Anda di halaman 1dari 18

PROGRAM KERJA LABORATORIUM IPA TAHUN AJARAN 2012-2013

PROGRAM KERJA LABORATORIUM ILMU PENGETAHUAN ALAM

SMP NEGERI 3 PANGGANG Tahun Ajaran 2012-2013 Disusun oleh: DEWI SETYA WULANDARI, S.Si NIP. 19800115 200903 2 001 lembar pengesahan program kerja laboratorium ilmu pengetahuan alam (ipa) smp negeri 3 panggang

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala sekolah SMP N 3 Panggang No 800/ 106/ 2012 tentang pembagian tugas guru dalam proses belajar mengajar atau bimbingan dan penyuluhan semester I tahun pelajaran 2012/2013, maka disusunlah program kerja laboratorium ilmu pengetahuan alam (IPA) sebagai sebuah pedoman dalam mengelola laboratorium sekaligus sebagai sarana komunikasi baik dengan guru mata pelajaran maupun berbagai pihak yang terkait dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan fasilitas dari laboratorium IPA. Dengan adanya program kerja laboratorium IPA diharapkan proses belajar mengajar di laboratorium bisa tertib dan terkoordinir dengan baik sehingga tujuan pemberian pelayanan prima kepada peserta didik dapat tercapai. Program kerja ini meliputi struktur organisasi laboratorium dan tugas pokok organisator laboratorium, sasaran, desain ruangan laboratorium, rencana kegiatan praktikum IPA, daftar piket, tata tertib laboratorium, usulan pengadaan alat dan bahan laboratorium, pembiayaan, serta check list untuk mengkontrol pelaksanaan kegiatan laboratorium. dasar hukum

1. Pasal 35 ayat (1) UU No 20 Tahun 23 tentang Sistem PendidikanNasional 2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008, tentang Standar Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah 3. Surat Keputusan Kepala sekolah SMP N 3 Panggang No 800/ 106/ 2012 tentang pembagian tugas guru dalam proses belajar mengajar atau bimbingan dan penyuluhan semester I tahun pelajaran 2012/2013 bab I. pendahuluan latar belakang SMP N 3 Panggang adalah sebuah institusi pendidikan yang dalam pencapaian tujuannya sangat membutuhkan dukungan dari berbagai komponen. Salah komponen tersebut adalah Laboratorium IPA. Pembelajaran IPA sangat tergantung pada Laboratorium IPA untuk mencapai hasil pembelajaran yang lebih baik. Laboratorium adalah tempat pembelajaran sains IPA dengan cara mencari pengetahun tentang alam secara sistematis melalui proses penemuan (inquiri) yang menekankan pemberian pengalaman langsung dalam penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa yangbermuara pada

pembelajaran Work-Based experimen (belajar sambil bekerja).

Pengelolaan Laboratorium IPA perlu didukung oleh program kerja yang baik dan koordinasi agar jelas langkah-langkah dan tolok ukur keberhasilan dalam memberikan pelayanan prima kepada peserta didik maupun untuk pengembangan dan pemeliharaan Laboratorium IPA ke depan. Untuk menindak lanjuti Surat Keputusan Kepala SMP Negeri 3 Panggang Nomor : 800/134/2011 tentang pembagian tugas guru dalan kegiatan proses belajar mengajar atau bimbingan dan penyuluhan Semester 1 tahun pelajaran 2011/2012 yang ditetapkan tanggal 2 Juli 2012, maka disusunlah program kerja laboratorium IPA tahun ajaran 2012-2013. Program kerja laboratorium IPA tahun ajaran 2012-2013 pada dasarnya melanjutkan program kerja laboratorium IPA tahun ajaran 2011-2012 dengan menyempurnakan dan menambahkan beberapa program tambahan. VISI Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang bermartabat dan bertanggungjawab sehingga mampu bersaing sehat di dunia global MISI Memberikan pelayanan prima kepada peserta didik dalam mendukung dan mengoptimalkan kegiatan pembelajaran khususnya mata pelajaran IPA dan mata pelajaran lain yang terkait TUJUAN 1. Sebagai bahan acuan bagi Pengelola Laboratorium IPA untuk menjalankan tugasnya 2. Melalui Program Kerja Laboratorium IPA ini diharapkan alat dan bahan yang ada di Laboratorium ini bisa terkelola, terinventarisir, serta berdaya guna dengan baik.

