P. 1
PKP

PKP

|Views: 257|Likes:
Dipublikasikan oleh maksumspd
PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI
PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI

More info:

Categories:Book Excerpts
Published by: maksumspd on Oct 20, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial
Harga Terdaftar: $1.00 Beli Sekarang

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

11/09/2015

$1.00

USD

pdf

text

original

LAPORAN

PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL (P K P) TENTANG PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI DAPAT MENINGKATKAN PRESTASI HASIL BELAJAR PEDA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SEMESTER II DAN PENGGUNAAN METODE PENUGASAN DAPAT MENINGKATKAN PRESTASI HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SEMESTER II DI SDN 2 BUMI NABUNG UTARA KECAMATAN BUMI NABUNG KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2010

OLEH

NAMA NIM PROGRAM SETUDI MASA UJIAN KELOMPOK BELAJAR

: SUGIHARTO : 817149172 : S.I PGSD : 2010.1 : SEPUTIH SURABAYA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS TERBUKA

UPBJJ-UT BANDAR LAMPUNG TAHUN 2010 LEMBAR PENGESAHAN Nama Mahasiswa NIM Program Setudi Tempat Mengajar Jumlah Pembelajaran Tempat Pelaksanaan Waktu Pelaksanaan : : : : : : : SUGIHARTO 817149172 S.1 PGSD SDN 2 Bumi Nabung Utara 2 Pembelajaran /siklus SDN 2 Bumi Nabung Utara Kecamatan Bumi Nabung Tanggal 10 s/d 24 Mei 2010

JUDUL EKSAKTA IPA
PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI DAPAT MENINGKATKAN PRESTASI HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SEMESTER II DI SDN 2 BUMI NABUNG UTARA KECAMATAN BUMI NABUNG KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2010

JUDUL NON EKSAKTA IPS
PENGGUNAAN METODE PENUGASAN DAPAT MENINGKATKAN PRESTASI HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SEMESTER II DI SDN 2 BUMI NABUNG UTARA KECAMATAN BUMI NABUNG KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2010

Disahkan tanggal Pembimbing I

: 9

Juni 2010 Pembimbing II

I WAYAN RENTES, S.Pd NIP. 196612311990101007 Mengetahui

WIDIYO,S.E NIP.19680425200801101

Kepala UPBJJ-UT

DR. SULTAN DJASMI. M.Pd NIP. 195205041979031002 KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat kesehatan dan kesempatan, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas menyusun laporan ini tepat pada waktunya. Laporan ini penulis buat untuk memenuhi akhir dari mata kuliah pemantapan kemampuan profesional. Adapun isinya adlah serangkaian perencanaan dan Penelitian Tindakan Kelas yang penulis lakukan di kelas V dan V SDN 2 Bumi Nabung Utara dengan mata pelajaran IPA dan IPS Kepada pembaca yang budiman, jika sekiranya ada yang baik dalam laporan ini untuk kemajuan pendidikan, marilah kita gunakan penulis haraokan. Tak lupa kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam melaksanakan Penelitian Tindakan kelas dan menyusun laporan ini, penulis ucapkan terima kasih. dengan penuh tanggung jawab. Namun jika ada kekurangan , kritik dan sran yang membangun sangat

Bumi Nabung, 2010

Mei

Kajian Pustaka ……………………………………………… Pelaksanaan Perbaikan ……………………………………..……………. Judul Exakta I II III IV V VI Pendahuluan ……………….………………………………………. Hasil Penelitian Dan Pembahasan ………………………… 13 15 16 19 ... DAFTAR ISI…………………………………………….. KATA PENGANTAR………………………………………………. Halaman i ii iii iv 2 3 4 6 10 12 Judul Non Exakta I II III IV Pendahuluan ………………. HALAMAN PENGESHAN ... Kajian Pustaka ……………………………………………… Perencanaan Perbaikan Pelaksanaan Perbaikan ……………………………………...……………. Hasil Penelitian Dan Pembahasan ………………………… Kesimpulan dan saran ……………………………………......……………………………….……………………………….Penulis DAFTAR ISI HALAMANSAMPUL…………………………………..

Lampiran BAB I PENDAHULUAN ....V Kesimpulan dan saran …………………………………….. 20 21 Daftar Pustaka ……………………………………………………….

