Anda di halaman 1dari 55

LESSON NO: 1 METROLOGI

METROLOGI didefinisikan sebagai pengukuran panjang dan sudut dan besaran lain yang dinyatkan dlam pengukuran linier dan anguler

PENTINGNYA METROLOGI

Untuk mencapai kendali mutu dalam produksi Untuk mengejar jadwal produksi pengetahuan tentang pengukuran diperlukan Mengurangi penolakan dengan bantuan kendali mutu Untuk mengembangkan presedur inspeksi Untuk mengalibrasi perlatan dari waktu ke waktu

Industrial Training Institute, Palana.

TERMINOLOGI YANG DIPAKAI DALAM METROLOGI

SPESIFIKASI:
Setiap produk dan komponen mempunyai karakteristik tertentu. Karakteristik yang mencirikan produk disebut spesifikasi (pertelaan). Spesifikasi memberikan kemudahan dalam memahami metode produksi

STANDAR:
Standar didefinisikan sebagai besaran fisik yang ditentukan oleh badan/organisasi atau otoritas yang lebih tinggi. Stndar haruslah dpat dipercaya dan diterima untuk mengukur besaran fisik. Contoh: meter
Industrial Training Institute, Palana.

STANDARD PANJANG
ADA DUA SISTEM STANDAR UNTUK MENGUKUR PANJANG 1.BRITISH SYSTEM: INCH, FOOT, YARD 2.METRIC SYSTEM: MM,CM,METER

UNIT PENGUKURAN PANJANG:

1.British system : mile yard foot () inch () 2.metric system: kilometer meter decimeter centimeter millimeter 3.S.I. System : meter

KONVERSI

BRITISH SYSTEM: 12 inch=1 foot 36 inch=1 yard 3 foot=1 yard 1760 yard=1mile METRIC SYSTEM:1000micron=1mm 10mm=1cm 10cm =1decimeter 10decm=1meter 1000meter=1kilometer

SYSTEM S.I. Karena unit dasar satuan panjang adalah METER 1.METER=1000MM 1CENTIMETER=10MM 1MILIMETER=1000MICRON 1MICRON=0.001MM

INSTRUMEN PENGUKURAN KONVENSIONAL


ADA DUA TIPE INSTRUMEN PENGUKURAN 1. PENGUKURAN LANGSUNG Penggaris baja Ordinary depth gauge Protector gauge 2. PENGUKURAN TAK LANGSUNG Out side caliper Inside caliper Jenny caliper

1. ENGINEERING STEEL RULE (mistar baja) Jika dimensi diberikan pada sebuah gambar tanpa petunjuk adanya toleransi, maka diasumsikan bahwa pengukuran cukup dengan mistar baja. Bahan: dibuat dari spring steel atau stainless steel

Industrial Training Institute, Palana.

KONSTRUKSI MISTAR BAJA


Pinggiran mistar digerinda dengan akurat supaya membentuk sisi yang lurus. Permukaan mistar baja dichrom satin untuk mereduksi glove dan mencegah karat.

AKURASI:

Reading accuracy (ketelitian pembacaan) dari

mistar baja adalah 0.5mm dalam metric system dan 1/64 dalam British system

UKURAN MISTAR BAJA: panjang mistar baja


bervariasi. Ukuran umum di pasaran: 150mm,300mm,600mm. Mistar baja berjenjang dalam 10mm, 5mm, 1mm, 0.5mm

MENGUKUR DENGAN MISTAR BAJA


Gambar ini menyajikan cara menggunakan mistar siku dan mistar lurus untuk mengukur yang teliti. Untuk hasil yang akurat, diharuskan melihat secara vertikal dan menghindari kesalahan paralaks

KESELAMATAN
Untuk menjaga ketelitian, mistar baja harus dilindungi ujung dan permukaan dari bahaya dan karat. Jangan meletakkan mistar baja berdampingan dengan perkakas. Berikan pelapisan minyak jika tidak digunakan.

