BAB VII METODE PELAKSANAAN

7.1.

UMUM Aspek teknologi sangat berperan dalam suatu proyek konstruksi. Umumnya,

aplikasi teknologi ini banyak diterapkan dalam metode - metode pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Penggunaan metode yang tepat, praktis, cepat dan aman, sangat membantu dalam penyelesaian pekerjaan pada suatu proyek konstruksi. Sehingga, target 3T yaitu tepat mutu/kualitas, tepat biaya/kuantitas dan tepat waktu sebagaimana ditetapkan, dapat tercapai. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, adakalanya juga diperlukan suatu metode terobosan untuk menyelesaikan pekerjaan lapangan. Khususnya pada saat menghadapi kendala-kendala yang diakibatkan oleh kondisi lapangan yang tidak sesuai dengan dugaan sebelumnya. Untuk itu, penerapan metode pelaksanaan konstruksi yang sesuai kondisi lapangan, akan sangat membantu dalam penyelesaian proyek konstruksi bersangkutan. Konstruksi bangunan pantai memerlukan teknik khusus dalam pembuatannya. Oleh sebab itu, maka metode pelaksanaan bangunan sangat diperlukan untuk mengatasi masalah-masalah dalam pembangunan konstruksi bangunan tersebut.

7.2.

METODE PELAKSANAAN Bahan-bahan bangunan merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi di dalam

7.2.1. Material atau Bahan mendirikan atau membuat suatu bangunan. Pemilihan bahan-bahan tersebut harus benarbenar mendapat perhatian demi kelancaran pelaksanaan pembangunan dan mendapatkan kualitas bangunan yang baik. Material yang diperlukan dalam perencanaan konstruksi PPI Menganti Kebumen adalah sebagai berikut:

196

1. Batu Pecah Batu pecah digunakan sebagai lapis pelindung bagian inti, lapis pelindung 2 dan juga sebagai pelindung kaki bangunan ( toe protection) pada bangunan jetty dan seawall. 2. Adukan Beton Siap Pakai (Ready Mixed Concrete) Adukan beton ready mixed adalah adukan beton siap pakai yang dibuat dan diolah sesuai dengan mutu pesanan sehingga pemesan dapat langsung menggunakan untuk keperluan pengecoran. Pada proyek ini, beton ready mixed digunakan untuk membuat tetrapod dan pada lantai dermaga dengan mutu beton K-300. 3. Tulangan Baja Tulangan baja digunakan untuk pembuatan tulangan pada tetrapod, bolder, lantai dermaga, balok memanjang, balok melintang dan penulangan pondasi tiang pancang. Tulangan baja harus bebas dari karat, sisik dan lapisan yang dapat mengurangi lekatnya pada beton. Tulangan baja yang digunakan adalah ∅ 8, ∅ 12, ∅ 19, ∅ 25. 4. Kawat Pengikat Tulangan Kawat pengikat tulangan terbuat dari baja lunak dengan diameter minimal 1mm. Kawat ini digunakan untuk mengikat tulangan baja agar tulangan-tulangan tersebut memiliki jarak yang tetap sesuai dengan rencana. 5. Papan Kayu / Multiplek Multiplek digunakan untuk acuan cetakan beton atau bekisting pada pembuatan lantai dermaga. 6. Kayu Kayu digunakan untuk membantu pembangunan konstruksi baik sebagai penyangga cetakan ataupun sebagai pijakan. Kayu yang dipakai harus pada kondisi yang baik, tidak cacat dan tidak lapuk. Pada proyek ini, kayu digunakan sebagai perancah dan penguat bekisting. Karena hanya sebagai alat bantu dalam pelaksanaan pekerjaan tertentu dan sifatnya sementara, maka dipilih kayu dengan kelas keawetannya tidak terlalu tinggi tetapi cukup kuat menahan beban yang akan diterima. 7. Karet ” Bridgestone super Arch (tipe V)” Tipe FV001-3-4 Karet digunakan sebagai fender pada dermaga, fender berfungsi untuk menyerap energi benturan antara kapal dan dermaga, selain itu fender juga melindungi

197

rusaknya cat badan kapal karena gesekan antara kapal dan dermaga yang disebabkan oleh gerak karena gelombang, arus dan angin. 7.2.2. Peralatan Kerja Selain bahan bangunan, untuk pelaksanaan proyek ini juga diperlukan adanya peralatan kerja sebagai sarana untuk membantu dan memudahkan pelaksanaan pekerjaan. Sebagaimana halnya pengadaan barang, maka dalam pengadaan dan pemilihan peralatan kerja harus dilakukan kiat khusus agar pemilihan jenis peralatan kerja tersebut dapat menghasilkan efektifitas dan produktifitas alat yang optimal, antara lain : a. Merinci mengenai peralatan yang dibutuhkan. b. Memperhitungkan banyaknya alat yang akan dipakai sesuai dengan volume pekerjaan yang akan dilaksanaan. c. Memperhitungkan kapasitas alat. d. Memperhitungkan biaya alat (sewa/beli, pemeliharaan, dll). e. Memperhitungkan daya tahan alat. Peralatan-peralatan yang digunakan pada perencanaan konstruksi PPI Menganti Kebumen adalah: 1. Truk Mixer Truck mixer adalah kendaraan pengangkut adukan beton ready mix dari tempat pembuatannya ke lokasi proyek. 2. Concrete Pump Concrete Pump adalah kendaraan yang berfungsi untuk membantu mengalirkan adukan beton ready mix dari truck mixer ke lokasi pengecoran yang lebih tinggi maupun yang jauh lebih rendah dari kedudukan truck mixer. 3. Concrete Vibrator Concrete vibrator adalah alat yang berfungsi untuk memadatkan adukan beton, meningkatkan homogenitas adukan pada saat pengecoran, mengeluarkan gelembung-gelembung udara sehingga tidak terjadi rongga udara setelah pengerasan beton dan berfungsi untuk meratakan beton ke segala arah, serta dapat menjangkau celah-celah terjauh di dalam bekisting.