Dari hal tersebut di atas penulis perlu melakukan Penelitian Tindakan Kelas dengan tujuan ingin peningkatan penguasaan hasil belajar khususnya mata pelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.1. hal ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang belum tepat pada pembelajaran.untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Latar Belakang Kegiatan belajar mengajar yang berhasil dicerminkan oleh siswa dalam bentuk nilai hasil belajar setiap mata pelajaran. hanya 10 orang dari 30 siswa di kelas. Dari data yang ada hanya 10 orang dari 30 siswa di kelas V yang hasil belajarnya mencapai 70 % ke atas. Kurangnya motivasi belajar dari guru. dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan penggunaan metode sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran itu sendiri. Hasil ulangan mata pelajaran IPA kelas V dari 3 kali ulangan harian menunjukan menurunnya hasil belajar siswa. Siswa tidak dapat menjawab pertanyaan guru. Identifikasi Masalah Dalam 3 kali tes formatif yang dilaksanakan. yang nilai hasil belajarnya menurun mencapai 70 % ke atas pada mata pelajaran IPA dan selama proses pembelajaran berlangsung jarang siswa yang mengajukan pertanyaan atau memberikan tanggapan terhadap penjelasan guru. 2. . Pada semester ke I (satu) Tahun Pelajaran 2009/2010 belum mencapai ketuntasan belajar yang ditetapka oleh sekolah . Dari hasil diskusi dengan teman sejawat dan supervisor terungkap beberapa masalah yang terjadi dalam pembelajaran antara lain : a. b. Atas dasar tersebut di atas penulis meminta bantuan teman sejawat dan supervisor untuk mengidentifikasi kekurangan dari pembelajaran yang dilaksanakan. Peningkatan motivasi hasil belajar dapat dilihat dari nilai hasil belajar.

Ada anak yang tidak dapat menyelesaikan tugas. Penyampaian materi pelajaran kurang rinci f. Siswa tidak dapat menjawab pertanyaan dengan benar. Penyampaian materi pelajaran terlalu cepat. d. Analisis Masalah Melalui dengan teman sejawat dan supervisor diketahui bahwa faktor penyebab menurunya penguasaan materi pelajaran yang diajarkan adalah : a. Penyampaian materi pelajaran terlalu abstrak c. e. b. maka permasalahan pada penelitian ini adalah : “Apakah dengan menggunakan metode Dem onstrasi dapat meningkatkan minat belajar IPA pada siswa kelas V SDN 2 Bumi Nabung Utara Kecamatan Bumi Nabung ?”.c.untuk itu penulis membuat langkah-langkah perbaikan sebagai berikut : 1. Penggunaan metode mengajar yag kurang tepat d. Rumusan Masalah Dengan memperhatikan latar belakang di atas. Beberapa anak lamban menyelesaikan tugas. 2. Pemberian tugas jarang dilakukan B. Menurunya perhatian siswa e. Membuat Rencana Perbaikan Pembelajaran dengan menyusun Rencana Pembelajaran 1 (RP 1) mata pelajaran IPA kelas V:”Penggunaan metode eksperimen untuk meningkatkan motivasi belajar siswa Kelas V di SDN 2 Bumi Nabung Utara Kecamatan Bumi Nabung”. 1. Meminta bantuan teman sejawat guru SDN 2 Bumi Nabung Utara Kecamatan Bumi Nabung Kabupaten Lampung Tengah untuk mengamati proses pembelajaran dalam melaksanakan perbaikan pembelajaran .

Tujuan Dalam peningkatan motivasi hasil belajar mata pelajaran IPA kelas V.Menyusun rencana perbaikan pembelajaran . Menentukan tahapan-tahapan pelaksanaan perbaikan Siklus I Memperesiapkan rencana perbaikan memilih sumber dan bahan Menentukan metode pembelajaran yang tepat dengan materi pembelajaran Membuat lembar observasi kegiatan siswa Menetapkan waktu pelaksanaan dan menganalisa hasil pembelajaran II Siklus . Manfaat Bagi Guru .Dengan memberikan tugas rumah pada proses pembelajaran akan membantu terjadinya proses interaksi belajar mengajar. Hasil perbaikan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap guru dan siswa dalam rangka meningkatkan minat belajar siswa. Disamping untuk memperbaiki pembelajaran penulis juga untuk memenuhi tugas dalam Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP PDGK 4501) pada Program Studi S-1 PGSD. penulis perlu melakukan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan sistem Penelitian Tindakan Kelas. Manfaat Penelitian perbaikan Pembelajaran.Menentukan strategi perbaikan pembelajaran .3. D.Menganalisis data hasil pembelajaran C.Menentukan metode pembembelajaran .Menetapkan hal-hal yang akan diperbaiki . . 1.

