Anda di halaman 1dari 7

"BAHASA SEBAGAI JATI DIRI"

Komunikasi adalah suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. dan bahasa menurut Keraf dalam Smarapradhipa (2005:1) adalah sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bahasa Indonesia merupakan bahasa sehari-hari yang di gunakan masyarakat Indonesia untuk menunjukan jati diri bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia telah digunakan sebagai salah satu sarana untuk meletakkan dasar kesadaran bersama terhadap nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Tapi pernahkah kalian menyangka perkembangan bahasa Indonesia akhir-akhir ini sedikit berkurang dan tidak menunjukan jati diri bangsa Indonesia? jika mengingat bahasa Indonesia jaman dahulu dengan jaman sekarang tentu sangat berbeda sekali dan yang awalnya bahasa Indonesia merupakan salah satu jati diri bangsa, sekarang hanya sebagai yang penting mengerti dan terlihat high-class dari setiap komunikasi yang terjadi. Namun dengan bahasa Indonesia yang menunjukkan high-class nya itu, akan mengurangi sifat nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Yang jika kita meningat kembali masa lampau, dapat kita bayangkan betapa beratnya perjuangan bahasa Indonesia, baik sebagai cerminan kehidupan budaya (jati diri bangsa) maupun sebagai sarana komunikasi sosial politik Dalam perkembangannya, bahasa Indonesia mendapat kedudukan/posisi yang terhormat dan bermartabat setelah proklamasi kemerdekaan dengan UUD 1945-nya yang di antaranya menyebutkan bahwa "bahasa negara adalah bahasa Indonesia" (lihat Bab XV, pasal 36). Bahasa Indonesia terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman, sehingga fungsi dan kedudukannya pun bertambah. Tetapi di dalam perkembangannya, memang perkembangan bahasa Indonesia merupakan yang aling mudah terpengaruh oleh bahasa lainnya. Bahasa Indonesia kita ini merupakan bahasa yang paling mudah bahkan mungkin bisa dikatakan sebagai bahasa yang paling cepat perkembangannya. Sejak diresmikannya Bahasa Indonesia pada saat proklamasi hingga sekarang, Proses perkembangan Bahasa Indonesia telah banyak mengalami perubahan, sampai akhirnya banyak kategori bahasa Indonesia yang baru. perubahan, sampai akhirnya banyak kategori Bahasa Indonesia yang baru Salah satu contoh perubahan bahasa Indonesia adalah bisa kita lihat seperti misalnya Bahasa Gaul. Bahasa Gaul merupakan bahasa yang paling dominan di kalangan anak-anak muda Indonesia di zaman berteknologi masa depan seperti sekarang, Karena sebenarnya Bahasa Gaul juga merupakan berasal dari Bahasa Indonesia yang mengalami proses perkembangan bahasa.

Dengan mengubah-ubah bahasa Indonesia dengan bahasa Gaul itu melunturkan nilai-nilai jati diri bangsa Indonesia. Di zaman teknologi dan globalisasi ini, masyarakat Indonesia sangat konsumtif menggunakan handphone di samping untuk kebutuhan sehari-harinya dan sangat praktis untuk dibawa-bawa. Dengan adanya fasilitas handphone tersebut misalnya SMS (Short Message Service) dan BBM (Blackberry Message). Sesuai dengan namanya, yaitu bahasa SMS, maka sudah bisa dipastikan artinya tidak akan jauh-jauh dari sifat penyampaian pesan dari SMS (Short Message Service) itu sendiri. Memangnya seperti apa sifat pesan SMS itu? yang pasti pesan SMS tersebut sangat singkat dan masyarakat akan mempersingkat bahasa Indonesia tersebut. Sesuai dengan kenyataan, bahwa biasanya pesan SMS itu sangat dibatasi dalam jumlah karakter yang digunakan, tidak terkecuali dengan spasi. Karena jumlah karakter yang digunakan dalam pesan SMS itu sangat terbatas, sehingga jika kita menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar, maka tentu saja akan mempersulit dalam pengiriman pesan SMS tersebut. Sehingga ini membuat perkembangan Bahasa Indonesia terkesan aneh dan ngaco dan membuat jati diri bangsa terkesan hilang. Meski saya menulis artikel tentang perkembangan bahasa Indonesia, itu bukan berarti menandakan saya menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Dengan pembuatan artikel saya ini, justru membuat saya sadar untuk belajar memperbaiki bahasa Indonesia yang kita tahu sebagai nilai jati diri bangsa Indonesia, karena jujur saja saya tidak tahu persis seperti apa penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar itu dan saya sering menggunakan bahasa asing di dalam berbagai sosial media. Dan semoga saja, perkembangan Bahasa Indonesia sekarang ini tidak melunturkan jati diri bangsa Indonesia. dan untuk anak-anak muda bangsa Indonesia tidak akan melupakan bagaimana susah dan sulit di masa Indonesia Tempo dulu. Karena saya di sini juga belajar untuk memahami bahasa Indonesia yang baik dan benar, Indonesia pasti bisa maju. Secara historis, bahasa Indonesia merupakan bagian dari rumpun melayu, karena bahasa melayu merupakan cikal bakal adanya bahasa Indonesia. Bahasa melayu sendiri mengalami penyebaran di beberapa Negara di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia bahkan Filipina. Dengan berbagai faktor geografis serta antropologis yang berbeda di tiap negara, maka bahasa melayu pun mengalami asimilasi karena berbagai faktor tersebut, demikian pula dengan bahasa melayu yang terasimilasi oleh berbagai faktor di Indonesia, sehingga munculah bahasa Indonesia. Sebagai bahasa nasional, perjalanan bahasa Indonesia sendiri tidak terlepas dari sejarah yang melahirkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang kita gunakan sehari-hari dalam berbagai kesempatan baik formal maupun informal. Secara historis, bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dicetuskan pada 28 Oktober 1928. Bahasa Indonesia sendiri merupakan satu dari tiga poin yang dicetuskan oleh para pemuda pada saat Kongres Pemuda. Berbahasa

