Anda di halaman 1dari 26

OUTLINES

Real and Reactive Power


Line Transfer
The Load Flow Problem
The Solution of Load Flow
Problem
Studi yang dilakukan untuk mendapatkan
informasi mengenai aliran daya atau
tegangan sistem dalam keadaan operasi
stedy state.
Tujuannya :
Mengevaluasi unjuk kerja sistem tenaga
listrik dan menganalisis kondisi
pembangkitan maupun pembebanan, baik
dalam kondisi normal maupun darurat
Representasi fasa tunggal selalu dilakukan
karena sistem dianggap seimbang.
Load Bus atau Bus Beban
Slack Bus atau Swing Bus atau Bus Referensi
Voltage Controlled Bus atau Bus Generator
Dalam studi aliran daya, bus-bus dibagi menjadi 3
macam, yaitu :
Pada tiap-tiap bus terdapat 4 besaran, yaitu :
Daya aktif (P)
Daya Reaktif (Q)
Harga skalar Tegangan IVI
Sudut fasa tegangan (u)
Slack Bus atau Swing Bus atau Bus Referensi
berfungsi untuk menyuplai kekurangan daya
real P dan daya reaktif Q pada sistem
Keuntungan:
Flexible (dapat dipergunakan untuk menganalisis hampir
semua persoalan)
Teliti
Cepat
Ekonomis
Langkah-langkah:
Membuat model matematis dari persoalan yang
akandiselesaikan (satu persamaan aljabar / differensial)
Menentukan metode numerik
Menyusun program komputer
Penggunaan:
OFF LINE, analisis/perhitungan dilakukan untuk
perencanaan, perluasan/perubahan serta perhitungan
periodik sehubungan dengan operasi sistem.
ON LINE, komputer menerima data langsung dari sistem
yang sedang operasi pada pengaturan beban dan
frekuensi, economic dispatch.
PADA DASARNYA DAYA LISTRIK PADA SUATU ELEMEN
ADALAH TEGANGAN PADA ELEMEN TERSEBUT
DIKALIKAN DENGAN ARUS YANG MENGALIR MELALUI
ELEMENTERSEBUT
u : +, UNTUKARUS LAGGING
u : -, UNTUKARUS LEADING
DAYA LISTRIK
jQ P S + =
DIMANA :
S : DAYA LISTRIK (VA) / DAYA SESAAT / DAYA KOMPLEK
u cos I V P : DAYAAKTIF (WATT) ;
Q : DAYA REAKTIF (Var) ;
u sin I V
I V &
: HARGA EFEKTIF TEGANGAN dan ARUS
u : SUDUT PHASA
- I LAGGINGTERHADAP V
+ I LEADINGTERHADAP V
u cos
: FAKTOR KEJA
) )( 0 (
) sin (cos
sin cos
u
u
u u
u u
Z Z =
Z =
+ =
+ =
O
I V S
I V S
j I V S
I V j I V S
*
VI S =
*
VI jQ P = +
I V Q P S = + =
2 2
*
VI jQ P = + I V jQ P
*
=
MAKA DAYA SESAAT / SEMU :
t I V t I V i v S e u e u 2 sin sin ) 2 cos 1 ( cos . + + = =
I V & DIMANA
ADALAH HARGA EFEKTIF DARI TEGANGAN DAN
ARUS
) 2 cos 1 ( cos t I V e u + : SELALU POSITIF
DENGAN DAYA RATA-RATA :
u cos I V P =
P : DISEBUT DAYA NYATA / AKTIF ( WATT )
Cos u : DISEBUT FAKTOR KERJA
LAGGING UNTUK RANGKAIAN INDUKTIF
LEADING UNTUK RANGKAIAN KAPASITIF
t I V e u 2 sin sin : MEMPUNYAI HARGA POSITIF DAN NEGATIF
DENGAN HARGA RATA-RATA : NOL
u sin I V Q =
Q : DISEBUT DAYA SEMU / REAKTIF (Var)
POSITIF UNTUK BEBAN INDUKTIF
NEGATIF UNTUK BEBAN KAPASITIF
o
0 Z = V v
u Z = I i
u
BENTUK KOMPLEKS DARI BESARANTEGANGAN DANARUS
DAYA LISTRIK DALAM BENTUK KOMPLEKS
o
0 Z = V v
u Z = I i
u
o
0 Z = V v
u Z = I i
(DIGUNAKAN SEBAGAI REFERENSI)
(LAGGING)
o
0 Z = V v
u Z = I i
u cos I
ALIRAN DAYAAKTIF
u cos I
BILA SEPHASE DENGAN V, BERARTI DAYA LISTRIK
DIBANGKITKAN (SUMBER ADALAH GENERATOR) DAN
MENGALIR MENUJU SISTEM (ARUS KELUAR DARI TERMINAL
POSITIF)
MEMPUNYAI TANDA POSITIF ) (
*
VI R P
e
=
o
0 Z = V v
u Z = I i
u cos I
u
u cos I BILA MEMPUNYAI BEDA PHASE 180
0
TERHADAP V,
BERARTI DAYA DISERAP ( SUMBER ADALAH MOTOR ), DAN
ARUS MENUJUTERMINAL POSITIF DARI SUMBER.
MEMPUNYAI TANDA NEGATIF
) (
*
VI R P
e
=
ALIRAN DAYAAKTIF Lanjutan...
ALIRAN DAYA REAKTIF
o
0 Z = V v
0
90 Z = I i
0
90
DAYA REAKTIF SEBESAR (DENGAN TANDA POSITIF) DIBERIKAN
PADA INDUKTANSI ATAU INDUKTANSI MENYERAP DAYA REAKTIF.
ARUS I TERBELAKANG (LAGGING) 90
o
TERHADAPV
L
X I
2
MEMPUNYAI TANDA POSITIF.
) (
*
VI I Q
m
=
o
0 Z = V v
0
90 Z = I i
0
90
DAYA REAKTIF SEBESAR (DENGAN TANDA NEGATIF) DIBERIKAN
PADA KAPASITOR ATAU SUMBER MENERIMA DAYA REAKTIF DARI
KAPASITOR.
ARUS I TERBELAKANG (LEADING) 90
o
TERHADAPV
C
X I
2
MEMPUNYAI TANDA NEGATIF
) (
*
VI I Q
m
=
ALIRAN DAYA REAKTIF Lanjutan...
DUA SUMBER TEGANGAN IDEAL MENGGAMBARKAN
DUA BUAH MESIN AC, DENGAN volt ;
volt DAN O
5
) 50 6 . 86 ( 0 100
2 1
j
j j
Z
E E
I
+ +
=