Dengan memberikan tugas rumah pada proses pembelajaran membantu guru dalam . serta kreatifitas dalam meningkatkan profesionalitas.Guru dengan mudah mengamati aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. . anggota masyarakat. warga negara. Mudah memahami materi pembelajaran karena lebih 3.Dapat meningkatkan kinerja guru. Manfaat Bagi Siswa terfokus. Sebagai perbandingan dan pertimbangan dalam pelaksanaan proses pembelajaran. 4. Manfaat Bagi Pendidikan Secara Umum Dapat diupayakan untuk memberikan bekal kemampuan dasar kepada siswa untuk mengembangkan kehidupannya pribadi. Terciptanya hubungan kolega yang sehat yang tumbuh dari rasa saling membutuhkan dan akan menumbuhkan iklim ksama yang kondusif untuk memajukan sekolah. pusat penerbit UT) . Meningkatkan keterampilan dalam memecahkan masalah. Terlibat langsung dalam proses pembelajaran Meningkatkan minat belajar siswa. Manfaat Bagi Sekolah Sebagai bahan informasi terhadap guru lain dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa.. dan anggota umat manusia.Memperoleh informasi tentang pemahaman siswa pada pokok materi pembelajaran. 2. . serta ikut berpartisipasi dalam menyukseskan program wajib belajar 9 tahun (Pendidikan Anak di SD : 1-10.

berorientasi pada satu jawaban yang benar dan aktifitas kelas yang sering di lakukan hanya mencatat atau menyalin. jangka dan lain-lain).Menurut Arimanto ( 2002 ) tradisi mengajar seperti ini merupakan karakteristik umum bagaimana guru melaksanakan pembelajaran IPA Pembelajaran IPA konvensional bercirikan : berpusat pada guru. guru menjelaskan matematika melalui metode ceramah ( Chalk – and talk ).sedangkan kegiatan siswa berfokus pada melihat apa yang dilanjutkan guru . .II. koneksi dan komunikasi matematis. memberi contoh soal dan memberikan soal – soal latihan. Termasuk dalam hal ini adalah untuk menanamkan konsep luas segitiga. siswa pasif. Kegiatan pembelajaran seperti ini tidak mengakomodasi pengembangan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah. Metode ini dipilih terutama bila siswa beljar menggunakan alat (penggaris . penalaran. Metode eksperimen adalah salah satu alternatif.busur derajat. menggunakan teorema atau menurunkan rumus. KAJIAN PUSTAKA Dalam kegiatan pembelajaran guru biasanya menjelaskan konsep secara normatif.untuk dapat menggantikan pembelajaranmatematika yang konvensional yang terlalu berkonsentrasi pada latihan menyelesaikan soal saja. Pembelajaran menggunakan metode eksperimen dilakukan dengan cara guru memperagakan atau menunjukan suatu proses kepada seluruh siswa. Pertanyaan dari siswa jarang muncul.

Penyampaian materi pelajaran tidak menarik bagi siswa b. i. j. Tidak menggunakan sumber/bahan belajar secara maksimal . Atas dasar tersebut di atas penulis meminta bantuan teman sejawat dan supervisor untuk mengidentifikasi kekurangan dari pembelajaran yang dilaksanakan. Analisis dan Perumusan Masalah Melalui dengan teman sejawat dan supervisor diketahui bahwa faktor penyebab menurunya penguasaan materi pelajaran yang diajarkan adalah : a. PERENCANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN 2. 3. Menurunya perhatian siswa d. Ada anak yang tidak dapat menyelesaikan tugas. Beberapa anak lamban menyelesaikan tugas. Siswa tidak dapat menjawab pertanyaan guru. Dari hasil diskusi dengan teman sejawat dan supervisor terungkap beberapa masalah yang terjadi dalam pembelajaran antara lain : f. Penyampaian materi pelajaran kurang rinci e. Pelaksanaan pembelajaran tidak menarik bagi siswa. Siswa tidak dapat menjawab pertanyaan dengan benar. Identifikasi Masalah Dalam 2 kali tes formatif yang dilaksanakan. g. h. Metode yang digunakan kurang tepat c.III. hanya 11 orang dari 30 siswa di kelas IV yang nilai hasil belajarnya mencapai 70 % ke atas pada mata pelajaran IPA selama proses pembelajaran berlangsung jarang siswa yang mengajukan pertanyaan atau memberikan tanggapan terhadap penjelasan guru. Pemberian tugas jarang dilakukan f.

