Anda di halaman 1dari 9

RESUME HUBUNGAN ILMU GEOLOGI TERHADAP PENGAPLIKASIANNYA DI DUNIA PERTAMBANGAN

1. Aplikasi Ilmu Geologi


Aplikasi ilmu geologi dapat merupakan hal yang sangat penting pada beberapa bidang lain. Pemanfaatan ini terus berkembang dan sangat dibutuhkan dengan kemajuan ilmu dan teknologi serta kebutuhan manusia yang semakin bertambah. Bidang-bidang yang sangat membutuhkan aplikasi dan Ilmu geologi adalah pada bidang: Pertambangan Geologi (mining geology) Pertambangan geologi berguna untuk mengetahui proses pembentukan endapan mineral yang bersifat ekonamis yang sangat dibutuhkan oleh manusia dan terdiri dari ekstraksi sumber daya mineral dari Bumi. Beberapa sumber daya kepentingan ekonomi meliputi batu permata, logam, dan banyak mineral seperti asbes, perlit, mika, fosfat, zeolit, tanah liat, batu apung, kuarsa, dan silika, serta unsur-unsur seperti belerang, klorin, dan helium.

Gambar 1 Pertambangan Batubara

Minyak geologi
Minyak geologi lokasi studi bawah permukaan bumi yang dapat berisi hidrokarbon diekstrak, terutama minyak bumi dan gas alam. Karena

banyak dari kedua waduk tersebut ditemukan di cekungan sedimen, mereka mempelajari pembentukan cekungan, serta evolusi mereka sedimen dan tektonik dan kini posisi satuan batuan

Gambar 2 Proses Litologi Saat Mengebor Sumur Minyak

Hidrologi (Hydrogeology) Geologi dan geologi prinsip dapat diterapkan pada berbagai masalah lingkungan, seperti aliran restorasi, restorasi brownfields, dan pemahaman entang interaksi antara habitat alami dan lingkungan geologi. Air tanah hidrologi, atau hidrogeologi, digunakan untuk mencari air tanah, yang sering dapat menyediakan pasokan penyediaan air tidak terkontaminasi dan ini terutama penting di daerah kering, memantau penyebaran kontaminan di sumur air tanah.
Gambar 3 Siklus Hidrologi

dan untuk

Ahli Geologi juga memperoleh data melalui stratigrafi, lubang bor, contoh inti, dan inti es. Inti es dan inti sedimen digunakan untuk untuk rekonstruksi paleoklimatik, yang memberitahu ahli geologi tentang suhu dulu dan sekarang, curah hujan, dan permukaan laut di seluruh dunia. Data ini adalah sumber utama kami informasi tentang perubahan iklim global di luar data instrumental. Geologi teknik (Engineering geology)

Teknik geologi adalah penerapan prinsip-prinsip geologi untuk praktek rekayasa untuk tujuan menjamin bahwa faktor-faktor geologi yang mempengaruhi lokasi, desain, konstruksi, operasi dan pemeliharaan pekerjaan rekayasa ditangani dengan benar. Di bidang teknik sipil, prinsip geologi dan analisis yang digunakan untuk memastikan prinsip-prinsip mekanik bahan struktur yang dibangun. Hal ini memungkinkan terowongan akan dibangun tanpa runtuh, jembatan dan gedung pencakar langit yang akan dibangun dengan fondasi kokoh, dan bangunan yang akan dibangun yang tidak akan menetap di tanah liat dan lumpur. Geologi lingkungan (Environment geology) Geologi lingkungan sangat diperlukan untuk mengevaluasi interaksi antara manusia dengan lingkungannya.

2. Cabang Ilmu Geologi


Cakupan dari ilmu geologi sangat luas seperti yang tersebut dalam definisinya, yaitu mempelajari bumi seutuhnya. Sehingga untuk memudahkan dalam mempelajari bumi, maka ilmu geologi dapat dipecah menjadi beberapa cabang ilmu yang masingmasing dapat dipelajari sendiri-sendiri. Cabang-cabang ilmu geologi semakin bertambah seiring dengan kemajuan ilmu dan teknologi. Cabang utama dari ilmu geologi adalah: Mineralogi dan Petrologi, yaitu ilmu yang mempelajari mineral dan batuansebagai penyusun kerak bumi. Mineralogi mempelajari mineralmineral yang membentuk batuan, termasuk di dalamnya juga aspek spesialisasi dalam mineralogi adalah kristalografi. Sedangkan petrologi mempelajari asalmula kejadian dan klassifikasi dari batuan. Paleontologi yaitu ilmu tentang kehidupan masa lalu. Dalam paleontologi dipelajari juga semua aspek kehidupan fosil yang dijumpai dalam batuan Dari fosil akan dapat diketahui evolusi kehidupan yang pernah terjadi sejak adanya kehidupan di bumi ini hingga sekarang. Selain itu, fosil dapat digunakan juga untuk mengetahui kondisi lingkungan di masa lampau.