2. CALIPERS
Caliper adalah perangkat pengukuran sederhana yang digunakan untuk memindahkan pengukuran dari dari mistar baja ke benda kerja, atau sebaliknya. Caliper dibedakan menjadi berbagai jenis tergantung atas jenis sambungan dan ukuran kaki.

JENIS SAMBUNGAN
DUA JENIS SAMBUNGAN CALIPER: SAMBUNGAN TETAP DAN SAMBUNGAN PEGAS FIRM JOINT CALIPER/ CALIPER SAMBUNGAN TETAP:

Pada jenis sambungan tetap, kedua ujung kakinya membengkok ke satu sisi. Ketika mengukur, caliper dibuka lebar . Pengesetan halus dilakukan dengan mengetap caliper secara pelahan di atas permukaan kayu.

SPRING JOINT CALIPER/ SAMBUNGAN PEGAS


Caliper jenis ini kakinya dirakit dengan sebuah pivot yang dimuati pegas. Pembukaan dan penutupan kakinya, memanfaatkan mur dan baut.

Caliper sambungan pegas memiliki keunggulan mudah diset. Hasil setting tidak akan berubah kecuali mur diputar. Ukuran caliper ditentukan oleh panjangnya, yakni jarak antara pusat pivot dan ujung kaki

JENIS KAKI
Caliper dalam dan luar dibedakan atas ukuran kakinya Caliper yang digunakan untuk pengukuran luar disebut sebagai caliper luar. Sebaliknya, caliper untuk mengukur dimensi bagian dalam disebut caliper dalam. Caliper digunakan bersama dengan mistar baja, dan akurasinya terbatas (spt mistar baja) 0,5 mm;

Paralelisme sebuah benda kerja dapat diuji dengan lebih akurat menggunakan caliper

OUT SIDE

IN SIDE

3. PERANGKAT PENGUKURAN PRESISI


YANG MASUK KATEGORI INI: 1. VERNIER CALIPER/ JANGKA SORONG 2. VERNIER DEPTH GAUGE 3. VERNIER HEIGHT GAUGE 4. MICRO METER OUT SIDE 5. MICRO METER INSIDE 6. MICRO METER DEPTH GAUGE 7. DIAL CALIPER 8. DIAL INDICATOR

3.a. VERNIER CALIPER


Sebuah vernier caliper adalah perangkat ukur yang presisi. Akurasinya sampai 0,02 mm Material: dibuat dari bahan nickel chromium Penggunaan: pengukuran dimensi luar, dalam, dan kedalaman

BAGIAN VERNIER CALIPER


1. FIXED JAWS/ RAHANG TETAP (1 DAN 2) Fixed jaws adalah bagian dari batang skala. Satu rahang digunakan untuk pengukuran luar dan yang lainnya untuk pengukuran dalam, dan satu lagi untuk pengukuran kedalaman

BAGIAN VERNIER CALIPER


2. MOVABLE JAWS (3 DAN 4)

Movable jaws adalah bagian vernier yang bergeser. Satu rahang digunakan untuk pengukuran luar, dan satu lagi untuk pengukuran dalam.

BAGIAN VERNIER CALIPER


3. VERNIER SLIDE

Vernier slide bergerak sepanjang batang dan dapat diset ke sembarang posisi dengan bantuan pegas yang digerakkan oleh tekanan ibu jari
4. BEAM

BEAM: tempat vernier slide, dan depth bar menempel dan bergeser diatasnya. Skala pada beam disebut divisi skala utama

BAGIAN VERNIER CALIPER


5. DEPTH BAR DEPTH BAR: ditempel pada vernier slide dan untuk mengukur kedalamanTHUMB LEVER: 6. THUMB LEVER

The thumb lever adalah batang terbebani pegas yang membantu mengeset vernier slap pada posisi mana saja pada batang skala

BAGIAN VERNIER CALIPER


7. VERNIER SCALE
The vernier scale adalah graduasi yang ditandai pada vernier slide. Divisi pada skala ini disebut vernier divisions.