Meminta bantuan teman sejawat guru SDN 2 bumi Nabung Utara Kecamatan Bumi Nabug Kabupaten Lampung Tengah untuk mengamati proses pembelajaran dalam melaksanakan perbaikan pembelajaran 3. kemudian merencanakan perbaikan pembelajaran dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1.4.Menganalisis data hasil pembelajaran .Menentukan strategi perbaikan pembelajaran . Membuat Rencana Perbaikan Pembelajaran dengan menyusun Rencana Pembelajaran 1 (RP 1) mata pelajaran IPA 2. Rencana Perbaikan Dari identifikasi dan rumusan masalah yang didapat.Menentukan metode pembembelajaran . Menentukan tahapan-tahapan pelaksanaan perbaikan Siklus I Memperesiapkan rencana perbaikan memilih sumber dan bahan Menentukan metode pembelajaran yang tepat dengan materi pembelajaran Membuat lembar observasi kegiatan siswa Menetapkan waktu pelaksanaan dan menganalisa hasil pembelajaran II Siklus .Menetapkan hal-hal yang akan diperbaiki .Menyusun rencana perbaikan pembelajaran .

Bumi Nabung KAB/KOTA Lampung Tengah Lampung Tengah B. Menyiapkan alat peraga 4. mulai tanggal 10 Mei sampai dengan tanggal 24 Mei 2010. Tempat dan Waktu Pembelajaran Perbaikan pembelajaran dilaksanakan di kelas V SDN 2 Bumi Nabung Utara Kecamatan Bumi Nabung Kabupaten Lampung Tengah. Membuat skenario pembelajaran 3. Deskripsi Per Siklus Siklus 1 a.penulis meminta temen sejawat sebagai pengamat untuk duduk di bagian belakang siswa. Menyiapkan instrumen pengamatan b. Bumi Nabung SDN 2 Bumi Nabung Utara Kec. PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN A. Jadwal sebagai berikut SIKLUS TANGGAL 1 2 12 – 05 – 2010 19 – 05 – 2010 RP/MATA PELAJARAN IPA Kelas V IPA Kelas V NAMA SD KECAMATAN SDN 2 Bumi Nabung Utara Kec. Menyusun Rencana Prbaikan Pembelajaran ( Siklus 1 ) 2. Adapun skenario pembelajaran secara umum seba gai berikut : . Pelaksanaan Sebelum melalui proses pembelajaran.IV. Rencana Kegiatan perencanaan meliputi: 1.

Refleksi Dari data nilai diatas. tindakan ulang yang harus di lakukan pada siklus berikutnya. Siklus 2 a.1. Rencana . Penulis memerlukan perencanaa ulang.35 Jumlah Frekuensi 2 10 9 8 1 30 Keterangan ( KKM : 56 ) Tuntas Tuntas Tuntas Belum Tuntas Belum Tuntas Lembar pengamatan guru mitra Soal tes untuk mengukur hasil belajar siswa d. Kegiatan Awal Apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran 2. dengan KKM : 56. Pengamatan / Pengumpulan Data / Instrumen Instrumen Data Data yang kami peroleh adalah data kuantitatif berupa hasil belajar siswa sebagai berikut : No 1 2 3 4 5 Rentang Nilai 96 – 100 76 – 95 56 – 75 36 – 55 0 . Penutup Memberikan Kesimpulan dan Penugasan c. berarti masih ada 9 anak yang belum dapat ketuntasan belajar. pembahasan dan evaluasi 3. Kegiatan Inti Mengagadakan eksperimen terhadap materi yang disajikan Mencatat hasil eksperimen dan mempresantasikan didepan kelas Kegiatan selanjutnya mengerjakan soal latihan. Dengan demikian masih ada permasalahan yang perlu diseleaikan.

