Anda di halaman 1dari 2

RENCANA INTERVENSI KEPERAWATAN ANAK HIPERAKTIF

1.

LATAR BELAKANG MASALAH Setiap anak mengalami masa pertumbuhan. Normalnya anak akan bergerak aktif dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Namun ada beberapa anak yang menunjukkan kondisi bergerak aktif secara berlebihan dan kurang mampu dalam berkonsentrasi. Konsentrasi adalah bagaimana anak fokus dalam mengerjakan sesuatu sehingga pekerjaan tersebut mampu dikerjakan dalam waktu tertentu. Kemampuan anak berkonsentrasi berbeda-beda sesuai dengan usianya. Rentang perhatian anak dalam menerima informasi melalui aktivitas apapun juga berbeda. Rentang perhatian pada anak usia pra sekolah sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, misalnya kurang menariknya materi, faktor lingkungan yang ramai, kesulitan untuk mengerjakan. Kesulitan konsentrasi adalah bila anak tidak fokus dalam memperhatikan suatu hal atau perhatiannya terpecah dan mudah beralih. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsentrasi anak adalah faktor ekternal, faktor psikologis, dan faktor internal. Faktor internal yang mempengaruhi konsentrasi adalah adanya gangguan perkembangan otak dan hormon yang dihasilkan lebih banyak sehingga anak cenderung hiperaktif. Anakanak dengan perilaku hiperaktif dapat merugikan diri sendiri dan lingkungannya. 10 dari 56 murid di TK pertiwi menunjukkan gejala hiperkatif. Salah satu cara untuk mengatasi anak yang hiperaktif adalah dengan terapi bermain. Terapi bermain yang digunakan berupa permainan edukatif yang dapat melatih kesabaran, konsentrasi, dan kerjasama anak.

2.

RENCANA PELAKSANAAN TERAPI BERMAIN PUZZLE UNTUK ANAK HIPERKATIF a. Persiapan: Menyiapkan anak Menyiapkan alat bermain (puzzle)

Mengkondisikan tempat bermain

b. Pelaksanaan: Membagi anak dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 5-6 orang setiap kelompok. Membagikan puzzle Memberikan instruksi dan aturan permainan

c. Penutup Kesimpulan dari permainan 3. EVALUASI a. Anak tidak menunjukkan perilaku hiperaktif selama bermain b. Anak mampu menyusun puzzle dengan benar c. Anak mampu bekerja sama dengan teman-temannya sekelompok selama bermain 4. LAMPIRAN MEDIA INTERVENSI Media intervensi berupa alat peraga permainan puzzzle 5. DAFTAR PUSTAKA Jagatheesan Alagesan1, Sardesai A. Shradha2, Sankar B. Mani3. Effect of play therapy in children with attention deficit hyperactivity disorder - a single blinded randomized controlled study. New Dehli: Indian Journal of Physiotherapy and Occupational Therapy An International Journal.