satu, bahasa Indonesiamerupakan poin terakhir dari tiga konsep yang dilahirkan pada saat Kongres Pemuda. Bahasa Indonesia diangkat menjadi bahasa persatuan merupakan sebuah upaya untuk mewujudkan persatuan bangsa bukan hanya dari segi geografis karena kita berada di terirorial yang secara geografis adalah Indonesia, tetapi lebih karena persamaan yang akan menunjukkan sebuah identitas atau jati diri bangsa yang ditunjukkan dari bahasanya. Setiap negara yang berdaulat memiliki bahasa nasionalnya masing-masing, maka bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan adalah simbol sebuah jati diri bangsa Indonesia yang berdaulat. Bahasa Indonesia juga sebagai bahasa nasional, seharusnya bukan hanya menjadi bahasa pemersatu bangsa yang hanya dijadikan alat komunikasi antar daerah yang memiliki perbedaan bahasa dengan daerah lain. Lebih dari itu, bahasa Indonesia harus mampu menjadi sebuah simbol dari jati diri bangsa yang bermartabat. Meskipun bukan merupakan bahasa internasional, tetapi akan lebih bijak jika bahasa Indonesia terus dilestarikan. Apalagi, sekarang mulai muncul bahasa-bahasa yang jauh dari pakem bahasa Indonesia yang baik dan benar. Memang setiap bahasa mengalami perkembangan seiring dengan budaya dan jaman yang makin berkembang, namun tidak seharusnya sebuah bahasa persatuan yang telah digagas dan dilahirkan dengan penuh semangat perjuangan oleh para pejuang bangsa diabaikan dan dipandang sebelah mata. Bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia selayaknya dijadikan sebuah kebanggaan sebuah bangsa yang selalu bangga berbahasa Indonesia. Meskipun, sekarang mulai merebak ekspansi dari belahan dunia lain yang dikemas melalui hiburan yang mengempur tanah air kita, sehingga menyebabkan generasi muda mulai berbondong-bondong berlatih bahasa asing hanya karena tergila-gila akan budaya dan hiburan dari negara asing yang mereka bawa, namun tak selayaknya bahasa Indonesia terpinggirkan dan hanya digunakan sebagai sebuah bahasa komunikasi saja. Seperti yang terjadi akhir-akhir ini, dimana para remaja Indonesia terkena demam musik dan hiburan dari negeri Korea atau yang biasa disebut demam K-Pop, sehingga banyak orang mulai belajar bahasa Korea. Hal tersebut membuat kita seperti sebuah bangsa yang abu-abu, yang tidak memiliki jati diri yang utuh, dimana kita berbangsa Indonesia, namun bangga menggunakan bahasa asing. Sebenarnya bahasa asing bukanlah sesuatu yang harus dihindari, bahkan, memiliki kemampuan bahasa asing merupakan nilai positif bagi seseorang. Namun, hendaknya penggunaan bahasa asing digunakan secara proporsional dan kondisional. Sedangkan ratusan bahasa daerah yang dimiliki Indonesia merupakan kekayaan budaya bangsa yang menginterpretasikan kemajemukan Indonesia yang beragam yang harus dijaga dan dilestarikan melalui panggung- panggung kesenian tradisional atau dalam komunitas daerahnya . Karena sebagai sebuah bangsa yang berdaulat dan memiliki bahasa nasional, kita wajib bangga dan harus menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar, terutama di wilayah territorial kita.

Karena bangsa yang beradab dan memiliki peradaban tinggi, pasti akan bangga menampilkan jati diri nya. Di mulai dengan menggunakan bahasa Indonesia secara utuh dalam keseharian, maka kita telah memulai membangun sebuah peradaban yang berdaulat bagi bangsa kita sendiri, bangsa Indonesia.