198

4. Bar Bender Bar bender digunakan untuk membengkokkan tulangan sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. 5. Bar Cutter Bar cutter digunakan untuk memotong baja tulangan sesuai panjang yang ditentukan. 6. Theodolite Theodolite digunakan untuk menentukan as bangunan jetty, seawall 7. Waterpass Waterpass digunakan untuk menentukan titik-titik elevasi bangunan jetty, seawall. 8. Dump Truck Digunakan sebagai pengangkut batu pecah dari quarry dan untuk membuang material-material yang tidak diperlukan (lumpur dan pasir). 9. Single acting drop hammer Single acting drop hammer berfungsi sebagai palu untuk memukul tiang pancang agar masuk ke dalam tanah pada pekerjaan pondasi dermaga. 10. Excavator Digunakan untuk menggali tanah. Selain itu, excavator digunakan untuk penataan timbunan material bangunan dan pemasangan batu belah pada konstruksi jetty dan seawall. 11. Kapal Tongkang / Ponton Digunakan sebagai tempat pengangkutan material ke lokasi pembangunan dan tempat berdirinya crane dan excavator serta clam shell. 12. Boat Penarik Digunakan sebagai alat penarik kapal tongkang dari dan menuju lokasi pembangunan. 13. Crane Digunakan untuk mengangkat tiang pancang. 14. Flat Bed Truck Digunakan sebagai pengangkut tetrapod dari area stock menuju cause way.

199

Adapun pekerjaan persiapan meliputi: • Pembuatan kantor proyek/ direksi keet • Pembuatan gudang material. Pekerjaan Persiapan Sebelum dilaksanakannya pembangunan konstruksi jetty.1.4. Flow chart pelaksanaan pekerjaan perencanaan PPI Menganti Kebumen 7. peralatan dan los kerja besi • Pembuatan base camp staf proyek dan barak pekerja • Pos jaga 200 . maka diperlukan pekerjaan persiapan.2. Pelaksanaan Pekerjaan Flowchart Pelaksanaan pekerjaan : Mulai Pekerjaan persiapan Pengerukan dasar laut dan pengerukan kolam pelabuhan Pekerjaan jetty Pekerjaan seawall Pekerjaan dermaga Selesai Gambar 7.2.3.7.

• Tempat parkir alat berat 7. pekerjaan ini dilakukan di darat karena letak layout pelabuhan yang menjorok ke daratan. 201 . Adapun material-material hasil pengerukan yang berupa batu karang dan pasir dibuang ketempat yang telah ditentukan dengan menggunakan dump truk.2. Pengerukan dasar laut 7.2.2. lapis pelindung kedua memiliki berat 300-320 kg dan pada lapisan inti memiliki berat 15-20 kg.5. Untuk jetty bagian badan/lengan. Pekerjaan ini menggunakan dragline. Gambar 7.6. Pekerjaan pengerukan dasar laut Pekerjaan pengerukan dasar laut ini dilakukan untuk membuat alur pelayaran dan sebagai lokasi pembuatan jetty. Pekerjaan konstruksi jetty • Pemasangan Batu Belah untuk Lapisan Inti dan Perkuatan Kaki Batu belah yang digunakan untuk lapisan kedua jetty bagian kepala/ujung memiliki berat 400-410 kg dan pada lapisan inti memiliki berat 20 kg. Pekerjaan ini menggunakan excavator. Pekerjaan pengerukan yang lain adalah pengerukan untuk kolam pelabuhan. Lapisan batu ini berguna untuk menahan datangnya arus gelombang.

Adapun tulangan besi berguna sebagai penguat struktur sekaligus sebagai pembentuk tetrapod.75 Kepala Jetty .00 Kepala Jetty Angin Dominan .00 . Pada pemasangan batu belah ini digunakan pula alat pelampung dan sensor serta penyelam yang mengarahkan posisi penimbunan di bawah air.3. Pada pemasangan batu pecah ini 202 .2.00 kolam putar + 2. Pemasangan batu belah Pekerjaan perkuatan kaki pada perencanaan bangunan jetty ini terbuat dari tumpukan batu belah yang memiliki berat 250-300 kg. Oleh sebab itu.00 + 6. Perkuatan ini berfungsi melindungi tanah pondasi tehadap gerusan akibat gelombang. Untuk kemudahan dalam pemasangan dan sesuai dengan gambar rencana. Pembuatan tetrapod dilakukan langsung di lapangan dengan cetakan yang sesuai dengan desain. Pemasangan batu belah pada kedalaman hingga -2. • Pemasangan Tetrapod Tetrapod terbuat dari beton (biasanya readymix) dan tulangan besi yang memiliki ukuran dan tingkat kekuatan tertentu sesuai dengan desain yang dibuat.00 Lebar dermaga = 6000 7700Lebar kapal = 3800 2000 Kapal ikan 10 GT 2000 Panjang kapal = 13500 + 4. diperlukan perkuatan kaki guna mengatasi masalah tersebut.. Arus dan gelombang yang besar dapat menyebabkan terjadinya erosi pada tanah pondasi.3.00 Lengan Jetty tumpukan batu belah 1 2 Lengan Jetty Seawall ± 0. Pemasangan tetrapod dilakukan dengan menggunakan crane yang diletakkan di atas kapal ponton yang ditarik dengan boat penarik.00 Tampak Depan 2000 Lay out Jetty Gambar 7.2.1.0 meter dilakukan dengan menggunakan excavator yang diletakkan di atas kapal ponton yang ditarik dengan boat penarik. maka perlu dilakukan pemasangan patok-patok bambu yang telah terlebih dahulu diukur dan diatur penempatannya dengan menggunakan waterpass dan theodolite.

Adapun urutan pekerjaan pembuatan tetrapod adalah : 1. maka perlu dilakukan pemasangan patok .7. tetrapod tumpukan batu Gambar 7.2. Hal ini dilakukan agar konstruksi jetty kuat terhadap terjangan ombak. Bekisting Bekisting meliputi : 203 .digunakan pula alat pelampung dan sensor serta penyelam yang mengarahkan posisi penimbunan di bawah air. Pekerjaan tulangan Pekerjaan tulangan meliputi : • Pemotongan tulangan • Pembengkokan tulangan • Perakitan • Penanaman angker 2. Pembuatan Tetrapod Pembuatan tetrapod dilakukan dengan menggunakan beton readymix dengan mutu K-300.patok bambu yang telah terlebih dahulu diukur dan diatur penempatannya dengan menggunakan waterpass dan theodolite.4. Pemasangan Tetrapod 7. Untuk kemudahan dalam pemasangan dan sesuai dengan gambar rencana.

Perawatan beton Perawatan beton meliputi : • Pembongkaran bekisting • Penyemprotan dengan air 7.5.2. Pekerjaan Bangunan Seawall Flow chart pelaksanaan bangunan : Mulai Pekerjaan Galian Pekerjaan lapis pengisi Pekerjaan lapis pelindung utama Pekerjaan pelindung kaki Selesai Gambar 7.• Pembersihan dari kotoran • Pemberian oli 3. Flow chart pelaksanaan pekerjaan bangunan seawall 204 .8. Pengecoran Pengecoran meliputi : • Penuangan beton readymix ke bekisting • Pemadatan dengan menggunakan vibrator 4.

