Anda di halaman 1dari 1

Aspal Buton Aspal buton (asbuton) merupakan aspal alam yang terdapat di indonesia dan telah dimanfaatkan yang

berasal dari Pulau Buton. Asbuton adalah sumber daya alam (SDA) yang sangat potensial karena merupakan salah satu bahan baku kontruksi yang sangat diperlukan. Asbuton mengandung suatu bahan pengikat (binder) yang berupa bitumen kualitas tinggi yang dapat digunakan sebagai bahan pengikat campuran bahan jalan atau bahan kontruksi jalan. Aspal ini merupakan campuran antara bitumen dengan bahan mineral lainnya dalan bentuk batuan. Karena aspal buton merupakan bahan alam maka kadar bitumen yang dikandungnya sangat bervariasi dari rendah sampai tinggi. Berdasarkan kadar bitumen yang dikandungnya aspal buton dapat dibedakan atas B10, B13, B20, B25, dan B30. (Aspal buton B10 adalah aspal buton dengan kadar bitumen rata-rata 10 %). Produk Asbuton yang ada saat ini terdiri atas 2 type utama , yaitu type Granular dan type Mastic Asphalt. 1.1.Tipe Granular ( Buton Granular Asphalt/ BGA) Buton Granular Asphalt (BGA), merupakan hasil olahan kandungan aspal alam di daerah Kabungka yang memiliki deposit 200 juta ton. Bitumen BGA telah termobilisasi keluar sehingga merupakan bahan siap pakai, bitumennya berbentuk halus dengan ukuran maksimum 1,2 mm. Karateristik dari BGA yakni memiliki sifat bitumen yang baik dan memiliki titik lembek yang tinggi serta penetrasi yang rendah, sehingga jika dipakai dalam campuran material perkerasan jalan beraspal (flexible pavement) akan dapat meningkatkan kekuatan dan keawetan dari perkerasan jalan.