=
VA j j I E 268 1000 ) 68 . 2 10 ( 100
*
1
+ = + =
VA j j j I E 268 1000 ) 68 . 2 10 )( 50 6 . 86 (
*
2
= + + =
var 536 5
2
) 35 . 10 (
2
= = x x I
MESIN 1 ADALAH MOTOR KARENA P MEMPUNYAI NILAI NEGATIF DAN Q
POSITIF, SEHINGGA MESIN 1 MEMAKAI ATAU MENERIMA DAYA NYATA
SEBESAR 1000 W DAN MENGELUARKAN DAYA REAKTIF SEBESAR 268 var.
MESIN 2 ADALAH GENERATOR, KARENA P MEMPUNYAI NILAI NEGATIF DAN
Q NEGATIF, MESIN 2 MEMBANGKITKAN DAYA NYATA SEBESAR 1000 W DAN
MENSUPLAI DAYA REAKTIF SEBESAR 268 var.
DAYA REAKTIF YANG DIBERIKAN OLEH KEDUA MESIN ADALAH
268+268=536 var. DAYA REAKTIF INI DIPAKAI OLEH REAKTANSI INDUKTIF
SEBESAR 5O.
A j
j
j
I
0
195 35 . 10 68 . 2 10
5
50 4 , 13
Z = =