Pekerjaan Lapis Pengisi Setelah pekerjaan galian selesai. Lapis pelindung utama menggunakan batu belah 205 .1. Lapis pengisi kedua menggunakan batu belah dengan berat 40-42 kg.2. Pekerjaan Galian Pekerjaan galian dilakukan untuk memperoleh kedalaman tertentu dimana pelindung kaki dan lapis batu pelindung konstruksi seawall akan ditempatkan.75 Kepala Jetty .00 7700 Lebar kapal = 3800 + 4.6.7.2.a. Pelaksanaan pekerjaan galian dilakukan dengan menggunakan excavator.00 2000 Kapal ikan 10 GT 2000 + 6.3.00 Kepala Jetty Angin Dominan .00 kolam putar + 2.00 2000 Panjang kapal = 13500 Tampak Depan Lay out Jetty Gambar 7. . Pekerjaan lapis pengisi c. pekerjaan berikutnya adalah pelaksanaan pekerjaan lapis pengisi. langkah berikutnya adalah pelaksanaan pekerjaan lapis pelindung utama.00 Lengan Jetty Lengan Jetty 2 1 Lebar dermaga = 6000 Seawall ± 0. Pekerjaan Lapis Pelindung Utama Setelah pekerjaan pelindung kaki selesai. Pekerjaan galian b.00 . Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan menggunakan alat excavator. Gambar 7.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan menggunakan excavator. Pelindung kaki menggunakan batu belah dengan berat 50-60 kg. 2 1 Gambar 7. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan menggunakan alat excavator. Pekerjaan lapis pelindung utama d. langkah berikutnya adalah pelaksanaan pekerjaan pelindung kaki. 2 1 Gambar 7. Pekerjaan pelindung kaki 206 .8.9. Pekerjaan Pelindung Kaki Setelah pekerjaan lapis pelindung kedua selesai.dengan berat 400-415 kg.

Pekerjaan pondasi tiang pancang Pondasi tiang pancang ini berfungsi untuk memindahkan atau menstransferkan beban-beban konstruksi di atasnya (upper structure) ke lapisan tanah yang lebih dalam. Tiang pancang yang dipakai berbentuk bulat berongga yang mempunyai diameter luar 50 cm dan diameter dalam 32 cm dengan panjang 14 m.7. Tiang pancang yang 207 .2. Pemancangan ini dilakukan dengan menggunakan single acting hammer.9.10. Flow chart pelaksanaan pekerjaan lantai dermaga a. Pekerjaan lantai dermaga Flow chart pelaksanaan bangunan : Mulai Pekerjaan pondasi tiang pancang Penulangan plat lantai Pembuatan bekisting lantai dermaga Pengecoran lantai dermaga Pembongkaran bekisting dan perawatan lantai dermaga Selesai Gambar 7.

Wijaya Karya dengan mutu beton K-600.12. hal ini disebabkan karena seluruh beban pada awalnya ditahan oleh tiang pancang karena pada lokasi.digunakan dalam pekerjaan ini adalah jenis prestressed concrete spun piles dari hasil pabrikasi PT. Pemancangan tiang pancang 9Ø25 Ø8 . Suatu struktur sangat bergantung pada bangunan perancahnya. Detail tiang pancang Pada perencanaan dermaga ini menggunakan -8. b.11. tanahnya bersifat tanah keras. Pondasi tiang pancang ini dipasang pada kedalaman 208 .150 9Ø25 500 500 Gambar 7. Gambar 7.25 m di bawah permukaan tanah. Penulangan Plat Lantai Sebelum pekerjaan penulangan plat lantai dilaksanakan perlu dibuat bangunan perancah terlebih dahulu. Pemancangan tiang pancang ini harus sesuai dengan titik-titik as yang telah ditentukan sehingga tiang pancang dapat mencapai dasar sesuai dengan gambar rencana. Alat yang digunakan sebagai palu untuk memukul tiang pancang agar masuk ke dalam tanah adalah single acting drop hammer.

sedangkan kawat baja (bendrat) digunakan untuk mengikat tulangan yang telah terpasang. Setelah pekerjaan perancah selesai dilakukan pekerjaan penulangan. Pengecoran Lantai Dermaga Mutu beton yang dipakai untuk pengecoran balok dan plat lantai ini adalah mutu K300. Bila suatu bangunan perancah tidak kuat dan saat pengecoran runtuh maka dapat dikatakan itu suatu konstruksi yang gagal. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan pengecoran agar kekuatan beton tidak berkurang atau sesuai dengan spesifikasi/ syarat yang ditentukan antara lain : 209 . Bekisting mencetak beton sesuai dengan bentuk yang direncanakan. Ø 8. serta tulangan dengan lantai kerja. Pembuatan Bekisting Lantai Dermaga Bekisting merupakan rangkaian kayu dan papan yang dibuat menjadi satu bentuk tertentu. aman dan ekonomis. d. Pada penulangan balok ini menggunakan baja tulangan dengan Ø 19. c. Pada penulangan plat lantai dermaga ini menggunakan baja tulangan dengan diameter tulangan 12 mm.5-3 meter. Tebal beton decking pada pekerjaan ini adalah 4 cm. Beton decking ini merupakan acuan tebal selimut beton dan pemisah tulangan dengan decking serta lantai kerja. Pada pekerjaan penulangan plat lantai dermaga. Hal ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memudahkan dalam perencanaan bekisting keseluruhan dan pemasangannya. Beton decking yang telah kita persiapkan dipasang pada jarak 1. Untuk pembuatan bekisting perlu dipertimbangkan bahan-bahan yang diperlukan. Beton decking setebal 4 cm disiapkan dan dipasang setiap jarak 1. Pekerjaan ini dilakukan setelah pemasangan bekisting dan tulangan selesai. disamping itu dapat mempercepat pekerjaan dalam pengecoran. Beton decking ini digunakan sebagai acuan tebal selimut beton dan pemisah tulangan dengan bekisting. dengan sasaran kemudahan.bangunan perancah. Pekerjaan pemasangan bekisting pada pembuatan plat lantai ini dilaksanakan bersamaan pada waktu pembuatan bekisting pada balok. tulangan dirangkai setelah pembuatan penulangan balok. hal ini untuk memenuhi aspek ekonomi dan teknologi.5-3 meter.