3. Program Kerja Laboratorium IPA ini diharapkan dapat meningkatkan antusiasme peserta didik SMP N 3 Panggang untuk melakukan eksperimen- eksperimen di dalam Laboratorium IPA sebagai bekal keahlian sehingga kelak mampu menggunakan laboratorium alam. sasaran a. Guru, peserta didik, dan laboran. Peserta : Peserta adalah seluruh siswa/i SMP Negeri 3 Panggang kelas VII, VIII, IX Kelas Jumlah siswa (orang) VII A 20 VII B 20 VIII A 18 VIII B 17 IX A 18 IX B 18 b. Guru : Guru Mata Pelajaran IPA/Fisika : Samiarso, S.Pd Imam Wicaksono, S.Si ( Ijin Tugas Belajar Menempuh S2 ,Program Peningkatan Kualifikasi Guru SMP P2TK Kemdikbud ) Guru Mata Pelajaran IPA/Biologi : Dewi Setya Wulandari, S.Si c. Laboran: Nurvita Fajarini, A.Md Ambar Lestari, S.IP bab II. struktur organisasi, tanggung jawab, wewenang, dan tugas pokok Laboratorium IPA adalah suatu organisasi dengan sistem kerja sama dari kelompok orang, barang, atau unit tertentu tentang laboratorium IPA, untuk mencapai tujuan. Mengorganisasikan laboratorium IPA berarti menyusun sekelompok orang atau petugas dan sumber daya untuk melaksanakan suatu rencana atau program guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara yang paling berdaya guna terhadap laboratorium IPA. Struktur organisasi laboratorium IPA dan tanggung jawab, wewenang dan tugas pokok unsur didalamnya adalah sebagai berikut:

1. 2.

1. 2.

Kepala sekolah a. b. Memberi tugas kepada personil-personil yang menjadi tanggungjawabnya. Mengesahkan program kerja laboratorium dan mendisposisikan program yang dapat dilaksanakan dan tidak dapat dilaksanakan dengan memberikan masukan dan pertimbangan terhadap program yang diajukan. c. Memberi bimbingan, motifasi, pemantauan dan evaluasi kinerja kepala laboratorium, guru mata pelajaran, dan laboran

d.

Membantu pengalokasian dana operasional untuk kegiatan laboratorium sesuai dengan program kerja yang telah disusun kepala laboratorium Kepala laboratorium berwenang dan bertanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan, mengembangkan, mengevaluasi dan menindaklanjuti seluruh kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan Laboratorium IPA Tugas Pokok kepala laboratorium: I. Perencanaan dan Pengembangan Laboratorium 1. Menyusun Rencana Pengembangan Laboratorium 2. Merencanakan Pengelolaan Laboratorium 3. Mengembangkan Sistem Administrasi Laboratorium

4. Menyusun Prosedur Operasional Standar (POS) Kerja Laboratorium yang terintegrasi dengan kesehatan dan keselamatan kerja serta penanganan bahan berbahaya dan beracun II.Pengelolaan Kegiatan Laboratorium 1. Mengkoordinasikan kegiatan praktikum dengan guru mata pelajaran IPA untuk menyusun buku pedoman pelaksanaan praktikum, ataupun membuat publikasi karya ilmiah 2. Menyusun jadwal kegiatan laboratorium 3. Memantau pelaksanaan kegiatan laboratorium 4. Mengevaluasi kegiatan laboratorium 5. Menyusun laporan kegiatan laboratorium III. Pembagian tugas teknisi dan laboran Laboratorium 1. Merumuskan rincian tugas teknisi dan laboran 2. Menentukan jadwal kerja teknisi dan laboran 3. Mensupervisi teknisi dan laboran 4. Membuat laporan secara periodik (tiap semester) IV. Memantau Sarana dan Prasarana Laboratorium 1. Memantau kondisi dan keamanan bahan serta alat laboratorium 2. Memantau kondisi keamanan bangunan laboratorium 3. Mendesain ruangan laboratorium 4. Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk pengadaan alat dan bahan praktek V. Mengevaluasi kinerja teknisi dan laboran dalam kegiatan laboratorium 1. Menilai kinerja teknisi dan laboran laboratorium 2. Menilai hasil kerja teknisi dan laboran 3. Menilai kegiatan laboratorium 4. Mengevaluasi program laboratorium untuk perbaikan selanjutnya GURU MATA PELAJARAN IPA

