Anda di halaman 1dari 11

DEMOKRASI

Hakekat Demokrasi
Kebudayaan demokrasi merupakan warisan yunani kuno dengan demokrasi langsungnya dimana terdapat suatu bentuk pemerintahan yang keputusan-keputusan politiknya dijalankan oleh seluruh warga negara Demokrasi adalah suatu ajaran yang bersifat universal, oleh karenanya didasarkan pada nilai-nilai demokrasi yang terkandung didalam suatu masyarakat. Seperti :

1. Equality (persamaan, maka membutuhkan toleransi) 2. Majority ( mayoritas ) 3. Independences ( bebas tanpa pengaruh, maka membutuhkan kemandirian) 4. Rational choise (pilihan yang rasional) 5. Tranparancy (keterbukaan)

Syarat Demokrasi
1. Perlindungan Konstitusional yang menjamin hak-hak individu 2. Badan kehakiman yang bebas 3. Pemilihan umum yang bebas 4. Kebebasan untuk menyatakan pendapat 5. Kebebasan untuk berserikat/berorganisasi 6. Pendidikan kewarganegaraan/Pendidikan Politik/ Pembangunan Politik.

Pendapat Ahli
Henry D Mayo mengatakan bahwa demokrasi didasari oleh beberapa nilai, namun nilai ini bukan sesuatu yang mutlak setiap masyarakat demokratis menganut nilai ini tergantung pada sejarah dan budaya politik masingmasing. Adapun rumusan nilai ini meliputi : Menyelesaikan perselisihan dengan damai dan melembaga Menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang sedang berubah. Menyelenggarakan pergantian pimpinan secara teratur.

Membatasi pemakaian kekerasan sampai minimum Mengakui serta menganggap wajar adanya keanekaragaman Menjamin tegaknya keadilan Akhirnya dapat dibentangkan bahwa pelaksanaan nilainilai yang demokratis perlu diselenggarakan lembaga :

1. Pemerintahan yang bertanggung jawab 2. Suatu Dewan Perwakilan Rakyat. 3. Suatu organisasi politik lebih dari satu 4. Pers dan Media Massa yang bebas 5. Sistem peradilan yang bebas untuk menjamin hakhak azazi dan mempertahankan keadilan.

Parameter Demokrasi
Robert A Dahl, Samuel Hutington dan Bingham Powel sepakat bahwa parameter tersebut meliput :
1. Pemilihan umum yang dilaksanakan secara luber 2. Rotasi kekuasaan : jika dalam suatu negara hanya satu orang yang berkuasa secara terus menerus atau satu partai politik saja yang mengendalikan roda pemerintahan secara dominan dari waktu ke waktu maka negara tersebut tidak memiliki derajat demokrasi yang cukup 3. Rekrutmen politik secara terbuka : dengan demokrasi maka memberikan peluang untuk berkompetisi baik perorangan maupun kelompok. Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki peluang yang sama 4. Akuntabilitas publik : setiap pejabat publik berhak untuk mempertanggung jawabkan kekuasaannya pada masyarakat.

5. Basic Human Right: perlindungan dan pemberlakuan hak-hak dasar individu terutama yang menyangkut berserikat dan berkumpul dll 6. Pengadilan yang bebas.

Mengapa Demokrasi Perlu Dalam Pemerintahan


1. Karena dengan demokrasi maka pemerintah dapat dikontrol oleh masyarakat 2. Dengan demokrasi warga masyarakat dapat membentuk asosiasi-asosiasi yang dapat mengimbangi kekuatan pemerintah 3. Dengan demokrasi warga dapat mengarikulasikan aspirasinya maupun kepentingannya 4. Dengan demokrasi warga masyarakat memiliki peluang untuk untuk mengajukan alternatif kebijakan ketimbang menerima begitu saja apa yang diajukan pemerintah 5. Dengan demokrasi akan membatasi peluang pemerintah untuk melaksanakan pemerintahan yang berlawanan dengan kehendak masyarakat.

Kepustakaan
Imawan Riswanda, 2000,Pemilu Sebagai Sarana Demokratisasi Politik di Indonesia, Yogyakarta,UGM