Anda di halaman 1dari 4

DRAF ANGGARAN DASAR LEMBAGA PEMEGANG AMANAH RIAU-LINGGA (L.P.A.R.

L)
MUQADDIMAH BAHWA KEMERDEKAAN ADALAH HAK SEGALA BANGSA. Penggabungan RIAU (terusan dari Kerajaan/Kesultanan Lingga-Riau) wilayahnya mencakupi pada tahun 1949 dalam Negara Republik Indonesia Syarikat telah banyak meyisakan dilematika yang mendalam kepada para pewaris kesultanan Lingga-Riau serta masyarakat/rakyat Riau (LINGGA-RIAU). Dikarenakan hak-hak adat budaya melayu riau dirasakan telah dinominasi atau telah pula dirampas hak-haknya oleh pemerintah republic Indonesia yang diteruskan kepada pemerintah daerah kepulauan riau BAB I NAMA, TEMPAT DAN KEDUDUKAN Pasal 1 Lembaga ini bernama LEMBAGA PEMEGANG AMANAH RIAU-LINGGA disingkat jadi LPARL, berkedudukan di Tanjungpinang BAB II IDENTITAS, ASAS DAN CIRI Pasal 2 Identitas LEMBAGA PEMEGANG AMANAH RIAU-LINGGA ini telah didirikan sejak tanggal penandatanganan akta ini untuk waktu yang tidak ditentukan lamanya. Pasal 3 Azas LEMBAGA PEMEGANG AMANAH RIAU-LINGGA berasaskan Hukum Islam, Adat Istiadat Budaya Melayu, serta diperkuat dengan UUD 1945 sebagai acuan dasar Negara Republik Indonesia dan juga dasar Penggabungan kawasan Riau dengan indonesia sesuai dengan hasil Kongres Meja Bundar di denhaq Belanda tahun 1949 Pasal 4 Ciri LEMBAGA PEMEGANG AMANAH RIAU-LINGGA bercirikan Lembaga yang fokus dalam mengembalikan hak-hak kawasan Riau-Lingga yang merupakan peninggalan dari Kerajaan/Kesultanan Lingga-Riau yang sejak tahun 1949 dinyatakan bertgabung kedalam Ripublik Indonesia Syarikat (RIS). BAB III BENTUK DAN SIFAT LEMBAGA Pasal 5

Bentuk lembaga adalah Organisasi/perkumpulan, bersifat pemegang amanah waris sultan Abdurrahman Muazzam Syah (Sultan Lingga Riau 1885-1911) rakyat Riau-lingga, independen dan transparan BAB IV FUNGSI, TUJUAN DAN USAHA Pasal 6 Fungsi LEMBAGA PEMEGANG AMANAH RIAU-LINGGA berfungsi sebagai wadah untuk mengembalikan hak-hak Riau Lingga serta waris Sultan Abdurrahman Muazzam Syah, (Sultan Lingga Riau 1885-1911), serta merespon perubahan sosial untuk kemajuan masyarakat Pasal 7 LEMBAGA PEMEGANG AMANAH RIAU-LINGGA Bertujuan : 1. Mengadakan penelitian dan pengkajian naskah dan budaya Melayu. 2. Mengadakan penelitian dan pengkajian peninggalan warisan budaya Melayu. 3. Mengumpulkan dan menyelamatkan berbagai naskah keagamaan dan kemelayuan. 4. Menerbitkan berbagai karya hasil penelitian dan pengkajian naskah dan budaya Melayu. 5. Pengembangan potensi keilmuan Melayu dan masyarakat. 6. Mengembangkan budaya dan warisan peninggalan Melayu. 7. Memberdayakan masyarakat Melayu untuk transformasi sosial. Pasal 8 LP2NBM Berusaha : 1. Mengembangkan berbagai naskah dan budaya Melayu beserta segenap potensinya dan memberdayakan masyarakat. 2. Pengayaan metodologi pengembangan dunia Melayu. 3. Berperan aktif dalam dunia keilmuan dan pengembangan naskah dan budaya Melayu 4. Menguatkan peran lembaga penelitian sebagai basis pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Pasal 9 KEKAYAAN Kekayaan lembaga ini terdiri atas modal pokok lembaga sebesar...................yang dipisahkan dari dana pribadi pendiri. Dana-dana yang terhimpun dari seluruh anggota badan pendiri dan sumbangan tidak mengikat dan halal; Penghasilan dari kegiatan usaha; Bantuan dari lembaga dan/atau badan lain, baik dalam maupun luar negeri yang halal, sah, dan tidak mengikat. BAB V STRUKTUR ORGANISASI Pasal 10 Struktur LP2NBM terdiri dari : 1. Dewan Pendiri 2. Dewan Pengurus : a. Ketua

b. Sekretaris c. Bendahara d. Anggota BAB VI PERMUSYAWARATAN/ PERSIDANGAN Pasal 11 Musyawarah/ persidangan LP2NBM terdiri dari : 1. Sidang pendiri 2. Sidang pengurus BAB VII SUSUNAN ORGANISASI Pasal 12 Untuk pertama kali, susunan kepengurusan LP2NBM yaitu : 1. Dewan Pendiri : Muhammad Faisal, M.Ag; Nuri Cahyono; Muhammad Yazid; Tengku Muhammad Fuad; Said Maskur, M.Ag; Fauzi, MA; M. Zamhari, S.H.I., M.S.I. 2. Dewan Pengurus : a. Ketua : Muhammad Faisal, M.Ag b. Sekretaris : Nuri Cahyono c. Bendahara: Muhammad Yazid d. Anggota : 1. Tengku Muhammad Fuad 2. Said Maskur, M.Ag 3. Fauzi, MA 4. M. Zamhari,S.H.I., M.S.I BAB VI KEUANGAN Pasal 13 Keuangan bersumber dari : 1. Iuran Pengurus 2. Penghasilan dari kegiatan usaha; Bantuan dari lembaga dan/atau badan lain, baik dalam maupun luar negeri yang halal, sah, dan tidak mengikat. BAB VII PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN PEMBUBARAN Pasal 14 1. Anggaran dasar LP2NBM hanya dapat diubah dalam sidang pendiri. 2. Hasil keputusan bisa diterima apabila didukung oleh suara terbanyak dari jumlah pendiri yang hadir. 3. LP2NBM dapat dibudarkan berdasarkan hasil musyawarah dari pendiri dan pengurus. BAB VIII KETENTUAN DAN PENUTUP Pasal 15

1. Hal-hal yang belum diatus dalam anggaran dasar akan diatur dalam anggaran rumah tangga 2. Anggaran dasar ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. DEWAN PENDIRI LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGKAJIAN NASKAH DAN BUDAYA MELAYU 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Muhammad Faisal, M.Ag Nuri Cahyono Muhammad Yazid Tengku Muhammad Fuad Said Maskur, M.Ag Fauzi, MA M. Zamhari,S.H.I., M.S.I