Menggunakan alat peraga dalam menyajikan materi pelajaran c. Kegiatan Inti a. Kegiatan awal Apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai 2. Menyiapkan instrumen pengamatan b. Penutup Memberikan kesimpulan dan penegasan c. Mengerjakan soal evluasi e. Menggunakan metode demonstrasi dalam mata pelajaran IPA pada kompetensi dasar gaya b. Membuat skenario Pembelajaran 3. Menyiapkan bahan ajar 4. Menyusun rencana perbaikan pembelajaran ( siklus 2 ) 2. Pengamatan / Pengumpulan data / Instrumen Instrumen Lembar pengamatan guru mitra Soal tes untuk mengukur hasil belajar siswa . Adapun skenario pembelajaran secara umum adalah sebagai berikut : 1. Menyiapka alat peraga 5. Pelaksanaan Sebelum memulai proses pembelajaran penulis meminta teman sejawat untuk duduk di barisan belakang siswa sebagai pengamat. Mengoreksi hasil pekerjaan siswa 3. Mengadakan Tanya jawab untuk mengukur klemampuan siswa dalam menerima pelajaran d.Kegiatan perencanaan meliputi 1.

Refleksi Dari data nilai diatas.35 Jumlah Frekuensi 5 15 10 30 Keterangan ( KKM : 56 ) Tuntas Tuntas Tuntas - d. .Data Data yang kami peroleh berupa data kuantitatif hasil belajar siswa sebagai berikut. diketahui semua siswa sudah dapat mencapai ketuntasan belajar. No 1 2 3 4 5 Rentang Nilai 96 – 100 76 – 95 56 – 75 36 – 55 0 . sehingga tidak diperlukan lagi perbaikan pembelajaran siklus 3.

4 % Ini berarti ada peningkatan 26.4 % 30. .6 % dari jumlah 30 anak.0 % 26.100 76 – 95 56 – 75 36 – 55 0 – 35 N Siklus 1 Frekuensi Prosentase Siklus 2 Frekuensi Prosentase 5 6 10 9 30 16.V.4 % 30. meningkat 24.4 % 30 100 % 19 63.0 % 100 % 2 10 9 8 1 30 6.4 % 9 36.0 % 33. TEMUAN HASIL YANG DIPEROLEH A.6 % 30 100 % 30 100 % 30 100 % Pembahasan Dari hasil evaluasi pembelajaran tentang IPA sebelum PTK.6% 33.. Deskripsi Persiklus Tabel 1. Pada evaluasi pembelajaran siklus 1 jumlah anak yang mendapat nilai ≥ 56 adaLah 21 anak atau 63. diketahui jumlah anak yang mendapat nilai ≥ 56 dalah 11 anak atau 36.4 % 100 % Tabel 2 Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pra PTK Siklus 1 Siklus 2 Frekuensi Prosentase Frekuensi Prosentase Frekuensi Prosentase 11 36.8 % Pada evaluasi pembelajaran siklus 2 jumlah anak yang mendapat nilai ≥ 56 adalah 30 atau 100 %.7 % 3.4 % dari siklus 1 atau meningkat Nilai ≥ 56 < 56 N B.3 % 100 % 5 15 10 30 16.0% 33.6 % 20.6 % 50.6 % 21 63. Nilai siswa Sebelum da sesudah PTK Pra PTK Frekuensi Prosentase Nilai 96 .

Dengan demikian PTK sangat diperlukan untuk mencapai ketuntasan belajar. A. VI.59. KESIMPULAN.5 %. SARAN DAN TINDAK LANJUT Kesimpulan .