8. MAIN SCALE MAIN SCALE: Graduasi Main scale atau divisinya ditandakan pada batang utama

UKURAN VERNIER CALLIPER


Ukuran Vernier caliper tersedia pada ukuran 150 mm, 225mm, 900 mm and 1200 mm. Pemilihan ukuran versi ini bergantung pada pengukuran yang akan dilakukan Vernier caliper adalah perangkat presisi, membawanya harus hati-hati.

SANGAT PENTING
Jangan pernah menggunakn vernier caliper selain untuk pengukuran. Vernier calipers hendaknya hanya digunakan untuk permukaan hasil permesinan. Vernier caliper hendaknya jangan digunakan bersamaan dengan perkakas lainnya Bersihkan peralatan setelah digunakan dan simpan di kotak

GRADUASI DAN PEMBACAAN PADA VERNIER CALIPER


Vernier caliper tersedia dalam berbagai kecermatan. Pemilihannya tergantung atas akurasi yang diperlukan dan ukuran benda kerja yang akan diukur Kecermatan atau pengukuran terkecil ditentukan oleh graduasi antar skala utama dan divisi skala vernier (nonius).

PENENTUAN LEAST COUNT (KECERMATAN)

Pada vernier pada gambar di atas memiliki skala utama (9mm) dan dibagi menjadi 10 bagian yang sama. Yakni 1 skala utama (main scale devision, MSD) = 1 mm 1 skala divisi /nonius (vernier scale devision, VSD) = 9/10mm Least count (kecermatan) 1 9/10 = 1/10mm Perbedaan antara satu satu MSD dan satu VSD = 0,1mm

LEAST COUNT (KECERMATAN)


VERIER CALIPER DENGAN KECERMATAN 0,2 mm UMUMNYA DIGUNAKAN PADA BENGKEL PADA VERNIER JENIS INI, SKALA DIVISI (49 mm) DIBAGI RATA-RATA PADA SKALA NONIUS MENJADI 50 BAGIAN i.e. 1 main scale division (MSD) =1 mm 1 vernier scale division (VSD) =49/50 mm Least count (kecermatan) = 1mm 49/50 =1/50 mm PERBEDAAN ANTARA 1 MSD dan 1 VSD =0.02MM
Industrial Training Institute, Palana.

CONTOH PEMBACAAN Pembacaan pada skala utama =35mm

Skala nonius bertepatan dengan skala utama pada gores/divisi ke-20


Nilai 20x0,02 = 0,40
35.40 mm

Total pembacaan = 35 + 0,40 = 35,40

3.b.VERNIER DEPTH GAUGE


Vernier kedalaman adalah alat ukur presisi yang umum dipakai mengukur kedalaman lubang, lubang bertingkat, slot dan tangga. Konstruksi dan cara pembacaannya mirip dengan vernier caliper.

BAGIAN-BAGIAN DARI VERNIER DEPTH GAUGE Dasar/landasan (1),

Batang dengan skala utama (2),


Baut pengencang (3), Mekanisme penyesuai halus (4) Skala Vernier (nonius) (5).

KONSTRUKSI DARI VERNIER DEPTH GAUGE

Dasar atau landasan adalah unit tetap dan berfungsi sebagai datum untuk pengukuran. Dasar juga membawa skala vernier dan mekanisme penyesuai halus. Batang dengan goresan skala utama adalah bagian yang dapat meluncur Penyesuaian halus untuk pengukuran dilakukan setelah mengencangkan baut pengencang dan mekanisme penyesuai

PENGGUNAAN VERNIER DEPTH GAUGE


Ketika melakukan pengukuran, dasar harus menumpu dengan pasti pada permukaan yang dijadikan referensi Relief diberikan pada ujung batang beberapa vernier ketinggian untuk menghindari menumpu pada pojok slot dan menjamin pembacaan yang benar

PERHATIAN
BERSIHKAN KOTORAN SEBELUM MELAKUKAN PENGUKURAN PENEKANAN BERLEBIHAN ATAS BATANG SELAMA PENGUKURAN AKAN MENGANGKAT DASAR DARI PERMUKAAN REFERENSI DAN MENYAJIKAN PENGUKURAN YANG SALAH

3.c.VERNIER HEIGHT GAUGE (VERNIER PENGUKUR KETINGGIAN) Pengukuran yang akurat sangat penting dalam penandaan atau pembuatan tata letak dan kerja inspeksi Vernier pengukur ketinggian, khususnya sangat sesuai untuk penandaan jarak dan lokasi pusat yang akurat. Graduasi dan pembacaan nya sama dengan pada vernier caliper.