Berwenang dan bertanggung jawab secara teknis dalam pemanfaatan peralatan laboratorium. I. Merencanakan pemanfaatan laboratorium sekolah 1. Membuat daftar dan merencanakan kebutuhan bahan peralatan dan suku cadang laboratorium 2. Memanfaatkan katalog sebagai acuan dalam merencanakan bahan, peralatan, dan suku cadang laboratorium II. Mengatur Penyimpanan bahan, peralatan perkakas dan suku cadang laboratorium 1. Mencatat bahan, peralatan, dan fasilitas laboratorium dengan memanfaatkan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) 2. Mengatur tata letak bahan, peralatan, dan fasilitas laboratorium IPA III.Menyiapkan penuntun kegiatan praktikum IV.Berkoordinasi dengan laboran untuk menyiapkan paket bahan dan rangkaian peralatan yang siap pakai untuk kegiatan praktikum V. Bersama laboran mengkoordinir penataan ruang laboratorium IPA berdasarkan desain yang dibuat kepala laboratorium laboran Berwenang dan bertanggung jawab secara teknis dalam penyiapan praktikum, penyimpanan, pemeliharaan dan perawatan alat dan bahan Laboratorium IPA Tugas Pokok I. Menginventaris bahan dan peralatan praktikum 1. Mencatat dan mengklasifikasikan bahan dan peralatan laboratorium 2. Mencatat penggunaan bahan dan peralatan laboratorium 3. Melaporkan penggunaan bahan dan peralatan laboratorium II. Mencatat kegiatan Praktikum 1. Mencatat kehadiran guru dan peserta didik 2. Mencatat penggunaan alat dan bahan laboratorium IPA 3. Mencatat kerusakan alat

4. Melaporkan keseluruhan kegiatan praktikum secara periodik III. Berkoordinasi bersama guru mata pelajaran IPA menata ruang laboratorium berdasarkan desain yang dibuat oleh kepala laboratorium IV. Menyiapkan bahan dan peralatan yang sesuai dengan penuntun praktikum V. Melayani guru dan peserta didik dalam pelaksanaan praktikum VI. Mengisi buku administrasi laboratorium VII. Menangani limbah laboratorium sesuai dengan prosedur yang berlaku VIII. Memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan bab III. rencana kegiatan perencanaan dan pengembangan laboratorium ipa Menyusun rencana pengembangan laboratorium 1. Pengelolaan harian laboratorium Pengelolaan sehari-hari berkaitan dengan kegiatan praktikum dengan alur pengelolaan sebagai berikut:

2. Pengelolaan bulanan Pengelolaan bulanan berkaitan dengan pengecekan alat dan bahan dengan alur sebagai berikut:

3. Pengelolaan Tiap semester Setiap semester kepala laboratorium IPA membuat laporan evaluasi tentang pengoptimalan pelayanan laboratorium kepada peserta didik dan melaporkan kepada kepala sekolah. Hasil evaluasi ini sebagai perbaikan dalam pelayanan di semester yang akan datang 4. Pengelolaan Tahunan Pada akhir tahun pelajaran, kepala laboratorium membuat laporan pertanggung jawaban kepada kepala sekolah, dimana pada laporan tersebut akan diketahui kondisi laboratorium pada akhir tahun, baik kondisi alat dan bahan, maupun kondisi ruangan. Saran dalam laporan akhir tahun dapat diambil sebagai masukan untuk pembuatan program kerja tahun ajaran selanjutnya. Mengembangkan Sistem Administrasi Laboratorium Sistem Administrasi Laboratorium berupa: 1. Buku inventaris (hard copy dan soft copy) 2. Kartu stok 3. Kartu permintaan/peminjaman alat/bahan 4. Buku catatan harian kegiatan praktik 5. Kartu alat/bahan yang rusak

