Anda di halaman 1dari 25

ARSITEKTUR MIKROKONTROLER MCS51 (PART 1)

Sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai otak/pengolah utama Dalam sebuah Sistem Komputer
3

1969 oleh Intel Corp, yaitu Mikroprosesor Intel 4004 yang mempunyai arsitektur 4 bit
4

Motorola dengan M6800 dan Zilog dengan Z80 nya

sebuah mikroprosesor merupakan CPU (unit pengolah pusat) pada sebuah sistem
8

pada PC, mikroprosesor digunakan sebagai pengolah utama pada semua kerja komputer, yaitu untuk menjalankan perangkat lunak, memecahkan persoalanpersoalan aritmatika, mengendalikan proses Input/Output,
8

mikroprosesor dengan piranti pendukungnya dikatakan membentuk suatu mikrokomputer (mikrokomputer = sistem komputer yang menggunakan sebuah mikroprosesor sebagai CPUnya)

10

CPU dan peralatan pendukungnya berada pada IC yang sama, serta digunakan untuk penerapan sistem kendali, maka IC tersebut disebut sebagai sebuah mikrokontroler
11

Mikroprosesor dan mikrokontroler mulai banyak digunakan dalam berbagai aplikasi elektronika, antara lain di bidang otomatisasi industri, otomotif, pengukuran, telekomunikasi, penerbangan, dsb.
12

Keuntungan dari penggunaaan mikroprosesor dan mikrokontroler adalah sistem yang diciptakan menjadi sangat fleksibel karena modifikasi dan pengembangan cukup dilakukan pada perangkat lunaknya.
13

Dengan penambahan beberapa piranti pendukung (memori, piranti Input/Output, dsb), sebuah mikroprosesor dapat diubah menjadi sebuah mikrokomputer

14

Mikroprosesor sebagai unit pengolah pusat keseluruhan sistem, yaitu untuk menjalankan perangkat lunak yang disimpan pada memori, mengatur jalur pengiriman data dari/ke pirantipiranti (memori,I/O, dsb), mengolah data-data yang ada pada perangkat lunak, dsb. 16
15

ROM berguna untuk menyimpan perangkat lunak yang akan dijalankan oleh mikroprosesor.

16

RAM berguna sebagai tempat penyimpanan data sementara yang mungkin diperlukan oleh mikroprosesor sewaktu menjalankan perangkat lunak. Misalnya digunakan untuk menyimpan nilai-nilai pada variabel.
17

Piranti I/O (Input/Output) berguna untuk mengkoneksikan sistem dengan dunia luar untuk mengirimkan dan menerima data dari/ke luar sistem. pada PC, salah satu piranti I/O bertugas menerima masukan data dari keyboard, serta piranti I/O yang lain bertugas mengirimkan data ke printer untuk dicetak, dsb.
18

Clock (denyut) menyinkronkan kerja semua piranti dalam sistem. Sumber sinyal dari Clock biasanya didapatkan dari osilator kristal.

19

IC mikroprosesor tak dapat berdiri sendiri, karena kerjanya sangatlah bergantung dari piranti2 pendukung lainnya. Misal tanpa adanya piranti Input/Output akan membuat sistem tak dapat berinteraksi dengan dunia luar. Atau misalnya tanpa adanya RAM, mikroprosesor tidak dapat bekerja dan mengolah data-data pada variabel yang diinstruksikan oleh perangkat lunak.
20

Akibat dari kebergantungannya yang besar pada piranti pendukung mikroprosesor menjadi kurang efisien. Perusahaan2 semikonduktor menciptakan sebuah IC mikroprosesor jenis lain yang didalamnya sudah terdapat piranti-piranti pendukungnya mikrokontroler. mikrokomputer dalam sebuah chip (single chip microcomputer).
21

Meski kurang efisien dibanding mikrokontroler, untuk penggunaan tertentu mikroprosesor tetap mempunyai kelebihan2, antara lain lebih cepat dan lebih upgradable (karena semua piranti tambahan diletakkan di luar sehingga bisa diganti).
22

23

24

Mikrokontroler 8051 Intel mikrokontroler populer, banyak perusahaan2 semikonduktor lain yang membuat clone-nya. Perusahaan tsb antara lain adalah Atmel, Siemens, AMD, Philips, dsb. banyak clone dari 8051, maka terbentuklah keluarga besar mikrokontroler yang mempunyai arsitektur dasar yang sama dengan 8051, yang selanjutnya clone-clone tersebut lazim disebut dengan keluarga mikrokontroler MCS-51.
24

End of slide