Geomorfologi merupakan ilmu yang mempelajari bentuk-bentuk bentang alam permukaan bumi, termasuk proses-proses yang terjadi padanya. Geologi struktur adalah ilmu yang mempelajari bentuk-bentuk struktur bagian dalam bumi dandibagian dalam bumi yang membentuknya. Stratigrafi ilmu yang mempelajari urutan pembentukan batuan penyusun kerak bumi, terutama untuk batuan-batuan yang berlapis. Dengan mempelajari stratigrafi, dapat diketahui sejarah geology dari bumi kita ini. Stratigrafi sangat berhubungan erat dengan ilmu geologi sejarah yang mempelajari sejarah dari bumi sejak terbentuknya hingga sekarang.

3. Manfaat Ilmu Geologi


Manfaat dari ilmu geologi dapat membantu untuk mengetahui dan memahami awal terjadi dan struktur dari bumi sebagai planet khususnya daratan dan lautan yang menyusun kerak bumi, dapat membantu menjelaskan karakterisstik dan babbling alam yang sangat bervariasi dan bagaimana bentang dan yang sangat berbeda ini dapat terbentuk dan dimanfaatkan oleh manusia. Pengetahuan geologi sangat membantu untuk mengetahui dimana mineral dan batuan berharga dapat dijumpai. Keberadaan material bangunan sangat tergantung pada kondisi geologi suatu daerah. Ilmu geologi sangat penting dalam hubungannya dengan sumber daya air, karena keberadaan air sangat tergantung juga pada jenis atau macam batuannya.

4. Bahan Geologi
Mayoritas data geologi berasal dari penelitian pada bahan bumi padat. Ini biasanya jatuh ke dalam salah satu dari dua kategoriyaitu batu (rock) dan materi yang tidak dikonsolidasi. A. Batu (rock)
Gambar 4 Daur Geologi

Penggolongan batuan dengan segala kekurangan dan kelebihannya, disini saya akan menggunakan salah satu yaitu penggolongan batuan berdasarkan proses/cara terjadinya.Para siklus batuan merupakan konsep penting dalam

geologi yang menggambarkan hubungan antara ketiga jenis batuan, dan magma. Ketika batu mengkristal dari lelehan ( magma dan / atau lava ), ini adalah batuan beku. Batu ini bisa lapuk dan tererosi , dan kemudian redeposited dan lithified menjadi batuan sedimen, atau berubah menjadi batuan metamorf karena panas dan tekanan bahwa perubahan mineral isi dari batu dan memberikan karakteristik kain . Batuan sedimen kemudian dapat kemudian berubah menjadi batuan metamorf karena panas dan tekanan, dan batuan metamorf dapat lapuk, terkikis, disimpan, dan lithified, menjadi batuan sedimen. Batuan sedimen juga dapat kembali terkikis dan redeposited, dan batuan metamorf juga dapat mengalami metamorfosis tambahan. Ketiga jenis batuan dapat dicairkan lagi, ketika ini terjadi, magma baru terbentuk, dari mana sebuah batuan beku dapat kembali mengkristal. Sebagian besar penelitian dalam geologi dikaitkan dengan mempelajari batuan, seperti batu memberikan catatan utama sebagian besar sejarah geologi Bumi. Berdasarkan cara pembentukannya batuan diatas permukaan bumi dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu: a) Batuan Beku (Igneous Rock) Batuan beku adalah semua batuan yang berasal dari hasil

Kristalisasi/pembekuan magma. magma sendiri merupakan suatu komposisi kimia dari berbagai unsur dan karena temperaturnya yang tinggi berkisar dari 700C 1300C. magma memiliki wujud yang cair, hingga saat ini kita percaya bahwa bumi kita memiliki bagian pada kedalaman tertentu diisi oleh magma ini. karena suatu sebab magma ini dapat menerobos jauh keatas permukaan bumi dan melepaskan panasnya dan secara beangsur-angsur terkristalisasi (membeku) sehingga berubah wujud menjadi padat, padatan inilah yang kemudian kita kenal sebagai batuan beku. secara fisik batuan ini dapat dibedakan dari jenis batuan lainnya dengan ciri:

Homogen dan Kompak Tidak ada perlapisan (stratifikasi) Tidak mengandung fosil (kecuali dalam kejadian yang tidak biasa
misalnya tertimbun oleh material Piroklastik atau abu Vulkanis)

Contoh Batuan beku ialah :Granit, Andesit, Basalt, Riolit, Sianit, Trakit, Diorit dan lainnya
Gambar 5 Batu Andesit

b)

Batuan Sedimen (Sedimen Rock) Yaitu batuan yang terbentuk dari hasil perombakan batuan lain yang sudah

ada sebelumnya.batuan asal tersebut bisa merupakan batuan beku, batuan metamorf atau batuan sedimen itu sendiri. sebuah contoh bayangkan seperti ini sebuah batuan yang tersingkap diatas permukaan bumi tentunya akan dipenagaruhi oleh kondisi lingkungan sekitarnya misalnya terkena hujan dan panas berselang seling, seiring dengan waktu batuan tersebut akan lapuk, dan sedikit demi sedikit ada bagian-bagian dari batuan ini yang terlepas dari induknya menjadi kumpulan material-material, kumpulan material-material inilah yang kemudian terkumpul kembali disuatu tempat kemudian terpadatkan kembali menjadi batu, batuan inilah yang disebut sebagai batuan sedimen. Batuan sedimen ini masih bisa digolongkan lagi menjadi sedimen klastik dan non klastik yang akan saya jelaskan pada postingan selanjutnya. Pada umumnya ciri-ciri fisik batuan sedimen yang mudah dikenali yaitu umumnya berlapis-lapis, lebih lunak, ringan dan berwarna terang dan sebagian besar mengandung fosil.
Gambar 6 Batu Konglomerat

c)

Batuan Metamorf (Metamorfic Rock) Batuan ini berubah secara fisik dan kimia dari batuan asalnya yang

dipengaruhi oleh suhu (temperatur) dan tekanan. Contoh batuan ini yaitu : Slate, Phylit, Schis, metaquarzite, Marbel, Hornfels, Antracitecoal.
Gambar 7 Batu Slate

B.

Tidak Dikonsolidasi Bahan Ahli geologi juga mempelajari materi unlithified, yang biasanya berasal dari

deposito yang lebih baru. Karena itu, studi tentang materi tersebut sering dikenal sebagai geologi kuarter , setelah terakhir periode kuarter. Ini termasuk studi tentang sedimen dan tanah , dan penting untuk beberapa atau banyak studi di geomorfologi, sedimentologi, dan paleoklimatologi

5. Geologi Tambang
Geologi tambang adalah salah satu cabang ilmu geologi untuk mengetahui keberadaan bahan galian dipermukaan atau sering disebut tambang terbuka atau dibawah tanah. Ilmu yang memproduksi bahan galian disebut teknik pertambangan. Umumnya mineral yang diproduksi dapat diambil langsung dengan pengayakan atau proses lebih lanjut seperti emas, batubara, perak dan intan. Minyak bumi, gas alam dan panas bumi tidak termasuk dalam teknik pertambangan karena cara memproduksinya yang berbeda.

KESIMPULAN

Dari resume yang telah dibuat mengenai hubungan ilmu geologi terhadap pengaplikasiannya di dunia pertambangan bahwa di dalam pengaplikasiannya ilmu geologi itu sangat berpengaruh di dalam dunia pertambangan, aplikasi

geologi di dunia pertambangan ini terus berkembang dan sangat dibutuhkan dengan kemajuan ilmu dan teknologi serta kebutuhan manusia yang semakin bertambah. Manfaat dari ilmu geologi ini sendiri adalah untuk dapat membantu untuk mengetahui dan memahami awal terjadi dan struktur dari bumi khususnya daratan dan lautan yang menyusun kerak bumi, dapat membantu menjelaskan karakteristik dan bentang alam yang sangat bervariasi, dan ilmu yang memproduksi bahan galian atau mineral.

DAFTAR PUSTAKA

http://ilmupertambangan.info/2011/10/22/cabang-aplikasi-dan-manfaat-dariilmu-geologi.html http://aj1-inside.blogspot.com/2011/10/masih-tentang-geologi.html

http://teknikpertambangan.wordpress.com/2009/11/24/cabang-aplikasi-danmanfaat-dari-ilmu-geologi/ http://www.mygeography.co.cc/2010/11/bahan-geologi.html