6. Kartu reparasi 7. Format label 8. Buku petunjuk praktikum dari Guru Mata Pelajaran IPA (bisa berupa LKS) 9. Daftar alat dan bahan sesuai dengan LKS 10. Program semester kegiatan laboratorium 11. Jadwal kegiatan laboratorium Menyusun Prosedur Operasional Standar (POS) Kerja Laboratorium yang terintegrasi dengan kesehatan dan keselamatan kerja serta penanganan bahan berbahaya dan beracun Berupa tata tertib laboratorium (Terlampir) pengelolaan kegiatan laboratorium ipa Mengkoordinasikan kegiatan praktikum dengan guru mata pelajaran IPA untuk menyusun buku pedoman pelaksanaan praktikum, ataupun membuat publikasi karya ilmiah 1. Setiap awal semester, kepala laboratorium meminta salinan petunjuk praktikum yang akan digunakan untuk semester tersebut kepada guru mata pelajaran. Guru mata pelajaran memberikan petunjuk tersebut disertai dengan daftar alat dan bahan serta rencana pelaksanaan kegiatan praktikum selama satu semester. 2. Mengkoordinasikan penulisan karya ilmiah apabila memungkinkan Menyusun jadwal kegiatan laboratorium Jadwal kegiatan laboratorium WAKTU SENIN SELASA 07.00VIII A IX A 08.20 (BIO) (FIS) 08.20VIII B VII A 09.55 (BIO) (FIS) 09.55IX B VIII B 11.15 (BIO) (FIS) 11.30IX A 12.50 (BIO) adalah sebagai berikut: RABU KAMIS JUMAT IX B VII A (FIS) (BIO) VII B (BIO) VII B (FIS) VIII A (FIS)

Memantau pelaksanaan kegiatan laboratorium Kepala laboratorium memantau tidak langsung pelaksanaan kegiatan laboratorium melalui administrasi laboratorium dan memantau langsung pada saat koordinasi dengan guru mata pelajaran ataupun laboran.

pembagian tugas teknisi dan laboran Merumuskan rincian tugas teknisi dan laboran Penjelasan pada tugas pokok laboran BAB II, dibuat berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008, tentang standar Tenaga Laboratorium sekolah/madrasah. Menentukan jadwal kerja teknisi dan laboran Jadwal kerja teknisi dan laboran menyesuaikan jadwal praktikum dan jadwal piket laboratorium. Mensupervisi teknisi dan laboran Supervisi teknisi dan laboran dilakukan sejalan dengan program Memantau pelaksanaan kegiatan laboratorium. Membuat laporan secara periodik (tiap semester) Laporan periodik harian, bulanan, semester, dan akhir tahun sesuai dengan pengelolaan laboratoriu yang dilakukan. memantau sarana dan prasarana laboratorium Memantau kondisi dan keamanan bahan serta alat laboratorium dan Memantau kondisi keamanan bangunan laboratorium Dilakukan setiap saat dan dilaporkan pada saat laporan semester dan akhir tahun Mendesain ruangan laboratorium

Usulan pengadaan alat dan bahan praktek Alat pendukung praktik dan administrasi 1. Kran air dan bak cuci sebagai standar minimal laboratorium untuk memudahkan saat pemberian P3K jika terjadi kecelakaan kerja yang berhubungan dengan bahan kimia dan untuk memudahkan kegiatan praktikum dan mempermudah perawatan alat-alat laboratorium 2. Buku besar folio bergaris untuk pencatatan administrasi harian dan daftar penggunaan alat bahan (2 buah) 3. Kertas A4 1 rim 4. Kertas manila warna terang (4 lembar) untuk pembuatan kartu stock, kartu permintaan/ peminjaman alat/bahan, kartu alat/bahan yang rusak, kartu reparasi 5. Kartu label ukuran 3 x 5 cm (1 bendel) 6. Kartu label ukuran 1 x 0,5 cm (I bendel) 7. Kertas alumunium foil 1 pak 8. Kertas lakmus 9. Pipet tetes (10 buah) 10. Kertas tisu 6 gulung 11. Masker wajah 5 buah 12. Sarung tangan karet 2 pasang Bahan yang dibutuhkan untuk kegiatan praktikum 1. Formalin 70% untuk pembuatan preparat praktikum standar kompetensi 6 2. Aquadest 1 liter digunakan untuk pengenceran bahan dan pengamatan mikroskopis preparat segar

3.