BAGIAN DARI VERNIER HEIGHT GAUGE

1.base 2. Beam 3. vernier slide 4. fine setting device 5. vernier plate 6. locking screws 7. scriber

PENYETELAN TITIK NOL PADA VERNIER HEIGHT GAUGE


Pemakaian offset scriber memungkinkan perangkat penyetelan dari permukaan datum. Sementara penggunaan straight scriber, penyetelan titik nol perangkat adalah di atas permukaan datum. Jika penyetelan titik nol perangkat akan dicek menggunakan blok bundar presisi, perlatan pengecek akan dipasok bersama perangkat ukur. Vernier height gauge yang mana kita dapat mengukur dari permukaan datum tanpa scriber terpisah secara khusus juga tersedia

UKURAN
Ukuran vernier height gauge dinyatakan dengan tinggi batang pengukur (beam). Ukuran yang paling umum adalah 300 mm Vernier heigh gauge digunakan bersama surface palte (pelat rata) atau pelat rata akurat lainnya

3.d. MICRO METER OUTSIDE MIKROMETER LUAR


Micro meter adalah peralatan presisi yang digunakan untuk mengukur benda kerja; umumnya dengan akurasi (kecermatan) 0,01mm. Micro meter yang digunakan untuk pengukuran luar dikenal dengan outside micrometer (mikrometer luar)

BAGIAN-BAGIAN MICROMETER OUTSIDE


FRAME: dibuat dari baja tempa atau malleable cast iron. Seluruh bagian yang lain ditempelkan ke frame ini. BARREL/SLEEVE: bagian ini diletakkan erat pada frame. Garis datum dan graduasi (ukuran) ditandai di sini

BAGIAN-BAGIAN MICROMETER OUTSIDE


SPINDLE: Salah satu ujung spindle adalah muka pengukuran. Ujung lain diberi berulir dan melewati sebuah mur. Mekanisme ulir memungkinkan spindel bergerak maju atau mundur. SPINDLE LOCK NUT: digunakan unutk mengunci spindel pada posisi yang diinginkan

BAGIAN-BAGIAN MICROMETER OUTSIDE


THIMBLE: Berbentuk tabung, tempat penandaan graduasi. Spindel juga dihubungkan ke thimble ini. ANVIL: adalah muka pengukuran yang menempel pada frame. Terbuat dari alloy steel dan dirampungkan menjadi muka yang benar-benar rata RATCHETSTOP: untuk memastikan tekanan seragam antar muka pengukuran

GRADUASI PADA MICROMETER

PRINSIP KERJA Micrometer bekerja atas prinsip ulir dan sekrup. Gerakan longitudinal spindel sekali putar adalah sama dengan pitch ulir. Gerakan spindel ke jarak pitch atau fraksinya dapat diukur secara akurat pada barrel dan thimble.

GRADUASI PADA MICROMETER


Pada micrometer metris, pitch ulir spindel =0,5mm. Sehingga pada sekali putaran thimble, spindel akan bergerak 0,5mm. Pada barrel 25mm garis datum ditandai. Garis ini digraduasi lebih jauh menjadi satu dan setengah milimeter.

GRADUASI PADA MICROMETER


Graduasi dinomori dengan 0,5; 10; 15; 20 dan 25 Keliling bevel edge dari thimble digraduasi menjadi 50 bagian dan ditandai dengan 0-5-1015,40-50 pada putran searah jarum jam. Jarak gerakan dengan spindle pada satu kali putaran thimble adalah 0,5mm.
.

