star-delta untuk motor induksi rotor sangkar tiga-fase. 3.2 Siapkan peralatan (komponen-komponen) yang akan digunakan dan pasang komponen-komponen tersebut pada papan-rakit (kit board).Komponen-komponen yang dibutuhkan adalah:
No. Jumlah Kompone n Nama Komponen Gambar Komponen

Power Supply 1 fasa

Kontaktor 3 pole + TOR + Blok kontak bantu (2 NO 2 NC) / (KM 3)

Kontaktor 3 pole + Timer on delay (KM 2)

Kontaktor 3 pole DL 08-22 (KM1)

Tombol tekan (push button)

Lampu Indikator

Pemutus daya magnetik GV2L (Q1)

secukupn ya

Kabel Penghubung

Motor GOTT

3.3 Periksa komponen starter ( gabungan kontaktor, TOR dan timer ), MCB, dan motor. 1. Catat data yang tercantum pada pelat (nameplate ) motor GOTT Data Motor : Jenis Nomor seri Daya Tegangan Arus Putaran Frekuensi Hubungan : Motor induksi rotor sangkar : 159 004 : 170 W : 415 V : 0,45 A : 1500 rpm : 50/60 Hz :&Y

3.3 Kerjakan pengawatan sesuai dengan diagram sirkit. Pilih kabel penghubung yang panjangnya sesuai untuk menghasilkan susunan yang rapi. 3.4 Selesai memasang dan mengawati komponen, mintalah kepada pengajar untuk memeriksa hasil rakitan anda.

3.5 Apabila pemasangannya sudah benar , hubungkan sirkit kontrol dengan sumber tegangan 1 fasa 220 volt / 50 Hz. Operasikan dan amati fungsi kerjanya dan catat dalam tabel

No Tindakan 1 2 3 4 5 6 7 Posisi normal (belum dioperasikan) Tekan tombol start S1 dan lepas (sebelum timing / periode starting). Setelah timing (Kondisi Run) Tekan tombol stop S0 dan lepas. Tekan tombol start S1 dan lepas. Trip thermal overload relay secara manual. Reset relay beban lebih thermal.

Kondisi KM1 KM2 KM3 H1 H2

3.6 Untuk mencoba sirkit daya, gunakan power pack atau transformator penurun tegangan (step down) 3-fase 380 V menjadi 220 volt (line-to-line) 50 Hz. 3.7 Selesai praktek simpan kembali semua komponen di tempat semula.

Pertanyaan : 1. Berapajumlahkontaktor yang digunakanuntukrangkaian starter star-delta ? Tunjukkanmanakontaktorutama( line), manakontaktor star dan yang manakontaktor delta ? 3 kontaktor Kontaktorutama (line) 2 Kontaktor star (bintang) 1 Kontaktor delta (segitiga) 3 2. Padasaatstart , motor bekerjadalamhubunganapadankontaktormana yang bekerja (energise)? Bekerja pada hubungan star (Y), dan kontaktor KM1 dan KM2 yang bekerja 3. Berapakah rating kontaktor star ? 1/ x In motor 4. Berapakah rating kontaktor line ? 1/ x In motor 5. Berapakah rating kontaktor delta? 1/ x In motor 6. Berapakah setelan ( setting ) pengaman beban lebih thermal F2, jika F2 dipasang pada: a. Kontaktor delta ? 1/ x In motor b. Kontaktor line ? 1/ x In motor c. Kontaktor line dengan terminal kontaktor delta no. 1, 3, 5 dihubungkan pada terminal relay beban lebih no. 2, 4, 6 ? 1/ x In motor 7. Sebutkan komponen dengan kode referensi produk telemecanique sterter stardelta, tiga komponen, konerja standar untuk motor 10 HP (7.5 kW), 3 fasa, 380 V. Kontaktor bintang Blok kontak bantu Kontaktor delta :LC1-D09 : ................. : LC1-D09 Kontaktor utama Timer : LC1-D09 : LAD-S2

8. Ketika motor sudahberjalan (run) motor bekerjadalamhubunganapadankontaktormana yang bekerja (energise) ? Hubungan delta (), dan kontaktor yang berkerja adalah KM2 dan KM3. 9. Bolehkahkontaktor star dankontaktor delta bekerjasecarabersamaan?mengapa ? Tidak boleh karena dapat menyebabkan short circuit. 10. Bagaimanacaranya agar keduakontaktortidakbisabekerjasecarabersamaan ?

Dengan cara menggunakan sistem kerja interlock pada kontaktor KM1 dan KM3. 11. Berapakahtegangan motor yang diasutdengan starter star delta ,jika system teganganjaringnya 220 / 380 V ? tegangan 380

10

11

12

13

14

380 V / 50 Hz L1 L2 L3

220 V / 50 Hz L1

1 Q1 I> 2

5 F1

95 96

I> 4

I> 6

21 S0 22 1 KM2 2 4 6 3 5 KM3 2 4 6 1 3 5 KM1 2 4 6 1 3 5 13 S1 14 KM2 14 13

13 KM1 14 55 KM2 56 1 F1 2 4 6 21 KM3 22 KM1 22 21 3 5 97 F1 68

67

U1

V1

W1

PE

M1

M
W2 U2 V2 N

A1 KM1 A2 KM3

A1 KM2 A2

A1 H1 A2

H2

M1-ON

M1-OVL

SIRKIT DAYA STARTER STAR-DELTA

SIRKIT KENDALI STARTER STAR-DELTA


Desain Instalasi Listrik II

Starter Star-Delta

Drawn by 8ml-01 Approved

Kelompok 1

Created Scale

01/10/2012 1:1

Revised Politeknik Negeri Malang Page

File

VisioDocument

Dwg. No :

C 1 3 5 13 55 67 2 10 11

D 2 4 6 14 22 1 3 5 13 21 2 4 6 22 1 3 5 21 2 4 6 6 10 11 4 10 14 56 68

98