=
SISTEM TEGANGAN TIGA PHASA YANG SEIMBANG TERDIRI DARI
TEGANGAN SATU PHASA YANG MEMPUNYAI MAGNITUDE
DAN FREKUENSI YANG SAMA TAPI ANTARA SATU
DENGAN LAINNYA MEMPUNYAI BEDA PHASA SEBESAR
120
O
.
PHASOR TEGANGAN DENGAN URUTAN PHASA abc
GEL TEGANGAN DENGAN URUTAN PHASA abc
HUBUNGAN BINTANG (Y)
n :TITIK NETRAL
Vab,Vbc,Vca :TEGANGANLINE
Van,Vbn,Vcn :TEGANGANPHASE
TEGANGAN-TEGANGAN PHASE MEMPUNYAI MAGNITUDE
YANG SAMA, DAN MASING-MASING MEMPUNYAI BEDA
PHASE 120
0
TERHADAP LAINNYA.
SISTEM SEIMBANG :
P cn bn an
V V V V = = =
HARGA EFEKTIF DARI HARGA MAGNITUDETEGANGAN PHASA
P l
V V 3 =

: HARGA EFEKTIF TEGANGAN LINE

: HARGA EFEKTIF TEGANGAN PHASE


p l
I I =
l
I
p
I

: HARGA EFEKTIF ARUS LINE

: HARGA EFEKTIF ARUS PHASE


HUBUNGAN DELTA (A)
I
ab,
I
bc,
I
ca
: ARUS PHASE
I
aa`,
I
bb`,
I
cc`
: ARUS LINE
ARUS-ARUS PHASE MEMPUNYAI MAGNITUDE YANG SAMA,
DAN MASING-MASING MEMPUNYAI BEDA PHASE 120
0
TERHADAP LAINNYA.
SISTEM SEIMBANG :
P ca bc ab
I I I I = = =
HARGA EFEKTIF DARI HARGA MAGNITUDE ARUS PHASA
P l
I I 3 =

: HARGA EFEKTIF ARUS LINE

: HARGA EFEKTIF ARUS PHASE


p l
V V =

: HARGA EFEKTIF TEGANGAN LINE

: HARGA EFEKTIF TEGANGAN PHASE


DAYAYANG DIBERIKAN OLEH GENERATORTIGA PHASE ATAU
YANG DISERAP OLEH BEBANTIGA PHASA :
JUMLAH DAYA DARI TIAP-TIAP PHASA
SISTEM SEIMBANG :
P P P
Cos I V P u 3 =
P P P
Sin I V Q u 3 =

= SUDUTANTRAARUS PHASA (LAGGING) DANTEGANGAN PHASA


HUBUNGAN Y : HUBUNGAN A :
l P
l
P
I I
V
V = = ;
3
l P
l
P
V V
I
I = = ;
3
DIMASUKKAN KE PERSAMAAN DI ATAS,
DIPEROLEH :
P
Cos I V P u
1 1
3 =
DENGAN CARAYANG SAMA DIPEROLEH :
P
Sin I V Q u
1 1
3 =
SEHINGGA,
1. Apa yang di maksud:
a. Daya semu / daya komplek
b. Daya aktif
c. Daya reaktif
2. Dalam suatu rangkaian berfasa tunggal, dan
terhadap simpul referensi 0. carilah dalam
bentuk polar
3. Apakah yang dimaksud besaran per unit (PU)
4. Kenapa harus ada tanda conjugate pada persamaan daya komplek
Kirim tugas anda via email ke : haryudosubuh@yahoo.co.id
Tugas dikumpulkan terakhir tanggal 15 Oktober 2013, jam 23.59 WIB
Nama file tugas harus jelas, sesuai petunjuk berikut:
Nama mahasiswa_NIM_tgs1AST
Mahasiswa WAJIB menggunakan email-nya sendiri-sendiri
Selamat bekerja dan terima kasih