"BAHASA SEBAGAI ALAT PENCARI KERJA"

Bahasa merupakan suatu tutur kata yang kita gunakan sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat. Bahasa sangat penting sebagai alat pencari kerja karena setiap perusahaan ingin memiliki pekerja yang pandai dalam menggunakan bahasa di dunia kerja atau bisnis. Hal ini disangat utamakan untuk memudahkan berkomunikasi dengan mitra kerjanya. Pada interview calon pelamar kerja harus mampu berbasa yang baik karena ini merupakan salah satu standar perusahaan dalam menyeleksi calon pekerjanya tentunya setelah skill individu mereka masingmasing. Saat ini bukan hanya bahasa Indonesia saja yang menjadi standarisasi perusahaan dalam menyeleksi tetapi bahasa asing seperti bahasa Inggris juga sudah ketentuan pasti dari perusahaan-perusahan menengah atas di Indonesia dalam menyeleksi karyawan. Bagi dunia bisnis penggunaan bahasa asing juga hal yang sangat diutamakan itu sebabnya interview sekarang juga menguji bahasa inggris bagi para calon pelamar kerjanya. Betapa pentingnya bahasa dalam kehidupan kita terutama untuk berkomunikasi, oleh sebab itu perusahaanperusahaan sangat selektif untuk menyeleksi calon pelamar kerja baru karena jika perusahaan dengan mudah menerima calon tanpa mengetahui dahulu bahasa si pelamar, maka hal itu akan merugikan perusahaan itu sendiri karena jika orang yang tidak pandai berbahasa dengan baik masuk dan bekerja di perusahaan maka hal ini akan membuat perusahaan itu sendiri hancur karena untuk dapat bekerjasama dengan mitra kerja diperlukan suatu jalinan komunikasi yang baik agar suatu tujuan dapat tercapai. Untuk saat ini banyak orang Indonesia sendiri yang tidak pandai dalam menggunakan bahasa Indonesia mereka dengan baik dan benar, saat ini banyak orang yang sudah mulai terbiasa mengucapkan bahasanya yang tidak baik dalam kehidupannya sehari-hari dalam artian berbahasa atau mengeluarkan kata-kata kotor, hal ini yang sangat berbahaya untuk perusahaan jika memiliki pekerja yang seperti ini karena dapat merusak image perusahaan itu sendiri. Ada baiknya mulai dari dini membiasakan menggunakan bahasa dengan baik dan benar dimana pun tempatnya, agar ketika berada di dunia bisnis nantinya hal ini sudah terbiasa dan tidak akan merugikan diri sendiri maupun perusahaan itu sendiri. Bahasa baku, termasuk lafal baku, dapat menjadi masalah jika ragam bahasa baku itu dijadikan sebagai suatu prasyarat untuk bisa diterima sebagai tenaga kerja dalam suatu lembaga atau perusahaan. Buruh-buruh di suatu pabrik atau perkebunan serta pesuruh, tukang kebun, dan tenaga administrasi rendahan di kantor-kantor tidak perlu dipersyaratkan menguasai bahasa Indonesia baku secara lisan dan tertulis sama baik dengan mandor atau kepala bagian di kantorkantor. Selain berbahasa Indonesia baku, juga dibutuhkan lancar atau paham berbahasa Inggris. Pada zaman sekarang, hampir seluruh perusahaan di Indonesia membutuhkan kita untuk bisa berbahasa Inggris. Pada lowongan pekerjaan yang ada di berbagai surat-kabar atau iklan kerja, tampak jelas bahwa di samping kemampuan lain, bahasa Inggris telah menjadi syarat utama perekrutan

karyawan. Mencari kerja tanpa dibarengi kemampuan bahasa Inggris yang menonjol, baik lisan maupun tulis, menyebabkan seseorang menanggung kekhawatiran tertentu. Persyaratan kemampuan bahasa Inggris itu seakan menjadi harga mati (fixed price) yang tidak bisa ditawartawar lagi. Bahasa Inggris telah dianggap sebagai alat utama meningkatkan kinerja seseorang. Entah benar atau salah asumsi demikian, fakta telah menunjukkan kecenderungan bahwa seseorang yang berkemampuan bahasa Inggis buruk tidak akan menemukan kemudahan dalam merintis atau meniti karir. Bahasa Inggris bukanlah satu-satunya kemampuan yang dituntut oleh pangsa pasar kerja. Akan tetapi, bahasa Inggris tidaklah dapat dikesampingkan begitu sajajika seseorang tidak ingin dikesampingkan oleh pangsa kerja itu sendiri. Dengan kalimat lain, berkemampuan bahasa Inggris yang bagus, lisan dan tulis, bukan lagi tuntutan yang mewah dan bergengsi, melainkan sebuah kewajaran dan (bahkan) keharusan. Dengan bantuan kemampuan bahasa Inggris yang memadai, kita akan memperoleh kemudahan dalam merintis suatu karir dan sekaligus mengembangkan karir tersebut.

TUGAS ARTIKEL "BAHASA SEBAGAI JATI DIRI" "BAHASA SEBAGAI ALAT PENCARI KERJA"

Nama : Mochamad Ramadhan Satrio Pratomo Npm : 14111529 Kelas : 3KA42

UNIVERSITAS GUNADARMA 2013

Anda mungkin juga menyukai