Anda di halaman 1dari 5

Pendekatan Nilai Porositas Batuan Relatif Berdasarkan Perbandingan Persentase Nilai Resistivitas Rata-Rata dengan Nilai Densitas Rata-Rata

Batuan Menggunakan " Atlas of Log Responses - Baker Atlas INTEQ Formation Evaluation".

Perbandingan persentase nilai resistivitas rata-rata dengan nilai densitas rata-rata batuan digunakan untuk mendapatkan asumsi nilai densitas (nilai densitas relatif) berdasarkan nilai resistivitas yang terdapat pada suatu batuan, dimana hal ini dilakukan untuk mendapatkan nilai porositas relatif pada suatu batuan. Hal yang pertama dilakukan adalah mengelompokkan data log resistivitas pada suatu sumur bor berdasarkan jenis litologi serta pola dari kurva log resistivitas batuan tersebut. Kemudian setelah dilakukan pengelompokkan pola kurva log resistivitas batuan, nilai resistivitas tiap kelompok batuan tersebut dirata-ratakan dan didapatkan nilai rata-rata setiap kelompok batuan dalam sumur bor tersebut.

Gambar 1. Pengelompokkan data log berdasarkan pola kurva pada batupasir.

Nilai rata-rata setiap kelompok batuan ini yang digunakan sebagai perbandingan persentase untuk mendapatkan asumsi nilai densitas (nilai densitas relatif) dari setiap kelompok batuan. Perbandingan persentase nilai tersebut diambil berdasarkan kisaran nilai log dari suatu batuan yang terdapat pada atlas of log responses dari Baker Atlas INTEQ Formation Evaluation.

Gambar 2. Atlas of log responses.

Berdasarkan "Atlas of Log Responses", diketahui bahwa batuan yang mengandung fluida berupa air mempunyai persentase nilai sebagai berikut :

Batupasir
Batupas ir Nilai Persenta se Selisih Resistivitas 25 m - 100 m 0 % - 100 % 75 Densitas 2.65 2.00 0%100 % 0.65

Tuff
Tuff Nilai Persenta se Selisih Resistivitas 25 m - 60 m 0 % - 100 % 35 Densitas 2.45 2.35 0%100 % 0.10

Shale (Batulempung dan Batulanau)


Shale Nilai Persenta se Selisih Resistivitas 1 m - 25 m 0 % - 100 % 24 Densitas 2.70 2.20 0%100 % 0.50

Setelah diketahui nilai resistivitas dan persentase nilai resistivitas batuan tersebut maka digunakan perbandingan persentase nilai resistivitas dengan persentase nilai densitas untuk mendapatkan nilai densitas relatif dari batuan tersebut.

Contoh :

Nilai resistivitas batupasir adalah 50 m, maka untuk mengetahui nilai densitas relatif batupasir tersebut digunakan perbandingan persentase nilai, sebagai berikut :

Apabila nilai resistivitas lebih besar dari nilai paling besar, maka besar nilai densitas dapat diasumsikan terletak pada nilai densitas paling kecil dalam rentang nilai batuan tersebut. Porositas relatif dari suatu batuan dapat diketahui berdasarkan nilai log densitas dari suatu batuan dengan cara memasukkan nilai densitas kedalam diagram Formation Density Log Determination of Porosity (Schlumberger Log Chart), dengan menggunakan nilai faktor formasi adalah satu (fluida didalam batuan berupa air).

Gambar 3. Contoh memasukkan nilai densitas batupasir untuk mendapatkan nilai porositas relatif pada diagram porosity vs bulk density, ditunjukkan oleh garis berwarna hijau.