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa menggunakan metode demonstrasi untuk menanamkan konsep Ilmu Pengetahuan Alam dapat meningkatkan hasil belajar siswa.5 % Tercapainya ketuntasan belajar hingga 100 % dari KKM yang ditentukan yaitu 56. 2. 3. 2. kesimpulan hasil penelitian diatas maka penulis menyampaikan saran bahwa : Metode eksperimen adalah salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menanamkan konsep IPA Untuk selanjutnya metode eksperimen juga dapat digunakan untuk menanamkan konsep IPA dengan lingkungan sekitar kita. Meningkatkan hasil belajar siswa dari sebelum PTK sampai siklus 2 sebesar 59. Saran dan Tindak Lanjut Berdasarkan 1. B. dan lingkungan sekitar sekolah . Para guru hendaknya menggunakan metode demonstarsi untuk menyampaikan materi yang berhubungan dengan penggunaan alat. Hal ini terbukti dengan : 1.

PENDAHULUAN A.METODE PENUGASAN DAPAT MEMOTIVASI SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SEMESTER II DI SDN 2 BUMI NABUNG UTARA KECAMATAN BUMI NABUNG KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2010 I. Latar Belakang .

Kegiatan penulis awali dengan apersepsi. Diakhir pembelajaran setelah dilakukan evaluasi. maka tentu berbeda pula skenario pembelajaran yang harus kita laksanakan. Identifikasi Masalah C. dan ekonomi. Proses pembelajaran yang penulis laksanakan tidak berhasil Siswa yang mencapai ketuntasan belajar kurang dari 50 % Analisis Masalah Penulis kurang maksimal dalam mengorganisasikan kelas Penulis tidak menggunakan media atau alat peraga dalam pembelajaran Diperlukan alat peraga yang tepat untuk memudahkan pemahaman anak tentang pembagian daerah waktu di Indonesia. Rumusan Masalah . ternyata siswa yang dapat mencapai ketuntasan belajar kurang dari 50 %. D.Meskipun tidak dinyatakan secara khusus. Karena cakupan materi yang berbeda. namun sebenarnya materi IPS SD sudah mencakup geografi. Materi sejarah dan ekonomi mungkin banyak disampaikan dengan ceramah dan diskusi. Selanjutnya dengan panduan buku kami melakukan tanya jawab tentang Kegiatan ekonomi. dari 30 anak hanya 13 anak yang dapat menyelesaikan menjawab soal dengan baik. B. Namun tidak demikian dengan ekonomi. Hal ini penulis alami di kelas IV dengan materi Kegiatan ekonomi. sejarah.

F. 2. Tujuan Perbaikan 1. Memudahkan guru dalam proses penyampaian informasi dalam pembelajaran Siswa lebih tertarik untuk belajar dan berkesempatan untuk berperan aktif daam pembelajaran Siswa lebih mudah menerima informasi atau materi pelajaran yang diberikan oleh guru II. Membantu guru untuk mengembangkan kemampuan dirinya dalam mengelola proses pembelajaran. 4. Meningkatkan pemahaman siswa tentang kegiatan ekonomi Manfaat Perbaikan 1. Agar proses pembelajaran lebih menyenangkan dan meningkatkan peran serta siswa untuk dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran 2.Bagaimana menggunakan metode penugasan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SD terhadap materi kegiatan ekomi pada mata pelajaran IPS E. 3. KAJIAN PUSTAKA .

Motivasi adalah kondisi khusus yang dapat mempengaruhi individu untuk belajar. dan yang lebih penting diharapkan hasil pembelajaran menetap dan tidak mudah dilupakan oleh anak. Tempat dan Waktu Pembelajaran . Karenanya Bruner percaya bahwa hampir semua anak mempunyai masa – masa pertumbuhan akan “ Keinginan unt5uk Belajar “ Alat peraga pengajaran adalah alat – alat yang digunakan guru ketika mengajar untuk membantu memperjelas materi pembelajaran yang disampaikanya kepada siswa dan mencegah terjadinya verbalisme pada diri siswa sehingga peran guru sebagai mediator dan fasilitator dapat dilaksanakan. Pengajaran akan efektif dan menarik bagi siswa apabila pelaksanaanya menggunakan media atau alat peraga. III. PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN B. khususnya selama proses pembelajaran yang dapat membantu mendorong kemauan belajar siswa.( Gagne : 1993 ) menyatakan ada sembilan peristiwa belajar yang dapat mendukung setiap fase belajar. Termasuk dalam hal ini adalah menggunakan globe dan peta untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pembagian daerah waktu di Indonesia. Motivasi merupakan variabel penting. perubahan suara dan menggunaan berbagai media belajar yang dapat menarik perhatian siswa dan dapat memotivasi siswa untuk belajar. Diantaranya adalah membangkitkan perhatian siswa dengan berbagai rangsangan sesuai dengan kondisi yang ada misalnya perubahan gerak badan.