Biuret, larutan Fehling A, Fehling B, lugol, untuk percobaan sistem ekskresi, pengujian bahan makanan, dan fotosintesis 4. Botol kultur jaringan siap tanam (2 buah) untuk ujian praktik kelas IX 5. Cairan pembersih lensa MENGEVALUASI KINERJA TEKNISI DAN LABORAN DALAM KEGIATAN LABORATORIUM Menilai kinerja teknisi dan laboran Kinerja teknisi dan laboran dinilai berdasarkan keteraturan administrasi dan pelayanan untuk pelaksanaan praktikum Menilai kegiatan laboratorium

Kegiatan laboratorium dinilai berdasarkan target pencapaian pelaksanaan praktikum dan keberhasilan pelayanan berbagai unit kerja terhadap peserta didik Mengevaluasi program laboratorium untuk perbaikan selanjutnya Program laboratorium dievaluasi berdasarkan evaluasi diri kepala laboratorium dalam mengkoordinasikan unsur-unsur pendukung laboratorium, penilaian kinerja guru mata pelajaran dalam menyiapkan petunjuk praktikum dan pengawasan saat pelaksanaan praktikum, penilaian kinerja teknisi dan laboran berkaitan dengan administrasi dan persiapan praktikum, dan perawatan alat dan bahan, dan penilaian kegiatan laboratorium. check list usulan alat dan bahan praktikum no 1 pengajuan alat dan bahan Kran air dan bak cuci rekomendasi

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Aquadest 1 liter Biuret 100 ml larutan Fehling A 100 ml Fehling B 100 ml Lugol 100 ml Kultur jaringan siap tanam (2 botol) Buku besar folio bergaris (2 buah) Kertas A4 1 rim Kertas manila warna terang (4 lembar) Kartu label ukuran 3 x 5 cm (1 bendel) Kartu label ukuran 1 x 0,5 cm (I bendel) Kertas alumunium foil 1 pak Kertas tisu 6 gulung Masker wajah 5 buah Sarung tangan karet 2 pasang Formalin 70% 1 liter Kertas lakmus ( 1 pak) Pipet tetes (10 buah) Pembersih lensa

bab IV. penutup kesimpulan Pelaksanaan program kerja Laboratorium IPA di SMP N 3 panggang dengan optimal dan terkoordinir dengan baik mutlak diperlukan dalam memberikan pelayanan prima kepada peserta didik untuk tercapainya visi, misi, serta tujuan program.

saran Struktur organisasi yang solid, koordinasi dan komunikasi yang bagus dan elegan diantara unsur didalam organisaasi sangat diperlukan untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman dan menyenangkan. Dengan terciptanya suasana nyaman, maka diharapkan segala potensi yang tertanam dalam setiap pribadi mampu diwujudkan untuk membantu mempercepat kemajuan SMPN 3 Panggang dimasa yang akan datang, sehingga mampu bersaing di Gunungkidul dan segera mampu berkiprah di Provinsi Yogyakarta, secara nasional maupun internasional. LAMPIRAN tata tertib laboratorium

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Tidak diperkenankan memasuki

ruang laboratorium tanpa seizin pengawas/guru pembimbing. Memasuki ruang laboratorium dengan tertib dan sopan Menjaga kebersihan dan ketertiban Melaksanakan kegiatan sesuai dengan fungsi dan tujuan kegiatan Menggunakan alat dan bahan sesuai dengan fungsi dan tujuan kegiatan Menjaga keselamatan kerja dan alat Membersihkan semua alat yang telah digunakan kemudian mengembalikannya ke tempat semula Keluar dari ruangan setelah mendapat izin dari pengawas/guru pembimbing dengan tertib dan tenang. Wajib mentaati semua tata tertib yang berlaku Pelanggaran terhadap tata tertib dikenai sanksi

Sanksi Terhadap Pelanggaran a. Pelanggaran terhadap tata tertib nomor 1, 2, 3, 4 , 5 dan 8 dikenakan sanksi berupa teguran atau dikeluarkan dari ruangan hingga tidak boleh mengikuti kegiatan selanjutnya. b. Pelanggaran terhadap tata tertib nomor 6 ( merusakkan alat), harus mengganti secara individu atau kelompok.

c. Bila membahayakan keselamatan diri sendiri atau orang lain akan mendapat teguran dan atau dikeluarkan dari ruangan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

d. Pelanggaran terhadap peraturan lain akan ditentukan kemudian sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan