Anda di halaman 1dari 2

NAMA NIM JURUSAN TUGAS

: YEMI TRI MURNI : 1202165925 : MANAJEMEN : PENGANGGARAN PERUSAHAAN

1. Kriteria penyusunan anggaran yang baik adalah sebagai berikut: a. Realistis, artinya tidak terlalu optimis dan tidak pula terlalu pesimis namun tetap dapat dipertanggungjawabkan. b. Luwes, artinya tidak terlalu kaku, dan mempunyai peluang untuk disesuaikan dengan keadaan yang mungkin berubah. Untuk itu pihak manajemen perlu mengamati perubahan lingkungan yang terus-menerus terjadi agar dapat melakukan penyesuaian bilamana diperlukan. c. Kontinew artinya membutuhkan perhatian terus-menerus dan tidak merupakan suatu usaha yang insidentil Sedangkan menurut Mulyadi dalam bukunya Akuntansi Manajemen anggaran yang baik memiliki karakteristik sebagai berikut : 1. Anggaran disusun berdasarkan program. 2. Anggaran disusun berdasarkan karakteristik pusat pertanggungjawaban yang dibentuk dalam organinsasi perusahaan. 3. Anggaran berfungsi sebagai alat perencanaan dan alat pengendalian.

Ketika suatu perusahaan telah menyusun anggaran yang baik, belum dapat dipastikan bahwa perusahaan tersebut bisa mencapai tujuannya namun

kemungkinan tujuan perusahaan tercapai lebih memungkinkan. Banyak faktor yang mempengaruhi sebuah perusahaan dapat mencapai tujuannya. Salah satunya penyusunan anggaran yang baik, adapun nyusunan anggaran mempunyai tujuan sebagai berikut: a. menyatakan harapan/sasaran perusahan secara jelas dan formal, sehingga bisa menghindari kerancuan dan memberikan arah terhadap apa yang hendak dicapai manajemen. b. untuk mengkomunikasikan harapan manajemen kepada pihak pihak terkait sehingga anggaran dimengerti, didukung, dan dilaksanakan. c. untuk menyediakan rencana secara rinci mengenai aktivitas dengan maksud mengurangi ketidakpastian dan memberikan pengarahan yang jelas bagi individu dan kelompok dalam upaya mencapai tujuan perusahaan.

d. untuk mengkoordinasikan cara/metode yang akan ditempuh dalam rangka memaksimalkan sumber daya. e. untuk menyediakan alat pengukur dan mengendalikan kinerja individu dan kelompok, serta menyediakan informasi yang mendasari perlu tidaknya tindakan koreksi.

2. Pengertian Anggaran komprehensif adalah pemakaian secara luas konsep konsep penganggaran dalam setiap kegiatan perusahaan serta pemakaian pendekatan sisterm secara keseluruhan (total system approach) dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari.

Secara deskriptif anggaran komprehensif adalah pendekatan yang sistematis dan formal untuk membuat dan menyelesaikan tugas-tugas perencanaan, koordinasi, dan pengendalian (pengawasan) kegiatan operasi perusahaan yang menjadi tanggung jawab manajemen.

Tidak dimungkinkan sebuah perusahaan yang mengabaikan penyusunan anggaran komprensif akan mencapai hasil yang optimal karena tanpa penyusunan suatu anggaran, perusahan akan mengalami kesulitan dalam mengevaluasi kinerja, kurnag dapat mengoptimalkan efisiensi dan produktivitas kerja, serta kurang dapat memanfaatkan kesempatan untuk perluasan usaha.

3. apabila dalam menyusun anggaran perkiraan yang dipakai akurat apakah kelemahan penganggaran dapat dihilangkan? Meskipun dalam penyusunan anggaran menggunakan perkiraan yang akurat kelemahan anggaran tidak dapat dihilangkan namun dapat diminimalisir. Penganggaran melibatkan beberapa aspek yang mempengaruhinya

diantaranya, penyusunan anggaran melibatkan banyak pihak, maka secara potensial dapat menimbulkan pesoalan-persoalan hubungan kerja (human relation) yang dapat menghambat proses pelaksanaan anggaran selain itu juga adanya unsur subjektivitas pembuat kebijakan (decision maker) dalam hal tersebut adalah manajemen (General Manager / Direktur)