Anda di halaman 1dari 3

PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil analisis, data yang telah diperoleh sesuai dengan aspek uji diantaranya pengukuran sel bakteri, pengamatan morfologi koloni bakteri, pewarnaan gram, pengamatan gerak bakteri, pewarnaan kapsula bakteri, pewarnaan spora bakteri, respirasi bakteri, uji metabolisme bakteri, dan pengaruh suhu terhadap bakteri. Kemudian dilakukan perbandingan dengan buku identifikasi bakteri yang berjudul Bergeys manualof Determinative Bacteriology (Hold, G John dkk). Dapat diketahui bahwa genus bakteri pada bakteri yang penangkapannya dilakukan sejajar hidung termasuk dalam genus Streptobacillus. Sedangkan bakteri yang penangkapannya silakukan sejajar dengan lantai termasuk dalam genus Streptococcus. Streptobacillus berbentuk tabung berukuran 0,1-0,7 x 1-5 m panjang, dengan melingkar atau titik dibagian akhir. Tunggal, berbentuk rantai berombak atau dapat berbentuk filament dengan panjang 10-15 m. Bentuk batang tunggal bagian tengahnya menggembung, berantai atau berfilament, ada yang berangkai menggembung menghasilkan sebuah untaian tampak seperti tasbih. . Bakteri bergerak dengan menggunakan alat gerak berupa flagel. Dan Endosporenya berbentuk oval atau bisa berbentuk bulat atau silindris dan sangat tahan terhadap kondisi yang tidak menguntungkan. Termasuk dalam bakteri anaerob fakultatif. Temperatur optimumnya 35 - 37 C dan bakteri dapat bertahan dengan baik pada suhu 40 - 50C . Lingkungan berair dan agar lembut meningkatkan pertumbuhan bakteri. Kemoorganotrofik. Glukosa dan karbohidrat lain difermentasi dengan memproduksi asam tidak dalam bentuk gas. Katalisis atau pembentukannya dalam oksidasi negative.Berdasarkan ciri tersebut maka bkakteri yang penangkapannya sejajar hidung termasu bakteri genus Streptobasil dan spesies Sreptobacillus moniliforis. Berdasarkan hasil pengamatan bakteri yang diambil sejajar dengan lantai didapat beberapa ciri yang dicocokkan berdasarkan referensi untuk mengetahui nama Genus dari bakteri tersebut. Beberapa ciri yang sama yaitu bentuk sel bakteri bulat atau ovoid, diameter bakteri yang ditemukan 0,5 sampai 2.0 m, tersusun berpasangan (diplococcus), tidak dapat bergerak atau nonmotil, termasuk bakteri grampositif, tidak memiliki kapsul. Akan tetapi ciri yang berbeda seperti berdasarkan respirasinya bakteri yang ditemukan bersifat anaerob obligat, sedangkan pada refrensi menyebutkan bahwa respirasinya yaitu anaerob fakultatif. Bakteri dapat hidup dan berkembangbiak pada suhu 25-450C dan optimal pada suhu 370C..

Berdasarkan ciri tersebut maka bkakteri yang penangkapannya sejajar hidung termasu bakteri genus Streptococcus.

Kesimpulan: Bakteri yang lokasi penangkapannya sejajar hidung termasuk dalam bakteri Genus Streptbacillus spesies Sreptobacillus moniliforis dan lokasinya sejajar dengan lantai termasuk dalam Genus

Streptococcus . Hal tersebut dikarenakan, dalam segi ukuran bakteri, diameter, serta betuk bakteri termasuk bakteri jenis Basilus. Tetapi karena bakteri Basil yang kami temukan termsuk gram negative sehingga kami memasukkan bakteri tersebut ke dalam Genus Streptococcus yang berdasarkan Bergeys manualof Determinative Bacteriology (Hold, G John dkk) bahwa bakteri basil yang memiliki gram negative trmasuk dalam kelompok Streptobacillus. Sedangkan pada lokasi pengambilan sejajar dengan lantai termasuk dalam Genus Streptococcus. Hal itu disebabkan bentuk, diameter, suhu perkembangbiakannya, geraknya dan jenis bakterinya termasuk dalam Genus Streptococcus.

Genus Basillus, Sel baktei berbentuk silindris dan lurus, berukuran 0,5-2,5 x 1,2-10 nm, dan biasanya tersusun berantai dan berpasangan, dengan melingkar atau kuadran di bagian akhirnya. Sel termasuk gram positif dan bergerak dengan flagelnya. Endosporenya berbentuk oval atau bisa berbentuk bulat atau silindris dan sangat tahan terhadap kondisi yang tidak menguntungkan. Tidak lebih satu spora dalam sel bakteri, dan sporanya tidak ditekan oleh adanya udara.Dapat berupa aerobic maupun fakultatif aerobic, dengan keanekaragman fiiologi yang luas mampu merespon kondisi panas, PH/asam, san salinitas. Kemoorganotrof dengan sebuah fermentasi , respirasi, metabolism. Ditemukan dalam habitat yang luas, bebeapa spesies bersifat pathogen pada vertebrata atau invertebrate. TYPE SPESIES : Bacillus subtilis Perbedaan pada spesies genus Bacillus meliputi : perbedaan spesies sulit dibedakan karena meiki jumlah yang banya dan sering pendeskripsiannya tidak lengkap paa sebuah laporan spesies baru.