Gerakan satu divisi thimble = 0.5 Akurasi = 1/50= 0,01mm

PEMBACAAN DENGAN OUTSIDE MICROMETER


JENJANG O.S. MICROMETER: Tersedia 0 sd. 25mm, 25 sd. 50mm, 50 sd. 75mm, 75 sd. 100mm, 100 sd.125mm, 125 sd. 150mm. Untuk setiap jenjang micrometer, graduasi bertanda pada barrel hanya 0-25 mm.
Catatan pertama: pembacaan pada micometer adalah pada jenjang micrometer tersebut. Misalnya ketika mengukur dengan micrometer 50 75mm, catat bahwa pembacaan dimuali dari 50mm. Kemudian bacalah graduasi pada barrel. Bacalah nilai garis visible pada bagian kiri dari ujung thimble.

PEMBACAAN DENGAN OUTSIDE MICROMETER Pada gambar ini: Divisi utama = 13,00; sub divisi = 0,50. Jadi total = 13,50 mm
Pembacaan berikutnya pada graduasi thimble yang segaris dengan garis datum yaitu divisi ke-13. Kalikan nilai ini dengan 0,01mm 0,13mm Jadi< pembacaan pada barrel = 13,50

Pembacaan pada thimble


Total pembacaan

= 0,13
= 13,63mm

DEPTH MICROMETERS (MICROMETER KEDALAMAN)


KONSTRUSI Micrometer kedalaman terdiri atas sebuah landasan (stock) tempat graduated sleeve dipasang Ujung lain dari sleeve diulir V dengan pitch 0,5mm Sebuah thimble yang diulir bagian dalam dengan pitch dan bentuk yang sama dipasangkan dengan sleeve berulir dan bergerak di atasnya Bagian ujung yang lain dari thimble mempunyai sebuah tangga luar yang dimesin dan diulir untuk Mengakomodasi thimble cap

TAMPILAN KONSTRUKSI
Satu set extension rod pada umumnya disertakan. Masingmasing ukuran mempunyai rentang pengukuran yang ditandakan pada rod: 0-25,2550,50-75,75-100, 100125,125-150. Extension rod ini dapat disispkan ke dalam sisi spindel dan sleeve. Extension rod mempunyai kepala colar untuk membantu pengencangannya.

TAMPILAN KONSTRUKSI
Muka dari stock dan rod dikeraskan, ditemper dan digerinda. Muka pengukuran dari stock harus dimesin rata sekali. Extension road dapat ditukar ganti sesuai kedalaman yang akan diukur

GRADUASI
Pada sleeve sebuah garis datum ditandai untuk panjang 25mm, kemudian dibagi menjadi 25 sama rata, tiap garis mewakili 1mm. Garis kelima ditandai lebih panjang dan diberi nomor. Tiap garis mewakili 1 mm lebih lanjut dibagi menjadi dua bagian yang sama. Jadi tiap sub bagian mewakili 0,5mm. Garduasi diberi bernomor dalam arah yang berlawanan dari sistem penomoranpada micrometer luar

GRADUASI
Graduasi zero dari sleeve adalah di ujung atas dan graduasi 25mm dekat dengan landasan (stock). Ujung bevel dari thimble juga digraduasi. Kelilingnya dibagi menjadi 50 bagian sama rata dan setiap garis divisi ke-5 digambar lebih panjang dan diberi bernomor. Penomoran dalam arah terbalikdan naik dari 0, 5, 10, 15, 25, 30, 35, 40, 45 and 50 (0).

LEAST COUNT (KECERMATAN)


Setiap putaran thimble satu pitch maka extension rod maju 0,5mm. Jadi, majunya extension rod untuk satu divisi majunya thimble akan sama dengan 0,5/50 = 0,01mm. Ini merupakan pengukuran terkecil yang dapat dilakukan oleh lat ukur ini alias least count (kecermatan) alat ini.

PENGGUNAAN DEPTH MICROMETER


Micrometer kedalaman adalaa micrometer khusus yang digunakan untuk mengukur: Kedalaman lubang Kedalaman groove dan reses Tinggi bahu atau proyeksi

COMBINATION SET