Anda di halaman 1dari 3

Resume Kunjungan Laboratorium Fisika Bumi Laboratorium Fisika Bumi adalah laboratorium penelitian untuk menunjang aktivitas di bidang

keahlian Fisika Bumi di program studi Fisika ITB. Sebagian peralatan yang ada di laboratorium ini juga digunakan untuk memberikan jasa pelayanan yang diminta oleh praktisi maupun masyarakat. Laboratorium ini dilengkapi dengan berbagai peralatan, termasuk perangkat lunak komputer untuk pengolahan dan analisis data. Sebagian peralatan merupakan hasil pengembangan dari staf pengajar sendiri. Peralatan yang tersedia di Laboratorium Fisika Bumi antara lain adalah: Multipurpose receiver system, Multipurpose transmiter system, Generator set, Abem VLF (Very Low Frequency) EM system, digital seismic refraction and shallow seismic reflection system, analog seismic refraction system, Geometric field magnetometer, induced polarization system, Ramac ground penetrating radar (GPR), ultrasonic viewer, CBR testing system, elastmeter system, Peralatan di lab fisika bumi ITB yang berhubungan dengan mata kuliah Geofisika Cebakan Mineral II adalah sebagai berikut : 1. Gravimeter (G type), Pemrosesan data gayaberat dilakukan terhadap nilai pembacaan gravity meter untuk mendapatkan nilai anomali Bouguer. Untuk memperoleh nilai anomali Bouguer dari setiap titik amat, maka dilakukan konversi pembacaan gravity meter menjadi nilai gayaberat dalam satuan milligal. Untuk melakukan konversi memerlukan tabel konversi dari gravity meter tersebut. Setiap gravity meter dilengkapi dengan tabel konversi. Cara melakukan konversi adalah sebagai berikut:

Misal hasil pembacaan gravity meter 1714,360. Nilai ini diambil nilai bulat sampai ratusan yaitu 1700. Dalam tabel konversi (Tabel 3.1) nilai 1700 sama dengan 1730,844 mGal.

Tugas Mata Kuliah TA4111 Geofisika Cebakan Mineral II Resuma Kunjungan Lab Fisika Bumi Sistem Kompleks ITB Muhammad Afif Nugraha 12110006

Sisa dari hasil pembacaan yang belum dihitung yaitu 14,360 dikalikan dengan faktor interval yang sesuai dengan nilai bulatnya, yaitu 1,01772 sehingga hasilnya menjadi 14,360 x 1,01772 = 14.61445 mGal. Kedua perhitungan diatas dijumlahkan, hasilnya adalah (1730,844 + 14.61445) x CCF = 1746.222 mGal. Dimana CCF (Calibration Correction Factor) merupakan nilai kalibrasi alat Gravity meter LaCoste & Romberg type G.525 sebesar 1.000437261. 2. Magnetometer Alat utk mengukur medan magnet bumi namanya magnetometer.Hasil pengukurannya adalah medan magnet absolut, ketelitiannya biasanya sampai 1 nt (nano tesla) Cara Kerja Alat : Prinsip kerjanya menggunakan presesi dari proton.Medan magnet yg cukup kuat akan menginduksi proton (yg terdapat dalam cairan kaya hidrogen) sumbu putar proton akan mengikuti sumbu dari magnet medan magnet yg kuat dihilangkan sumbu putar proton akan berubah mengikuti sumbu medan magnet bumi Perubahan arah sumbu putar dari proton ini (dari medan ygKuat ke medan magnet bumi) disebut dengan presesi. Perubahan arah sumbu putar ini yang kemudian diterjemahkan oleh alat menjadi pembacaan besarnya medan magnet bumi di lokasi tsb.Peralatan magnetometer di lab fisika bumi ITB juga di lengkap dengan alat magnetic susceptibility meter,

Tugas Mata Kuliah TA4111 Geofisika Cebakan Mineral II Resuma Kunjungan Lab Fisika Bumi Sistem Kompleks ITB Muhammad Afif Nugraha 12110006

3. Demagnetizer,

Demagnetisasi ada 4 cara : - Penanganan secara kasar ( dijatuhkan, atau dipukul berulang2 pake hammer). - Dengan cara dipanaskan pada suhu tertentu ( tiap material berbeda2,misal Besi pada suhu 770 derajat Celcius, Baja pada suhu 880, Nickel pada suhu 358, Cobalt pada suhu 1121). - Dengan cara induksi, dua magnet di sejajarkan dengan kutub yang sama di tiap sisinya, utara dengan utara, selatan dengan selatan dalam waktu tertentu. - Dengan cara mengalirkan arus AC pada batang magnet, magnet dililit kumparan berisolasi dan di aliri arus listrik AC, dilakukan brulang2 dengan nurunkan arus sampai nol.

Tugas Mata Kuliah TA4111 Geofisika Cebakan Mineral II Resuma Kunjungan Lab Fisika Bumi Sistem Kompleks ITB Muhammad Afif Nugraha 12110006