Pada saat pengecoran harus dilakukan penggetaran dengan alat penggetar beton (vibrator concrete) yang dimaksudkan untuk memadatkan beton dan tidak terjadi rongga. Pembongkaran dilakukan terhadap seluruh bagian balok dan lantai dermaga dan dilakukan secara hati-hati untuk mencegah kerusakan pada sruktur balok dan lantai dermaga. Perawatan beton (curing) dilakukan setelah beton mulai mengeras dengan cara menyiram air pada permukaan beton dalam selang waktu tertentu. Perbedaan temperatur pada beton dapat mengakibatkan retak pada beton.• Kebersihan lokasi pengecoran. 3. Menghindari kehilangan zat cair pada awal proses pengerasan beton yang akan mempengaruhi proses waktu pengikatan awal. • Kontrol terhadap kekuatan beton segar dilakukan dengan uji slump test dan pengambilan sampel untuk pengujian kuat tekan beton di laboratorium. Tujuan pemberian air pada beton yaitu : 1. sehingga kekuatan beton sesuai dengan yang direncanakan. Lokasi pengecoran harus bersih dari segala bentuk kotoran yang mengurangi kekuatan beton. Perawatan Lantai Dermaga dan Pembongkaran Bekisting Perawatan beton dimaksudkan untuk mendapatkan mutu beton yang baik. • Pemadatan beton harus menggunakan alat penggetar sehingga dicapai kekutan beton yang disyaratkan. Mengurangi penguapan air beton yang terlalu besar akibat panas sehingga dapat menyebabkan terjadinya susut pada beton. e. 2. (vibrator concrete) sehingga diharapkan dapat menghasilkan beton yang padat dan tidak berongga Perawatan beton dilaksanakan sampai batas yang ditentukan Pembongkaran bekisting dilakukan setelah pengecoran seluruh gelagar/ balok dan lantai dermaga selesai dan beton sudah mengeras dengan usia 2 hari. 210 .

065 m3 Alat yang dipakai : ♦ Excavator Perhitungan produksi per jam excavator Q = q * 3600 * E cm dimana : Q q q q1 k E cm Waktu siklus : = produksi per jam (m³/jam) = produksi per siklus (m³) = q1*k = kapasitas penuh (1.7) = efisiensi kerja (alat masih baik diambil 0. Pekerjaan pengerukan dasar laut (alur pelayaran) Waktu pelaksanaan Waktu kerja Volume total pengerukan : 24.84 m³ 0 .696.7 =0.2 m³) = faktor bucket (pasir kerikil jadi k diambil 0. percepatan dan lain . PERENCANAAN KEBUTUHAN ALAT DAN TENAGA KERJA : 1 bulan : 25 hari/bulan 8 jam/hari a.lain total q = 1.2 x 0. 875m3/ 3 Target produksi : 24696 .75) = waktu siklus Pengisian bucket Mengangkat beban & swing Dumping (pembuangan) Swing kembali Waktu tetap.3.7. 84 * 3600 * 0 75 32 = 7 detik = 10 detik = 5 detik = 5 detik = 5 detik = 32 detik Q = jam = 70 .480 m / jam 211 . 065 m 25 * 8 jam 3 = 123.

424 * 60 * 60 = 10 . pergi (40 km/jam) cmt = waktu siklus excavator (jam) v q = volume Dump truck (m³) = volume per siklus excavator (m³) 5 5 32 4 39 10 + + ( * )+ = 0 .Kebutuhan Alat : 123 .5 m 3 dengan kapasitas maksimum bak 4. 875 = 1 . datang (50 km/jam) V2 = kec. 424 jam 50 40 3600 0 . 84 60 4 . 39 * 3600 0 .39 m3 Perhitungan produksi per jam Dump Truk Q= q0 * 3600 cmt Dimana : Q q0 = Produksi per jam (m³/jam) = kapasitas dump truck (m³) D v 1 Cmt = waktu siklus dump truck Cmt = + v + ( cmt × ) + t 1 v q 2 D Cmt = waktu siklus Dump truck D = jarak angkut (5 km) V1 = kec. 742 buah ≈ 2buah ♦ Dump truck kapasitas 6 ton daya angkut 6.480 70 . 424 * 60 * 60 = = 24 buah cmt 32 Cmt = Q= Kebutuhan dump truck = Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator excavator Pembantu operator Pekerja Mandor = 2 orang = 2 orang = 20 orang = 2 orang 212 . 354m3/ jam Cmt 0 .

2 x 0. Pekerjaan galian kolam pelabuhan Waktu pelaksanaan Waktu kerja Volume total galian Alat yang dipakai : ♦ Excavator Perhitungan Produksi per jam Excavator Q = q * 3600 * E cm = 12 orang 38 orang : 2 bulan : 25 hari/bulan 8 jam/hari : 129373.Sopir Dump Truck Jumlah total b.75) = Waktu siklus = 7 detik = 10 detik = 5 detik = 5 detik = 5 detik = 32 detik Pengisian bucket Mengangkat beban & swing Dumping (pembuangan) Swing kembali Waktu tetap.33 m3 dimana : Q q q q1 k E cm Waktu siklus : = Produksi per jam (m³/jam) = Produksi per siklus (m³) = q1*k = Kapasitas penuh (1.9 =1.lain total q Q = 1.9) = efisiensi kerja (alat masih baik diambil 0.2 m³) = faktor bucket (tanah berpasir jadi k diambil 0. percepatan dan lain .08 m3 = 1.75 = 91 .08 * 3600 * 0 . 125m3/ 32 jam : 129373 .433 m m ∗ 2 25 * 8 jam 3 3 Target produksi / jam 213 .33 = 323 .

5 m 3 dengan kapasitas maksimum bak 4. 354m3/ jam Cmt cmt = 0 . 84 )+ 10 60 = 0 .433 91 . 424 * 60 * 60 = 10 . datang (50 km/jam) V2 = kec. 424 jam Cmt = Q= 4 . pergi (40 km/jam) cmt = waktu siklus excavator (jam) v q = volume Dump truck (m³) = volume per siklus excavator (m³) 5 50 + 5 40 +( 32 3600 * 4 39 0 .Kebutuhan Alat : 323 .39 m3 Perhitungan produksi per jam Dump Truk Q= q 0 * 3600 cmt Dimana : Q q0 = Produksi per jam (m³/jam) = kapasitas dump truck (m³) D v 1 Cmt = waktu siklus dump truck Cmt = + v + ( cmt × ) + t 1 v q 2 D Cmt = waktu siklus Dump truck D = jarak angkut (5 km) V1 = kec. 39 * 3600 0 . 424 * 60 * 60 32 = 24 buah Kebutuhan dump truck = Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator excavator Pembantu operator Pekerja = 4 orang = 4 orang = 20 orang 214 . 55 buah ≈ 4buah ♦ Dump truck kapasitas 6 ton daya angkut 6. 125 = 3 .