Perbaikan pembelajaran dilaksanakan di kelas IV SDN 2 BUmi Nabung Utara Kecamatan Bumi Nabunga Kabupaten Lampung Tengah. Membuat skenario pembelajaran 3. Kegiatan awal Apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran 2. Kegiatan Inti Menjelaskan Materi pelajaran tentang kegiatan ekonomi . Menyusun rencana perbaikan pembelajaran 2. Menyiapkan alat peraga /Medi Pembelajaran 4. Pelaksanaan Sebelum melalui proses pembelajaran. Bumi Nabung KAB/KOTA Lampung Tengah Lampung Tengah B. Jadwal sebagai SIKLUS TANGGAL 1 2 11 – 05 – 2010 18 – 05 – 2010 RP/MATA PELAJARAN IPS Kelas V IPS Kelas V NAMA SD KECAMATAN SDN 2 Bumi Nabung Utara Kec. penulis meminta teman sejawat sebagai pengamat untuk duduk di belakang barisan siswa. Rencana Kegiatan perencanaan meliputi 1. Deskripsi Per Siklus Siklus 1 a. Dapun skenario pembelajaran secara umum sebagai berikut : 1. Bumi Nabung SDN 2 Bumi Nabung Utara Kec. Menyiapkan instrumen pengamatan b. mulai tanggal 10 Mei berikut : sampai dengan tanggal 24 Mei 2010.

Dengan demikian masih ada permasalahan yang perlu diselesaikan. tindakan ulang. Refleksi Dari data diatas. tentang kegiatan ekonomi memberikan tugas kepada siswa untuk mengamati kegiatan ekonomi yang ada dilingkunganya 3. Penulis memerlukan perencanaan ulang. Sikus 2 a. Rencana . Pengamatan / Pengumpulan Data / Instrumen Instrumrn Data Data yang kami peroleh adalah data kuantitatif berupa hasil belajar siswa sebagai berikut : No 1 2 3 4 5 Nilai 100 80 60 40 20 Jumlah Frekuensi 2 8 9 11 30 Keterangan (KKM : 6 ) Tuntas Tuntas Tuntas Belum Tuntas Lembar pengamatan guru mitra Soal tes untuk mengukur hasil belajar siswa d.- Tanya jawab. yang harus dilakukan pada siklus berikutnya. Penutup Menyampaikan kesimpulan dan penugasan c. dengan KKM : 60 berarti masih ada 11 anak yang belum dapat mencapai ketuntasan belajar.

Menyusun rencana perbaikan pembelajaran ( siklus 2 ) 2. siswa diminta untuk menunjukkan dan menyebutkan jenis-jenis kegiatan ekonomi Mengejakan evaluasi soal 3.yang ada dilingkunganya disajikan Secara bergantian.Kegiatan perencanaan meliputi : 1. Menyiapkan alat peraga 4. Menyiapkan instrumen pengamatan b. Pengamatan / Pengumpulan data / Instrumen Data Lembar pengamatan guru mitra Soal tes untuk mengukur hasil belajar siswa anak akan terlibat secara langsung pada materi pelajaran yang . Pelaksanaan Sebelum memulai proses pembelajaran penulis meminta teman sejawat untuk duduk dibarisan belakang siswa sebagai pengamat. Membuat skenario pembelajaran 3. Kegiatan awal Apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran 2. Adapun skenario pembelajaran secara umum adalah sebagai berikut : 1. Penutup Menyampaikan kesimpulan dan penugasan c. Kegiatan Inti Menggunakan alat peraga untuk menjelaskan kegiatan ekonomi Dengan memberikan tugas kepada siswa untuk mengamati kegiatan ekonomi.