857 tiang / jam ≈ 1 tiang/ jam Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator Crane Pembantu operator Pekerja Mandor Jumlah total = 2 orang = 2 orang = 10 orang = 1 orang 15 orang 215 .Mandor Sopir Dump Truck Jumlah total c. Pekerjaan pondasi tiang pancang Waktu pelaksanaan Waktu kerja Jumlah tiang Alat yang dipakai : ♦ Single acting drop hammer Perhitungan Produksi per jam 60 Q= : 1.5 bulan : 25 hari/bulan 8 jam/hari : 30 tiang = 2 orang = 24 orang 54 orang cm dimana : Q cm = Produksi per jam (tiang/jam) = Waktu siklus Waktu siklus pemancangan Pengangkatan tiang Pemasangan tiang Pemancangan Pelepasan total Q = 60 70 = 5 menit = 10 menit = 50 menit = 5 menit = 70 menit = 0.

875m3/ jam ♦ Boat penarik dan ponton Waktu siklus pengangkutan (kapasitas 40 ton) Volume = 40 2 .d.75 32 = 70 .0 .1. percepatan dll q Q = 1.3 m Waktu pelaksanaan Waktu kerja Volume total Alat yang dipakai : ♦ Excavator Perhitungan Produksi per jam Excavator Q= q * 3600 * E cm : 20 hari : 25 hari/bulan 8 jam/hari : 6294.2 x 0. 65 = 15 .7) = efisiensi kerja (alat masih baik dfiambil 0.75) = Waktu siklus = 7 detik = 10 detik = 5 detik = 5 detik = 5 detik = 32 detik total Pengisian bucket Mengangkat beban & swing Dumping (pembuangan) Swing kembali Waktu tetap.2 m³) = faktor bucket (batu belah jadi k diambil 0.46 m³ dimana : Q q q q1 k E cm Waktu siklus = Produksi per jam (m³/jam) = Produksi per siklus (m³) = q1*k = Kapasitas penuh (1. Pekerjaan Batu belah inti ( core ) pada kedalaman 0.7 =0. 1 m 3 216 .84 m3 = 0 84 * 3600 * 0 .

0 m Waktu pelaksanaan Waktu kerja Volume total Alat yang dipakai : ♦ Excavator Perhitungan Produksi per jam Excavator : 10 hari : 25 hari/bulan 8 jam/hari : 1977. 6 jam / 15 . 21 jam = 12 .17m3/ jam 6294. 34 = 1 . 17 : = 2 orang = 2 orang = 10 orang = 1 orang = 2 orang 17 orang e.46 = 39 . Pekerjaan Batu belah inti ( core ) pada kedalaman 1.3 m . 1 70 .85 m³ 217 . 1 = 25 .2. 563 buah ≈ 2buah 25 .6 *15. 78menit ≈ 13menit = 13 menit = 13 menit = 10 menit = 36 menit 36 60 = 0 . 34m3/ jam 20 * 8 : 39 . 875 = 0 . 1 m 3 Penarikan menuju dan kembali (rata-rata) total Total waktu pemasangan batu = Volume / jam = Target produksi Kebutuhan Alat Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator excavator Pembantu operator Pekerja Mandor Operator kapal ponton Jumlah total 1 0 .Waktu pengangkutan = Pengangkatan ke ponton Pemasangan 15 .

75 32 = 70 . 1 70 . percepatan dll q Q = 1.7) = efisiensi kerja (alat masih baik dfiambil 0.2 x 0. 1 m 3 Pengangkatan ke ponton Pemasangan Penarikan menuju dan kembali (rata-rata) total Total waktu pemasangan batu = 218 . 65 = 15 .75) = Waktu siklus = 7 detik = 10 detik = 5 detik = 5 detik = 5 detik = 32 detik total Pengisian bucket Mengangkat beban & swing Dumping (pembuangan) Swing kembali Waktu tetap.7 = 0.Q = q * 3600 * E cm dimana : Q q q q1 k E cm Waktu siklus = Produksi per jam (m³/jam) = Produksi per siklus (m³) = q1*k = Kapasitas penuh (1. 21 jam = 12 .2 m³) = faktor bucket (batu belah jadi k diambil 0. 6 jam / 15 . 875 = 0 . 78menit ≈ 13menit = 13 menit = 13 menit = 10 menit = 36 menit 36 60 = 0 .84 m3 = 0 84 * 3600 * 0 .875m3/ jam ♦ Boat penarik dan ponton Waktu siklus pengangkutan (kapasitas 40 ton) Volume = 40 2 . 1 m 3 Waktu pengangkutan = 15 .

75) = Waktu siklus 219 .62 m³ dimana : Q q q q1 k E cm = Produksi per jam (m³/jam) = Produksi per siklus (m³) = q1*k = Kapasitas penuh (1.3 m Waktu pelaksanaan Waktu kerja Volume total Alat yang dipakai : ♦ Excavator Perhitungan Produksi per jam Excavator Q = q * 3600 * E cm : 20 hari : 25 hari/bulan 8 jam/hari : 7867.85 Target produksi Kebutuhan Alat Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator excavator Pembantu operator Pekerja Mandor Operator kapal ponton Jumlah total = 1 orang = 2 orang = 10 orang = 1 orang = 1 orang 15 orang f. 6 *15 .0 .1.Volume / jam = 1 0. 1 = 25 .7) = efisiensi kerja (alat masih baik dfiambil 0.2 m³) = faktor bucket (batu belah jadi k diambil 0. 72m3/ jam 10 * 8 24 . Pekerjaan batu lapis pelindung 2 pada kedalaman 0. 72 : = 0 .982buah ≈ 1buah 25 . 17m3/ jam : = 24 .17 1977.

17m3/ jam 7867.875m3/ jam = 7 detik = 10 detik = 5 detik = 5 detik = 5 detik = 32 detik ♦ Boat penarik dan ponton Waktu siklus pengangkutan (kapasitas 40 ton) Volume = 40 2 . 1 m 3 Pengangkatan ke ponton Pemasangan Penarikan menuju dan kembali (rata-rata) total Total waktu pemasangan batu = Volume / jam = Target produksi Kebutuhan Alat Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator excavator 1 0 .2 x 0. 21 jam = 12 . 953 buah ≈ 2buah 25 .75 32 = 70 .6 *15. 875 = 0 . 6 jam / 15 . 17m3/ jam 20 * 8 : 49 . 78menit ≈ 13menit = 13 menit = 13 menit = 10 menit = 36 menit 36 60 = 0 .84 m3 = 0 84 * 3600 * 0 .7 = 0.62 = 49 . percepatan dll total q Q = 1. 17 = 1 . 65 = 15 . 1 70 . 1 = 25 . 17 : = 2 orang 220 .Waktu siklus Pengisian bucket Mengangkat beban & swing Dumping (pembuangan) Swing kembali Waktu tetap. 1 m 3 Waktu pengangkutan = 15 .

2 x 0.2 m³) = faktor bucket (batu belah jadi k diambil 0.60 m³ dimana : Q q q q1 k E cm Waktu siklus = Produksi per jam (m³/jam) = Produksi per siklus (m³) = q1*k = Kapasitas penuh (1.84 m3 221 .2.0 m Waktu pelaksanaan Waktu kerja Volume total Alat yang dipakai : ♦ Excavator Perhitungan Produksi per jam Excavator Q = q * 3600 * E cm : 20 hari : 25 hari/bulan 10 jam/hari : 2985.3 m . percepatan dll q = 1.Pembantu operator Pekerja Mandor Operator kapal ponton Jumlah total = 2 orang = 10 orang = 1 orang = 2 orang 17 orang g.7) = efisiensi kerja (alat masih baik dfiambil 0. Pekerjaan batu lapis pelindung 2 pada kedalaman 1.7 = 0.75) = Waktu siklus = 7 detik = 10 detik = 5 detik = 5 detik = 5 detik = 32 detik total Pengisian bucket Mengangkat beban & swing Dumping (pembuangan) Swing kembali Waktu tetap.

6 *15.483 buah ≈ 2buah 25 . 875 = 0 . 75 32 = 70 . 32 = 1 . 32m3/ jam 10 * 8 : 37. 1 70 .60 = 37 . 6 jam / 15 .1 = 25 .17m3/ jam 2985. 1 m 3 Waktu pengangkutan = 15 . 65 = 15 . 17 : = 2 orang = 2 orang = 10 orang = 1 orang = 2 orang 17 orang 222 . 1 m 3 Pengangkatan ke ponton Pemasangan Penarikan menuju dan kembali (rata-rata) total Total waktu pemasangan batu = Volume / jam = Target produksi Kebutuhan Alat Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator excavator Pembantu operator Pekerja Mandor Operator kapal ponton Jumlah total 1 0 . 21 jam = 12 .Q = 0 84 * 3600 * 0 . 78menit ≈ 13menit = 13 menit = 13 menit = 10 menit = 36 menit 36 60 = 0 . 875m3/ jam ♦ Boat penarik dan ponton Waktu siklus pengangkutan (kapasitas 40 ton) Volume = 40 2 .

670 9106.0 m ( barat ) Waktu pelaksanaan Waktu kerja Alat yang dipakai : ♦ Crane Perhitungan Produksi per jam crane (bagian kepala) Q= 3600 = Produksi per jam (matras/jam) = Waktu siklus = luas tetrapod bagian kepala .h.89 * 0. Pekerjaan tetrapod pada kedalaman 0.3125 = 2181 .670 m³) = luas tetrapod bagian badan .ekor (1.89 m³ = 9106.0 .badan) Volume (bagian badan . 99 buah ≈ 3469buah : 15 hari (kepala .12 * 0.5 1 .badan (1.ekor) Koefisien untuk rongga jumlah tetrapod A1 = jumlah tetrapod A2 = Waktu siklus Pengangkatan tetrapod ke ponton Pemasangan tetrapod total Q = 3600 60 = 60buah/ jam = 30 detik = 30 detik = 60 detik ♦ Boat penarik dan ponton Waktu siklus pengangkutan (kapasitas 40 ton) Volume = 40 2.badan) & 20 hari (badan ekor) : 25 hari/bulan 8 jam/hari cm dimana : Q cm A1 A2 Volume (bagian kepala .5 7286.2.12 m³ = 0. 4 = 16 .3125 m³) = 7286. 67 m 3 223 . 70 buah ≈ 2182buah = 3468 .5 1 .

183 tetrapod / jam = 21 . 98buah ≈ 10buah = 12 . 67 1 . 67 = 9 .5 m³ Cmt = waktu siklus flat bed truck Dimana : Q q0 224 . 606buah ≈ 1 buah 30 21 .39 m3 dengan Perhitungan produksi per jam Flat bed Truk Q= q 0 * 3600 cmt = Produksi per jam (m³/jam) = Vol batu dalam 1 siklus angkutan = kapasitas flat bed truck (ton) / berat jenis beton (ton/m³) = 6 / 2.rata) = 10 menit Total waktu pemasangan A1 = Total waktu pemasangan A2 = Jumlah tetrapod / jam A1 = ⎛ 10 ⎞ 10 ⎜ *1 ⎟ + = 0 . 333 jam / 10 tetrapod ⎝ 60 ⎠ 60 ⎛ 13 ⎞ 10 ⎜ *1 ⎟ + = 0 .3125 Waktu penarikan menuju dan kembali (rata .681 : = 0 .5 m 3 kapasitas maksimum bak 4.670 16 . 681 tetrapod / jam = 0 . 383 2182 15 * 8 3469 20 * 8 *10 = 30tetrapod / jam *13 = 34tetrapod / jam = 18 . 383 jam / 13 tetrapod ⎝ 60 ⎠ 60 1 0 . 638 buah ≈ 1 buah 34 18 . 183 ♦ Flat bed Truck kapasitas 6 Ton Daya Angkut 6. 333 Jumlah tetrapod / jam A2 Target produksi A1 Target produksi A2 Kebutuhan Alat A1 Kebutuhan Alat A2 = : : : 1 0 . 70buah ≈ 13 buah 1 .4 = 2.Jumlah tetrapod A1 yang dapat diangkut = Jumlah tetrapod A2 yang dapat diangkut = 16 .