Data yang kami peroleh berupa data kuantitatif hasil belajar siswa sebagai berikut : No 1 2 3 4 5 Nilai 100 80 60 40 20 Jumlah Frekuensi 3 15 12 30 Keterangan (KKM : 6 ) Tuntas Tuntas Tuntas - d. Nilai siswa Sebelum da sesudah PTK Pra PTK Siklus 1 Siklus 2 . diketahui semua siswa sudah dapat mencapai ketuntasan belajar. HASIL PENELITIAN dan PEMBAHASAN A. sehingga tidak diperlukan lagi perbaikan pembelajaran siklus ke 3 IV.Deskripsi Per Siklus Tabel 1. Refleksi Dari data nilai ditas .

SARAN DAN TINDAK LANJUT A.4 % 7 23. Meningkatnya siklus 2 hasil belajar siswa dari sebelum PTK sampai . Pembahasan Dari hasil evaluasi pembelajaran tentang IPS sebelum PTK.6 % 100 % Frekuensi 3 15 12 30 Prosentase 10.7 % 30.0 % 7 23.7 % dari siklus 1 atau meningkat 53..0% 40.4 % 30 100 % Siklus 1 Frekuensi Prosentase 19 63.dari sebelum perbaikan Dengan demikian PTK sangat diperlukan untuk mencapai ketuntasan belajar V.7% 26.7 % Pada evaluasi pembelajaran siklus 2 jumlah anak yang mendapat nilai ≥ 60 adalah 30 atau 100 %.3 % 30 100 % Frekuensi 2 8 9 11 30 Prosentase 6.4 %.0 % 100 % Tabel 2 Peningkatan Hasil Belajar Siswa Nilai ≥ 60 < 60 N Pra PTK Frekuensi Prosentase 14 46.3 % ini berarti ada peningkatan 16. meningkat 36. KESIMPULAN. diketahui jumlah anak yang mendapat nilai ≥ 60 dalah 14 anak atau 46.Nilai 100 80 – 99 60 – 79 40 – 59 0 – 39 N Frekuensi Prosentase 6 20. 3% 11 36. 6 % 16 53.0 % 50.3 % 10 33. Pada evaluasi pembelajaran siklus 1 jumlah anak yang mendapat nilai ≥ 56 adaah 19 anak atau 63. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa menggunakan netode yang tepat pada materi kegiatan ekonomi dapat meningkatkan pemahaman siswa dan peningkatan hasil belajar siswa .0 % 36. Hal ini terbukti dengan : 1. 6 % dari jumlah 30 anak.7 % 30 100 % Siklus 2 Frekuensi Prosentase 30 100 % 30 100 % B.

Dr dkk (2003) Belajar dan Pembelajaran 2.sebesar 53. Jakarta Pusat Penerbit Universitas Terbuka. Kepada para guru hendaknya dapat menggunakan metode yang tepat. untuk meningkatkan pemahaman anak agar tercapai ketuntasan belajar. Jakarta Pusat Penerbit Universitas Terbuka. Akib Hamid. B. Noehi Nasution. Jakarta Pusat Penerbit Universitas Terbuka. Nandang Budiman (2003) Profesi Keguruan 2. Statistika Dasar. Nar Heryanto.A. maka penulis menyampaikan saran 1. Adi Suryanto (2003) Evaluasi Pengajaran.A. Tercapainya ketuntasan belajar hingga 100% dari KKM yang ditentukan.M (2003). 2. DAFTAR PUSTAKA Abim Syamsudin. . Jakarta Pusat Penerbit Universitas Terbuka. M.4 %. M. H. Menggunakan bahwa : metode penugasan dapat meningkatkan motivasi belajar anak sehingga diharapkan hasil belajarnya juga meningkat 2. Saran dan Tindak Lanjut Berdasarkan kesimpulan penelitian di atas. Suciati.

Pemantapan Kemampuan Mengajar. Wardani I.A.Wardani I. Jakarta Pusat Penerbit Universitas Terbuka.K (2003).G.A.G. Pemantapan Kemampuan Mengajar.K (2000).K (2004). Jakarta Pusat Penerbit Universitas Terbuka. Wardani I. Pemantapan Kemampuan Mengajar. PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI DAPAT MENINGKATKAN PRESTASI HASIL BELAJAR PESAWAT . Jakarta Pusat Penerbit Universitas Terbuka.A.G.

SEDERHANA KELAS IV SEMESTER II DI SDN 2 BUMI NABUNG UTARA KECAMATAN BUMI NABUNG KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2010 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->