12 m³ = 0.badan (1.5 jam) t2= penurunan (15 menit = 0.5 1865.98 m³ = 9106.3125 m³) = 1865.Cmt = D v +t + 1 D +t v 1 2 Cmt = waktu siklus flat bed truck D = jarak angkut ( 30 km) V1 = kec.1.68buah ≈ 559buah : 5 hari (kepala . pergi (40 km/jam) t1 = pengangkutan (30 menit = 0. Pekerjaan tetrapod pada kedalaman 0.5 1.8 m ( timur ) Waktu pelaksanaan Waktu kerja Alat yang dipakai : ♦ Crane Perhitungan Produksi per jam crane (bagian kepala) Q= 3600 = Produksi per jam (matras/jam) = Waktu siklus = luas tetrapod bagian kepala . datang (20 km/jam) V2 = kec.25 jam) Cmt = + 0 25 = 3 jam 20 40 2 5 * 3600 Q= = 0 83m3/ jam 3 * 60 * 60 +05+ 30 30 2 i.badan) & 20 hari (badan ekor) : 25 hari/bulan 8 jam/hari cm dimana : Q cm A1 A2 Volume (bagian kepala .0 .98* 0.ekor) Koefisien untuk rongga jumlah tetrapod A1 = 225 .ekor (1.670 m³) = luas tetrapod bagian badan .badan) Volume (bagian badan .670 = 558 .

638 buah ≈ 34 226 . 07buah ≈ 3469buah Pengangkatan tetrapod ke ponton Pemasangan tetrapod total Q = 3600 60 = 60buah/ jam = 30 detik = 30 detik = 60 detik ♦ Boat penarik dan ponton Waktu siklus pengangkutan (kapasitas 40 ton) Volume = 40 2.12 * 0. 67 m 3 Jumlah tetrapod A1 yang dapat diangkut = Jumlah tetrapod A2 yang dapat diangkut = 16 . 975 tetrapod / jam = 21 . 67 = 9 . 4 = 16 . 383 559 5*8 3469 *10 = 30tetrapod / jam *13 = 34tetrapod / jam = 13 . 383 jam / 13 tetrapod ⎝ 60 ⎠ 60 1 0 .3125 Waktu penarikan menuju dan kembali (rata .5 1 . 333 Jumlah tetrapod / jam A2 Target produksi A1 Target produksi A2 Kebutuhan Alat A1 Kebutuhan Alat A2 = : : 1 0 . 681 tetrapod / jam 20 * 8 13 .670 16 .rata) = 10 menit Total waktu pemasangan A1 = Total waktu pemasangan A2 = Jumlah tetrapod / jam A1 = ⎛ 10 ⎞ 10 ⎜ *1 ⎟ + = 0 .3125 = 3469 . 70buah ≈ 13 buah 1 . 466buah 1 buah ≈ 30 : 21 .jumlah tetrapod A2 = Waktu siklus 9106. 333 jam / 10 tetrapod ⎝ 60 ⎠ 60 ⎛ 13 ⎞ 10 ⎜ *1 ⎟ + = 0 .975 : = 0 . 98buah ≈ 10buah = 12 . 67 1 .681 1 buah = 0 .

datang (20 km/jam) V2 = kec.5 m³ Cmt = waktu siklus flat bed truck Cmt +t 2 v 1 2 Cmt = waktu siklus flat bed truck D = jarak angkut ( 30 km) v 1 = D +t + D V1 = kec.0 m . Pekerjaan batu belah pelindung kaki pada kedalaman 0.5 m 3 kapasitas maksimum bak 4.5 jam) t2= penurunan (15 menit = 0.3 m Waktu pelaksanaan Waktu kerja Volume total Alat yang dipakai : ♦ Excavator Perhitungan Produksi per jam Excavator Q = q * 3600 * E cm : 15 hari : 25 hari/bulan 8 jam/hari : 2604.4 = 2.1. pergi (40 km/jam) t1 = pengangkutan (30 menit = 0.39 m3 Perhitungan produksi per jam Flat bed Truk Q= q0 * 3600 dengan cmt Dimana : Q q0 = Produksi per jam (m³/jam) = Vol batu dalam 1 siklus angkutan = kapasitas flat bed truck (ton) / berat jenis beton (ton/m³) = 6 / 2.♦ Flat bed Truck kapasitas 6 Ton Daya Angkut 6.25 jam) Cmt = 30 30 + 0 25 = 3 jam 20 40 Q = 2 5 * 3600 = 0 83m3/ jam 3 * 60 * 60 +05+ j.60 m³ 227 .

75 32 = 70 . 21 jam = 12 . percepatan dll q Q = 1.7) = efisiensi kerja (alat masih baik diambil 0.2 m³) = faktor bucket (batu belah jadi k diambil 0. 6 jam / 15 . 875 = 0 .dimana : Q q q q1 k E cm Waktu siklus = Produksi per jam (m³/jam) = Produksi per siklus (m³) = q1*k = Kapasitas penuh (1. 6 *15 . 84 * 3600 * 0 .84 m3 = 0 . 1 m 3 Pengangkatan ke ponton Pemasangan Penarikan menuju dan kembali (rata-rata) total Total waktu pemasangan batu = Volume / jam = 1 1 0.875m3/ jam ♦ Boat penarik dan ponton Waktu siklus pengangkutan (kapasitas 40 ton) Volume = 40 2 . 78menit ≈ 13menit = 13 menit = 13 menit = 10 menit = 36 menit 36 60 = 0 .75) = Waktu siklus = 7 detik = 10 detik = 5 detik = 5 detik = 5 detik = 32 detik total Pengisian bucket Mengangkat beban & swing Dumping (pembuangan) Swing kembali Waktu tetap. 65 = 15 . 1 70 . = 25 . 1 m 3 Waktu pengangkutan = 15 .7 = 0.2 x 0. 17m3/ jam 228 .

70 : = 0 . Pekerjaan batu belah pelindung kaki pada kedalaman 1.2.75) = Waktu siklus = 7 detik Pengisian bucket 229 .3 m .862buah ≈1buah 25 .7) = efisiensi kerja (alat masih baik diambil 0.60 = 1 orang = 2 orang = 10 orang = 1 orang = 1 orang 15 orang k.17 2604.90 m³ dimana : Q q q q1 k E cm Waktu siklus = Produksi per jam (m³/jam) = Produksi per siklus (m³) = q1*k = Kapasitas penuh (1.0 m Waktu pelaksanaan Waktu kerja Volume total Alat yang dipakai : ♦ Excavator Perhitungan Produksi per jam Excavator Q = q * 3600 * E cm : 10 hari : 25 hari/bulan 8 jam/hari : 1116.70 m3/ jam 15 * 8 21 .2 m³) = faktor bucket (batu belah jadi k diambil 0.Target produksi Kebutuhan Alat Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator excavator Pembantu operator Pekerja Mandor Operator kapal ponton Jumlah total : = 21 .

875m3/ jam ♦ Boat penarik dan ponton Waktu siklus pengangkutan (kapasitas 40 ton) Volume = 40 2 . 1 = 25 . 65 = 15 .6 *15.7 = 0.84 * 3600 * 0 . 1 70 . 17 : = 1 orang = 2 orang = 10 orang 230 .17m3/ jam 1116. 55buah ≈ 1 buah 25 .90 = 13 . 96 m3/ jam 10 * 8 13 . 6 jam / 15 . 21 jam = 12 . 78menit ≈ 13menit = 13 menit = 13 menit = 10 menit = 36 menit 36 60 = 0 . percepatan dll total q Q = 1. 875 = 0 . 1 m 3 Pengangkatan ke ponton Pemasangan Penarikan menuju dan kembali (rata-rata) total Total waktu pemasangan batu = Volume / jam = Target produksi Kebutuhan Alat Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator excavator Pembantu operator Pekerja 1 0 .2 x 0.Mengangkat beban & swing Dumping (pembuangan) Swing kembali Waktu tetap. 1 m 3 Waktu pengangkutan = 15 .96 : = 0 .84 m3 = 0 .75 32 = 10 detik = 5 detik = 5 detik = 5 detik = 32 detik = 70 .

875m3/ jam : 8723. Pekerjaan Batu (lapis pengisi) seawall Waktu pelaksanaan Waktu kerja Volume total Alat yang dipakai : ♦ Excavator Perhitungan Produksi per jam Excavator Q = q * 3600 * E cm = 1 orang = 1 orang 15 orang : 20 hari : 25 hari/bulan 8 jam/hari : 8723.75 32 = 70 .84 m3 = 0 . percepatan dll q Q = 1.7 = 0.523 m3/ jam Target produksi 231 .76 m³ dimana : Q q q q1 k E cm Waktu siklus = Produksi per jam (m³/jam) = Produksi per siklus (m³) = q1*k = Kapasitas penuh (1.76 20 * 8 = 54 .7) = efisiensi kerja (alat masih baik diambil 0. 84 * 3600 * 0 .2 x 0.2 m³) = faktor bucket (batu belah jadi k diambil 0.75) = Waktu siklus = 7 detik = 10 detik = 5 detik = 5 detik = 5 detik = 32 detik total Pengisian bucket Mengangkat beban & swing Dumping (pembuangan) Swing kembali Waktu tetap.Mandor Operator kapal ponton Jumlah total l.

2 m³) = faktor bucket (batu belah jadi k diambil 0. 875 = 0 . Pekerjaan Batu ( lapis pelindung ) seawall Waktu pelaksanaan Waktu kerja Volume total Alat yang dipakai : ♦ Excavator Perhitungan Produksi per jam Excavator Q = q * 3600 * E cm : 20 hari : 25 hari/bulan 8 jam/hari : 7310.75) = Waktu siklus = 7 detik = 10 detik = 5 detik = 5 detik Pengisian bucket Mengangkat beban & swing Dumping (pembuangan) Swing kembali 232 .38 m³ dimana : Q q q q1 k E cm Waktu siklus = Produksi per jam (m³/jam) = Produksi per siklus (m³) = q1*k = Kapasitas penuh (1. 769buah ≈ 1 buah = 1 orang = 1 orang = 10 orang = 1 orang 13 orang m.7) = efisiensi kerja (alat masih baik diambil 0. 523 70 .Kebutuhan Alat Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator excavator Pembantu operator Pekerja Mandor Jumlah total : 54 .

Waktu tetap. 875 : = 45 . 69 70 . 69 m3/ jam = 0 .2 x 0.875m3/ jam 7310.75) 233 .7 = 0. 645 buah ≈ 1 buah Target produksi Kebutuhan Alat Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator excavator Pembantu operator Pekerja Mandor Jumlah total = 1 orang = 1 orang = 10 orang = 1 orang 13 orang n.84 * 3600 * 0 .77 m³ dimana : Q q q q1 k E = Produksi per jam (m³/jam) = Produksi per siklus (m³) = q1*k = Kapasitas penuh (1. Pekerjaan pelindung kaki seawall Waktu pelaksanaan Waktu kerja Volume total Alat yang dipakai : ♦ Excavator Perhitungan Produksi per jam Excavator Q = q * 3600 * E cm : 8 hari : 25 hari/bulan 8 jam/hari : 1314. percepatan dll total q Q = 1.84 m3 = 0 .38 20 * 8 : 45 .75 32 = 5 detik = 32 detik = 70 .7) = efisiensi kerja (alat masih baik dfiambil 0.2 m³) = faktor bucket (batu belah jadi k diambil 0.

percepatan dll total q Q = 1. 875 : = 20 . 290buah ≈ 1 buah Target produksi Kebutuhan Alat Tenaga kerja yang dibutuhkan Operator excavator Pembantu operator Pekerja Mandor Jumlah total = 1 orang = 1 orang = 10 orang = 1 orang 13 orang 234 .75 32 = 7 detik = 10 detik = 5 detik = 5 detik = 5 detik = 32 detik = 70 .84 * 3600 * 0 .7 = 0.cm Waktu siklus = Waktu siklus Pengisian bucket Mengangkat beban & swing Dumping (pembuangan) Swing kembali Waktu tetap.77 8*8 : 20 .84 m3 = 0 . 543m3/ jam = 0 . 543 70 .875m3/ jam 1314.2 x 0.

1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Jenis Pekerjaan A B C Pekerjaan Jetty Pekerjaan Seawall Alat Excavator 1 Single Acting Drop Hammer Ponton 1 Dump Truck 1 Flat Bed Truck 1 Crane 1 Excavator 2 Ponton 2 Dump Truck 2 Flat Bed Truck 2 Excavator 3 Excavator 4 I II III IV V VI VII VIII IX X 235 . Rencana shcedulle pemakaian alat berat No.Rencana Schedule Alat Berat Tabel 7.

Keterangan : A B C IV V VI VII : Pekerjaan pengerukan dasar laut = 1 bulan : Pekerjaan galian kolam pelabuhan = 2 bulan : Pekerjaan pondasi tiang pancang = 1.5 bulan : Pekerjaan batu belah inti ( core ) = 30 hari : Pekerjaan batu lapis pelindung 2 = 40 hari : Pekerjaan tetrapod = 20 hari dan 40 hari : Pekerjaan pelindung kaki = 25 hari Pekerjaan Jetty : Pekerjaan Seawall : VIII IX X : Pekerjaan lapis pengisi = 20 hari : Pekerjaan lapis pelindung = 20 hari : Pekerjaan pelindung kaki = 8 hari 236 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful